0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
259 tayangan13 halaman

Tugas Informatika Perakitan Komputer

Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
259 tayangan13 halaman

Tugas Informatika Perakitan Komputer

Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tugas Informatika Perakitan Komputer

Anggota/Kelas/Absen :

1. Azarel Praynando Immanuel / X PPLG 3 / 5


2. Gabriel Agastya Ganesha N / X PPLG 3 / 12
3. Moses Yuda Christiano / X PPLG 3 / 19

Soal

1. Perkembangan Teknologi Komputer


2. Komponen Perangkat Input
3. Komponen Perangkat Output
4. Komponen Perangkat Process
5. Komponen Dasar Merakit Komputer
6. Persiapan Merakit Komputer
7. Proses Merakit Komputer
8. Langkah Merakit Komputer
9. Pengujian dan Perawatan
10. Keselamatan Merakit Komputer
11. Topik Tambahan Merakit Komputer

Jawaban

1. Secara garis besar, sejarah perkembangan komputer terbagi dalam lima generasi, yaitu:
Generasi pertama dimulai ketika komputer digunakan dalam akademi dan militer, seperti
Komputer Atanasoff-Berry dibuat pada tahun 1937 untuk menyelesaikan sistem persamaan
linear dan komputer Colossus untuk memecahkan kode rahasia Jerman Nazi.

Kemudian, ENIAC yang dibangun pada tahun 1946 menjadi komputer pertama untuk tujuan
umum. Ketika komputernya dinyalakan untuk pertama kali, Philadelphia mengalami mati
listrik. Komputer generasi ini menggunakan tabung vakum untuk menyimpan data dan
ukurannya memakan satu ruangan.
Generasi kedua dimulai ketika transistor menggatikan tabung vakum. UNIVAC
diperkenalkan ke publik tahun 1951 untuk penggunaan komersial. Kemudian, pada tahun
1953, IBM memulai bisnis komputernya dengan merilis IBM 650 dan IBM 700. Berbagai
bahasa pemrograman mulai dikembangkan dan komputer mulai memiliki memori dan sistem
operasi.

Generasi ketiga dimulai ketika teknologi transistor meningkat menjadi sirkuit terpadu.
Komputer mini adalah inovasi yang signifikan dalam generasi ini dan mempengaruhi
generasi komputer selanjutnya. NASA menggunakan komputer generasi ini untuk
melancarkan Program Apollo, seperti Komputer Bimbingan Apollo untuk mempermudah
kendali Apollo Command/Service Module. Digital Equipment Corporation menjadi
perusahaan komputer nomor dua di belakang IBM dengan komputer PDP dan VAX-nya.

Komputer ini membawa ke pengembangan sistem operasi yang berpengaruh, Unix. Generasi
keempat dimulai pada dasawarsa 1970-an ketika penemuan MOSFET dan integrasi berskala
besar selanjutnya membawa ke pengembangan mikroprosesor di awal 1970-an. komputer
pribadi yang semakin kecil berkat mikroprosesor mulai berkembang, dimulai dari komputer
rumahan dan komputer meja. Teknologi selanjutnya adalah laptop dan ponsel cerdas yang
sangat fenomenal, membawa berbagai perusahaan teknologi ke dalam perang paten atas
ponsel cerdas.

Generasi kelima digadang-gadang sebagai tahapan perkembangan teknologi paling canggih


