WORK PERMIT
Presented by:
Auliah Rahmi
Work Permit
TUJUAN PELATIHAN
Peserta dapat memahami :
• Kapan ijin kerja diperlukan ?
• Mengapa ijin kerja diperlukan ?
• Mengetahui prosedur kerja yang benar dan aman
Work Permit
CAKUPAN TOPIK BAHASAN
• Ijin Kerja Umum (General Work Permit)
• Kerja Panas (Hot Work)
• Masuk Ruang Tertutup (Confined Space
Entry)
• Penguncian dan Pelabelan (Lockout &
Tagout/ LOTO)
Work Permit
GENERAL WORK PERMIT
Ijin Kerja Umum merupakan sarana dimana Supervisor
dari Tempat Kerja memberikan ijin kepada petugas
(termasuk kontraktor) untuk melakukan pekerjaan tidak
rutin di suatu tempat kerja, untuk mengingatkan pekerja
akan bahaya yang mungkin timbul dan untuk
memastikan bahwa pekerjaan tersebut selamat untuk
dilakukan.
bersambung...
Work Permit
TUJUAN WORK PERMIT
Tujuan utama adalah untuk membentuk komunikasi
diantara kelompok kerja lintas fungsi di suatu tempat
kerja dalam melakukan pekerjaan tidak rutin untuk
menginatkan pekerja akan bahaya yang mungkin timbul
dan untuk meastikan bahwsa pekerjaan tersebut selamat
untuk dilakukan.
bersambung...
Work Permit
MANFAAT LAIN
Guna menjamin bahwa semua pekerja yang terlibat sudah
mengikuti prosedur baku, diperlukan suatu ijin kerja. Ijin
kerja ini harus dipenuhi sebelum pekerjaan dimulai.
Beberapa contoh pekerjaan yang memerlukan adanya ijin
kerja :
• Kerja panas (hot work) di lokasi berbahaya (pengelasan,
memotong dengan cutting torch, menggerinda, hot tapping dll).
• Masuk dan / atau bekerja di dalam bejana, tanki ataupun ruang
terbatas lainnya.
• Pekerjaan radioactive (X-Ray, pipa, pemeriksaan pengelasan, dll).
bersambung...
Work Permit
IJIN KERJA
Ijin-ijin kerja tersebut harus ditandatangani atau
disahkan oleh pihak yang berwenang. Di dalam Ijin
kerja tercakup:
• Tanggal dan jam pelaksanaan
• Lokasi pekerjaan
• Uraian dan jenis pekerjaan
• Tindakan pencegahan yang perlu dilakukan
• Tanggal dan jam habisnya masa ijin kerja
• Tanda tangan pengesahan ijin kerja
Work Permit
PROSEDUR KERJA
• Prosedur kerja berisi deskripsi "bagaimana urutan
bekerja", langkah demi langkah, mulai dari awal
hingga selesainya suatu tugas.
• Prosedur sebaiknya disusun oleh orang yang paling
menguasai tugas tersebut agar segala potensi bahaya
yang ada bisa dikenali dan diantisipasi dengan tepat.
• Agar prosedur tadi diikuti oleh semua pekerja,
diperlukan pengesahan oleh atasan yang
bersangkutan dengan prosedur tersebut.
Work Permit
PROSEDUR KERJA
Dalam setiap prosedur perlu dicantumkan :
• Kondisi awal yang dibutuhkan
• Persiapan yang harus dilakukan sebelum memulai
suatu tugas
• Dokumen acuan
• Sumber bahaya yang mungkin menyebabkan kerugian
• Urutan bekerja dari awal hingga akhir
• Segala sesuatu yang perlu dilakukan setelah tugas
diselesaikan
• Pengesahan
Confined Space Entry
Confined Space Entry
TUJUAN PELATIHAN
Peserta dapat memahami :
• Pengertian “Confined Space” / Ruang
Terbatas
• Mengerti bahaya dan resiko saat
memasuki ruang terbatas
• Prosedur memasuki ruang terbatas
Confined Space Entry
BATASAN CONFINED SPACE
Berdasarkan HSE Standard Serie 2003,
“confined space” adalah :
• Cukup besar untuk dimasuki orang
• Mempunyai jalan masuk / keluar untuk pekerja
yang terbatas
• Ruangan yang tidak dirancang sebagai tempat
kerja secara terus menerus.
