0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
788 tayangan3 halaman

Tapisan Isu

Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
788 tayangan3 halaman

Tapisan Isu

Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

Penetapan Core Isu


Identifikasi isu yang sudah ditemukan kemudian dilakukan suatu penapisan
isu untuk membantu dalam menentukan prioritas masalah, setelah itu prioritas
masalah harus segera mendapatkan solusi. Alat atau metode tapisan isu yang
penulis gunakan yaitu metode penapisan USG (Urgency, Seriousness, Growth)
untuk menetapkan core isu yang berkualitas sebagai dasar dalam menentukan
gagasan dan penyusunan laporan rancangan aktualisi. Adapun masing-masing
pengertiannya sebagaiberikut:
1. Urgency
Berkaitan dengan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan
masalah tersebut. Semakin mendesak suatu masalah untuk diselesaikan
maka semakin tinggi tingkat urgensi masalah tersebut.
2. Seriousness
Berkaitan dengan dampak dari adanya masalah tersebut terhadap
organisasi. Semakin tinggi dampak masalah tersebut terhadap organisasi
maka akan menimbulkan masalah-masalah lain atau semakin tinggi
tingkat serius masalah tersebut.
3. Growth
Berkaitan dengan pertumbuhan masalah. Suatu masalah yang cepat
berkembang tentunya makin prioritas untuk diatasi permasalahan tersebut
karena akan memburuk jika dibiarkan.

Adapun deskripsi kriteria USG dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 3. 1 Keterangan Nilai Pada Kriteria Urgency

Nilai Indikator
5 Sangat mendesak untuk dibahas agar segera diselesaikan
4 Mendesak untuk dibahas agar bisa diselesaikan
3 Cukup mendesak untuk dibahas agar diselesaikan
2 Kurang mendesak untuk dibahas dan diselesaikan
1 Tidak mendesak untuk dibahas dan diselesaikan

Tabel 3. 2 Keterangan Nilai Pada Kriteria Seriousness

Nilai Indikator
5 Sangat besar dampaknya apabila tidak diselesaikan
4 Besar dampaknya apabila tidak diselesaikan
3 Cukup besar dampaknya apabila tidak diselesaikan
2 Kecil dampaknya apabila tidak diselesaikan
1 Tidak berdampak apabila tidak diselesaikan

Tabel 3. 3 Keterangan Nilai Pada Kriteria Growth

Nilai Indikator
5 Sangat besar kemungkinan memburuk bila tidak segera ditangani
4 Besar kemungkinan memburuk bila tidak segera ditangani
3 Ada kemungkinan memburuk bila tidak segera ditangani
2 Kecil kemungkinan memburuk bila tidak segera ditangani
1 Tidak ada kemungkinan memburuk bila tidak segera ditangani
Penggunaan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth) dalam
penentuan prioritas suatu masalah dilakukan apabila pihak dari perencana
telah siap mengatasi masalah yang ada, serta hal yang paling dipentingkan
adalah aspek yang dari masalah itu sendiri.
Penulis menganalisa ketiga isu tersebut dengan
menjadikansebagai tabel berikut.

Tabel 3. 4 Penetapan Core Isu dengan Analisis USG


Kriteria Jumlah Peringkat
NO Isu Nilai Kualitas
U S G
Kurangnya SDM pada Biro
1 Administrasi Pimpinan Sekretariat 4 3 4 11 III
Daerah Provinsi Sumatera Utara
Belum Optimalnya Kinerja Protokoler
2 dalam Mengagendakan Kegiatan 5 4 4 13 II
Pimpinan
Masih Kurangnya pengetahuan
pegawai terkait keprotokolan
3 5 5 5 15 I
pada Biro Administrasi Pimpinan
Sekretariat Daerah Provinsi
Sumatera Utara
Sumber : Diolah penulis, Maret 2024

Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa yang menjadi prioritas masalah
dan harus segera mendapatkan intervensi atau solusi yaitu pada isu “Masih
Kurangnya pengetahuan pegawai terkait keprotokolan pada Biro
Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara”.
Alasan penulis memilih isu tersebut menjadi isu prioritas ialah karena saat
ini masih belum optimalnya Penjadwalan Penugasan Staff Protokol di Biro
Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, termuat
pentingnya penerapan nilai BerAKHLAK juga SMART ASN sehingga penulis
berinisiatif untuk menggunakan aplikasi Notion dalam penyelesaian masalah ini.

Anda mungkin juga menyukai