Modul Ajar Pjok Rounders - Nofriadi
Modul Ajar Pjok Rounders - Nofriadi
NOFRIADI, S.Pd
NI PPPK. 199211062120241007
TP. 2024/2025
MODUL AJAR PJOK
Informasi Umum
Nama Sekolah : SDN 05 Padang Pasir
Mata Pelajaran : PJOK
Materi : Permainan Bola Kecil Rounders (Melempar, Menangkap
dan Memukul bola)
Fase/Kelas : C/V
Alokasi Waktu : 1 JP (1 x 35 Menit)
Tahun Pelajaran : 2024-2025
Nama Penyusun : Nofriadi
Kompetensi Awal: Siswa telah mempelajari permainan bola kecil sederhana
seperti kasti atau rounders. Mereka telah mengenal teknik
dasar seperti melempar, menangkap, dan memukul bola,
serta memahami pentingnya kerja sama dalam permainan
tim..
B. Sarana Prasarana
Lapangan terbuka yang cukup luas
Bola kecil (bola modifikasi) untuk rounders
Tongkat pemukul (bat) atau tongkat modifikasi untuk rounders
Base atau tanda pemberhentian (congkak, cone)
Sarung tangan atau alat pelindung lain (jika diperlukan)
Pakaian olahraga yang sesuai
C. Target Peserta Didik :
Peserta didik regular (bukan berkebutuhan khusus)
D. Model Pembelajaran:
Pendekatan Saintifik: Melibatkan eksplorasi, observasi, tanya jawab, serta
diskusi tentang teknik melempar, menangkap, dan memukul bola.
Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL): Membuat tim dan
mengembangkan strategi permainan rounders.
Pembelajaran Kooperatif: Aktivitas dalam kelompok dengan fokus pada
kolaborasi untuk memenangkan permainan.
KOMPONEN INTI
A. Tujuan Pembelajaran
1. Melakukan teknik dasar permainan rounders (melempar, menangkap, memukul
bola) dengan benar.
2. Menunjukkan kerja sama yang baik dalam tim.
3. Memahami dan menerapkan aturan permainan rounders.
4. Menunjukkan sikap sportivitas, menghargai lawan, dan kejujuran dalam permainan.
C. Pemahaman Bermakna
Rounders adalah permainan yang mengasah keterampilan fisik serta nilai-nilai seperti
kerja sama, kejujuran, sportivitas, dan tanggung jawab dalam tim.
D. Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan (5 menit)
Langkah-langkah Pembelajaran:
Guru menyapa dan memeriksa kesiapan siswa ( 2 menit):
Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa bersama, dan
mengecek kehadiran siswa.
Guru juga memeriksa kesiapan fisik dan mental siswa untuk berolahraga.
Orientasi pembelajaran ( 2 menit):
Menjelaskan tujuan pembelajaran, manfaat dari menguasai permainan
rounders, serta bagaimana nilai-nilai sportivitas dan kerja sama bisa
diterapkan selama aktivitas berlangsung.
Pemanasan (2 menit):
Guru memimpin kegiatan peregangan ringan dan pemanasan seperti
jogging di tempat, lompatan, atau gerakan peregangan dasar untuk
mencegah cedera.
Guru dan siswa melakukan pemanasan permainan kecil “ Hitam dan
Hijau”
Sumber :
Simamora, Berton Supriadi. Buku Siswa Aktif Berolahraga: Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas IV
SD/MI/ Berton Supriadi Simamora. -- Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan
Balitbang Kemendikbud, 2019
Sumber :
Simamora, Berton Supriadi. Buku Siswa Aktif Berolahraga: Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas IV
SD/MI/ Berton Supriadi Simamora. -- Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan
Balitbang Kemendikbud, 2019
b. Latihan Kelompok atau berpasangan (15 menit)
Pembagian kelompok (5 menit):
Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil atau berpasangan, tiap
kelompok terdiri dari 9- 10 siswa.
