0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan15 halaman

MK5-Manajemen Material

Dokumen ini membahas manajemen material dalam proyek konstruksi, mencakup proses pengadaan, jenis material, dan prosedur pembelian. Penekanan diberikan pada pentingnya pengelolaan inventori, pemantauan produksi, dan dokumentasi yang diperlukan. Selain itu, dijelaskan juga tentang hubungan antara kegiatan engineering, pembelian, dan konstruksi untuk memastikan kelancaran proyek.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan15 halaman

MK5-Manajemen Material

Dokumen ini membahas manajemen material dalam proyek konstruksi, mencakup proses pengadaan, jenis material, dan prosedur pembelian. Penekanan diberikan pada pentingnya pengelolaan inventori, pemantauan produksi, dan dokumentasi yang diperlukan. Selain itu, dijelaskan juga tentang hubungan antara kegiatan engineering, pembelian, dan konstruksi untuk memastikan kelancaran proyek.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

11/9/2020

MANAJEMEN MATERIAL

PENDAHULUAN
◼ Material dan peralatan nilainya dapat mencapai
50-60 % dari total biaya
◼ Perlu perhatian besar terhadap proses
pengadaannya
◼ Lingkup pengadaan melingkupi:
◼ Identifikasi kebutuhan
◼ Pembelian
◼ Menjaga inventori
◼ Pemantauan produksi
◼ Penerimaan dan penyimpanan material
◼ Menyiapkan dan menangani dokumen yang diperlukan

Afrizal Nursin 2016 1


11/9/2020

JENIS MATERIAL DAN PERALATAN


PROYEK KONSTRUKSI

◼ Peralatan yang dipesan oleh pemakai


(pemilik atau melalui kontraktor), dan
dibuat di pabrik suplayer. Pemesan
menyiapkan spesifikasi dan kriterianya
(diperlukan proses panjang untuk
pengadaannya)
◼ Golongan material curah (bulk material)
dapat diadakan sendiri dan lebih cepat

JADWAL MATERIAL

◼ Daftar material
◼ Asal material
◼ Waktu pengadaan

Afrizal Nursin 2016 2


11/9/2020

DAFTAR MATERIAL
No. Kode komponen Uraian Unit Keterangan

1 A.502.B Balok kayu Btg/m3 Suplayer


6/12
2 A.503.B Balok kayu Btg/m3 Suplayer
6/15
3 B.201.a Daun pintu Unit Fabrikasi

4 B.201.b Kusen pintu Unit Fabrikasi

5 B.201.c Kusen Unit Fabrikasi


jendela

PROSEDUR URAIAN MATERIAL


◼ Uraian produk menjadi
komponen
◼ Susunan silsilah (Family
tree)
◼ Daftar material
◼ Pengumpulan data lead time
masing-masing material
◼ Susun kalender kebutuhan
dan pengadaan material
◼ Buat jadwa material
6

Afrizal Nursin 2016 3


11/9/2020

URAIAN PRODUK MENJADI KOMPONEN


RUMAH
R.001

Atap Lantai Dinding Mekanikal Elektrikal


A.001 C.001 B.001 D.001 E.001

Panel Pintu jendela


B.101 B.201 B.301

Daun kusen finishing


B.201a B.201b B.201c

engsel papan kaca


B.201a1 B.201a2 B.201a3
7

SUSUNAN SILSILAH (FAMILY TREE)


ATAP grand
A.001 father

Kuda kuda gording R.atap P.atap List plank father


A.101 A.201 A.301 A.401 A.501

Kaso reng klos


son
A.301a A.301b A.301c

Reng 2/3 Reng 3/4 Grand son


A.301b1 A.301b2

Grand
Paku 2” Paku 3” Residu Grand son
A.301b11 A.301b12 A.301b13
8

Afrizal Nursin 2016 4


11/9/2020

Kalender kebutuhan dan


pengadaan material

Komponen B.201a Periode


Lead time (day)l 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Kebutuhan total 20 25 15 12 15 9
Jadwal penerimaan 30 19 24
Saldo 23 23 3 33 8 8 12 0 0 0 0 9 0
Perintah pemesanan 30 - 19 - - - - - 24 - - - -

