0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan13 halaman

Makalah PJOK

Diunggah oleh

zauraanastasya1
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Topik yang dibahas

  • Latihan Sepak Bola,
  • Keterampilan Sepak Bola,
  • Kebugaran,
  • Mengumpan Bola,
  • Menendang,
  • Kesehatan,
  • Kompetisi Sepak Bola,
  • Olahraga Wanita,
  • Ukuran Bola,
  • Permainan Bola Besar
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan13 halaman

Makalah PJOK

Diunggah oleh

zauraanastasya1
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Topik yang dibahas

  • Latihan Sepak Bola,
  • Keterampilan Sepak Bola,
  • Kebugaran,
  • Mengumpan Bola,
  • Menendang,
  • Kesehatan,
  • Kompetisi Sepak Bola,
  • Olahraga Wanita,
  • Ukuran Bola,
  • Permainan Bola Besar

MAKALAH

PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN


“Keterampilan Gerak Permainan Sepak Bola”

KELOMPOK 3 :

1.Arzan

2.Chatarina Sadida

3.Pink Zaura Anastasya

4.Ainindi Rizkah Ismadina

5.M. Arib Rizky Pandawa

6.Alfaqih Abdilla Hi. Abubakar


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Karena dengan
rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul
“Sepak Bola” yang disusun untuk memenuhi tugas perdana dalam materi
Permainan Bola Besar.
Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak
kekurangan, oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang
membangun.
DAFTAR ISI

Cover……………………………………………………………………………
Kata Pengantar…………………………………………………………………..i
Daftar isi………………………………………………………………………...ii
BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………1
1.1 Latar belakang…………………………………………………………………….1
1.2 Rumusan masalah………………………………………………………………...1
1.3 Tujuan Makalah……………………………………………………………..........1
1.4 Manfaat Makalah…………………………………………………………………1

BAB II PEMBAHASAAN………………………………………………………………2
2.1 Sejarah…………………………………………………………………………………2
2.2 Pengertian Sepak Bola………………………………………………………………..3
2.3 Peraturan Resmi Sepak Bola………………………………………...………………3
2.4 Lapangan Permainan Sepak Bola dan Ukuran Bola………………………………4
2.4.1 Ukuran Lapangan Sepak Bola…………………………………………………..4
2.4.2 Ukuran Bola………………………………………………………………………5
2.5 Teknik Dasar Permainan Sepak Bola……………………………………………….5
2.5.1 Menendang (Kicking) ……………………………………………………………5
2.5.2 Menghentikan Bola (Stoppin) …………………………………………………...6
2.5.3 Menggiring Bola…………………………………………………………………..7
2.5.4 Mengumpan Bola…………………………………………………………………7
2.6 Tatktik Permainan……………………………………………………………………8

BAB III PENUTUP………………………………………………………………………9


A. Kesimpulan
B. Saran

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………….……..10
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pada jaman ini olahraga merupakan kegiatan yang sangat penting dalam kehidupan
sehari-hari. Olahraga bisa dilakukan oleh siapa saja dari kalangan anak-anak, remaja maupun
orang tua. Jika hal itu bisa dilakukan manfaatnya sangat baik, walaupun hanya sebentar tetapi
manfaat olahraga sangatlah banyak misalnya jalan santai, itu sangat baik bagi tubuh kita.
Namun selain penting bagi kesehatan, olahraga juga bisa menghasilkan uang misalnya
“Sepak Bola”. Olahraga ini sangat banyak digemari oleh para pemuda di dunia, karena uang
yang dihasilkan dari pemain sepak bola yang sudah handal sangatlah banyak, bisa mencapai
milyaran rupiah. Sepak Bola tidak hanya digemari oleh laki-laki saja, namun para perempuan
pun suka dengan olahraga sepak bola ini.
Dengan demikian olahraga sepak bola sangat penting dan baik untuk dilakukan.
Permainan tersebut bisa meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh jika dalam bermain
kita bisa melakukannya dengan baik.

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, permasalahan yang dibahas dalam makalah
ini sebagai berikut.

