MAKALAH
PANCASILA SEBAGAI SUMBER HUKUM DASAR NEGARA
Dosen pengampu : bambang irawan, M.Pd
Di susun oleh : kelompok
1. Anisa Aprilia 2423210077
2. Dovid syaputra 2423100664
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN TADRIS
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI FATMAWATI SUKARNO BENGKULU
T.A. 2024
KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadirat Allah Swt berkat rahmat dan hidayah NYA kami
dapat menyelesaikan tugas yaitu menyusun makalah pendidikan pancasila yang
berjudul “pancasila sebagai sumber hukum dasar negara” penyusunan ini
terdiri dari beberapa referensi buku dan sumber media online. Walaupun masih
banyak kekurangan dan kesalahan karena terbatasnya ilmu pengetahuan kami
tentang sejarah pendidikan pancasila mohon dimaafkan. Maka dari itu kritik dan
sarannya agar menjadi lebih baik lagi. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi
kita semua.
Terima kasih juga kepada semua pihak yang sudah membantu
menyelesaikan makalah ini.
Bengkulu, Agustus 2024
Tim Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................................2
DAFTAR ISI ...........................................................................................................3
BAB1
PENDAHULUAN.........................................................................................4
A. Latar belakang......................................................................................4
B. Rumusan
masalah.....................................................................................4
C. Tujuan penulisan..............................................................................................4
BAB II PEMBAHASAN................................................................................................................
A. Pengertian pancasila sebagai sumber hukum dasar negara…….……….5
Kedudukan
B. Pancasila sebagai Sumber Hukum Dasar
Negara………......7
C.Implementasi Nilai Pancasila dalam Pembentukan Hukum di
Indonesia..8
PENUTUP.................................................................................................................... 10
KESIMPULAN.......................................................................................................10
DAFTAR PUSTAKA................................................................................................11
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia
yang memiliki peran vital dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sebagai dasar negara, Pancasila menjadi landasan fundamental dalam
pembentukan hukum dan perundang-undangan di Indonesia. Pentingnya
pemahaman mengenai kedudukan Pancasila sebagai sumber hukum dasar
negara menjadi hal yang krusial untuk dikaji lebih dalam, mengingat
kompleksitas permasalahan hukum yang terus berkembang di era modern
ini.
B. RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana kedudukan Pancasila sebagai sumber hukum dasar
negara Indonesia?
2. Apa implikasi Pancasila sebagai sumber hukum dasar terhadap
sistem hukum nasional?
3. Bagaimana implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan
hukum di Indonesia?
C. TUJUAN PENULISAN
1. Menganalisis kedudukan Pancasila sebagai sumber hukum dasar
negara Indonesia.
2. Menjelaskan implikasi Pancasila sebagai sumber hukum dasar
terhadap sistem hukum nasional.
3. Mengkaji implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan
hukum di Indonesia.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian pancasila sebagai sumber hukum dasar negara
Pancasila adalah dasar filsafat dan ideologi negara Indonesia, serta
merupakan sumber hukum dasar bagi negara. Sebagai sumber hukum
dasar negara, Pancasila berfungsi sebagai landasan normatif dan prinsip
yang mendasari pembuatan, penerapan, dan penafsiran seluruh peraturan
perundang-undangan di Indonesia. Artinya, semua hukum dan peraturan
yang berlaku di Indonesia harus sesuai dengan nilai-nilai dan prinsip-
prinsip yang terkandung dalam Pancasila. Dengan demikian, Pancasila
berperan sebagai acuan utama dalam memastikan bahwa semua kebijakan
hukum dan pemerintahan sejalan dengan tujuan dan cita-cita negara yang
tercermin dalam Pancasila.
