KEY PERFORMANCE
INDICATOR
HSE Departement
LatarBelakang
1. Manajemen PT Harmoni Panca Utama menerima bahwa pengelolaan Keselamatan,
Pertambangan dan Lingkungan Hidup yang baik adalah landasan utama dalam semua
kegiatan operasionalnya.
2. Untuk memastikan bahwa semua manajemen dan karyawan mempunyai arah yang jelas,
maka diperlukan Target Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan Hidup dengan rencana
tindakan yang nyata untuk mencapai target tersebut.
Rev. Panca Nirbaya 01.04
Sasaran
Untuk memastikan Perusahaan memiliki sistem dalam penyusunan, penetapan,
penerapan, dan pemeliharaan, serta pendokumentasian tujuan, sasaran, dan
program KPLH yang selaras dengan Kebijakan KPLH serta dapat diukur.
Sesuai ketentuan Kepdirgen ESDM nomor 185.K/37.04/DJB/2019 tentang Petunjuk Teknis
Pelaksanaan, Penilaian, dan Pelaporan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan
Mineral dan Batubara Hal. 347
“penyusunan, penetapan, penerapan, dan pemeliharaan, serta pendokumentasian tujuan,
sasaran, dan program Keselamatan Pertambangan dan selaras dengan kebijakan serta
dapat diukur”
President Messages 2023
KPI HSE DEPARTEMENT
BATAS MAKS
NO INDIKATOR KINERJA UKURAN PRD PLT ENG LOG HRGA FIN CMIS OPD HSE
TARGET EQUIVALEN
LAGGING INDICATOR : HSE INDEX = 1
1 Fatality 0 0 Jumlah kasus Kematian 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Serious Injury Frequency Rate Jumlah kasus cidera berat setiap
2 0.10 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
(SIFR) 1000000 jam karyawan
Hari hilang akibat cidera berat
3 Serious Injury Severity Rate (SISR) 2.90 9 0 0 0 0 0 0 0 0 0
setiap 1000000 jam karyawan
Minor Injury Frequency Rate Jumlah kasus cidera ringan setiap
4 0.14 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
(MIFR) 1000000 jam karyawan
Property Damage Frequency Rate Jumlah kerusakan kendaraan setiap
5 12.00 7 6 1 0 0 0 0 0 0 0
(PDFR) 1000000 jam kendaraan
%-kerusakan alat dari total nilai
6 Property Damage Cost (PD Cost) 0.15% $ 33,674.26 $ 28,863.7 $ 2,590.3 $ - $ - $ - $ - $ - $ - $ -
aset project
Jumlah kunjungan sakit setiap 1000
7 Crude Morbidity Rate (CMR) 100 516 256 136 46 28 25 4 4 4 12
karyawan
%-hari hilang akibat sakit dari hari
8 Sickness Absenteins (SA) 0.30% 455 226 120 41 25 22 3 3 3 10
kerja efektif karyawan
9 Penyakit Akibat Kerja (PAK) 0 0 Total kasus penyakit akibat kerja 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Environmental Incident Frequency Jumlah kasus kerusakan lingkungan
10 0.05 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Rate (EIFR) setiap 1000000 jam karyawan
LAGGING INDICATOR : PENERAPAN PROTOKOL P2 COVID-19 (ZERO TERKONFIRMASI)
1 Covid-19 0 0 Jumlah kasus konfirmasi positif 0 0 0 0 0 0 0 0 0
LEADING INDICATOR (SYSTEM IMPLEMENTATION & GENERATIVE CULTURE)
System Implementasi (%) Panca
1 ≥85% ≥85% %-Implementasi ≥85% ≥85% ≥85% ≥85% ≥85% ≥85% ≥85% ≥85% ≥85%
Nirbhaya
2 System Implementasi (%) SMKP ≥70% ≥70% %-Implementasi ≥70% ≥70% ≥70% ≥70% ≥70% ≥70% ≥70% ≥70% ≥70%
3 Gen - C Index ≥85% (3.40) ≥85% (3.40) %-ach survey persepsi ≥85% (3.40) ≥85% (3.40) ≥85% (3.40) ≥85% (3.40) ≥85% (3.40) ≥85% (3.40) ≥85% (3.40) ≥85% (3.40) ≥85% (3.40)
LEADING INDICATOR (SPECIAL TASK)
1 Safety Resilience 360 360 Daily Incident Free 360 360 360 360 360 360 360 360 360
2 TIFR ≥3 ≥3 Total Insiden Frequency Rate ≥3 ≥3 ≥3 ≥3 ≥3 ≥3 ≥3 ≥3 ≥3
3 Customer Zero Complain 0 0 Zero Complain 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 HSE Innovation 1 1 QCP 1 1 1 1 1 0 0 1 1
0
Lagging
Fatality
Indikator
1
2 SeriusInjury FrekwensiRate
3 SeriusInjury SaverityRate focus terhadap
4 Minor Injury FrekwensiRate kecelakaankerja
5 Property DemageFrekwensiRate yang bersifatbisa
diukur
6 Property DemageCost
7 Crude MurbidityRate
8 Sickness Absenteins
9 PenyakitrAkibatkerja
10 Environment Incident frekwensiRate
Kriteria Kecelakaan (Kepmen ESDM no 1827/K/30/MEM/2018
• Insiden Berakibat Kematian (Fatality) :
• Kematian akibat insiden yang terjadi pada saat
karyawan bertugas (di area kerja atau di luar area
kerja), atau dalam perjalanan menuju ke / pulang dari
tempat tugas dengan menggunakan alat transportasi
perusahaan.