Jadwal produksi Durasi

2 FC/1007 1
(1)

FC/1004 (1) FC/1008


FC/1000 (1)
12 7 2
(5) (5) 1 0
(1)
A503b (1) FC/1002R(1)
FC/1009R 1
32 7 9 6
(3) (5) Kuantitas
(25)

A502b (1) A503a (2) (12)


W180
32 7 31 6 16 1
(25) (25) (15)

Kode komponen

10

10

Afrizal Nursin 2016 5


11/9/2020

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
Sumber informasi:
◼ Gamber bestek
◼ Bill of quantity (BQ)
◼ Analisa harga satuan
◼ Family tree (silsilah
material)
Point 1 dan 3 digunakan untuk
menghitung jumlah kebutuhan material
Point 4 untuk penjadwalan

11

11

Contoh
Dari BQ diketahui: pekerjaan beton K-
175= 300 m3, untuk 1m3 beton
diperlukan: (analisa harga satuan)
Pasir=0,4m3; kerikil=0,8m3; PC=350kg
Kebutuhan bahan total:
Pasir = 0,4 x 300 x 1,2 = 132 m3
Kerikil = 0,8 x 300 x 1,2 = 288 m3
PC = 7 x 300 = 2.100 zak

12

12

Afrizal Nursin 2016 6


11/9/2020

PEMBELIAN
Pembelian adalah salah satu fungsi
kunci dalam keberhasilan
melaksanakan proyek konstruksi
Sasaran pembelian adalah untuk:
1. Pengadaan bahan baku yang tepat, dalam
kuantitas dan kualitas
2. Penerimaan dan penyerahan bahan ini pada
waktu dan tempat yang tepat
3. Pembelihan bahan dari sumber yang tepat dan
harga yang cocok

13

13

PEMBELIAN (lanjutan)
Pada banyak perusahaan bagian pembelian
tidak bertanggung jawab untuk
menentukan bahan apa yang harus
dibeli maupun kuantitas dan kualitasnya
Kecuali barang-barang rutin seperti kertas
dan ATK
Untuk pembelian yang effektif bagian
pembelian harus diberi tanggung jawab
dan wewenang penuh untuk menentukan
sumber-sumber suplayer dan harga
yang harus dibayar
14

14

Afrizal Nursin 2016 7


11/9/2020

PROSEDUR PEMBELIAN
◼ Penerimaan dan analisis dari permintaan pembelian
◼ Pemilahan sumber-sumber suplayer potensial
◼ Pengeluaran permintaan untuk penawaran
◼ Penerimaan dan analisis penawaran
◼ Pemilihan sumber yang benar
◼ Penentuan harga yang betul
◼ Pengeluaran pedoman pembelian
◼ Tindak lanjut untuk memastikan penyerahan menurut
jadwal
◼ Analisis laporan-laporan penerimaan
◼ Analisis dan persetujuan atas faktur untuk pembayaran
dari vendor

15

15

DATA DASAR PERMINTAAN


PEMBELIAN

◼ JENIS BAHAN
◼ KUANTITAS
◼ TANGGAL
PENYERAHAN
◼ TEMPAT
PENYERAHAN

16

16

Afrizal Nursin 2016 8


11/9/2020

BAGAN PROSEDUR PEMBELIAN


Bagian Bagian Bagian Bagian
VENDOR Pemakai
Pembelian Penerimaan Penyimp. Keuangan
Permintaan
barang
Permintaan
pembelian

Permintaan
pemawaran

pemawaran
Pemeriksaan
Pesanan
pembelian

Material

Laporan
Faktur penerimaan
Setuju
dibayar Material

17

17

FAKTOR-FAKTOR PEMBELIAN
◼ Wewenang untuk
permintaan
◼ Type pekerjaan
◼ Sub kontrak
◼ Standarisasi produk
◼ Kumpulan pembelian
ekonomis
◼ Pasar yang singkat dan
terkendali
◼ Pembatalan
◼ Hubungan perdagangan

18

18

Afrizal Nursin 2016 9


11/9/2020

FUNGSI LALU LINTAS


◼ Perencanaan rute jalan masuk,
termasuk pemilihan metode
transportasi
◼ Persiapan bagan-bagan tarif untuk
penyerahan bahan
◼ Penelusuran pengiriman-pengiriman
untuk memastikan penyerahan segera
◼ Mengaudit dan menyetujui muatan
masuk dan tagihan transport lainnya
◼ Mengkoordinasikan penerimaan
pengiriman-pengiriman besar untuk
mencegah kelebihan biaya
◼ Pengawasan peraturan klaim untuk
barang-barang rusak atau hilang
dalam perjalanan
19

