Perbaikan Pembelajaran Kelas II SD
Perbaikan Pembelajaran Kelas II SD
Nim :857681938
Tugas 3 PKP
Berikut ini adalah rangkaian kegiatan Tugas Praktik 3 yang harus dilakukan mahasiswa.
1. Memperbaiki dan memfinalkan uraian atau paragraf Identifikasi, Analisis, dan Rumusan
Masalah, serta Rancangan Perbaikan Pembelajaran Siklus 1 disertai sisipan beberapa
rujukan (akan digunakan sebagai bahan pembuatan Laporan PKP)
2. Melakukan perbaikan pembelajaran di kelas masing-masing dan membuat
videonya dengan durasi 5 - 10 menit tentang pelaksanaan perbaikan pembelajaran
siklus 1. Lalu diunggah di Googledrive masing masing mahasiswa dan link nya
dicantumkan pada Tugas Praktik 3. Adapun ketentuan sebagai berikut.
Jawaban:
Peneliti berdiskusi bersama teman sejawat untuk membantu mengidentifikasi kekurangan dari
pembelajaran yang dilaksanakan. Dari hasil diskusi tersebut terungkap beberapa masalah yang
terjadi dalam pembelajaran, yaitu:
a. Identifikasi Masalah
1.Minat siswa terhadap kegiatan menulis masih kurang.
2.Kemampuan membaca siswa kelas II SD Negeri 11 Pelutan-Pemalang
3.Kemampuan mendeskripsi secara tertulis terhadap suatu benda kurang.
4.Rendahnya keaktifan dan perhatian siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia.
b. Analisis Masalah
1.Dalam pembelajaran guru tidak menggunakan media pembelajaran.
2.Kurangnya bimbingan guru kepada siswa dalam proses pembelajaran.
3.Guru kurang melibatkan siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran.
4.Pengembangan strategi pembelajaran yang kurang membangkitkan daya imajinasi siswa dan
kreativitas siswa dalam berbahasa maupun bersastra.
Berdasarkan kondisi tersebut, peneliti memutuskan untuk melakukan upaya perbaikan
pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Adapun upaya yang dilakukan peneliti
adalah dengan menggunakan media cetak seperti gambar binatang, diharapkan proses
pembelajaran sesuai tarjet dalam proses pembelajaran pada materi “Keterampilan mendeskripsi
secara tertulis melalui pembelajaran kontekstual’’.
Berdasarkan identifikasi masalah di atas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai fokus
perbaikan pembelajaran adalah:
1. Bagaimanakah proses pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan mendeskripsi secara
tertulis melalui pembelajaran kontekstual pada siswa kelas II?
2. Bagaimanakah meningkatkan minat peserta didik mendeskripsi secara tertulis melalui
Contextual Teaching And Learning (CTL) pada kelas II SD
Negeri 11 Pelutan-Pemalang
Dengan rumusan masalah dan fokus permasalahan yang telah ditetapkan, maka peneliti
menetapkan tujuan sebagai berikut:
1. Untuk mendapatkan informasi bahwa pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan
keterampilan mendeskripsi secara tertulis pada siswa kelas II semester genap SD Negeri
11 Pelutan-Pemalang
2. Untuk mendapatkan Informasi mengenai proses pembelajaran menggunakan pembelajaran
kontekstual pada siswa kelas II.
INDIKATOR KINERJA DAN KRITERIA KEBERHASILAN
Indikator yang digunakan untuk mengetahui peningkatan minat belajar peserta didik, ditandai
dengan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran dan dapat mengerjakan tugas yang diberikan
dalam pembelajaran dengan persentase minimal yaitu 80%, sedangkan indikator yang digunakan
untuk mengetahui hasil belajar baik secara individu maupun kelompok serta ketuntasan belajar
peserta didik, yaitu peserta didik dinyatakan tuntas belajar apabila telah mencapai tingkat
pemahaman materi minimal 80% dengan perolehan nilai 70 atau lebih sesuai dengan KKM.
