TEST BENCH SENJATA
SIMULATOR
Test bench atau meja kerja pengujian
adalah lingkungan yang digunakan
untuk memverifikasi kebenaran atau
fungsi kerja desain atau model.
Istilah ini berakar pada pengujian perangkat elektronik, di mana seorang teknisi
akan duduk di bangku laboratorium dengan alat untuk pengukuran dan
manipulasi, seperti osciloscope, multimeter, solder, pemotong kawat, dan
sebagainya, dan secara manual memverifikasi kebenaran perangkat yang diuji
(DUT).
Dalam konteks perawatan perangkat lunak atau
firmware atau perangkat keras, test bench adalah
lingkungan tempat produk yang akan atau telah
dilakukan perbaikan atau perawatan diuji dengan
bantuan perangkat lunak dan perangkat keras. Perangkat lunak mungkin perlu
dimodifikasi sedikit dalam beberapa kasus untuk bekerja dengan test bench, tetapi
pengkodean yang cermat dapat memastikan bahwa perubahan dapat dibatalkan
dengan mudah dan tanpa menimbulkan bug.
BEBERAPA JENIS SENJATA SIMULATOR
M249
SS1-V3
GLOCK 17
M240
M16-A2
Dari lima (5) type kami merancang dan mendesain test bench untuk masing masing type senjata
PRINSIP KERJA SENJATA SIMULATOR FATS
LASER
TILT SENSOR
WICC
VALVE ELECTRONICS WEAPON INTERFACE COMPUTER
CONNECTION CARD
PRESSURE SENSOR
SENSOR PROXIMITY
PRINSIP KERJA SENJATA SIMULATOR FATS
Dengan melihat block diagram dari dasar kerja senjata simulator, pada test bench
ini dilakukan dengan membagi 2 fungsi pengujian yakni :
1. Pengujian Sensor
2. Pengujian PCB Module Interface
1. Pengujian Sensor
Setiap senjata terpasang sensor yang berbeda beda berdasarkan fungsi dan jenis
senjata, berupa pistol, senapan serbu serta senapan mesin, tentunya jumlah sensor
yang terpasang di pistol lebih sedikit dibanding dengan sensor pada senjata senapan
serbu. Selain menguji kondisi dari sensor test bench ini mampu mendeteksi
kerusakan pada jalur wire harness.
TYPE INDUCTIVE PROXIMITY SENSORS
Salah satu jenis sensor yang terpasang pada salah satu senjata simulator
PRINSIP KERJA SENJATA SIMULATOR FATS
2. Pengujian PCB Module Interface
Output data analog pada senjata simulator
dirubah dari analog ke digital terlebih dahulu
melalui Weapon Interface Connection Card
( WICC) sebelum di salurkan menuju computer
utama simulator. Pada PCB WICC terdapat
beberapa komponen elektronik aktif ataupun pasif baik berupa komponen diode,
resistor, kapasitor dan IC.
Test bench ini di rancang bisa menentukan kondisi PCB WICC tersebut terkadang
dilihat secara visual masih bagus tidak terlihat kerusakan namun saat di lakukan
pengukuran ternyata sudah lemah sehingga tidak maksimal fungsi kerjanya.
GENERAL PART LIST TEST BENCH
NO DESCRIPTION 2
1 3
1 Panel 1
2 Panel 2
3 Box Storage Sparepart
4 Finger print 4
8
5 UPS
6 AVR 7
7 Keyboard
8 Antistatic Mat
9 Printer
9 6
5
SPESIFIKASI
SPESIFIKASI
Input Power : 220 Vac @ 50Hz/60Hz
Internal Power Supply : 12 Vdc, 5 Vdc @ 20 Ampere
Operating Temperature : 10 – 40 degree Celcius
Warming Up : 6 minute
Location : indoor use only
Electrical Safety : MCB
UPS : 2000 Va / 2KVa 1300 watt
AVR : 10000 Va / 10KVa 1 phase Freq 60 Hz PF : 0.95
PART LIST PANEL 1
NO DESCRIPTION
1 HMI and display 13.3 inch
2 Test Point proximity sensor 2 3
3 Test point Tilt Sensor
4 Leakage check
5 Test point Butt Sensor
6 Connector
4
1
5 6
PRINSIP KERJA
LASER
TILT SENSOR
SENSOR TESTER/TEST POINT
VALVE ELECTRONICS HMI DISPLAY
MODULE
PRESSURE SENSOR
SENSOR PROXIMITY
HARDWARE
NO DESCRIPTION REMARKS
1 Diagonal Size : 13.3 inch
2 Resolution : 1920 x 1080 pixel
3 Interface : HDMI / mini VGA
4 Display Panel : IPS Display
5 Touchscreen : Capacitive Touch
6 OS compatibility : All Raspberry Pi OS, All
Windows, Retropie, Ubuntu, Win 10 IOT
7 Board Compatibility : All type Raspberry Pi
Board, Jetson Nano, Other Single Board PC
HARDWARE
Selain dilakukan pengujian secara otomatis, pada PANEL 1 di sediakan juga
pengukuran secara manual. Pada ilustrasi gambar disamping disediakan test point
jadi teknisi bisa melakukan pengujian manual terhadap sensor sensor yang
terpasang atau unit sensor baru yang akan dipasang.
Prosedur pengujian akan di lampirkan
pada buku worksheet, jadi teknisi bisa
memastikan hasil uji fungsi tersebut
SOFTWARE
Tampilan layar sentuh HMI ( Human Machine Interface ) adalah perangkat
yang di install dipanel dengan layar sentuh responsif untuk input operator.
