1.
Narator :
2. Roby :
3. Ibu Roby : Zara
4. Pak Guru :
5. Andi :
6. Rama :
7. Kevin :
8. Dani :
9. Siska :
10. Tasya :
ADEGAN 1
Narator : Suatu malam disebuah rumah, ada seorang anak yang sedang asik bermain game di
HPnya, padahal waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam.
Roby : ayo dong serang, serang. Ah kalah deh!! (Roby tampak kesal)
Narator : tiba-tiba ibu roby masuk kedalam kamar.
Ibu Roby : Ya ampun Roby, sudah jam berapa ini? Kamu kan besok sekolah, cepat tidur jangan
main game terus!!
Roby : sebentar lagi bu, tanggug nih.
Ibu Roby : Cepat tidur atau HP kamu ibu sita.
Roby : Iya, ah ibu cerewet. (Roby pun meletakkan HP nya dan bergegas Tidur)
Narator : Keesokan paginya, waktu sudah menunjukkan pukul 06.30 dan Roby masih tidur.
Ibu Roby : Roby cepat bangun, ini sudah siang. Kamu bias terlambat kesekolah!!
Roby : Aduuuh, aku masih ngantuk bu. Aku enggak mau sekolah (Roby merengek)
Ibu Roby : Cepat Bangun, Mandi!! (Ibu menarik Roby dari tempat tidur)
ADEGAN 2
Narator : Disekolah murid-murid sudah duduk di dalam kelas sambil bersiap untuk memulai
pelajaran. Tidak lama pak guru pun masuk.
Kevin : memberi salam.
Seluruh siswa : Selamat pagi pak guru.
Guru : Selamat pagi anak-anak. Mari kita mulai pelajaran kita hari ini.
Narator : Tiba-tiba Roby masuk ke kelas dengan berlari dan terengah-engah.
Roby : Maaf pak saya terlambat.
Andi : Huuuuu, pasti kesiangan tuh. Main game terus sih!!
Seluruh siswa : huuuuuuuu (seluruh siswa berseru)
Guru : Sudah-sudah. Roby cepat duduk, kita akan mulai pelajaran.
Roby : Baik pak.
Narator : ditengah-tengah pelajaran, ketika pak guru sedang menerangkan pelajaran, robi diam-
diam mengeluarkan HP dari dalam tasnya. Dia pun mulai bermain game dan tidak memperhatikan pak
guru.
Andi : Pak guru Roby main HP tuh!
Rama : Heh, bukannya belajar malah main game di kelas!
Guru : Roby kamu tahu kan tidak boleh main HP didalam kelas?!
Roby : Maaf pak. (Roby memasukkan kembali HP nya)
Narator : Jam istirahat pun tiba.
Dani : Roby, mabar yuk.
Roby : Ayo.
Narator : mereka pun asik bermain game sampai lupa waktu. Jam pelajaran selanjutnya pun
dimulai.
ADEGAN 3
Guru : Mari kita lanjutkan pelajaran anak-anak.
Narator : pak guru memperhatikan siswa satu-persatu dan melihat bangku roby dan dany
kosong.
Guru : loh, kemana roby dan dany?
Andi : engga tau pak, paling lagi mabar..
Rama : biasa lah anak dua itu pasti game teruuuuus.
Tasya : tadi saya lihat mereka di kantin pak.
Guru : Kevin, kamu kan ketua kelas, cepat cari teman kamu di kantin.
Kevin : Baik pak.
ADEGAN 4
Narator : Kevin pun mencari roby dan dany ke kantin sekolah.
Kevin : Roby, dany kok kalian malah main disini sih? Ayo masuk kelas, ditunggu pak guru tuh.
Dany : aah bodo amat. Lagi seru nih. (dani sedang asik denga HP nya)
Kevin : jangan gitu dong, ayo masuk. (Kevin berusaha membujuk)
Roby : berisik banget sih kamu!! (Robi mendorong bahu Kevin)
Dani : iya nih emang, ganggu aja!! Sana pergi!! (Dani juga mendorong Kevin hingga terjatuh)
Narator : tidak lama kemudian pak guru datang.
