G = Grab (Geser)
S = Scaling ( mengatur besaran)
R = Rotate (memutar)
Z = Penggunaan mode wireframe
Alt + “Key” = Untuk undo atau
mengembalikan ke posisi semula, seperti
“Alt+R” berarti mengembalikan objek ke
bentuk sebelum di rotasi, “Alt+S” berarti
mengembalikan objek ke bentuk sebelum
di scaling.
A = Select All
N = N properties
T = untuk memunculkan atau
menyembunyikan “object tools”
K = untuk memunculkan knife (pisau) dan
untuk mengakhiri penggunaan knife bisa
dengan menekan “space”.
M = di sini nanti akan ada pilihan “move to
Collection”.
F = dalam edit mode, ketika kita
mengaktifkan beberapa vertex, maka kita
dapat membuat face baru dengan
menekan tombol F.
Ctrl + Alt + S = scale menipis
Shift + A = Add
Shift + D = duplicate
Shift + S = snap
Shift + C = snap cursor to center.
Shift + G = select similar
Shift + space = menampilkan full screen
pada bagian tertentu
Ctrl + J = join (menggabungkan benda)
Ctrl + P = set parent to. (mungkin semisal
grouping objek).
Tab = untuk berpindah ke edit mode /
object mode
Ctrl + Tab = ketika dalam fase edit mode,
digunakan untuk memilih seleksi yang
digunakan. Misal : vertex, edge, ataupun
face.
Ctrl + E = pengaturan tambahan pada
edge.
Shift + Space = agar area kerja tertentu
menjadi full screen. (misal : timeline, area
kerja, dll). Untuk mengembalikannya
tinggal tekan “shift + space” lagi..
+ = Zoom In, – = Zoom Out
F6 = untuk menampilkan menu tambahan,
misalnya menambah atau mengurangi
vertex, radius, depth, dkk. Biasanya hanya
akan muncul ketika suatu objek baru
pertama kali dibuat.
Shift + H = untuk menghidden objek selain
yang diseleksi.
Alt + H = untuk menampilkan kembali
objek yang di hidden tadi.
Ctrl + N = untuk mengembalikan objek ke
dalam bentuk normal.
SELEKSI
B = membuat block selection (border
select)
C = membuat block selection dalam
bentuk lingkaran (circle select). Circle
select dapat menggeser kursor hingga
mengenai objek-objek lainnya yang mana
nantinya objek tersebut akan terselect.
Ctrl + (geser klik kiri) = untuk menyeleksi
objek yang ada dalam range yang telah
kita buat menggunakan shortcut Ctrl + Left
Mouse tadi.
Shift + space = menampilkan full screen
pada bagian tertentu
Ctrl + J = join (menggabungkan benda)
Ctrl + P = set parent to. (mungkin semisal
grouping objek).
Tab = untuk berpindah ke edit mode /
object mode
Ctrl + Tab = ketika dalam fase edit mode,
digunakan untuk memilih seleksi yang
digunakan. Misal : vertex, edge, ataupun
face.
Ctrl + E = pengaturan tambahan pada
edge.
Shift + Space = agar area kerja tertentu
menjadi full screen. (misal : timeline, area
kerja, dll). Untuk mengembalikannya
tinggal tekan “shift + space” lagi..
+ = Zoom In, – = Zoom Out
F6 = untuk menampilkan menu tambahan,
misalnya menambah atau mengurangi
vertex, radius, depth, dkk. Biasanya hanya
akan muncul ketika suatu objek baru
pertama kali dibuat.
Shift + H = untuk menghidden objek selain
yang diseleksi.
Alt + H = untuk menampilkan kembali
objek yang di hidden tadi.
Ctrl + N = untuk mengembalikan objek ke
dalam bentuk normal.
SELEKSI
B = membuat block selection (border
select)
C = membuat block selection dalam
bentuk lingkaran (circle select). Circle
select dapat menggeser kursor hingga
mengenai objek-objek lainnya yang mana
nantinya objek tersebut akan terselect.
Ctrl + (geser klik kiri) = untuk menyeleksi
objek yang ada dalam range yang telah
kita buat menggunakan shortcut Ctrl + Left
Mouse tadi.
SHORTCUT TAMPAK/TAMPILAN
7 = tampak atas
1 = tampak depan
3 = tampak kanan
5 = untuk user orto atau tampak
perspektif
0 = seperti tampak fokus langsung dari
kamera.
Angka sisanya silakan dicoba-coba saja.
Catatan : apabila ditambah “Ctrl” maka
berlaku kebalikannya.
Apabila kita menggunakan netbook yang
mana tidak terdapat tombol numpad,
maka agar bisa memfungsikan angka
dalam keyboard netbook tersebut, kita
perlu mengaktifkan “emulate numpad”
pada user preferences pada tab “input”.
CAMERA
0 = melihat tampilan yang masuk di dalam
kamera ketika dirender.
Ctrl + Alt + 0 = untuk mengaktifkan posisi
kamera agar posisinya berpindah sesuai
dengan tampilan yang sedang aktif.
Ctrl + 0 = digunakan untuk mengaktifkan
kamera yang ingin digunakan apabila
terdapat 2 atau lebih kamera.
Shift + F + Scroll mouse = digunakan untuk
memajukan atau memundurkan view dari
kamera tersebut.
TIMELINE
I = insert keyframe
E = end keyframe
Alt + A = playback
EDIT MODE
W = special. (dapat digunakan untuk
switch direction).
Y = untuk memisahkan face yang dipilih.
H = untuk menyembunyikan (hidden) face
yang dipilih.
TIMELINE
I = insert keyframe
E = end keyframe
Alt + A = playback
EDIT MODE
W = special. (dapat digunakan untuk
switch direction).
Y = untuk memisahkan face yang dipilih.
H = untuk menyembunyikan (hidden) face
yang dipilih.
KNIFE TOOL
K = shortcut untuk knife tool
Setelah K, kita dapat menambahkan Z agar
pemotongan yang kita lakukan dapat cut
through. Begitu pula dengan
menambahkan menekan C agar dalam
pemotongan tadi kita dapatkan
perpotongan garis yang lurus baik vertikal,
horizontal ataupun serong.
Setelah melakukan perpotongan, kita
dapat memisahkan bagian yang terpotong
tadi dengan menekan “V”. Untuk
menyeleksi keseluruhan dari sisa
pemotongan tadi dapat dilakukan dengan
cara menekan tombol “L”.