0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan9 halaman

Konfigurasi Router Cisco Praktikum Jaringan

Laporan praktikum ini membahas konfigurasi routing pada Cisco Router menggunakan Packet Tracer. Terdapat dua topologi jaringan yang dikonfigurasi, pertama hanya satu router dan dua PC yang tidak bisa melakukan ping antar PC, kedua dengan dua router yang dihubungkan untuk membentuk jaringan yang memungkinkan ping antar PC setelah ditambahkan static route dan gateway.

Diunggah oleh

Diva Ivana Turnip
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan9 halaman

Konfigurasi Router Cisco Praktikum Jaringan

Laporan praktikum ini membahas konfigurasi routing pada Cisco Router menggunakan Packet Tracer. Terdapat dua topologi jaringan yang dikonfigurasi, pertama hanya satu router dan dua PC yang tidak bisa melakukan ping antar PC, kedua dengan dua router yang dihubungkan untuk membentuk jaringan yang memungkinkan ping antar PC setelah ditambahkan static route dan gateway.

Diunggah oleh

Diva Ivana Turnip
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PRAKTIKUM XIII

WORKSHOP TEKNIK DAN JARINGAN KOMPUTER

KONFIGURASI ROUTER CISCO

Disusun Oleh :

DIVA IVANA SARAGIH


(2241160019)

Absen: 6
KELAS: JTD-1B

TEKNIK ELEKTRO

D-IV JARINGAN TELEKOMUNIKASI DIGITAL

POLITEKNIK NEGERI MALANG


2023
N KETERANGAN
O
1 Bukalah packet tracer dan buatlah topologi seper gambar di bawah. Beri IP ap
PC seper di gambar. PC0 terhubung dengan FastEthernet 0/0 Router0, PC1
terhubung dengan FastEthernet 0/1 Router0

Ip pc 0

IP pc 1
2 Bukalah CLI pada Router0. Konfigurasikan Router0 tersebut dengan parameter
seper di bawah ini:
a. hostname : NamaDepanAnda
b. password : jarkom
c. IP fastethernet 0/0 : 192.168.10.1 /24
d. IP fastethernet 0/1 : 172.16.20.1/16
3 Tampilkan konfigurasi berjalan (running configura on) Router0

4 Tampilkan konfigurasi tersimpan (startup configura on) Router0. Ama apakah


ada perbedaan ?

5 Simpan konfigurasi Router0. Lalu tampilkan lagi konfigurasi berjalan maupun yang
tersimpan. Ama apakah ada perbedaan ?
6 Tampilkan tabel rou ng dari Router0.

7 Lakukan ping dari PC0 ke PC1. Apakah bisa ? Tidak bisa.

8 Buatlah topologi seper gambar di bawah. Beri IP ap PC seper di gambar. PC0


terhubung dengan Router0 FastEthernet0/0. PC1 terhubung dengan Router1
FastEthernet0/0. Router0 FastEthernet 0/1 terhubung dengan Router1
FastEthernet 0/1
Ip pc 1

Ip pc 2

9 Konfigurasikan Router0 dengan parameter :


a. Hostname : NamaDepanAnda_0
b. password : jarkom
c. IP FastEthernet0/0 : 192.168.0.1/24
d. IP FastEthernet0/1 : 10.10.10.1/30

10 Konfigurasikan Router1 dengan parameter :


a. Hostname : NamaDepanAnda_1
b. password : jarkom
c. IP FastEthernet0/0 : 192.168.1.1/24 d. IP FastEthernet0/1 : 10.10.10.2/30
11 Tampilkan tabel rou ng dari masing masing Router.

12 Lakukan ping dari PC0 ke PC1. Apakah bisa ?


13 Tambahkan sta c route di Router0 ke jaringan 192.168.1.0/24. Dan sta c route di
Router1 ke jaringan 192.168.0.0/24.
Tambahkan gateway pada PC 1:

Tambahkan gateway pada PC 2:

Tambahkan ip route pada router 1:


Tambahkan ip route pada router 2:

14 Tampilkan tabel rou ng dari masing-masing Router. Apakah ada perbedaan ?

15 Lakukan ping dari PC0 ke PC1 lagi. Apakah bisa ? Jelaskan apa yang terjadi
Setelah menambahkan sta c route di Router0 ke jaringan 192.168.1.0/24. Dan
sta c route di Router1 ke jaringan 192.168.0.0/24. Dan menambahkan gateway
pada masing masing PC perintah ping bisa digunakan.

Anda mungkin juga menyukai