CIDERA BERAT (SERIOUS INJURY) :
1. Akibat dari insiden, karyawan tidak dapat melakukan pekerjaan
sebagaimana mestinya pada hari / shift kerja berikutnya,
termasuk hari libur (akhir pekan / day off)
2. Semua cidera sehingga karyawan tidak dapat kembali pada CIDERA RINGAN (MINOR INJURY) :
tugas semula.
3. Semua cedera patah atau keretakan tulang, kecuali hairline 1. Akibat dari insiden, karyawan mengalami luka
fracture yang telah direkomendasikan oleh dokter untuk tidak 2. Terjadi pada saat karyawan bertugas (diarea kerja / luar area
menggunakan pengobatan lanjutan / alat bantu lainnya.
Semua amputasi, pendarahan didalam, dan lepasnya persendian kerja) atau dalam perjalanan menuju ke / pulang dari tempat
4. tugas dengan menggunakan alat transportasi milik perusahaan.
tulang.
5. Semua pingsan / tidak sadarkan diri karena kekurangan oksigen, 3. Luka yang terjadi tersebut, tidak menyebabkan kehilangan hari /
paparan lingkungan kerja, atau akibat dari insiden. shift kerja dan korban dapat melakukan pekerjaan sebagaimana
6. Semua insiden berakibat kematian (fatality) biasanya pada hari / shift berikutnya.
Serius Injury Frekwensi Rate
Jumlah Insiden berakibat luka/ sakit yang terjadi saat karyawan bertugas (di area kerja atau di luar area kerja)
atau dalam perjalanan menuju ke/ pulang dari tempat tugas dengan menggunakan alat transportasi milik
perusahaan, dan akibat dari luka/ sakit tersebut karyawan tidak dapat melakukan pekerjaan sebagaimana
biasanya pada hari/ shift berikutnya dengan didukung oleh surat keterangan dari dokter hiungga mengakibatkan
hari hilang kerja
Jumlah korban kecelakaan
SIFR = X 1.000.000 Per 1 juta pekerja
Jumlah Jam Kerja Manusia
Total Pekerja x hari kerja x jam kerja rata2 x Attendance Rasio
Serius Injury Severity Rate
Tingkat Keparahan Insiden berakibat luka/ sakit yang terjadi saat karyawan bertugas (di area kerja atau di luar
area kerja) atau dalam perjalanan menuju ke/ pulang dari tempat tugas dengan menggunakan alat transportasi
milik perusahaan, dan akibat dari luka/ sakit tersebut karyawan tidak dapat melakukan pekerjaan sebagaimana
biasanya pada hari/ shift berikutnya dengan didukung oleh surat keterangan dari dokter hiungga mengakibatkan
hari hilang kerja
Jumlah Hari Hilang kecelakaan
SIFR = X 1.000.000 Per 1 juta pekerja
Jumlah Jam Kerja Manusia
Total Pekerja x hari kerja x jam kerja rata2 x Attendance Rasio
Minor Injury Frekwensi Rate
Jumlah Insiden berakibat luka/ sakit yang terjadi saat karyawan bertugas (di area kerja atau di luar area kerja)
atau dalam perjalanan menuju ke/ pulang dari tempat tugas dengan menggunakan alat transportasi milik
perusahaan, dan akibat dari luka/ sakit tanpa menghilangkan hari kerja / cacat
Contohnya : kasus first aid
Jumlah korban kecelakaan
MIFR = X 1.000.000 Per 1 juta pekerja
Jumlah Jam Kerja Manusia
Total Pekerja x hari kerja x jam kerja rata2 x Attendance Rasio
Property Demage Frekwensi Rate & Cost
Kasus kecelakaan yang menyebabkan kerusakan property/asset perusahaan.
