MAKALAH
Bimbingan Konseling
“Asas-Asas Bimbingan Konseling”
Disusun Oleh : Kelompok IV
Agung Hidayat
Muhammad Iksan
Agus Taparman
Riski Aditya
Muh. Fadlan
Supirman Rais
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BONE
FAKULTAS ILMU KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
2023
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr. Wb
Bimbingan Konseling adalah suatu proses yang penting dalam membantu
individu mengatasi berbagai masalah dan mencapai potensi maksimal dalam
kehidupan mereka. Makalah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang
mendalam mengenai asas asas bimbingan konseling, yang merupakan fondasi dari
praktek bimbingan konseling yang efektif.
Saya berharap makalah ini dapat bermanfaat dalam memperkaya
pengetahuan Anda tentang asas-asas bimbingan konseling, dan dapat menjadi
sumber inspirasi bagi mereka yang tertarik untuk menjalani karir dalam bidang
ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penyelesaian
makalah ini, dan selamat membaca.
.
Bone, 03 Novermber 2023
Penyusun
Kelompok 4
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..................................................................................................i
DAFTAR ISI................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN............................................................................................1
A. Latar Belakang......................................................................................................1
B. Rumusan Masalah.................................................................................................1
C. Tujuan....................................................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN.............................................................................................2
A. Asas Kedinamisan.................................................................................................2
B. Asas Keterpaduan..................................................................................................2
C. Asas Kenormatifan................................................................................................2
D. Asas Keahlian.......................................................................................................2
E. Asas Kealih Tangan Kasus...................................................................................3
F. Asas Tut Wuri Handayani.....................................................................................3
BAB III PENUTUP.....................................................................................................4
A. Kesimpulan...........................................................................................................4
B. Saran......................................................................................................................4
DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................5
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Bimbingan dan konseling adalah bidang yang mendalam dan penting dalam
konteks pendidikan, pengembangan pribadi, dan pemecahan masalah individu.
Dalam era modern, kehidupan individu semakin kompleks, dipenuhi dengan
tekanan sosial, masalah psikologis, serta kebutuhan untuk mengatasi berbagai
perubahan dalam kehidupan pribadi dan profesional. Oleh karena itu, praktik
bimbingan dan konseling menjadi semakin relevan dan penting dalam membantu
individu menghadapi tantangan ini.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana praktik konseling yang berlandaskan asas-asas tersebut dapat
membantu individu mengatasi masalah psikologis, sosial, dan emosional
mereka?
2. Apa peran asas-asas bimbingan konseling dalam membangun hubungan
konselor-klien yang sehat dan berkelanjutan?
3. Bagaimana asas-asas bimbingan konseling memengaruhi hasil konseling,
seperti peningkatan kesejahteraan psikologis klien, pemecahan masalah,
dan pengembangan pribadi?
4. Bagaimana asas-asas bimbingan konseling memberikan kerangka etis
dalam menghadapi situasi-situasi yang kompleks dan kontroversial dalam
praktik konseling?
C. Tujuan
1. Menguraikan Asas-Asas Bimbingan Konseling: Tujuan utama makalah ini
adalah untuk memberikan pemahaman mendalam tentang asas-asas bimbingan
konseling. Makalah ini akan menjelaskan arti dan pentingnya setiap asas dalam
konteks praktik konseling
1
BAB II
PEMBAHASAN
1. Asas Kedinamisan
Yaitu asas yang menghendaki agar isi layanan terhadap sasaran layanan (peserta
didik/klien) hendaknya selalu bergerak maju, tidak monoton, dan terus
berkembang serta berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan dan tahap
perkembangannya dari waktu ke waktu.
2. Asas Keterpaduan
Yaitu asas yang menghendaki agar berbagai layanan dan kegiatan bimbingan dan
konseling, baik yang dilakukan oleh guru pembimbing maupun pihak lain, saling
menunjang, harmonis dan [Link] hal ini, kerja sama dan koordinasi
dengan berbagai pihak yang terkait dengan bimbingan dan konseling menjadi
amat penting dan harus dilaksanakan sebaik-baiknya.