• Mengetahui apa Pengertian Permainan Sepak Bola


• Mengetahui bagaimana Sejarah dari Permainan Sepak Bola
• Bagaimana sebenarnya Teknik Permainan Sepak Bola
• Bagaimana Peraturan dalam bermain Sepak Bola

1.3 Tujuan Makalah


Makalah ini bertujuan ;

• Dapat mengetahui tentang olahraga Sepak Bola


• Dapat mengetahui cara bermain olahraga Sepak Bola
• Dapat mengetahui Sejarah olahraga Sepak Bola

1.4 Manfaat Makalah


- Bagi siswa dan para remaja makalah ini dapat dijadikan sumber pengetahuan.
- Bagi guru makalah ini dapat dijadikan strategi alternatif dalam memberikan materi
kepada siswanya tentang permainan Sepak Bola.
BAB II
PEMBAHASAAN

2.1 Sejarah
Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak abad ke-2 dan 3 SM di Cina. Di masa
Dinasti Han tersebut , masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring
kecil. Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari. Di Italia,
permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.
Sepak Bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari. Di
beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan
sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365. Raja
James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola. Pada tahun
1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan
Universitas dan Sekolah. Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada
tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk
permainan tersebut. Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga
rugby dengan sepak bola (soccer). Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai
dilarang dalam sepak bola. Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut,
pedagang, dan tentara inggris ke berbagai belahan dunia. Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi
dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan di
berbagai negara.
Sepak Bola Indonesia
Sejarah sepak bola di Indonesia diawali dengan berdirinya persatuan Sepak Bola Seluruh
Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada 19 april 1930 dengan pimpinan Soeratin
Sosrosoegondo. Dalam kongres PSSI di solo. Organisasi tersebut mengalami perubahan nama
menjadi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia. Sejak saat itu, kegiatan sepak bola semakin
sering di gerakkan oleh PSSI dan makin banyak rakyat bermain di jalan atau di alun-alun
tempat kompetisi I Perserikatan di adakan. Sebagai bentuk dukungan terhadap kebangkitan
“Sepak Bola Kebangsaan”, Paku Buwono X mendirikan Stadion Sriwedari yang membuat
persepakbolaan Indonesia semakin gencar.
Sepeninggalan Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola Indonesia tidak
terlalu memuaskan karena pembina tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan
organisasi dan kompetisi. Pada era sebelum tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia
sempat bersaing dalam kompetisi Internasional, diantaranya Ramang, Sucipto Suntoro,
Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw. Dalam perkembangannya, PSSI telah memperluas
kompetisi sepak bola dalam negeri, diantaranya dengan penyelenggaraan Liga Super
Indonesia. Divisi utama, Divisi satu, dan Divisi dua untuk pemain non amatir, serta Divisi
tiga untuk pemain amatir. Selain itu, PSSI juga aktif mengembangkan kompetisi Sepak Bola
Wanita dan kompetisi dalam kelompok umur tertentu.
2.2 Pengertian Sepak Bola
Sepak Bola adalah salah satu olahraga yang sangat populer di dunia. Sepak bola
bertujuan untuk mencetak gol dengan mengoper atau menggiring bola ke gawang lawan.
Olahraga ini menggunakan bola bulat yang biasanya terbuat dari kulit atau bahan sintetis, dan
dimainkan di lapangan yang biasanya berumput. Dalam pertandingan, olahraga ini dimainkan
oleh dua kelompok berlawanan yang masing-masing berjuang untuk memasukkan bola ke
gawang lawan. Masing-masing kelompok beranggotakan 11 pemain, dan karenanya
kelompok tersebut juga dinamakan kesebelasan.

2.3 Peraturan Resmi Sepak Bola


1. Offside
Seorang pemain dinyatakan offside jika dia berada lebih dekat ke garis gawang lawan
daripada bola dan pemain belakang lawan saat bola tersebut diberikan kepadanya
oleh rekan setimnya.

2. Pelanggaran
Pelanggaran dalam sepak bola adalah tindakan-tindakan yang melanggar aturan permainan.

3. Tendangan Bebas
Tendangan bebas adalah salah satu cara untuk melanjutkan permainan setelah terjadi
pelanggaran oleh pemain lawan. Tendangan bebas diberikan kepada tim yang menjadi korban
pelanggaran di lokasi pelanggaran tersebut terjadi.

4. Tendangan Penalti
Tendangan penalti adalah sebuah metode unik untuk mencetak gol dalam sepak bola. Penalti
diberikan sebagai hukuman atas pelanggaran berat yang terjadi di dalam kotak
penalti tim lawan.