Setiap kelompok berlatih dalam formasi yang sudah disiapkan di lapangan.
Sumber :
Simamora, Berton Supriadi. Buku Siswa Aktif Berolahraga: Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas IV
SD/MI/ Berton Supriadi Simamora. -- Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan
Balitbang Kemendikbud, 2019
Langkah-langkah:
Review dan penegasan materi ( 2 menit):
Guru mengulang kembali poin-poin penting dari pembelajaran hari ini,
seperti teknik dasar permainan rounders dan pentingnya kerja sama dalam
tim.
Siswa diminta untuk mengemukakan hal-hal baru yang mereka pelajari
hari ini.
E. Asesmen
1. Asesen Formatif
Guru melakukan tes formatif
2. Asesmen Sumatif
Dilaksanakan pada akhir pembelajaran
G. Glosarium
Rounders: Permainan bola kecil yang dimainkan oleh dua tim, terdiri dari
pemain yang bergantian memukul bola dan menjaga lapangan untuk mencetak
poin.
Teknik Melempar: Cara melempar bola dengan berbagai jenis lemparan, baik
lemparan lambung maupun datar, dengan tujuan memberikan bola kepada
pemukul atau penjaga lainnya.
Teknik Menangkap: Teknik untuk menangkap bola yang dilemparkan oleh
pemain lawan, baik bola lambung, datar, atau cepat, dengan tangan atau
sarung tangan.
Teknik Memukul: Cara memegang tongkat pemukul dan mengayunkannya
untuk memukul bola yang dilemparkan, dengan tujuan mengirim bola sejauh
mungkin untuk mendapatkan poin.
Base: Titik pemberhentian yang ditandai di lapangan dalam permainan
rounders, tempat pemain pemukul harus berhenti sebelum melanjutkan lari ke
base berikutnya.
Lapangan Rounders: Area terbuka berbentuk persegi panjang atau segi lima
yang digunakan sebagai tempat permainan rounders.
Sportivitas: Sikap fair play dalam bermain, menghargai lawan, dan menerima
hasil pertandingan dengan baik, baik menang maupun kalah.
Kerja Sama Tim: Kemampuan bekerja bersama anggota tim lain untuk
mencapai tujuan bersama dalam permainan atau latihan.
Tactical Awareness: Pemahaman dan penggunaan strategi untuk mengambil
keputusan yang tepat selama permainan, seperti kapan harus melempar,
menangkap, atau memukul bola.
Penjaga (Fielding): Pemain yang bertugas menjaga lapangan, menangkap
bola, dan mematik pemain lawan dengan cara menyentuh base atau pemain
lawan dengan bola
Profil Pelajar Pancasila: Karakter yang ingin dibentuk pada siswa sesuai
Kurikulum Merdeka, seperti gotong royong, kreativitas, dan berakhlak mulia.
Pemanasan: Serangkaian gerakan ringan yang dilakukan sebelum aktivitas
fisik utama, untuk mempersiapkan otot dan mengurangi risiko cedera.
Pendinginan: Serangkaian gerakan setelah aktivitas fisik untuk
mengembalikan tubuh ke kondisi normal dan mencegah cedera otot.
H. Daftar Pustaka
A. Materi
1. Ringkasan Materi
a. Pengertian Rounders Rounders adalah permainan bola kecil yang dimainkan
oleh dua tim, di mana satu tim bertugas sebagai pemukul dan tim lain sebagai
penjaga. Tujuan utama permainan ini adalah mencetak poin dengan cara
memukul bola, berlari ke base, dan kembali ke home base tanpa terkena oleh
bola yang ditangkap tim penjaga.
a. Melempar Bola
1) Lemparan dilakukan untuk mengoper bola kepada penjaga atau pemukul.
Ada beberapa jenis lemparan, seperti lemparan lambung (untuk jarak jauh)
dan lemparan datar (untuk jarak pendek).