Indikator yang dapat digunakan untuk menentukan minat belajar peserta didik, yaitu
sebagai berikut:
1. Disiplin dalam belajar.
2. Menjawab pertanyaan guru.
3. Hasil belajar meningkat.
4. Aktif dalam bertanya.
5. Kelancaran memecahkan masalah pembelajaran.
Berdasarkan indikator minat di atas, peserta didik dikatakan
berminat apabila mencapai ≥ 3 indikator minat tersebut.
Kriteria untuk mengukur tingkat keberhasilan upaya perbaikan pembelajaran adalah sebagai
berikut:
1. Proses perbaikan pembelajaran (peningkatan minat belajar siswa) dinyatakan berhasil
apabila mencapai 80% dari jumlah siswa.
2. Proses perbaikan pembelajaran (peningkatan hasil belajar siswa) dinyatakan berhasil apabila
mencapai 80% atau mendapat nilai minimal 70 yang sesuai dengan KKM.
PELAKSANAAN PENELITIAN
A. Subjek, Tempat, dan Waktu Penelitian
1. Subjek dan objek penelitian
Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas II SD Negeri 11 Pelutan-Pemalang
dan objek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II semester genap SD Negeri
11 Pelutan-Pemalang yang berjumlah 18 siswa.
2. Tempat dan waktu penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 11 Pelutan-Pemalang dengan alamat Jl.
Angkatan 45 Waktu pelaksanaan penelitian ini adalah pada semester genap . Tepatnya
pada bulan April Dengan rincian kegiatan dan waktu penelitian sebagai berikut:.
Siklus Pertemuan ke Hari/tanggal Keterangan
1 Senin 22 April 2024 Tes kemampuan awal
1 Jumat 18 April 2024 Materi: binatang di
1 sekitarku
2 Senin 29 April 2024 Tes diagnostic siklus I
1 Selasa 30 April 2024 Melaksanakan model
pembelajaran kontekstual
II
Materi: binatang di
sekitarku
2 Rabu 1 April 2024 Tes diagnostic siklus II
Dalam penelitian ini tes dinyatakan dalam bentuk skor. Hasil tes awal dapat digunakan
untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam mendeskripsi secara tertulis.
Dari hasil karya siswa maka dapat dipresentasikan sesuai dengan kategori taraf serap
kemampuan pada tabel 3.1 dengan ketentuan sebagai berikut :
P = R/T x 100%
Keterangan :
P : Persentase banyaknya siswa yang mendapatkan score diatas 70.
R : Banyaknya siswa yang mendapat skor diatas 70.
T : Banyaknya siswa yang mengerjakan tugas dari guru.
B. Data dan Teknis Analisis Data
1. Data
Data yang dikumpulkan adalah :
a. Data Kuantitatif
- Hasil penilaian kegiatan siswa dengan menggunakan lembar penilaian terbukti
kurang menunjang keberhasilan belajar siswa.
- Hasil belajar siswa rendah dan tidak sesuai dengan harapan peneliti.
b. Data Kualitatif
- Tanggapan siswa selama proses pembelajaran sangat pasif dan kurang komunikatif.
- Respon siswa terhadap materi yang diajarkan kurang antusias.
- Tanggapan observer dalam mengamati proses pembelajaran perlu adanya perbaikan
pembelajaran dengan menggunakan berbagai metode pembelajaran.
2. Teknik Pengumpulan Data
Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan penulis dalam penelitian
tindakan yaitu:
a. Tes
Teknik tes ini digunakan untuk mengumpulkan data hasil tes pada setiap akhir
tindakan, untuk memperoleh data tentang pemahaman siswa terhadap pemahaman
materi pelajaran yang telah dipelajari. Tes ini digunakan untuk mengetahui
keberhasilan siswa dalam pembelajaran yang telah diikutinya. Hasil tes tersebut
dipakai sebagai acuan untuk :
1) Melihat kemajuan siswa dalam mengikuti program pembelajaran.