3. Asas Kenormatifan
Yaitu asas yang menghendaki agar segenap layanan dan kegiatan bimbingan dan
konseling didasarkan pada norma-norma, baik norma agama, hukum, peraturan,
adat istiadat, ilmu pengetahuan, dan kebiasaan – kebiasaan yang berlaku. Bahkan
lebih jauh lagi, melalui segenap layanan/kegiatan bimbingan dan konseling ini
harus dapat meningkatkan kemampuan peserta didik (klien) dalam memahami,
menghayati dan mengamalkan norma-norma tersebut.
4. Asas Keahlian
Yaitu asas yang menghendaki agar layanan dan kegiatan bimbingan dan
konseling diselenggarakan atas dasar kaidah-kaidah profesional. Dalam hal ini,
para pelaksana layanan dan kegiatan bimbingan dan konseling lainnya hendaknya
adalah tenaga yang benar-benar ahli dalam bimbingan dan konseling.
2
Profesionalitas guru pembimbing (konselor) harus terwujud baik dalam
penyelenggaraan jenis-jenis layanan dan kegiatan bimbingan dan konseling serta
dalam penegakan kode etik bimbingan dan konseling.
5. Asas Alih Tangan Kasus
Yaitu asas yang menghendaki agar pihak-pihak yang tidak mampu
menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling secara tepat dan tuntas atas
suatu permasalahan peserta didik (klien) kiranya dapat mengalih-tangankan
kepada pihak yang lebih ahli. Guru pembimbing (konselor) dapat menerima alih
tangan kasus dari orang tua, guru-guru lain, atau ahli lain. Demikian pula,
sebaliknya guru pembimbing (konselor), dapat mengalih-tangankan kasus kepada
pihak yang lebih kompeten, baik yang berada di dalam lembaga sekolah maupun
di luar sekolah.
6. Asas Tut Wuri Handayani
Yaitu asas yang menghendaki agar pelayanan bimbingan dan konseling secara
keseluruhan dapat menciptakan suasana mengayomi (memberikan rasa aman),
mengembangkan keteladanan, dan memberikan rangsangan dan dorongan, serta
kesempatan yang seluas-luasnya kepada peserta didik (klien) untuk maju.
3
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Dalam makalah ini, telah dibahas secara mendalam mengenai asas-asas bimbingan
konseling yang meliputi kepatuhan, kepercayaan, empati, dan ketidakberpihakan.
Asas-asas ini membentuk dasar praktik konseling yang efektif dan memberikan
kerangka etis dalam membantu individu mengatasi masalah, pertumbuhan pribadi, dan
pencapaian tujuan. Prinsip-prinsip ini membentuk landasan kuat untuk membangun
hubungan konselor-klien yang sehat dan berkelanjutan.
Selain itu, asas kedinamisan dan keterpaduan juga penting dalam praktik
bimbingan konseling. Asas kedinamisan menekankan adaptabilitas dan responsif
terhadap perubahan yang terjadi selama proses konseling, sementara asas keterpaduan
menggabungkan berbagai pendekatan dan elemen untuk memberikan pelayanan yang
komprehensif sesuai dengan kebutuhan klien.
SARAN
1. Para konselor dan calon konselor perlu mendalami pemahaman tentang asas-asas
bimbingan konseling dan terus memperbarui pengetahuan mereka tentang
perkembangan terkini dalam bidang ini.
2. Penting untuk terus menerapkan asas-asas ini dalam praktik konseling sehari-hari
untuk memastikan bahwa klien mendapatkan layanan yang berkualitas tinggi.
3. Konselor perlu memahami betapa relevannya asas kedinamisan dan asas keterpaduan
dalam memenuhi kebutuhan individu yang unik dan beragam.
4
DAFTAR PUSTAKA
1. Corey, G. (2016). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy.
Cengage Learning.
2. Gladding, S. T. (2015). Counseling: A Comprehensive Profession. Pearson.
3. Ivey, A. E., Ivey, M. B., & Zalaquett, C. P. (2018). Intentional Interviewing and
Counseling: Facilitating Client Development in a Multicultural Society.
Cengage Learning.
4. Gelso, C. J., Williams, E. N., & Fretz, B. R. (2014). The Real Relationship in
Psychotherapy: The Hidden Foundation of Change. American
Psychological Association.
5. McLeod, J. (2015). An Introduction to Counselling. Open University Press.
6. Nelson-Jones, R. (2016). Theory and Practice of Counselling and Therapy.
Sage.
5
6