2) Teknik melempar yang benar melibatkan keseimbangan tubuh, posisi tangan,
serta koordinasi antara mata dan tangan.
b. Menangkap Bola
1) Menangkap bola dilakukan oleh pemain penjaga untuk menghalangi tim
lawan mencetak poin. Pemain harus menangkap bola dengan posisi tubuh
yang tepat, siap menghadapi berbagai jenis lemparan, baik bola lambung,
bola rendah, maupun bola cepat.
2) Teknik menangkap yang baik melibatkan posisi tangan terbuka dan siap
menangkap bola yang datang dari berbagai sudut.
c. Memukul Bola
1) Pemain pemukul menggunakan tongkat pemukul untuk memukul bola yang
dilempar oleh tim penjaga. Pemukul harus memegang tongkat dengan kuat,
mengayunkan tongkat dengan tepat, dan memastikan bola terpukul dengan
keras agar lawan kesulitan menangkapnya.
2) Teknik memukul yang baik mengandalkan keseimbangan, kekuatan, dan
akurasi dalam mengarahkan bola.
a. Efektivitas Pembelajaran:
1) Apakah tujuan pembelajaran tentang penguasaan teknik dasar rounders
(melempar, menangkap, memukul) telah tercapai dengan baik?
2) Bagaimana cara guru mendukung setiap siswa yang mengalami kesulitan
dalam menguasai teknik dasar tersebut?
b. Pengembangan Karakter:
1) Apakah siswa mampu menunjukkan nilai-nilai sportivitas, kejujuran, dan
kerja sama selama pembelajaran? Bagaimana cara guru memberikan
contoh atau memperkuat nilai-nilai ini?
2) Apakah model pembelajaran yang digunakan, seperti pembelajaran
kooperatif dan berbasis proyek, efektif dalam membangun kerja sama dan
komunikasi di antara siswa?
c. Perbaikan untuk Kegiatan Selanjutnya:
1) Apa yang bisa diperbaiki dalam kegiatan pembelajaran berikutnya agar
siswa dapat lebih menguasai teknik permainan dan menerapkan nilai-nilai
yang diajarkan?
2) Bagaimana cara mengatur waktu dan distribusi aktivitas agar semua siswa
memiliki kesempatan yang sama untuk berlatih
C. Asesmen / Penilaian
1. Asesmen Formatif
a. Penilaian Sikap
1) Sikap Spiritual
Teknik Penilaian : Penilaian Diri
Instrumen Penilaian : Rubrik
Nama Peserta didik : ..........................
Pedoman Penskoran
1. Tidak Pernah (1): Siswa sama sekali tidak menunjukkan aspek sikap yang dinilai
dalam setiap aktivitas.
2. Jarang (2): Siswa hanya menunjukkan aspek sikap yang dinilai di beberapa
kesempatan, kurang dari 25% waktu.
3. Kadang-kadang (3): Siswa menunjukkan aspek sikap yang dinilai dalam sekitar
50% aktivitas.
4. Sering (4): Siswa sering menunjukkan sikap yang dinilai, dalam lebih dari 75%
waktu.
5. Selalu (5): Siswa konsisten menunjukkan aspek sikap yang dinilai di hampir
setiap aktivitas tanpa ada kesalahan.
Skor Total
Setelah mengisi rubrik penilaian berdasarkan pengamatan guru, hitung total skor
siswa dengan menjumlahkan skor dari setiap aspek yang dinilai.
Total skor akan menunjukkan tingkat pencapaian siswa dalam sikap spiritual:
o Skor tertinggi: 25
o Skor terendah: 5
2)Sikap Sosial
Teknik Penilaian : Penilaian Diri
Instrumen Penilaian : Rubrik
Nama Peserta didik : ..........................
Pedoman Penskoran
1. Tidak Pernah (1): Siswa sama sekali tidak menunjukkan aspek sikap sosial yang
dinilai dalam aktivitas.