5. Lemparan Dalam
Lemparan dalam (throw-in) adalah cara untuk melanjutkan permainan dalam sepak bola
setelah bola keluar dari lapangan melewati garis samping (garis tepi lapangan).

6. Tendangan Gawang
Tendangan gawang (goal kick) adalah cara untuk melanjutkan permainan dalam sepak bola
setelah bola keluar dari lapangan melewati garis gawang, tetapi tidak mencetak gol.

7. Tendangan Sudut
Tendangan sudut (corner kick) adalah cara untuk melanjutkan permainan dalam sepak bola
setelah bola keluar dari lapangan melewati garis gawang lawan, tetapi tidak mencetak gol.
2.4 Lapangan Permainan Sepak Bola dan Ukuran Bola
2.4.1 Ukuran Lapangan Sepak Bola

Berikut ini adalah bagian-bagian ukuran lapangan sepak bola seperti gambar diatas yang telah
ditetapkan FIFA :
a. Panjang lapangan sepak bola 90-120 meter
b. Lebar lapangan sepak bola 45-90 meter
c. Bentuk
Untuk bentuk ukuran lapangan sepak bola sendiri, persegi panjang dan dengan
perbandingan panjang dan lebar (P x L = 2 : 1), atau kurang sedikit, misalnya panjang
lapangan 90 meter jadi lebarnya harus 45 meter atau lebih.
d. Garis lingkaran tengah/Kick Off area
Pada garis lingkaran tengah sendiri harus berdiameter 9,15 meter dan berada tepat ditengah
lapangan pada titik yang mana digunakan untuk kick off.
e. Kotak Penalti
Area dimana penjaga gawang bebas memegang bola disebut kotak penalty. Dan juga bila
salah satu pemain lawan dilanggar dalam kotak penaltinya sendiri, maka tim lawan mendapat
hadiah penalti dengan jarak 11 meter dari gawang. Dan juga hanya berhadapan dengan
penjaga gawang dan dua kotak penalti yang terdiri dari :
• Kotak Penalti Besar
Kotak bagian ini sendiri memiliki panjang sekitar 40-45 meter dan lebar sekitar 16-19
meter
• Kotak Penalti Kecil (6 yard box)
Pada kotak penalti bagian ini sendiri hanya berukuran panjang sekitar 18 meter dan
lebar 5,5 meter.
2.4.2 Ukuran Bola

a. Ukuran : 68-70 cm
b. Keliling : 10 cm
c. Berat : 410-450 gram
d. Lambungan : 1000 cm pada pantulan
pertama
e. Bahan : Karet/Karet Sintetis (buatan)

2.5 Teknik Dasar Permainan Sepak Bola


Untuk bermain bola dengan baik, pemain dibekali dengan teknik dasar yang baik.
Pemain yang memiliki teknik dasar yang baik pemain tersebut cenderung dapat bermain
sepak bola dengan baik pula. Beberapa teknik dasar yang perlu dimiliki pemain sepak bola
adalah Menendang (Kicking), Menghentikan atau Mengontrol (Stoping), Menggiring
(Dribbling), Menyundul (Heading), Merampas (Acling), Lemparan Kedalam (Trow-In) dan
Menjaga Gawang (Goal Keepin). Di bawah ini akan dijelaskan beberapa teknik Menendang,
Menghentikan dan Menggiring bola dalam permainan Sepak Bola.

