CATATAN JUMAT, 21 JULI 2023
WEBINAR THE BASIC INTELLIGENCE AS CAPITAL FOR CORRECTIONAL
GENERATION
Narasumber :
1. M. Dwi Sarwono, SH., M.Si ( Koordinator Intelijen Pemasyarakatan)
2. Kresna Putra Wijaya ( Pengamat Intelijen Muda )
3. Tim Mabes Polri ( Bidang Intelijen )
Penyampaian ibu direktur : Dr. RACHMAYANTHY,Bc.IP, SH, M.Si (Opening Speech)
Pengertian intelijen
Intelijen berasal dari kata "intelligence" dalam bahasa Inggris yang berarti pemahaman,
pengetahuan, atau kemampuan untuk memahami dan menilai suatu situasi dengan cerdas
yang digunakan untuk merujuk pada kegiatan pengumpulan dan analisis informasi yang
rahasia atau sensitif untuk mendukung pengambilan keputusan dan tindakan strategis.
Penyampaian M. Dwi Sarwono, SH., M.Si ( Koordinator Intelijen Pemasyarakatan)
ARAH KEBIJAKAN INTELIJEN PEMASYARAKATAN
Memberikan kontribusi deteksi dini dan peringatan dini sebagai bahan pertimbangan
pengambilan kebijakan di bidang Pemasyarakatan dalam upaya menjaga stabilitas
keamanan nasional dari ancaman tindak pidana umum dan pidana khusus;
Mengintegrasikan pembinaan, pengorganisasian, pengawasan dan pengendalian
kegiatan Intelijen Pemasyarakatan pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan
Divisi Pemasyarakatan dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dalam
rangka melaksanakan kebijakan deteksi dini dan peringatan dini
Melakukan sinergitas dengan komunitas intelijen pusat, daerah dan
kementerian/lembaga dalam upaya deteksi dini dan peringatan dini; dan
Mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia organisasi Direktorat
Jenderal Pemasyarakatan, Divisi Pemasyarakatan, dan UPT Pemasyarakatan dalam
upaya mewujudkan kondisi aman dan tertib di lingkungan Pemasyarakatan melalui
pelaksanaan wewenang, tugas, fungsi, dan metode Intelijen Pemasyarakatan.
Intelijen pada prinsipnya satu kemampuan pengumpulan data
Pengamanan : yang terencana dan terarah untuk menegasi dari pihak lawan (ancaman
internal maupun eksternal dari pegawai maupun wbp yang dibina)
Badan pengumpulan : intelejen yang mengumpulkan informasi sekecil apapun yang
nantinya akan dikumpulkan lalu diproses
Produk intelejen masih akan dilakukan penelaahan dan klasifikasi yaitu : Laporan
harian;Laporan informasi;Laporan perkiraan intelijen;Laporan intelijen.
Laporan terintegrasi dengan sdp sehingga efektif dan tepat sasaran. Lalu diusahakan
akan dialokasikan anggaran untuk pelaksanaan kedepannya
Kegiatan Intelijen dilaksanakan dengan siklus tindakan dari tahap awal hingga akhir dan
selalu kembali kepada langkah awal. Siklus kegiatan intelijen terdiri atas 5 (lima) tahap yaitu:
arahan dan perencanaan, pengumpulan, pengolahan dan pemanfaatan, analisa dan produksi,
dan penyajian.
Penyampaian Kresna Putra Wijaya ( Pengamat Intelijen Muda )
MATERI MANAJEMEN INTELIJEN
Terkait materi intelijen untuk prodi manajemen pemasyarakatan yang mana melaksanakan
tupoksi masing-masing. Prinsip intelejen : ilmu, naluri, disiplin, dan keberuntungan. prinsip
dasar dan rules materi intelijen
1. Asas kerahasiaan
2. RPI
3. kompartementasi
4. Untuk konsumsi pribadi
5. REN, PUL, OLAH, DISTRIBUSI
6. Saling jaga rahasia, laksanakan tugas sesuai tupoksi masing masing
Manajemen intelijen pemasyarakatan adalah proses pengumpulan, analisis, dan diseminasi
informasi dalam konteks sistem pemasyarakatan atau sistem hukuman yang bertujuan untuk
meningkatkan keamanan, mengidentifikasi risiko, dan memperbaiki efisiensi dalam
mengelola tahanan dan narapidana. Tujuan utama dari intelijen pemasyarakatan adalah untuk
membantu pihak berwenang dan petugas pemasyarakatan dalam pengambilan keputusan
yang lebih baik dan lebih informasi terkait keamanan, manajemen risiko, dan program
rehabilitas.
Hal yang perlu dipelajari :
1. Memantau segala kegiatan WBP
2. Memetakan dan mempelajari pergerakan WBP
3. memastikan warga binaan terbina
4. Mencegah warga binaan berulah mengulangi hal yang sama
Penyampaian Tim Mabes Polri ( Bidang Intelijen )
Tugas Intelijen
Memberikan deteksi dini (Early detections) setiap kejadian dan peringatan dini (Early
Warning) suatu penentu arah/dasar pengambilan tindakan dan kebijaksanaan bagi
pimpinan
Pengaman kebijaksanaan pimpinan yang telah,sedang dan akan dilaksanakan
Menciptakan kondisi secara tertutup bagi kepentingan pelaksanaan tugas pokok
Pelaksana kebijaksanaan pimpinan.
Untuk kepentingan itu Intelijen Kepolisian bergerak dengan orientasi ke depan,
bertujuan untuk mencari latar belakang, trend perkembangan dari suatu gejala, kasus,
situasi dan kondisi masyarakat berusaha sedapat mungkin menemukan dan
mengidentifikasi setiap gejala dan kecenderungan yang mengarah pada timbulnya
gangguan Kamtibmas, dijalankan secara terus menerus dan untuk dapat dijadikan
dasar bagi pelaksanaan tugas teknis Kepolisian lainnya.
Siklus Intelijen
Perencanaan
Pengumpulan
Pengelolaan
Penyajian
Penyelidikan Adalah segala usaha, pekerjaan dan kegiatan yang dilakukan secara
berencana dan terarah dalam mencari, mengumpulkan berbagai bahan keterangan tentang
sasaran tugas untuk selanjutnya diolah dan disajikan kpd pimpinan sebagai bahan masukan
dalam menentukan kebijaksanaan dengan resiko yang telah diperhitungkan terlebih dahulu.
Pengamanan adalah segala usaha, pekerjaan dan kegiatan yg dilakukan secara terencana dan
terarah utk cegah dan tangkal serta temukan jejak,gagalkan usaha,pekerjaan dan giat pihak
oposisi dalam melakukan sabotase,spionase(curi baket) dan penggalangan yang dapat ancam
peri kehidupan dan pelaksanaan pembangunan nasional.