19

MENJAGA STOCK
Kuantitas
tersedia maximum

Titik
Pesanan
ulang Kuantitas
pesanan

minimum
Persediaan
pengadaan

Waktu
Waktu
waktu
menunggu
menunggu
Model untuk persediaan dengan mengasumsikan
Pemakaian tetap dan penggantian seketika
20

20

Afrizal Nursin 2016 10


11/9/2020

PEMANTAUAN PRODUKSI
PENGEMBANGAN DAN
DESAIN ENGINEERING
PRODUK PADA PROYEK
KONSTRUKSI MENCAKUP
KEGIATAN:
◼ PENGEMBANGAN AWAL
◼ DESAIN ENGINEERING
◼ KEGIATAN-KEGIATAN
LAIN
YANG DIPERLUKAN UNTUK
MEMULAI PROGRAM
PRODUKSI SECARA FISIK

21

21

PEMANTAUAN PRODUKSI MELIPUTI


1. Menentukan karakteristik
produk
2. Merencanakan dan
menyusun program
pengendalian
3. Koordinasi dan integrasi
dengan proses produksi
lain
4. Fabrikasi
5. Instalasi lapangan

22

22

Afrizal Nursin 2016 11


11/9/2020

PENERIMAAN DAN PENYIMPANAN


MATERIAL

1. Ekspedisi
2. Transportasi
3. Inventori
4. Koordinasi

23

23

EKSPEDISI

Garis besar kegiatan ekspedisi


adalah
◼ Dari waktu ke waktu
menentukan pelaksanaan dan
kemajuan fabrikasi peralatan
yang dipesan
◼ Mengkonfirmasikan jadwal
inspeksi dan pekerjaan
persiapan
◼ Merundingkan jalan keluar
bila terjadi kesulitan jadwal
penyerahan dan transportasi

24

24

Afrizal Nursin 2016 12


11/9/2020

TRANSPORTASI
Pemilihan rute perjalanan amat besar pengaruhnya
terhadap ongkos transportasi secara
keseluruhan. Untuk alternatif bagian
pengadaan dapat mengsubkan pekerjaan
pengangkutan kepada perusahaan yang
bergerak dalam bidang pengangkutan, tugas
bagian transportasi adalah:
◼ Pengurusan dokumen perjalanan
◼ Mengawasi penerimaan dan penanganan
material sampai ke penyimpanan
◼ Pemeriksaan dan verifikasi
◼ Membuat laporan waktu menerima tentang
jumlah dan mutu barang

25

25

INVENTORI
Masalah inventori yang
selalu muncul pada
pengadaan material
proyek adalah suku
cadang, untuk
menjaga agar
instalasi dapat
berfungsi seperti
yang diinginkan
sampai pada saat
perawatan berkala
26

26

Afrizal Nursin 2016 13


11/9/2020

KOORDINASI
Diperlukan
koordinasi yang
baik dengan
pihak pemakai
(user) material
sehingga stock
tidak
berlebihan
27

27

DOKUMEN YANG DIPERLUKAN


1. Mengajukan permintaan barang ke bagian logistik atau
pembelian
2. Membuat surat permintaan keperluan barang yang
memuat penjelasan tentang kualitas, kuantitas, dan
jadwal yang diinginkan
3. Mencari rekanan atau pabrik yang mampu menyediakan
material dan peralatan yang dimaksud
4. Mengadakan lelang diantara suplayer yang ada
5. Menentukan pemenang
6. Melakukan pemeriksaan dari waktu ke waktu untuk
meyakini bahwa barang yang dipesan dapat datang
tepat waktu
7. Transportasi dari bengkel/gudang ke lokasi proyek
8. Memeriksa penerimaan barang di lokasi proyek

28

28

Afrizal Nursin 2016 14


11/9/2020

Hubungan Kegiatan Engineering,


pembelian, dan Konstruksi
% selesai)
Desain (S1)

100
Pembelian (S2)

80

60

Konstruksi (S3)
40

20
Penyerahan barang (S3)
% waktu
0,0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100

29

29

Afrizal Nursin 2016 15

Anda mungkin juga menyukai