Confined Space Entry
CONTOH CONFINED SPACE
Beberapa ruangan / tempat yang
dikatagorikan sebagai confined space :
• Tanki penampung
• Process vessel dan separator
• Pipa pembuangan
• Lokasi penggalian (dalam > 4 feet)
• Silo
• Kontainer bekas tempat bahan kimia
Mengenali Confined Spaces
Ships Holds
Manholes Sewers Tanks
JENIS-JENIS
CONFINED
SPACE
Pits Ducts Tunnels
Shafts Silos Vaults Pipes ++++++
Confined Space Entry
BAHAYA DI CONFINED SPACE
Bahaya di ruangan terbatas :
• Terdapat zat / udara / gas beracun di atas
ambang batas yang diperkenankan
• Terdapat gas yang mudah terbakar /
meledak (di atas 10% dari LEL)
• Kadar oksigen yang tidak mencukupi (di
bawah 19.5%)
• Udara yang panas
Confined Space Entry
BAHAYA DI CONFINED SPACE
Bahaya di ruangan terbatas :
• Terdapat sisi-sisi benda yang tajam yang
bisa melukai atau merusak pipa udara dari
alat bantu pernapasan
• Resiko terjatuh, membentur benda
• Bahaya sengatan arus listrik
• Jalan keluar sangat sempit (sukar
menyelamatkan diri)
Confined Space Entry
IJIN UNTUK CONFINED SPACE
Mengingat bahaya dan resiko yang
terdapat dalam ruangan terbatas / confined
space, maka jika akan dilakukan pekerjaan
di dalam ruangan terbatas atau akan
memasukinya, harus dengan ijin tertulis
dari pihak keselamatan. Sebelum ijin ini
dikeluarkan, wajib dilakukan langkah-
langkah pengamanan terlebih dahulu
Confined Space Entry
BAHAYA KEKURANGAN OKSIGEN
Jika saat pengujian ternyata kadar oksigen di
bawah 19.5% diwajibkan untuk memakai
respirator dengan suplai udara (air supplied
respirator)
Pengaruh kadar Oksigen bagi tubuh :
12-14 % Napas meningkat, sukar berpikir
10-12 % Bibir membiru, merasa bingung
8-10 % Mual & pingsan
6-8 % Menyebabkan kematian
Confined Space Entry
BAHAYA OKSIGEN BERLEBIHAN
Kadar Oksigen di atas 21 % :
• Menybabkan ruangan menjadi lebih mudah
terbakar dan menyebabkan reaksi yang hebat
bila terjadi kebakaran
Oleh sebab itu :
• Jangan mensuplai oksigen murni ke dalam
“confined space”
• Jangan pernah menyimpan atau meletakkan gas
bertekanan di dalam “confined space”
Confined Space Entry
KESELAMATAN DI CONFINED SPACE
Dalam ijin masuk ruangan terbatas
harus memuat informasi :
• Persiapan awal yang telah dilakukan
• Daftar peralatan keselamatan yang harus
dipersiapkan
• Tanda tangan supervisor yang bersangkutan
dan petugas keselamatan
• Jam selesainya seluruh pekerjaan
Confined Space Entry
KESELAMATAN DI CONFINED SPACE
Peralatan keselamatan yang perlu
dipersiapkan :
• Respirator berupa : Air supplied breathing
apparatus atau self contained breathing
apparatus
• Harness dan safety line
• Baju kerja khusus, sepatu safety dan topi
safety
• Pelindung telinga
• Stretcher atau usungan
Confined Space Entry
KESELAMATAN DI CONFINED SPACE
Lock - Out
Tag - Out
Lock Out - Tag Out
MENGAPA DIBUTUHKAN LOTO
Pengendalian terhadap bahaya-bahaya
energi adalah sebuah langkah penting
dalam perawatan equipment.
Lock-out dan Tag-out (LOTO) melindungi
kita dari sumber energi :
Listrik - Mekanis - Kimia -
Panas - Hidrolis - Pneumatis
Dan energi-energi di atas dapat mencederai
bahkan mematikan.
Lock Out - Tag Out
PEMASANGAN LOCK-OUT
Lock Out - Tag Out
PEMASANGAN LOCK-OUT
Lock Out - Tag Out
KEGUNAAN LOCK-OUT & TAG-OUT
Lock-out dan Tag-out berguna untuk :
• Mengisolasi energi
• Melindungi pekerja dari kecelakaan
• Mencegah terjadinya mis-komunikasi
• Menginformasikan bahwa suatu
pekerjaan berbahaya sedang dilakukan
Lock Out - Tag Out
MACAM-MACAM LOG-OUT & TAG-OUT
Peralatan lock-out dapat berupa :
• Kunci (gembok) untuk breaker
• Pengait dilengkapi dengan gembok
• Penutup valve
• Rantai
Tag-out biasanya berupa tanda-tanda
tertentu yang menyatakan suatu peringatan
Lock Out - Tag Out
MACAM-MACAM LOG-OUT & TAG-OUT
Lock Out - Tag Out
MEMASANG LOCK-OUT & TAGOUT
Sebelum memasang Lock-out ataupun Tag-
out, sedapat mungkin pastikan terlebih
dahulu bahwa sumber energi telah terputus
(tidak berhubungan dengan peralatan).
Lock Out - Tag Out
MELEPAS ENERGI SISA
Kadangkala energi masih tersisa di dalam sistem /
peralatan. Untuk itu energi sisa ini harus di-
”release” (dilepas), sehingga tidak terdapat energi
sisa pada sistem peralatan tersebut.
Me-”release” (melepas) energi dengan cara :
• discharge kapasitor
• drain
• purge
• bleed off
• mencabut aliran listrik dsb
Lock Out - Tag Out
MELEPAS LOCK-OUT DAN TAG-OUT
Hal yang harus diingat saat melepas LOTO :
• Pastikan semua pekerja telah menyelesaikan pekerjaan
dan telah dalam posisi yang aman
• Pastikan tidak ada peralatan yang tertinggal
• Pastikan semua sistem telah siap
• Pastikan “guard” / “safety device” telah dipasang
• LOTO hanya boleh dilepas oleh orang yang
memasangnya
• Sedapat mungkin melepas LOTO dengan pola
pencabutan yang berlawanan arah dari pada saat
pemasangannya.
Lock Out - Tag Out
WASPADA !
Hindari hal ini dengan memanfaatkan
Lock-ot dan Tag-out