saat ini dan diciptakan pertama kali pada tahun 1980-an. Peningkatan dari segi visualisasi,
menjadikan tampilan visual pada komputer di generasi kelima mempunyai resolusi sangat
tinggi dan begitu tajam. Negara yang mempelopori sejarah perkembangan komputer pada
generasi kelima adalah Jepang. Dalam proses pengembangannya, terdapat penambahan
komponen-komponen penting ke dalam sistem komputer modern saat ini. Hal ini
dikarenakan komponen yang digunakan pada komputer generasi kelima adalah menerapkan
ragam teknologi modern, seperti superkonduktor, ULSI, dan kecerdasan buatan (atau kalian
lebih mengenalnya dengan sebutan Artificial Intelligence).
2. Komponen Input :
a. Keyboard : Alat input berupa papan ketik yang berisi tombol angka, huruf dan tombol
khusus lainnya.
b. Mouse : Alat kecil menyerupai tikus yang dapat digunakan dengan satu tangan.
c. Joystick : Alat yang dapat menggerakan suatu gambar atau kursor tertentu dalam layar
monitor.
d. Scanner : Alat yang digunakan untuk memasukkan gambar, grafik dan teks ke dalam
memori komputer secara cepat dan mudah
e. Pembaca Kartu Cerdas : Sebuah komputer berukuran kecil karena dilengkapi dengan chip
yang mengandung processor, RAM, ROM dan biasa digunakanuntuk menyimpan data
pasien, data nasabah.
3. Komponen Output :
a. Monitor : Macam perangkat output yang pertama dan sangat vital bagi komputer adalah
monitor. Perangkat ini berfungsi untuk menampilkan data berupa teks, gambar, dan
video. Monitor terdiri dari sirkuit, catu daya, tombol untuk menyesuaikan pengaturan
layar, serta casing yang menampung semua komponen tersebut. Saat ini monitor
diproduksi dalam bentuk yang tipis dan memiliki berbagai macam ukuran.
b. Printer : Printer merupakan perangkat keras yang berfungsi untuk mengambil data
elektronik yang tersimpan dalam komputer atau perangkat lain dan menghasilkan salinan
data tersebut. Salinan data bisa berupa teks, gambar, maupun foto yang dicetak di atas
kertas yang diselipkan pada wadah yang sudah disediakan. Printer memiliki beberapa
tipe, tapi yang paling umum digunakan untuk komputer adalah tipe Laser dan InkJet
c. Proyektor : Proyektor adalah perangkat yang digunakan untuk mengambil gambar yang
dihasilkan oleh komputer atau pemutar Blu-ray. Gambar tersebut kemudian ditampilkan
pada permukaan datar di depannya, seperti layar atau dinding. Perangkat output komputer
ini bisa digunakan untuk menampilkan gambar diam (slide) maupun gambar bergerak
(video) pada layar besar sehingga bisa dinikmati oleh banyak orang sekaligus.
4. Komponen Process :
a. CPU : CPU adalah komponen paling penting pada sistem komputer. Umumnya, dalam
satu mesin besar, terdapat CPU yang membutuhkan satu atau lebih papan sirkuit cetak.
Sementara, pada komputer rumahan, CPU diletakkan dalam cip tunggal yang disebut
mikroprosesor.
b. Motherboard : Fungsi motherboard di sistem komputer adalah sebagai pusat pengendali
untuk mengatur kerja dari komponen-komponen yang terhubung di motherboard tersebut.
Salah satu hal yang dikendalikan motherboard adalah daya listrik yang dialirkan ke setiap
komponen PC, mulai dari komponen penyimpanan, masukan, atau keluaran.
c. Processor : Prosesor merupakan komponen yang berfungsi sebagai pengolah data masuk
ke komputer. Komponen ini juga disebut sebagai otaknya komputer.
5. Komponen Dasar Merakit Komputer :
a. Central Processing Unit (CPU)
CPU merupakan otak komputer yang akan menjalankan semua instruksi dan tugas
pemrosesan.
b. Motherboard
Motherboard adalah papan sirkuit utama tempat semua komponen terhubung. Pastikan
motherboard sesuai dengan jenis dan generasi CPU yang dipilih.
c. Random Access Memory (RAM)
Memori sementara yang digunakan untuk menyimpan data dan program yang sedang
dijalankan oleh CPU. Pilih kapasitas dan kecepatan RAM yang sesuai dengan kebutuhan.
d. Storage
Kita pasti membutuhkan media penyimpanan untuk menyimpan sistem operasi, aplikasi,
dan data. Pilih antara Hard Disk Drive (HDD), Solid State Drive (SSD) atau kombinasi
keduanya untuk mendukung kapasitas dan kecepatan.
e. Graphics Processing Unit (GPU)
Jika komputer digunakan untuk bermain game atau bekerja dengan tugas grafis berat,
Anda memerlukan kartu grafis terpisah.
f. Power Supply Unit (PSU)
PSU menyediakan daya listrik ke semua komponen dalam komputer. Pastikan daya PSU
sesuai dengan kebutuhan total konsumsi daya sistem.
g. Casing