2.5.1 Menendang (Kicking)


Menendang bola merupakan salah satu karakteristik permainan sepak bola yang paling
dominan. Tujuan utama menendang bola adalah untuk mengumpan (passing), dan menembak
ke arah gawang (shooting at the goal). Dilihat dari perkenaan bagian kaki ke bola,
menendang dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu Menendang dengan kaki bagian
dalam, Menendang dengan kaki bagian luar, dan Menendang dengan punggung kaki.
a. Menendang dengan kaki bagian dalam
Pada umumnya teknik ini digunakan untuk mengumpan jarak pendek. Analisis geraknya
adalah sebagai berikut :
1) Badan menghadap sasaran di belakang bola
2) Kaki tumpu berada di samping bola kurang lebih 15 cm, ujung kaki menghadap sasaran,
lutut sedikit ditekuk
3) Kaki tending ditarik ke belakang, dan ayunkan ke depan
4) Setelah terjadi benturan dilanjutkan dengan follow trow, (Gerakan lanjutan)
b. Menendang dengan kaki bagian luar
Pada umumnya teknik menendang dengan kaki bagian luar digunakan untuk mengumpan
jarak pendek. Analisis gerakannya sebagai berikut :
1) Posisi badan di belakang bola, kaki tumpu disamping belakang bola 25 cm, ujung kaki
menghadap ke sasaran, lutut sedikit ditekuk
2) Kaki tending berada di belakang bola dengan ujung kaki menghadap kedalam
3) Kaki tending ditarik ke belakang dan ayunkan kedepan
4) Perkenaan bola tepat di punggung kaki bagian luar, dan tepat pada tengah-tengah bola
5) Gerakan lanjutan kaki tending diangkat serong kurang lebih 45 derajat menghadap sasaran

c. Menendang dengan punggung kaki


Pada umumnya menendang dengan punggung kaki digunakan untuk menembak ke gawang
atau shooting. Analisis gerakannya sebagai berikut :
1) Badan dibelakang bola sedikit condong ke depan, kaki tumpu diletakkan di samping bola
dengan ujung kaki menghadap ke sasaran, kaki sedikit ditekuk
2) kaki tending berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadap kedepan/sasaran
3) Kaki tending tarik ke belakang dan ayunkan ke depan hingga mengenai bola
4) Perkenaan kaki pada bola tepat pada punggung kaki penuh dan tepat pada tengah-tengah
bola
5) Gerakan lanjut kaki tending diarahkan dan di angkat ke arah sasaran

2.5.2 Menghentikan Bola (Stoppin)


Menghentikan bola merupakan salah satu teknik dasar dalam permainan sepak bola
yang penggunanya bersamaan dengan teknik menendang bola. Tujuan menghentikan bola
adalah untuk mengontrol bola, yang termasuk di dalamnya adalah untuk mengatur tempo
permainan, dan memudahkan untuk passing. Analisis gerakannya sebagai berikut :
1) Posisi badan segaris dengan datangnya bola
2) Kaki tumpu mengarah pada bola dengan lutut sedikit ditekuk
3) Kaki penghenti diangkat sedikit dengan permukaan bagian dalam kaki dijulurkan kedepan
segaris dengan datangnya bola
4) Bola menyentuh kaki persis dibagian dalam/mata kaki
5) Kaki penghenti mengikuti arah bola
Untuk teknik menghentikan bola masih terdapat banyak cara yang dapat dilakukan,
diantaranya yaitu menggunakan punggung kaki, paha, dada, serta kepala apabila
memungkinkan.

2.5.3 Menggiring Bola


Pada dasarnya menggiring bola adalah menendang terputus-putus atau pelan, oleh
karenanya bagian kaki yang di pergunakan dalam menggiring bola sama dengan bagian kaki
yang dipergunakan untuk menendang bola. Menggiring bola bertujuan antara lain untuk
mendekati jarak ke sasaran, melewati lawan dan menghambat permainan. Di bawah ini akan
dijelaskan mengenai posisi tubuh saat menggiring bola dengan menggunakan kaki bagian
dalam :
1) Posisi kaki menggiring bola sama dengan posisi menendang bola
2) Kaki yang digunakan untuk menggiring bola tidak ditarik kebelakang hanya diayunkan
kedepan
3) Diupayakan setiap melangkah, secara teratur bola disentuh/di dorong bergulir kedepan
4) Bola bergulir harus selalu dekat dengan kaki agar bola dapat dikuasai
5) Pada waktu menggiring bola kedua lutut sedikit ditekuk untuk mempermudah penguasaan
bola.
Pada saat kaki menyentuh bola, pandangan kearah bola dan selanjutnya melihat situasi ke
lapangan.