Guru : Roby!! Dani!! Kalian bukannya kembali ke kelas malah main disini. Sekali lagi kalian
melanggar aturan bapak akan hokum kalian!!
Roby & Dani : Maaf pak.
ADEGAN 5
Narator : Sepulang sekolah Tasya dan siska sedang menunggu jemputan, roby dan dani
menghampiri mereka berdua.
Roby : eh, bagi duit dong.
Tasya : hah? Duit? Buat apaan?
Roby : buat beli kuota, kuotaku habis nih, mau mabar sama dani. Ya kan dan?
Dani : iya ayo cepet bagi duit!!
Siska : Enak aja, engga ada. Minta ibu kamu sana. Ayo Sya kita pergi. (Siska menggandeng
tasya)
Tasya : Ayo, kalian jangan main game terus dong. Belajar biar pinter. (Tasya dan siska pun
pergi)
Roby : Dasar pelit!!!!
Dani : Tenang bro, aku ada ide. (Dani berbisik pada Roby)
ADEGAN 6
Narator : Keesokan harinya pada saat jam istirahat pertama Roby diam diam masuk ke dalam
kelas yang sepi, dia membuka tas milik Tasya dan mengambil dompet didalamnya. Kemudian bergegas
pergi.
Murid-murid mulai memasuki kelas.
Tasya : Siska, aku punya photocard Mark NCT yang baru lho. Mau lihat engga?
Siska : Woow, mau dong. Mana? Mana?
Narator : Tasya pun membuka tas dan menyadari bahwa dompetnya tidak ada didalam tas.
Tasya : Hah dimana dompetku? (Tasya mulai menangis)
Andi : Kenapa kamu nangis?
Siska : Dompet tasya hilang andi.
Rama : Hah? Ada maling dikelas?? Ada maling!! Ada maling!! (Rama berteriak membuat seisi
kelas menjadi gaduh)
Narator : Pak guru pun masuk ke dalam kelas.
Guru : Ada apa ini ribut-ribut?? Tasya kenapa kamu menangis?
Andi : Dompetnya hilang pak.
Rama : Ada maling pak!!
Guru : Maling?? Sekarang taruh semua tas kalian dimeja. Sekali lagi pak guru Tanya, siapa
yang mencuri dompet tasya?
Andi : ayo ngaku aja!!
Siska : iya ngaku dong.
Guru : Kalau tidak ada yang mengaku bapak akan laporkan ke kepala sekolah.
Kevin : Pa… pa… pak guru. (Kevin mengangkat tangan)
Guru : Iya kevin? Kamu yang mencuri??
Kevin : bu..bu.. bukan pak. Tadi saya melihat roby diam-diam membuka tas Tasya pak. Roby
mengambil uang tasya lalu membuang dompetnya ke tempat sampah.
Guru : Roby!! Benar apa yang dikatakan kevin??
Roby : bohong pak. Saya tidak mencuri.
Rama : ngaku aja deh! Pasti kamu kan pencurinya?
Siska : kita lihat saja di tempat sampah pak.
Narator : Pak guru dan murid-muridpun menuju tempat sampah, dan benar saja disana mereka
menemukan dompet milik tasya.
Guru : Roby!! Besok bapak akan memanggil orang tua kamu.
Roby : (menangis) maafkan saya pak.
ADEGAN 7
Narator : Ibu roby pun datang ke sekolah bersama roby untuk bertemu dengan pak guru.
Guru : Jadi kemarin Roby ketahuan mencuri dikelas bu.
Ibu Roby : maaf pak, saya minta maaf.
Guru : Roby juga sering ketahuan bermain game pada jam pelajaran. Karena itu Roby akan
kami hukum.
Ibu roby : tolong jangan keluarkan anak saya dari sekolah pak. Saya mohon, maafkan roby.
Roby : Iya pak guru saya menyesal, maafkan saya.
Guru : Roby akan di Skors selama 1 minggu jika dia mengulangi kesalahan lagi, dia akan
dikeluarkan bu.
Roby : Saya janji saya akan berubah pak. Saya tidak akan mencuri dan main game dikelas lagi.
Narator : Setelah kejadian itu Roby pun berubah menjadi anak yang lebih baik dan tidak
mengulangi kesalahannya lagi.