Casing atau dikenal juga sebagai tower komputer adalah tempat semua komponen
ditempatkan. Casing berguna untuk melindungi komponen internal dari debu serta
kerusakan fisik.
h. Sistem Pendingin (CPU Cooler)
Ketika CPU menghasilkan panas saat beroperasi, kita perlu CPU Cooler untuk menjaga
suhu agar tetap stabil dan mencegah overheating.
i. Input Devices
Input devices seperti keyboard dan mouse digunakan untuk berinteraksi dengan
komputer.
j. Output Devices
Ouput devices seperti monitor dan speaker juga berguna saat merakit komputer. Monitor
sendiri merupakan komponen paling penting.
k. Kabel dan Konektor
Pastikan memiliki semua kabel yang diperlukan untuk menghubungkan komponen,
seperti kabel power, kabel data SATA, dan kabel video untuk monitor.
l. Pasta Thermal
Komponen ini digunakan untuk melapisi permukaan CPU sebelum memasang heatsink,
untuk mencegah terjadinya celah udara yang dapat mengganggu transfer panas. (RAF)
6. Persiapan sebelum Merakit
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari
permasalahan yang mungkin timbul. Hal yang terkait dalam persiapan meliputi :
a. Penentuan Konfigurasi Komputer :
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer
serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai
keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu
komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap
motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis
prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
b. Persiapan Komponen dan Perlengkapan :
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan
dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan.
c. Pengaman :
Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan menetes
keperalatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita menyalakan power
supply maka terjadilah hubungan pendek dan merusak hasil rakitan kita. Hindari
memegang atau menyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk chipset. Karena
dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak komponen
tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara
memeggang cassing saat power dihidupkan. Pada setiap tahap perakitan sebelum
menambahkan komponen yang baru, power supply harus dimatikan. Memasang
komponen pada saat power supply hidup akan merusak komponen yang akan di pasang
dan komponen lainnya. Hindari pemasangan komponen harddisk dengan kasar, karena
dapat merusak harddisk tersebut.
7. Proses Merakit Komputer
Proses merakit komputer melibatkan pemasangan semua komponen hardware sesuai urutan
yang benar, sehingga komputer dapat berfungsi dengan baik. Proses ini mencakup :
a. Persiapan: Memastikan semua komponen dan alat tersedia.
b. Perakitan Hardware: Memasang komponen seperti motherboard, prosesor, RAM, storage,
PSU, GPU, dan lainnya.
c. Manajemen Kabel: Mengatur kabel untuk memudahkan aliran udara dan estetika.
d. Pengujian: Memastikan komputer dapat menyala dan semua komponen terdeteksi.
e. Instalasi Software: Memasang sistem operasi (OS) dan driver yang diperlukan.
8. Langkah Merakit Komputer
a. Buka casing pada CPU
Buka sekrup penahan yang berada di belakang casing CPU. Lalu, lepas penutup bagian
belakang casing.
b. Pasang prosesor ke motherboard
Pada tahapan ini, kamu perlu memastikan jenis prosesor yang digunakan. Sebab, hal ini
berkaitan dengan jenis soket yang akan dipakai. Kemudian, masukkan prosesor dengan
memegang tepinya memakai tiga jari. Pada tahap ini, kamu harus berhati-hati dan jangan
sampai menyentuh lingkaran keemasan (pin) agar tidak ada kotoran yang menempel. Jika
dirasa sudah tepat, kamu bisa memasukkan prosesor. Setelah itu, pasang pengaman
dengan menekan besi pengait atau pengunci dengan hati-hati.
c. Pasang kipas prosesor (heatsink)
Posisikan heatsink di atas prosesor. Sesuaikan dengan posisi kaki heatsink masing-
masing. Bila posisi dirasa pas, kencangkan kakinya memakai sekrup dan obeng hingga
terpasang pada badan motherboard. Kamu bisa memastikan apakah heatsink telah
terpasang dengan baik atau tidak, dengan menggoyangkannya. Jika heatsink tidak
goyang, pemasangan berhasil dilakukan.
d. Pasang Random Access Memory (RAM)
Sebelum pemasangan RAM, kamu harus memperhatikan jenis RAM dan soket yang
digunakan. Hal ini penting, agar proses memasang RAM sesuai antara tipe RAM dan
soket yang ada. Awali dengan membuka soket prosesor. Tarik bagian pengait ke sebelah