2.5.4 Mengumpan Bola


A. Mengumpan dan menerima bola yang terpenting dari sepak bola. Siapa tidak bisa passing,
ia tidak bisa bermain sepak bola.
1) Mengapa umpan? Karena umpan lebih efisien daripada menggiring
2) Pembawa bola yang baik selalu mengumpan bola sebelum ia ‘habis’. Jadi jangan kalua
sudah ‘habis’ baru mengumpan bolanya. Sebab jika demikian, bolanya pasti bola yang
‘tidak enak’.
B. Beberapa kesalahan dalam mengumpan.
1) Laju bola tidak sesuai dengan jarak passing (terlalu keras atau terlalu lembek). Jika terlalu
keras, bola tak terjangkau teman. Jika terlalu lembek, bola terpotong lawan.
2) Umpan tidak akurat
3) Mengumpan padahal waktunya menembak
C. Jangan pernah asal tending bola; (Kecuali dalam keadaan genting didepan gawang : sapu
bersih). Lihat situasi lalu ambil keputusan yang terbaik. Soal Visi, posisikan diri selalu
memiliki pandangan terbuka pada lapangan (Open to the field).
D. Mengumpan tidak harus pas ke orangnya;
1) Jika teman kita sedang berlari, kita memberinya umpan pada ruang kosong di depannya.
2) Jika kita ingin teman kita merangsek ke depan dalam waktu yang cepat, kita
memberinya umpan pada ruang kosong didepannya sehingga ia berlari ke depan untuk
mengejar bola tersebut
3) Umpan terobosan
E. Menerima bola tidak selalu harus menghentikannya
1) Bisa langsung diarahkan kepada teman
2) Diarahkan ke arah kita akan berlari membawa bola (sehingga lebih hemat waktu)
3) Di arahkan ke arah kosong menjauh dari lawan terdekat (untuk mengurangi pressing pada
diri kita).
F. Beberapa macam passing; umpan 1-2 (wall pass), umpan terobosan (through pass), umpan
silang (crossing), dan umpan diagonal.

2.6 Taktik Permainan


1. Formation
Taktik yang biasa dipakai oleh klub-klub sepak bola adalah sebagai berikut :
a. 4-4-2 (klasik : empat pemain belakang/skipper)
b. 4-4-2 (dengan dua gelandang sayap
c. 4-4-1-1 (2 pasang gelandang sayap, satu gelandang serang, dan striker tunggal)
d. 4-2-4 (2 sayap)
e. 4-3-2-1 (3 pemain gelandang tengah, 2 gelandang serang, dan striker tunggal)
f. 4-3-1-2 (4 bek, 3 gelandang bertahan, 1 penyerang lubang, 2 striker)
g. 4-5-1 (4 bek, 2 sayap, 3 gelandang, 1 striker)
h. 4-3-3 (4 bek, 3 gelandang bertahan, 2 striker sayap, 1 striker tengah)
i. 4-2-3-1 (2 bek tengah, 2 bek sayap, 2 winger, 1 penyerang lubang, 1 striker)
j. 4-3-3 (2 bek sayap, 2 bek tengah, 2 sayap, 1 gelandang bertahan, 3 striker tengah)
k. 4-1-4-1 (4 bek, 1 gelandang bertahan, 4 gelandang, 1 striker)
l. 3-4-3 (dengan winger)
m. 3-5-2 (dengan libero/sweeper)
n. 3-5-2 (tanpa libero/sweeper)
o. 5-3-2 (3 striker, 2 striker sayap, 3 gelandang, 2 bek)
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Sepak Bola memiliki pemain yang terbagi atas dua tim yang masing-masing terdiri dari 11
orang bertarung untuk memasukkan sebuah bola bundar ke gawang lawan (mencetak gol).
Tim yang mencetak gol lebih banyak adalah sang pemenang (biasanya dalam jangka waktu
90 menit, tetapi ada cara lainnya untuk menentukan pemenang jika hasilnya seri). Peraturan
terpenting dalam mencapai tujuan ini adalah para pemain (kecuali penjaga gawang) tidak
boleh menyentuh bola dengan tangan mereka selama masih dalam permainan.

B. Saran
Bermain sepak bola juga menuntut kemampuan otak yang prima, Untuk dapat bermain sepak
bola kita harus banyak berlatih dan memupuk kerja sama yang baik. Karena dalam permainan
ini sangat diperlukan kebersamaan dan kerja sama dalam bermain demi terciptanya dinamika
kebersamaan untuk mencapai kemenangan.
DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia
http://www.pssi-football.com
http://www.google.co.id/
http://kepakgaruda.wordpress.com

Anda mungkin juga menyukai