2) Analisis dan refleksi untuk tindakan berikutnya. Hasil pekerjaan siswa
diperiksa dan dianalisis untuk menentukan letak kesalahan atau kekurangan
siswa dalam menyelesaikan tugas dalam mendeskripsi secara tertulis.
b. Observasi
Observasi untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dengan model
pembelajaran kontekstual dengan melihat aktivitas yang dilakukan siswa selama
proses pembelajaran berlangsung. Pengamatan dilakukan berdasarkan pedoman
observasi dan selama observasi berlangsung yaitu dengan pencatatan untuk
mempermudah laporan. Proses pengamatan dilakukan tanpa mengganggu kegiatan
individu atau kelompok siswa yang diamati.
c. Wawancara
Wawancara dilakukan agar peneliti mengetahui respon siswa terhadap
pembelajaran menggunakan model pembelajaran kontekstual yang telah
dilaksanakan.
pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas, peneliti dibantu oleh teman sejawat yaitu:
Nama : Inok Umairah, S.Pd.
Jabatan : Guru Kelas V
Unit Kerja : SD Negeri 11 Pelutan-Pemalang
Tugas : Mengobservasi
Sesuai dengan teknik pengumpulan data yang digunakan, maka alat pengumpulan data yang
penulis gunakan adalah berupa dua kategori alat pengumpulan data yaitu :
Peneliti
Dalam penelitian ini peneliti bertindak sebagai perencana, pengamat, pengumpul data,
penganalisis, penafsir data, dan sebagai pelapor hasil penelitian.
Soal Tes
Soal tes diberikan pada setiap siklus dengan tujuan untuk mendeskripsi dan
menganalisis letak kesalahan siswa dalam mengerjakan soal berkaitan dengan materi
yang telah dipelajari. Sehingga berdasarkan analisis tersebut dapat ditentukan cara yang
tepat untuk mengatasinya.
Lembar Observasi
Lembar observasi digunakan untuk mencatat tingkah laku, peristiwa yang digunakan untuk
mendapatkan data. Dalammelakukan peneliti menggunakan lembar observasi siswa untuk
mengamati siswa dalam memproses suatu pengetahuan dengan keterampilan yang
dimilikinya selama proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual.
Lembar Wawancara
Lembar wawancara berisi pertanyaan yang dilakukan terhadap 5 orang siswa yang
diambil secara acak oleh guru. Lembar wawancara digunakan oleh guru untuk memperoleh
informasi atau tanggapan siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran menggunakan model
mencari pasangan.
C. Teknik Analisis Data
Kriteria penilaian yang digunakan untuk menunjukan penguasaan kemampuan yang
tarafnya dapat diklasifikasikan dalam tabel berikut.
Taraf Penguasaan Kemampuan Siswa
Untuk menganalisis data hasil observasi terhadap partisipasi aktif siswa dapat
dilakukan dengan cara membagi 18 siswa menjadi 4 kelompok. Adapun cara
pengamatannya menggunakan lembar observasi yang telah dipersiapkan yang
terdapat dalam pembahasan. Sedangkan kategori untuk aktivitas siswa taraf penguasaan
kemampuan mengacu pada tabel di atas.
Aspek aktivitas siswa dalam kelompok yang diamati dalam penelitian tindakan ini adalah :
1) Keterlibatan siswa dalam pembelajaran
2) Keaktifan siswa dalam kelompoknya.
3) Keaktifan tugas siswa dalam melaksanakan tugas guru.
4) Keberanian siswa dalam membacakan hasil karyanya .
5) Kerjasama siswa dalam kelompoknya.
6) Sikap bersahabat siswa dengan anggota kelompok.
7) Respon siswa dalam pembelajaran dengan menunjukan keceriaan dan antusiasme.
Contoh :
Dari empat siswa dari kelompok tersebut yang ikut aktif mengerjakan tugas dari
guru ada tiga siswa, ini berarti ¾ x 100% = 75%. Jadi hanya 75% dari anggota kelompok
tersebut yang aktif mengerjakan tugas dari guru, sehingga termasuk kategori baik.
HASIL PENELITIAN
1. Kondisi Awal
Aktivitas siswa di dalam kelas dibedakan menjadi 5 aspek.