kiri secara hati-hati. Lalu, tarik ke atas. Setelah itu buka besi penutup pada prosesor. Bila
keduanya dirasa cocok, kamu bisa langsung memasang RAM dengan menancapkan soket
secara perlahan. Pastikan soket saling mengunci dan terdengar bunyi ‘klik’.
e. Pasang power supply
Sesuaikan posisi power supply dengan tempat yang telah disediakan. Jika dirasa telah
pas, kencangkan body power supply dengan baut.
f. Pasang motherboard pada casing
Langkah selanjutnya, yakni memasang motherboard ke dalam casing. Setelah itu,
kencangkan dengan baut.
g. Pasang CD/DVD RW
Umumnya, posisi CD/DVD Drive berada di bagian depan casing. Pasang dan
kencangkan dengan baut. Kemudian pasang kabel yang menghubungkan CD/DVD Drive
dengan konektor pada motherboard.
h. Pasang hard disk
Untuk memasang hard disk, posisikan label menghadap ke atas. Selain itu, posisikan
lubang hard disk dengan casing. Kemudian kencangkan dengan baut.
i. Pasang kabel CD/DVD Drive dan hard disk
Pada proses ini, kamu perlu memperhatikan ujung antar-kabel yang akan dipasang pada
CD/DVD Drive dan hard disk. Setelah itu, lanjutkan dengan memasangnya ke
motherboard.
j. Memasang konektor USB dan audio
Agar keduanya bisa aktif, tiap-tiap konektornya harus terpasang pada motherboard.
Pasang tiap konektor di bagian pinggir motherboard.
k. Pasang kabel power LED
Selanjutnya, kamu bisa memasang kabel power LED. Umumnya, kabel ini terdiri dari
kabel power, kabel restart, dan kabel LED yang memiliki fungsi masing-masing. Pastikan
untuk memperhatikan instruksi yang ada pada motherboard. Selain itu, pasang tiap-tiap
kabel secara perlahan dan sesuaikan dengan letak jumper yang disediakan.
l. Pasang kabel power supply ke motherboard
Untuk menghubungkan arus listrik yang masuk, kamu perlu memasang kabel power pada
motherboard. Pastikan untuk memasangnya dengan hati-hati dan dalam posisi yang
sesuai.
m. Sambungkan kabel arus listrik
Umumnya, kabel arus listrik memiliki tiga lubang. Tempatkan posisi masing-masing
pada power supply yang digunakan untuk sambungan paralel ke monitor.
n. Sambungkan ke monitor
Pasang konektor VGA pada monitor dengan posisi yang sesuai, pastikan jarum-jarum di
dalamnya tidak bengkok. Setelah terpasang, kencangkan dengan baut.
o. Tes komputer
Setelah semua komponen telah terpasang, kamu bisa mencoba komputer dengan
mengecek tombol power dan komponen lainnya. Jika berhasil, kamu akan mendapati
tampilan booting sistem operasi. Jika komputer belum menyala, cek kembali posisi pada
power supply. Pastikan power supply terpasang dengan benar. Bila komputer blank, cek
kembali sambungan kabel pada beberapa komponen seperti monitor, RAM, dan prosesor
hingga terpasang dengan pas.
9. Pengujian dan Perawatan
Setalah melakukan perakitan komputer yang selanjutnya adalah kita wajib melakukan
pengujian, dalam kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana cara melakukan
pengujian hasil perakitan komputer. Ada beberapa proses yang dapat dilakukan dalam
mengecek hasil perakitan komputer, yang pertama adalah dengan melakukan pross POST ini
adalah proses yang paling wajib karena jika komputer sudah berhasil melewati proses ini 80
persen hasil perakitan sudah berhasil. Selain dengan melakukan proses Post kita juga bisa
dengan menggunakan beberapa aplikasi untuk menguji fungsi dari beberapa perangkat
apakah berfungsi dengan baik. Untuk lebih jelasnya sekarang saya akan membasas satu per
satu.
a. Melakukan proses POST (Power On Self Test)
Secara mudah dapat di artikan sebagai mengecek diri sendiri pada saat komputer
dinyalakan. Namun secara teori post dapat diartikan sebagai erangkaian proses test yang
dilakukan komputer pada saat bootig atau kkomputer pertama kali dihidupkan untuk
mengetahui kondisi komponen peragkat keras komputer dan komponen pendukungnya.
Dengan adanya proses POST pengguna komputer akan lebih mudah dalam
mengidentifikasi bila terjadi masalah, sehingga dapat menentukan langkah perbaikan
yang paling tepat. Dengan adanya proses ini sangat membatu pengguna untuk
menganalisis letak permsalahan yang muncul, jika terjadi permasalahan atau
troubleshoting komputer akan memberikan kode kepada pengguna dimana letak
kerusakan yang terjadi, berikut bebeapa kode yang akan diberikan oleh komputer bila
terjadi masalah, diantaranya adalah.
1) Kode suara beep
2) Kode angka yang tampil di layar monitor
3) Kode pesan singkat (dalam bahasa inggris)