2. Jarang (2): Siswa hanya menunjukkan aspek sikap sosial di beberapa
kesempatan, kurang dari 25% waktu.
3. Kadang-kadang (3): Siswa menunjukkan aspek sikap sosial dalam sekitar 50%
aktivitas.
4. Sering (4): Siswa sering menunjukkan aspek sikap sosial yang dinilai, dalam
lebih dari 75% waktu.
5. Selalu (5): Siswa konsisten menunjukkan aspek sikap sosial di hampir setiap
aktivitas tanpa ada kesalahan.
Skor Total
Setelah mengisi rubrik penilaian berdasarkan pengamatan, hitung total skor
siswa dengan menjumlahkan skor dari setiap aspek yang dinilai.
Skor tertinggi: 25
Skor terendah: 5
b. Penilaian pengetahuan
Asesmen Kognitif
Skor
No. Indikator Level Kognitif (20- Deskripsi
100)
Skor Total
Setelah memberikan penilaian pada tiap indikator, hitung total skor siswa
dengan menjumlahkan skor dari setiap indikator yang dinilai.
Skor maksimal adalah 100 dan skor minimal adalah 20.
Kolom Deskripsi
20-40: Siswa memiliki pemahaman yang sangat dasar, tetapi belum menguasai
materi secara menyeluruh.
40-60: Siswa memiliki pemahaman yang baik, tetapi masih ada beberapa konsep
yang belum dipahami secara mendalam.
60-70: Siswa mampu menerapkan konsep dengan baik dalam situasi yang lebih
kompleks.
70-85: Siswa memiliki kemampuan analisis yang baik dan bisa mengaitkan
antara konsep dan praktik permainan.
85-100: Siswa mampu mengevaluasi dan memberikan penilaian terhadap situasi
permainan dengan strategi yang efektif.
c. Penilaian Ketrampilan
Asesmen Psikomotor
No. Nama Siswa Ketertiban Kekompakan Keaktifan Jumlah Nilai
...
Pedoman Penskoran
1. Ketertiban:
o Skor 20-40: Siswa sering tidak mengikuti aturan dan instruksi guru, kurang
disiplin dalam mengikuti kegiatan.
o Skor 41-60: Siswa kadang-kadang kurang disiplin, tetapi umumnya
mengikuti instruksi guru.
o Skor 61-80: Siswa cukup tertib dan hanya sesekali membutuhkan
pengingat untuk mengikuti aturan.
o Skor 81-100: Siswa selalu mengikuti aturan dan instruksi dengan disiplin
tinggi tanpa perlu diingatkan.
2. Kekompakan:
o Skor 20-40: Siswa kurang mampu bekerja sama dalam tim, sering
bermain secara individu dan mengabaikan rekan setim.
o Skor 41-60: Siswa menunjukkan upaya kerja sama, tetapi sering kali
kurang kompak dengan rekan setim.
o Skor 61-80: Siswa cukup kompak dan mampu bekerja sama dengan baik
dalam tim meski terkadang butuh arahan.
o Skor 81-100: Siswa sangat kompak, selalu bekerja sama dengan baik,
mendukung, dan berkomunikasi efektif dengan tim.
3. Keaktifan:
o Skor 20-40: Siswa pasif dalam kegiatan, sering menunggu instruksi dan
jarang terlibat aktif dalam permainan.
o Skor 41-60: Siswa kadang-kadang aktif, tetapi sering kali hanya mengikuti
peran tanpa inisiatif.
o Skor 61-80: Siswa cukup aktif, sering menunjukkan partisipasi dalam
permainan dan inisiatif, tetapi terkadang masih pasif.
o Skor 81-100: Siswa sangat aktif, selalu berpartisipasi dengan antusiasme
tinggi dan inisiatif dalam permainan.
Jumlah Nilai
Total skor dihitung dengan menjumlahkan skor dari kolom Ketertiban,
Kekompakan, dan Keaktifan.