Terlihat pada tabel berikut :
Hasil
No Aspek yang diamati pengamatan Rata-rata
1 2 3 4 5
1. Siswa melibatkan diri dalam kegiatan √ Sangat
pembelajaran (bertanya jawab) kurang
2. Siswa melaksanakan tugas yang diberikan √ Baik
guru. √
3. Siswa membacakan hasil karyanya di Cukup
depan kelas. √
4. Siswa menampilkan sikap bersahabat Sangat
dengan teman-temannya. √ kurang
5. Respon siswa dalam pembelajaran dengan Sangat
menunjukan keceriaan dan antusiasmenya kurang
selama pembelajaran.
Keterangan :
5 = sangat baik
4= baik
3 = cukup
2= kurang
1 = sangat kurang
Hasil
No Aspek yang diamati pengamatan Rata-rata
1 2 3 4 5
1. Siswa melibatkan diri dalam kegiatan √ Sangat
pembelajaran (bertanya jawab) baik
Siswa melaksanakan tugas yang
2. diberikan guru. √ Kurang
Siswa membacakan hasil kerja
3. kelompoknya di depan kelas √ √ Baik
Kerja sama dalam kelompok terjalin
4. dengan baik. Sangat
Siswa membacakan hasil karyanya di √ baik
5. depan kelas. Baik
Siswa menampilkan sikap bersahabat √
6. dengan temannya. Kurang
Respon siswa dalam pembelajaran √
7. dengan menunjukan keceriaan dan Kurang
antusiasmenya dalam pembelajaran.
Keterangan :
5 = sangat baik
4= baik
3 = cukup
2= kurang
1 = sangat kurang
Keterangan :
5 = sangat baik
4= baik
3 = cukup
2= kurang
1 = sangat kurang
Hasil
No Aspek yang diamati pengamatan Rata-rata
1 2 3 4 5
1. Siswa melibatkan diri dalam kegiatan √ Sangat
pembelajaran (bertanya jawab) baik
Siswa melaksanakan tugas yang
2. diberikan guru. √ Kurang
Siswa membacakan hasil kerja
3. kelompoknya di depan kelas Cukup
Kerja sama dalam kelompok terjalin √
4. dengan baik. Cukup
Siswa membacakan hasil karyanya di √
5. depan kelas. √ Cukup
Siswa menampilkan sikap bersahabat
6. dengan temannya. √ Cukup
Respon siswa dalam pembelajaran √
7. dengan menunjukan keceriaan dan Cukup
antusiasmenya dalam pembelajaran.
Keterangan :
5 = sangat baik
4= baik
3 = cukup
2= kurang
1 = sangat kurang
Keterangan :
5 = sangat baik
4= baik
3 = cukup
2= kurang
1 = sangat kurang
Hasil
No Aspek yang diamati pengamatan Rata-rata
1 2 3 4 5
1. Siswa melibatkan diri dalam kegiatan √ Sangat
pembelajaran (bertanya jawab) baik
Siswa melaksanakan tugas yang √
2. diberikan guru. Sangat
Siswa menampilkan sikap bersahabat baik
3. terhadap teman-temannya. √ Baik
Respon siswa dalam pembelajaran
4. dengan menunjukan keceriaan dan √ Cukup
antusiasnya selama pembelajaran.
Siswa membacakan hasil karyanya di √
5. depan kelas. Cukup
Keterangan :
5 = sangat baik
4= baik
3 = cukup
2= kurang
1 = sangat kurang
Dari daftar tabel hasil kemampuan atau keterampilan mendeskripsi secara tertulis dapat
disimpulkan :
1.Secara prosentase keterampilan mendeskripsi secara tertulis siswa kelas II pada tindakan
siklus I mengalami peningkatan yaitu 61,1%.
2.Dari 18 siswa yang memiliki keterampilan mendeskripsi secara tertulis dengan sangat
baik ada 3 siswa (16,6%), memiliki keterampilan baik ada 8 siswa (44,4%),
berketerampilan sedang ada 7 siswa (38,8%).