Kode-kode kesalahan yang diberikan oleh komputer akan berbea-beda tergantung dari
jenis Merek Bios yang digunakan, ada beberapa jenis bios yang sering digunakan yaitu:
AMI BIOS, AWARD BIOS DAN PHONEX BIOS. Tiap bios memiliki kode masig-
masing dalam memberikan informasi keruakan yang ada. Tugas utama POST
dikendalikan Oleh BIOS. Tugas Bios ini adalah:
1) Memeriksa register-register CPU
2) Memeriksa keberadaan kode BIOS itu sendiri
3) Memeriksa keberadaan komponen-komponen dasar seperti DMA, timer, interrupt
controller
4) Mencari, mengukur dan memeriksa memory utama sistem.
5) Menginisialisasi BIOSMengidentifikasi, mengordinir dan menyeleksi perangka yang
tersedia untuk booting.
6) Mencari, menginisialisasidan membuat katalog semua sistem bus dan perangkat
7) Menyediakan user interface untuk konfigurasi sistem
8) Membangun sistemenvirontmen sesuai target yang diminta sistem operasi.
10. Keselamatan Merakit Komputer
a. APD (Alat Pelindung Diri) dalam Merakit PC
1) Wearpack Standar : Untuk melindungi tubuh kita terimbas oleh kecelakaan, maka kita
harus menggunakan pakaian kerja (wearpack) yang standar
2) Sepatu dari Karet Warna Hitam : Untuk menghindari sengatan listrik.
3) Gelang Antistatik : Gelang antistatik (bahasa Inggris: antistatic wrist strap, ESD wrist
strap, atau ground bracelet) adalah alat yang digunakan untuk mencegah pengosongan
elektrostatik (Bahasa Inggris: electrostatic discharge, yang disingkat ESD) dengan
membumikan (grounding) seseorang yang sedang mengerjakan alat elektronika.
Fungsi dari Gelang Anti Statis :
a) Memperlambat/mencegah terjadinya kerusakan pada komponen-komponen PC.
b) Mencegah tersengat aliran listrik sa'at memperbaiki PC
b. Tips Keamanan keselamatan Kerja (K3) dalam Merakit PC
Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam menunjang
Keamanan keselamatan Kerja (K3) dalam Merakit PC, diantaranya adalah :
1) Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan
menetes keperalatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita
menyalakan power supply maka terjadilah hubungan pendek dan merusak hasil
rakitan kita.
2) Hindari memegang atau meyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk
chipset. Karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan
merusakkomponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan
tubuh kita dengan cara memengang cassing saat power dihidupkan.
3) Pada setiap tahap perakitan sebalum menambahkan komponen yang baru, power
suplly harus dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup akan
merusak komponen yang akan di pasang dan komponen lainnya.
4) Jangan lupa menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum memulai perakitan, agar
seluruh kegiatan perakitan tidak terhaC. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
Listrik. Penolong harus mengamankan diri dahulu untuk mengindarkan pengaruh arus
listrik, berada pada papan kering, kain kering, pakaian, alas yang serupa itu yang
bukan logam (kayu, karet). Jika tidak mungkin kedua tangan penolong dibalut dengan