Pancasila sebagai sumber hukum dasar negara berarti bahwa
Pancasila merupakan landasan fundamental dan sumber utama dalam
pembentukan seluruh sistem hukum di Indonesia. Ini mencakup beberapa
aspek penting:
a. Sumber dari segala sumber hukum:
Pancasila menjadi acuan tertinggi dan sumber inspirasi bagi semua
peraturan dan produk hukum di Indonesia. Setiap undang-undang,
peraturan, atau kebijakan hukum harus selaras dan tidak boleh
bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
b. Grundnorm (Norma Dasar):
Dalam teori hukum Hans Kelsen, Pancasila dapat dipandang
sebagai grundnorm atau norma dasar tertinggi dalam sistem hukum
Indonesia. Ini berarti Pancasila menjadi dasar validitas dan
legitimasi bagi seluruh sistem hukum nasional.
c. Cita Hukum (Rechtsidee):
Pancasila berfungsi sebagai cita hukum atau ide hukum yang
menjadi pedoman dan tujuan yang ingin dicapai dalam
pembentukan dan penerapan hukum di Indonesia. Ini memberikan
arah dan orientasi bagi pengembangan sistem hukum nasional
d. Ideologi Negara:
Sebagai ideologi negara, Pancasila menjadi sumber nilai dan
prinsip yang harus tercermin dalam setiap aspek kehidupan
berbangsa dan bernegara, termasuk dalam sistem hukum
e. Filosofische Grondslag:
Pancasila merupakan dasar filosofis negara yang menjadi landasan
dalam perumusan konstitusi dan seluruh sistem hukum Indonesia.
f. Staatsfundamentalnorm:
Pancasila dapat dilihat sebagai norma fundamental negara yang
menjadi dasar bagi pembentukan konstitusi dan peraturan
perundang-undangan lainnya.
Dengan demikian, pengertian Pancasila sebagai sumber hukum
dasar negara menegaskan bahwa seluruh sistem hukum di Indonesia, mulai
dari Undang-Undang Dasar hingga peraturan terendah, harus bersumber
dari, sesuai dengan, dan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila. Ini menjadikan Pancasila sebagai filter dan
panduan dalam pembentukan dan penerapan hukum di Indonesia, sehingga
hukum yang dibentuk mencerminkan nilai-nilai dan cita-cita bangsa
Indonesia.
Pancasila sebagai sumber hukum dasar negara memiliki makna
yang penting dalam sistem hukum di Indonesia. Menurut para ahli, berikut
adalah beberapa pandangan mengenai pengertian Pancasila sebagai
sumber hukum dasar negara:
1. Prof. Dr. Notonagoro: Notonagoro menjelaskan bahwa Pancasila
merupakan dasar filsafat negara, yang mengandung nilai-nilai
fundamental yang dijadikan dasar dan sumber dari segala peraturan
perundang-undangan di Indonesia. Pancasila menjadi pedoman
dalam penyusunan peraturan hukum yang berlaku di Indonesia,
yang harus selaras dengan nilai-nilai yang terkandung dalam
Pancasila
2. Prof. Dr. Hazairin: Menurut Hazairin, Pancasila bukan hanya
sekadar dasar negara, tetapi juga sebagai sumber dari segala
sumber hukum di Indonesia. Semua peraturan perundang-
undangan harus mengacu dan tidak boleh bertentangan dengan
nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
3. Prof. Kaelan, M.S.: Kaelan berpendapat bahwa Pancasila
merupakan sumber dari segala sumber hukum yang berfungsi
sebagai norma dasar (grundnorm) bagi negara Indonesia. Hal ini
berarti Pancasila harus dijadikan landasan normatif dalam setiap
pembuatan hukum, baik dalam undang-undang, peraturan, maupun
kebijakan di Indonesia.
4. Moh. Kusnardi dan Bintan R. Saragih: Kedua ahli ini
mengemukakan bahwa Pancasila sebagai dasar negara dan sumber
hukum memiliki kedudukan tertinggi dalam hierarki norma hukum
di Indonesia. Oleh karena itu, semua produk hukum yang dibuat
oleh lembaga negara harus bersumber dan berlandaskan pada nilai-
nilai Pancasila.