1) Secara umum hamper sebagian siswa sudah mulai terlihat terampil dalam mendeskripsi
secara tertulis.
2) Hampir sebagian siswa sudah mulai terampil dalam menulis dengan menggunakan
pemilihan kata yang tepat dan tulisan yang rapi.
Hasil Pembelajaran Siklus 1
prosentase hasil kemampuan atau keterampilan mendeskripsi secara tertulis pada siklus I
sebesar 61,1% sedang pada pra siklus sebesar 22,2% menunjukkan adanya peningkatan
sebesar 38,9% yakni dari kategori kurang menjadi kategori sedang. Maka siklus I perlu
ditindaklanjuti pada siklus II untuk dapat mencapai hasil kategori baik serta dengan tingkat
keterampilan mendeskripsi secara tertulis yang lebih tinggi.
3. Siklus II
Hasil observasi terhadap 4 kelompok belajar yang dilaksanakan hasilnya adalah seperti yang
terlihat pada tabel berikut :
Keaktifan Kelompok Rajawali Siklus II
Hasil
No Aspek yang diamati pengamatan Rata-rata
1 2 3 4 5
1. Siswa melibatkan diri dalam √ Sangat
kegiatan pembelajaran (bertanya baik
jawab)
2. Siswa melaksanakan tugas yang √ √ Baik
diberikan guru. √ Sangat
3. Siswa membacakan hasil kerja baik
kelompoknya di depan kelas √
4. Kerja sama dalam kelompok terjalin Sangat
dengan baik. √ baik
5. Siswa membacakan hasil karyanya di
depan kelas. √
6. Siswa menampilkan sikap bersahabat Sangat
dengan temannya. baik
7. Respon siswa dalam pembelajaran Sangat
dengan menunjukan keceriaan dan baik
antusiasmenya dalam pembelajaran.
Keterangan :
5 = sangat baik
4= baik
3 = cukup
2= kurang
1 = sangat kurang
Hasil
No Aspek yang diamati pengamatan Rata-rata
1 2 3 4 5
1. Siswa melibatkan diri dalam √ Sangat
kegiatan pembelajaran (bertanya baik
jawab)
2. Siswa melaksanakan tugas yang √ Kurang
diberikan guru.
3. Siswa membacakan hasil kerja √ Sangat
kelompoknya di depan kelas baik
4. Kerja sama dalam kelompok terjalin √ Sangat
dengan baik. baik
5. Siswa membacakan hasil karyanya di √ Sangat
depan kelas. baik
6. Siswa menampilkan sikap bersahabat √ Sangat
dengan temannya. baik
7. Respon siswa dalam pembelajaran √ Sangat
dengan menunjukan keceriaan dan baik
antusiasmenya dalam pembelajaran.
Keterangan :
5 = sangat baik
4= baik
3 = cukup
2= kurang
1 = sangat kurang
Hasil
No Aspek yang diamati pengamatan Rata-rata
1 2 3 4 5
1. Siswa melibatkan diri dalam kegiatan √ Sangat
pembelajaran (bertanya jawab) √ baik
2. Siswa melaksanakan tugas yang Sangat
diberikan guru. √ baik
3. Siswa membacakan hasil kerja Sangat
kelompoknya di depan kelas √ baik
4. Kerja sama dalam kelompok terjalin √ Sangat
dengan baik. √ baik
5. Siswa membacakan hasil karyanya di Sangat
depan kelas. √ baik
6. Siswa menampilkan sikap bersahabat Sangat
dengan temannya. baik
7. Respon siswa dalam pembelajaran
dengan menunjukan keceriaan dan Cukup
antusiasmenya dalam pembelajaran.
Keterangan :
5 = sangat baik
4= baik
3 = cukup
2= kurang
1 = sangat kurang
5)Kerjasama dalam kelompok terjalin dengan baik terlihat dengan adanya kekompakan
dalam kerja kelompok.
6)Semua siswa sudah menunjukkan antusias maya dalam pembelajaran.