kain kering, pakaian kering atau bahan serupa itu (kertas, karet). Pada saat
memberikan pertolongan, penolong harus menjaga diri agar tubuhnya jangan
bersentuhan dengan benda logam.
5) Hindari pemasangan komponen harddisk dengan kasar, karena dapat merusak
harddisk tersebut.
c. Cara membebaskan penderita dari aliran listrik
1) Penghantar dibuat bebas dari tegangan dengan memutuskan sakelar atau gawai
pengaman, penghantar ditarik sampai terlepas dari penderita dengan menggunakan
benda kering bukan logam, kayu atau tali yang diikat pada penghantar.
2) Penderita ditarik dari tempat kecelakaan.
3) Penghantar dilepas dari tubuh penderita dengan tangan yang dibungkus dengan
pakaian kering yang dilipat-lipat.
4) Penghantar dihubungpendekan atau dibumikan.
5) Berikan pertolongan medis secepatnya
11. Topik Tambahan Merakit Komputer
a. Budget Merakit Komputer ::
1) PC Gaming Entry Level (Rp 5-10 Juta)
Ketika membangun sebuah komputer, komponen penting termasuk prosesor,
motherboard, memori, catu daya, penyimpanan, monitor, aksesori, dan
casing.Unit pemrosesan grafis mungkin tidak diperlukan karena sebagian prosesor
menyediakan daya yang cukup, jadi tidak perlu dikhawatirkan.
2) PC Gaming Mid-Range (Rp 10-20 Juta)
Dengan budget ini, kamu bisa mendapatkan PC gaming yang lebih powerful.
Kamu bisa mainin game-game terbaru dengan setting grafis high, bahkan ultra.
Pilihan komponen jadi lebih luas, dan kamu bisa mulai pertimbangkan
komponen-komponen berkualitas tinggi.
3) PC Gaming High-End (Rp 20 Juta ke Atas)
Buat kamu yang pengen pengalaman gaming terbaik, PC gaming high-end adalah
jawabannya. Dengan budget ini, kamu bisa membangun PC monster dengan
komponen-komponen terkuat di pasaran. Kamu bisa nikmatin game-game dengan
resolusi tinggi, frame rate tinggi, dan efek visual yang luar biasa.
4) Tips Menghemat Budget Tanpa Mengorbankan Performa
a) Gak selalu harus keluarin duit banyak buat dapetin PC gaming yang bagus.
Ada beberapa tips yang bisa kamu coba:
1. Beli komponen bekas: Beberapa komponen bekas masih bisa memberikan
performa yang baik dengan harga yang lebih murah. Tapi, pastikan kamu
beli dari penjual yang terpercaya.
2. Manfaatkan promo: Banyak toko online dan offline yang sering ngadain
promo. Manfaatin kesempatan ini buat dapetin komponen dengan harga
lebih terjangkau.
3. Pilih komponen yang tepat: Gak perlu selalu pilih komponen termahal.
Ada banyak pilihan komponen dengan harga terjangkau tapi tetap
memberikan performa yang baik.
4. Pertimbangkan DIY: Merakit PC sendiri bisa menghemat biaya
dibandingkan membeli PC prebuilt.
Intinya, membangun PC gaming impian memang butuh perencanaan
matang dan budget yang cukup. Tapi, dengan perencanaan yang baik dan
pemilihan komponen yang tepat, kamu bisa mewujudkan mimpi kamu
tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Ingat, yang paling penting adalah menemukan konfigurasi yang sesuai
dengan kebutuhan dan budget kamu. Jangan tergiur untuk membeli
komponen yang berlebihan jika tidak diperlukan.

Anda mungkin juga menyukai