Angka/ rasio keseringan terjadinya insiden yang berakibat kerusakan kendaraan bergerak bermotor akibat insiden dalam setiap satu juta jam kerja
kendaraan bergerak bermotor
Jumlah Kecelakaan PD
PDFR = X 1.000.000 Per 1 juta pekerja
Jumlah Jam Kerja Alat
PD Cost = total kerugian yang di tanggung karena kerusakan
unit akibat kecelakaan
Crude Mordibity Rate
adalah angka yang menunjukkan banyaknya karyawan yang sakit setiap 1.000 orang dalam waktu
setahun.
Jumlah karyawan yang sakit
X 1.000 karyawan dalam suatu
CMR =
Jumlah Man Power periode
Rev. dasar2 epidemiologi
Sickness Absenteins
adalah angka yang menunjukkan banyaknya karyawan kehilangan hari kerja karena sakit
Jumlah hari hilang karena sakit
X 100 karyawan dalam suatu
SA =
Hari Kerja Karywan periode / bulan
Rev. dasar2 epidemiologi
Penyakit Akibat Kerja
✓ Devinisinya adalah setiap penyakit yang disebabkan karena pekerjaan atau lingkungan kerja yang
dibuktikan dengan proses penyelidikan oleh tim terkategorikan sebagai penyakit akibat kerja atau
penyakit akibat tenaga kerja sesuai peraturan perundangundangan.
✓ kejadian penyakit akibat kerja diperhitungkan jika terbukti penyebabnya adalah dari pekerjaannya saat
ini
✓ Semua penyakit akibat kerja tidak dihitung atau mempengaruhi SIFR dan SISR.
✓ Selama menjalani pengobatan jika karyawan tidak dapat melakukan aktivitas pekerjaan apapun sesuai
rekomendasi dokter maka waktu tersebut dikategorikan sebagai hari kerja hilang.
Enviroment Incident Frekwensi Rate
✓ Incident Lingkungan adalah insiden langsung maupun tidak langsung yang menghasilkan atau
berpotensi menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan dalam cakupan yang luas atau lokal, jangka
panjang atau pendek, dampaknya bersifat permanen atau sementara, dan beresiko terhadap
pertanggung-jawaban secara hukum.
✓ Insiden tumpahnya hidrokarbon dalam volume lebih dari 50 liter dikategorikan sebagai insiden
lingkungan mayor.
✓ Pencemaran lingkungan hidup adalah masuk atau dimasukkannya mahluk hidup, energi, zat/
komponen lain ke dalam lingkungan hidup ole kegiatan manusia sehingga melebihi baku mutu
lingkungan hidup yang telah ditetapkan.
Incident Lingkungan & Pencemaran Lingkungan
EIFR = X 1.000.000
Hari Kerja Karyawan
0
Leading
PancaNirbaya
Indikator
1
2 SMKP Minerba
tindakan
3 Gen-C Index
pencegahanyang
4 Safety Resilience dilakukanuntuk
mencegah
5 TIFR kecelakaan(lebih
keHSE proses)
6 Customer Zero Compliance
7 HSE Inovation
Latihan. . .
Di PT. Budidaya Nyamuk Mandiri memiliki jumlah tenaga kerja sebanyak 250 karyawan. Dalam proses
pekerjaanya, PT. BNM memberlakukan system roster kerja 13-1 dengan rata2 jam kerja dalam 1 hari
adalah 11 jam.
Pada bulan juli terdapat 1 kasus kecelakaan yang mengakibatkan kerusakan terhadap alat excavator
dengan kerugian Rp. 250.000.000,-
Pertanyaan :
Berapakah nilai PDFR akibat kejadian kecelakaan yang menyebabkan Property Demage?
Latihan. . .
Di PT. Budidaya Nyamuk Mandiri memiliki jumlah tenaga kerja sebanyak 250 karyawan. Dalam proses
pekerjaanya, PT. BNM memberlakukan system roster kerja 13-1 dengan rata2 jam kerja dalam 1 hari
adalah 11 jam.
Pada bulan juli terdapat 1 kasus kecelakaan yang mengakibatkan karyawan mengalami patah tulang kaki
hingga di rawat di rumah sakit selama 30 hari, dan dapat kembali beketrja setelah 60 hari (dari hari
kecelakaan)
Pertanyaan :
Berapakah nilai SISR akibat kejadian kecelakaan yang menyebabkan Major Injury?
THANKYOU
Man Hours (HM) =