Hasil
No Aspek yang diamati pengamatan Rata-rata
1 2 3 4 5
1. Siswa melibatkan diri dalam √ Sangat
kegiatan pembelajaran (bertanya baik
jawab) √
2. Siswa melaksanakan tugas yang Sangat
diberikan guru. baik
3. Siswa menampilkan sikap bersahabat √ Baik
terhadap teman-temannya.
4. Respon siswa dalam pembelajaran √ Cukup
dengan menunjukan keceriaan dan
antusiasnya selama pembelajaran. √
5. Siswa membacakan hasil karyanya di Cukup
depan kelas.
Keterangan :
5 = sangat baik
4= baik
3 = cukup
2= kurang
1 = sangat kurang
Dari daftar tabel hasil kemampuan atau keterampilan mendeskripsi secara tertulis dapat
disimpulkan :
1)Secara prosentase keterampilan mendeskripsi secara tertulis siswa kelas II pada siklus II
mengalami peningkatan yaitu 88,8%.
2) Dari 18 siswa yang memiliki keterampilan mendeskripsi secara tertulis dengan
sangat baik ada 9 siswa (50%), memiliki keterampilan baik ada 7 siswa (38,8%),
berketerampilan sedang ada 2 siswa (11,1%).
3) Secara umum hampir sebagian siswa sudah mulai terlihat terampil dalam mendeskripsi
secara tertulis.
4)Hampir semua siswa sudah mulai terampil dalam menulis dengan menggunakan
pemilihan kata yang tepat dan tulisan yang rapi.
Melalui pembelajaran kontekstual dengan mendayagunakan gambar binatang dapat
meningkatkan keterampilan siswa dalam mendeskripsi secara tertulis, semangat siswa, daya
imajinasi siswa dan partisipasi aktif siswa dalam kelompok dan antar siswa dalam
kelompok dan antar siswa di dalam proses pembelajaran.
a)Isi
3 = Bila gagasan dan ide yang dikemukakan jelas dan logis dengan penyusunan kalimat yang
runtut.
2 =Bila gagasan dan ide kurang jelas dan belum runtut.
1 =Bila ide dan gagasan yang dikemukakan tidak jelas dan penyusunan kalimat masih acak-
acakkan.
b)Pemilihan kata
Skala penilaian
7–9=B
4–6=C
1 – 3D
Prosentase R
P = X100T
Keterangan :
P = Persentase banyaknya siswa yang mendapatkan score diatas 70.
R = Banyaknya siswa yang mendapat skor diatas 70.
T = Banyaknya siswa yang mengerjakan tugas dari guru
Berdasarkan data dan diagram minat peserta didik, dapat dijelaskan sebagai berikut.
a) Siklus I
Hasil pembelajaran bahasa Indonesia yang berjumlah 18 siswa dengan data awal
menunjukkan bahwa 4 atau 22,2% siswa yang mempunyai minat belajar dan pada siklus I
hanya 11 atau 61,1% yang mempunyai minat belajar, sedangkan 7 siswa lainnya masih
belum berminat. Siklus I terjadi peningkatan persentase minat siswa sebesar 25%.
b) Siklus II
Pada siklus II di Kelas II yang berjumlah 18 siswa dengan menggunakan metode gambar
bintang dalam kegiatan pembelajaran yang menunjukkan bahwa 4 atau 22,2% siswa yang
mempunyai minat belajar dan pada siklus I ada 11 atau 61,1% yang mempunyai minat belajar,
pada perbaikan pembelajaran siklus II ini masih tersisa 2 peserta didik yang masih juga belum
berminat dalam kegiatan pembelajaran. Siklus II, minat peserta didik mengalami peningkatan
yang cukup signifikan sebesar 27,7%.
-BSNP, 2006. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar SD/MI. Jakarta : Badan Standar
Nasional Pendidikan.
Daftar Pustaka
-Darsono. Max. dkk. 2000. Belajar dan Pembelajaran. Semarang : IKIP Semarang Press.
-Dikdasmen Diknas, 2002. Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning (CTL).
Jakarta: Depdiknas.
Sadulloh, Uyoh. 2003. Pengantar Filsafat Pendidikan. Bandung: Alfab