0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan2 halaman

Strategi Mengatasi Perilaku Agresif di SD

Tugas tutorial 3 membahas strategi pembelajaran di SD, termasuk menangani siswa yang bersikap agresif dan melempar barang. Upaya yang diambil adalah mendekatinya dengan lembut, memisahkannya dari kelas jika emosi, serta melibatkan orang tua untuk mencegah perilaku tersebut berulang.

Diunggah oleh

shaftiani28.lusi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan2 halaman

Strategi Mengatasi Perilaku Agresif di SD

Tugas tutorial 3 membahas strategi pembelajaran di SD, termasuk menangani siswa yang bersikap agresif dan melempar barang. Upaya yang diambil adalah mendekatinya dengan lembut, memisahkannya dari kelas jika emosi, serta melibatkan orang tua untuk mencegah perilaku tersebut berulang.

Diunggah oleh

shaftiani28.lusi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS TUTORIAL 3

STRATEGI PEMBELAJARAN DI SD

NAMA : SHAFTIANI LUSI


NIM : 857414248
Deskripsi soal :
1. Ceritakan pengalamanmu dalam menangani situasi disiplin tertentu.

2. Diskusikan solusi yang efektif dan pelajaran yang dapat diambil dari pengalaman tersebut.

Jawaban :

1. Contoh pengalaman menangani perilaku agresif , ada salah satu siswa yang selalu menyerang
atau menyakiti teman nya apabila ada suatu hal yang dia rasa itu menyakiti hatinya padal
hanya karena bercanda semata. Tetapi siswa tersebut menanggapinya serius kemudian siswa
tersebut berteriak dengan menggunakan kata kasar bahkan siswa tersebut menyerang
temannya dengan memukul dan susah sekali untuk di pisahkan karena memiliki postur tubuh
yang besar.
Bahkan orang lain yang mempunyai masalah dialah yang ikut campur dalam pertengkaran
teman yang lain tersebut menjadi propokator atau mengompori siswa yang sedang berkelahi
tersebut dengan mengeluarkan kata kasar dan bersikap kasar.
Keika siswa tersebut sedang emosi , semua kursi dan meja yang ada di dalam kelas di lempar
– lempar ( digulingkan ), yang menjadikan siswa yang lainnya ketakutan karena kelakuan siswa
tersebut.
Pada suatu waktu kejadian tersebut berlangsung ketika pembelajaran sedang berlangsung,
situasi kelas kacau karena kelakuan siswa tersebut yang marah besar ketika terpancing
emosinya sama temannya , saya coba mendekatinya dengan lapang dada dan tidak berbicara
sedikitpun , tetapi malah siswa tersebut mengeluarkan kata kasar sambil menggulingkan kursi
sehingga kena kaki saya.

2. Solusi yang efektif dan pelajaran yang di dapat dari pengalaman tersebut :
- Ketika siswa tersebut sedang emosi saya coba dengan berdiam diri hanya dengan melihat
saja anak tersebut.
- Saya coba mendekatinya dengan mengajak berbiacara dengan nada halus.
- Apabila emosi terus menerus saya coba memanggil guru laki – laki, karena biasanya lebih
takut dengan guru laki -laki.
- Apabila situasi di kelas ramai karena siswa tersebut sedang emosi, saya mencoba
memisahkan siswa tersebut ke kantor.
- Ketika siswa tersebut dibawa ke kantor saya coba menasihati begitupun guru yang lain
juga sama coba mendekatinya.
- Ketika siswa tersebut mengeluarkan kata kasar kepada saya dibawa oleh guru lain ke
kantor , kemudian melibatkan orang tua siswa tersebut dengan cara memanggil nya ke
sekolah. Agar menjadi peringatan untuk siswa tersebut tidak lagi berperilaku kasar dan
berkata kasar bahkan mempengaruhi teman yang lainnya.

Anda mungkin juga menyukai