Anda di halaman 1dari 1

tahapan pembayaran retribusi TPU terpajang di Kantor Disrumkim

berita.depok.go.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah mengeluarkan Peraturan


Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2021 tentang pengelolaan dan retribusi pelayanan
pemakaman dan pengabuan mayat. Terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui ahli
waris untuk membayar retribusi tersebut.

"Jadi Unit Pengelola Teknis Dinas (UPTD) Pemakaman Umum mengeluarkan bukti
pembayaran berupa Surat Setoran Retribusi Daerah (SSRD) setelah ada pengajuan,
lalu ahli waris membayar," ujar Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim)
Kota Depok Dudi Mi'raz di ruang kerjanya, Rabu (01/02/23).

Kemudian, lanjutnya, setelah ahli waris membayar akan keluar Surat Ketetapan
Retribusi Daerah (SKRD) dan surat Ijin Penggunaan Tanah Makam (IPTM) atau Daftar
Ulang (DU). Untuk melalui proses ini dibutuhkan waktu maksimal tujuh hari kerja.

"Untuk pembayaran melalui transfer ATM dan M-banking, bisa. Namun tetap harus ke
loket pelayanan untuk kami input data, kemudian muncul SSRD yang tercantum
nomor virtual account nya. Setelah transaksi pembayaran, terbitlah SKRD," ungkapnya.

Untuk pemakaman awal, lanjut Dudi, warga ber-KTP Depok dikenakan biaya Rp 175
ribu. Dengan rincian IPTM sebesar Rp 100 ribu dan pemeliharaan Rp 75 ribu.
Sedangkan untuk warga luar Depok, dikenakan biaya sebesar Rp 1.075.000.
Rinciannya, IPTM Rp 1 juta dan pemeliharaan Rp 75 ribu.

"Retribusi lainnya seperti IPTM dengan tarif Rp 100 ribu per 3 tahun, IPTM luar daerah
sebesar Rp 1 juta per 3 tahun, daftar ulang Rp 50 ribu per tahun," ujarnya.

"Lalu, Izin Pengangkatan Kerangka Jenazah (IPKJ) sebesar Rp 50 ribu. Kemudian,


pemeliharaan IPTM sebesar Rp 75 ribu per 3 tahun, pemeliharaan Daftar Ulang (DU)
sebesar Rp 25 ribu per tahun," kata Dudi.

Kemudian, sambung Dudi, mobil jenazah sebesar Rp 100 ribu untuk warga Depok.
Sedangkan, bagi warga luar Depok sebesar Rp 100 ribu ditambah biaya Rp 3 ribu/km.

"Biaya ini semua tidak termasuk pembelian, misalnya, papan, nisan, rumput, dan
bahkan suka ada yang  request  pasang tenda saat pemakaman," tutupnya. (JD
08/ED02/EUD03)

Anda mungkin juga menyukai