Secara keseluruhan, para ahli sepakat bahwa Pancasila berperan
sebagai landasan fundamental yang harus dijadikan acuan dalam
segala aspek hukum di Indonesia, memastikan bahwa seluruh hukum
dan kebijakan yang dibuat tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang
terkandung di dalamnya
B. Kedudukan Pancasila sebagai Sumber Hukum Dasar Negara
Pancasila memiliki kedudukan yang sangat penting sebagai sumber
hukum dasar negara Indonesia. Hal ini tercermin dalam beberapa aspek :
a. Sumber dari segala sumber hukum: Pancasila merupakan sumber
utama dalam pembentukan hukum di Indonesia. Segala produk
hukum yang dibuat harus selaras dengan nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila.
b. Grundnorm dalam teori Hans Kelsen: Pancasila dapat dipandang
sebagai norma dasar (grundnorm) yang menjadi dasar validitas dari
seluruh sistem hukum nasional.
c. Cita hukum (rechtsidee): Pancasila berfungsi sebagai cita hukum
yang mengarahkan hukum positif Indonesia kepada ideal-ideal
yang diinginkan masyarakat.
d. Implikasi Pancasila sebagai Sumber Hukum Dasar terhadap Sistem
Hukum Nasional
Kedudukan Pancasila sebagai sumber hukum dasar memiliki
beberapa implikasi terhadap sistem hukum nasional:
a. Hierarki peraturan perundang-undangan: Pancasila menjadi acuan
tertinggi dalam hierarki peraturan perundang-undangan di
Indonesia.
b. Pengujian konstitusionalitas: Mahkamah Konstitusi menggunakan
Pancasila sebagai batu uji dalam menguji konstitusionalitas
undang-undang.
c. Pembentukan hukum: Setiap produk hukum yang dibentuk harus
mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
C. Implementasi Nilai-nilai Pancasila dalam Pembentukan Hukum di
Indonesia
Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan hukum di
Indonesia dapat dilihat dari beberapa aspek:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa: Hukum yang dibentuk harus
menghormati dan menjamin kebebasan beragama.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Produk hukum harus
menjunjung tinggi hak asasi manusia dan keadilan
3. Persatuan Indonesia: Hukum yang dibentuk harus memperkuat
persatuan dan kesatuan bangsa.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan: Proses pembentukan hukum harus
melibatkan partisipasi masyarakat.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Hukum yang
dibentuk harus bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan sosial
bagi seluruh rakyat.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Pancasila memiliki kedudukan yang sangat penting sebagai sumber
hukum dasar negara Indonesia, berfungsi sebagai sumber dari segala
sumber hukum, grundnorm, dan cita hukum.
Implikasi Pancasila sebagai sumber hukum dasar terhadap sistem hukum
nasional tercermin dalam hierarki peraturan perundang-undangan,
pengujian konstitusionalitas, dan proses pembentukan hukum
Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan hukum di
Indonesia dapat dilihat dari penerapan kelima sila Pancasila dalam produk-
produk hukum yang dihasilkan.
B. SARAN
Perlu adanya peningkatan pemahaman dan penghayatan nilai-nilai
Pancasila di kalangan pembentuk hukum dan masyarakat umum.
Diperlukan evaluasi berkala terhadap produk hukum yang ada
untuk memastikan kesesuaiannya dengan nilai-nilai Pancasila. Perlu
ditingkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembentukan hukum
untuk menjamin terwujudnya hukum yang sesuai dengan nilai-nilai
Pancasila dan kebutuhan masyarakat.
DAPTAR PUSTAKA
Asshiddiqie, J. (2006). Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta:
Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI
Kaelan. (2013). Negara Kebangsaan Pancasila: Kultural, Historis, Filosofis,
Yuridis, dan Aktualisasinya. Yogyakarta: Paradigma.
Latif, Y. (2011). Negara Paripurna: Historisitas, Rasionalitas, dan Aktualitas
Pancasila. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Mahfud MD, M. (2010). Membangun Politik Hukum, Menegakkan Konstitusi.
Jakarta: Rajawali Pers.