Nilai maksimal adalah 300 (100 poin untuk setiap aspek).
Nilai minimal adalah 60.
Contoh Skor:
No. Nama Siswa Ketertiban Kekompakan Keaktifan Jumlah Nilai
1 Rudi 85 90 88 263
2 Aisyah 70 75 78 223
c) Asesmen Sumatif
1. Apa nama peralatan yang digunakan untuk memukul bola dalam permainan
rounders ?
a. Raket
b. Bat
c. Net
d. Tongkat
5. Apa yang harus dilakukan setelah memukul bola dalam permainan rounders?
a. Berdiri di tempat
b. Berlari ke base berikutnya
c. Menangkap bola
d. Melempar bola
6. Apa perbedaan utama antara peran pemukul dan penjaga dalam rounders?
a. Menendang bola
b. Melempar bola ke lawan
c. Memukul bola dan berlari ke base
d. Mengoper bola ke rekan setim
10. Bagaimana cara menilai performa tim yang baik dalam permainan rounders?
Kunci Jawaban
Pilihan Ganda:
1. b. Bat
2. c. Menggenggam bola dengan erat menggunakan jari-jari
3. a. Tangan terbuka dan saling berdekatan
4. c. Memukul bola dan berlari mengelilingi base
5. b. Berlari ke base berikutnya
6. a. Pemukul memukul bola, penjaga menangkap bola
7. b. Untuk memudahkan komunikasi dan memenangkan permainan
8. b. Segera ambil bola dan lempar ke base
9. c. Memukul bola dan berlari ke base
10. c. Dengan melihat seberapa baik tim bekerjasama dan mematuhi strategi
Isian:
1. Bola, bat, base
2. Teknik memukul bola melibatkan pegangan bat yang kuat, fokus pada bola, dan
ayunan bat yang tepat ke arah bola.
3. Setelah menangkap bola, penjaga harus segera melempar bola ke base untuk
mematikan lawan.
4. Kesalahan umum saat menangkap bola adalah tidak membuka tangan dengan
benar dan tidak fokus pada bola.
5. Strategi penting karena membantu tim bekerja lebih efisien dan mengatur
pergerakan pemain untuk mencetak poin atau menghentikan lawan.
Pedoman Penskoran
Pilihan Ganda:
o Setiap jawaban benar mendapat 10 poin.
o Total skor untuk pilihan ganda adalah 100 poin.
Isian:
o Setiap jawaban benar mendapat 20 poin.
o Total skor untuk isian adalah 100 poin.
Skor Akhir:
Pilihan Ganda (100 poin) + Isian (100 poin) = Total 200 poin.
Skor final bisa dikonversi sesuai kebutuhan, misalnya menjadi skala 0-100
dengan membagi total skor dengan 2
1. Kesalahan umum dalam lemparan adalah tidak memegang bola dengan kuat
atau teknik lemparan yang salah, seperti tidak fokus pada target atau
menggunakan tenaga yang tidak seimbang.
2. Tim pemukul fokus pada memukul bola dengan tepat dan berlari cepat ke base,
sementara tim penjaga harus berfokus pada menangkap bola dan mencegah
pemukul mencetak poin dengan mengoper bola ke base.
3. Kerja sama tim dievaluasi berdasarkan kemampuan pemain untuk
berkomunikasi, berkoordinasi, dan menjalankan strategi dengan efektif untuk
mencapai tujuan tim.
4. Teknik yang paling tepat adalah memukul bola sekeras mungkin ke area yang
sulit dijangkau lawan dan segera berlari dengan cepat ke base untuk mencetak
poin.
5. Penting untuk memahami pergerakan lawan agar bisa memprediksi tindakan
mereka, sehingga penjaga bisa mengatur posisi dan strategi pertahanan dengan
lebih baik untuk menghentikan lawan mencetak poin