Melalui pemrograman HMI menggunakan bahasa program C++, mereka
menampilkan grafik dan memungkinkan pemilihan opsi yang mudah,
menjadikannya berguna di banyak lingkungan industri dan komersial.
SS1 – V3 PINDAD SS1 – V3 PINDAD
PROXIMITY PAGE
PROXIMITY TEST LASER TEST BOLT HAMMER TRIGGER SENS
SAFETY
TILT TEST LEAKAGE TEST
MAG BLOCK
SOFTWARE
Tampilan layar pada HMI display setiap test bench senjata berbeda beda
disesuaikan dengan jumlah sensor yang digunakan, begitu pula dengan
program softwarenya pun berbeda karena disesuaikan dengan jenis
karakteristik senjata simulator. Jadi test bench senjata type SS1 tidak bisa
dipakai untuk pengujian senjata tipe M-240 begitu pula sebaliknya.
M - 240 M - 249
PROXIMITY TEST LASER TEST PROXIMITY TEST LASER TEST
TILT TEST LEAKAGE TEST TILT TEST LEAKAGE TEST
PART LIST PANEL 2
NO DESCRIPTION
1 HMI and display 24 inch
2 Port Input output Panel
3 Mini PC Intel Nuc i7 Gen 12 2
4 Keyboard
5 Probe
5
HARDWARE
NO DESCRIPTION REMARKS
1 Power
Eco Mode : 11.5 watt
Consumption : 15.5 watt
Voltage : AC 100 – 240 V
Power supply : internal Power supply
2 Compatibility
PC resolution 1920 x 1080 pixel
PC OS : windows 7 / 8.1 / 10 / 11
3 Operating Condition
Temperature : 0 – 40 degree celcius
4 Display 24 inch IR touch screen
HARDWARE
NO DESCRIPTION REMARKS
1 Mini PC NUC i7 Gen 12
2 Boar Number NUC12WSBi7
Board form Factor UCFF ( 4x4 )
3 Socket Soldered – down BGA
Internal Drive form factor M.2 SSD NVME 512GB
4 DC input voltage supported 2-20 vdc
5 Processor Gen 12th Intel Core i7-1260P
Processor (18M chache, up to 4.70 GHz)
RAM 32 Gb DDR4 3200
HARDWARE
Pada Panel 2 memiliki fungsi :
1. Fault Detection
2. PC Oscilloscope
3. Power IR Temperature
4. Digital and Analog output
SOFTWARE
Fault Detector dan Oscilloscope memiliki fungsi sebagai berikut :
1. Fault Detection ( analog signature analysis ) dengan Teknik komparasi antara card module yang baik
dengan yang rusak atau sirkuit yang dicurigai mengalami kerusakan tanpa harus memberi tegangan
pada cad module tersebut
2. Mendeteksi sirkuit diagram ekuivalen. Terdiri dari R, C, atau diode
3. Mendeteksi kerusakan card yang telah dicomparasi dengan data memori, dimana sebelumnya
dilakukan perekaman terhadap card module yang kondisinya bagus.
4. Dual Channel Digital oscilloscope
5. Square wave signal output, dimana fungsi channel 1 sebagai oscilloscope yang lainnya sebagai
generator output
6. Analog voltage output, dimana fungsi channel 1 sebagai oscilloscope yang lainnya sebagai analog
voltage ouput
SOFTWARE
Dual Channel Digital Oscilloscope
1. Square wave signal output, dimana fungisi channel 1 sebagai oscilloscope yang
lainnya sebagai generator output
2. Analog voltage output, dimana fungsi channel 1 sebagai oscilloscope yang lainnya
sebagai analog voltage output.
SOFTWARE
Fault detection ( analog signature analysis) dengan Teknik comparasi antara card
module yang baik dengan yang rusak atau sirkuit yang dicurigai mengalami kerusakan
tanpa harus memberi tegangan pada card module tersebut
SOFTWARE
Mendeteksi kerusakan card yang dicomparasi dengan data memori, dimana
sebelumnya dilakukan perekaman terhadap card module yang kondisinya bagus
atau serviceable
HARDWARE
Unit finger print ini tersedia SDK ( software development kit )
untuk pengembangan aplikasi lebih lanjut. Finger print
disini selain untuk ijin akses operasional test bench, juga
digunakan untuk data input saat pengumpulan ( data logger )
hasil uji dimana pada test sheet tercantum registrasi nama
teknisi, tanggal uji, serta hasil uji.
Test sheet tersebut bisa di cetak dalam bentuk lembaran kertas atau disimpan pada
flashdisk. Jadi tidak semua personel atau orang dapat mengakses test bench ini, selain
teknisi yang sudah pernah mengikuti pelatihan mengenai test bench senjata simulator ini.
HARDWARE
UPS singkatan dari Uninterruptible Power Supply, yakni
perangkat Yang biasanya menggunakan baterai cadangan
sebagai catu daya alternative.
UPS sangat berguna untuk melindungi perangkat elektronik
dari mati listrik yang bisa terjadi kapan saja
AVR sendiri berfungsi untuk menjaga keseimbangan voltase atau tegangan saat
berhadapan dengan beban listrik yang berubah ubah yaitu dari PLN atau genset ke
peralatan listrik. Komponen ini juga akan memastikan bahwa listrik dari PLN / genset
mengalir secara konsisten dan stabil.