0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
54 tayangan8 halaman

Artikel

Penelitian ini menganalisis pengaruh pengetahuan perpajakan, kesadaran wajib pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate. Hasil menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan, sementara pengetahuan perpajakan tidak memiliki pengaruh signifikan. Metode yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan data primer dari kuesioner.

Diunggah oleh

Okto Bria
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
54 tayangan8 halaman

Artikel

Penelitian ini menganalisis pengaruh pengetahuan perpajakan, kesadaran wajib pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate. Hasil menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan, sementara pengetahuan perpajakan tidak memiliki pengaruh signifikan. Metode yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan data primer dari kuesioner.

Diunggah oleh

Okto Bria
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Daniel Malendes, Harijanto Sabijono, Pricillia Weku

DOI: 10.58784/rapi.131

Pengaruh pengetahuan perpajakan, kesadaran wajib pajak dan sanksi pajak terhadap
kepatuhan wajib pajak dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan di Kecamatan
Pulau Batang Dua Kota Ternate

ABSTRACT
Taxes are mandatory contributions to the State owed by
individuals or entities that are coercive by law, by not
receiving direct compensation and used for the benefit of
the State for the greatest possible prosperity of the people.
This study aims to analyze the influence of understanding
of taxation, awareness of tax payers, and tax sanctions on
taxpayer compliance in paying land and building taxes in
Volume 2 Nomor 2 2024 Pulau Batang Dua sub-district, Ternate city, North
Hal. 93-100 Maluku Province. Researchers used a quantitative
DOI: 10.58784/rapi.131 descriptive technique. The data used in the form of
primary data using a questionnaire. The statistical method
Daniel Malendes used is multiple regression analysis. The test results show
Corresponding author: that partially understanding of taxation has no significant
djmipemli@gmail.com effect on taxpayer compliance, taxpayer awareness has a
Sam Ratulangi University significant effect on taxpayer compliance, tax sanctions
Indonesia have a significant effect on taxpayer compliance, and
simultaneously understanding of taxation, taxpayer
Harijanto Sabijono
awareness, and sanctions taxes have a significant effect
Sam Ratulangi University
Indonesia
on taxpayer compliance.

Pricillia Weku Keywords: tax knowledge; taxpayer awareness; sanctions


Sam Ratulangi University taxes; and taxpayer compliance
Indonesia JEL Classification: H21; H83; M41

Received 3 April 2024 ©2024 Daniel Malendes, Harijanto Sabijono, Pricillia Weku
Revised 19 May 2024
Accepted 20 May 2024
Published 20 May 2024
This work is licensed under a Creative Commons
Attribution 4.0 International License.

1. Pendahuluan memerlukan dana yang signifikan untuk


Pajak memiliki peran penting sebagai menjalankan berbagai program dan proyek
salah satu pemasukan utama bagi negara pembangunan. Kebutuhan dana ini terus
dan merupakan sumber dana krusial dalam bertambah sejalan dengan peningkatan
mendukung pembangunan nasional. Visi tuntutan pembangunan.
pemerintah adalah menciptakan Pajak adalah alat yang digunakan oleh
kesejahteraan bagi seluruh warga negara pemerintah untuk menghimpun dana dari
Indonesia dan mewujudkan kemandirian masyarakat. Salah satu jenis pajak yang
bangsa. Guna mencapai tujuan ini, dikenakan pada warga negara adalah Pajak
pemerintah perlu meningkatkan Bumi dan Bangunan (PBB). PBB
pendapatan negara, termasuk yang merupakan salah satu sumber pendapatan
diperoleh dari pajak. Pemerintah yang berpotensi tinggi bagi negara.

93
Daniel Malendes, Harijanto Sabijono, Pricillia Weku
DOI: 10.58784/rapi.131

Namun, dalam praktiknya, pengumpulan cenderung membuat meningkatnya tingkat


pajak masih menjadi tantangan bagi kesadaran dan kepatuhan wajib pajak.
pemerintah. Hal ini disebabkan oleh Kepatuhan wajib pajak untuk memenuhi
rendahnya tingkat kesadaran dan kewajiban perpajakan juga dipengaruhi
kepatuhan wajib pajak, serta kurangnya oleh sanksi pajak. Sanksi perpajakan
kepercayaan masyarakat terhadap merupakan suatu tindakan yang digunakan
pengelolaan administrasi pajak. Untuk sebagai akibat pelanggaran peraturan
memperlancar pengumpulan pajak, perpajakan. Menurut Nafiah dan Warno
diperlukan tingkat kesadaran dan (2018), sanksi pajak berpengaruh terhadap
kepatuhan yang tinggi dari para wajib kepatuhan membayar pajak. Tabel 1
pajak Bumi dan Bangunan. Kepatuhan menyajikan realisasi peneriman PBB dan
wajib pajak adalah kondisi di mana wajib tingkat kepatuhan wajib pajak tahun 2019
pajak memenuhi semua kewajiban hingga 2021 di Kecamatan Pulau Batang
perpajakan mereka dan melaksanakan hak Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku
perpajakan dengan baik. Utara. Data mengindikasikan bahwa
Menurut Parera dan Erawati (2017), tingkat kepatuhan Wajib Pajak yang
salah satu untuk mengoptimalkan dicerminkan melalui Surat Pemberitahuan
penerimaan PBB adalah dengan cara Pajak Terutang (SPPT) relatif belum
meningkatkan kepatuhan wajib pajak. optimal. Selain itu, penerimaan PBB tahun
Salah satu upaya dalam meningkatkan 2019 hingga 2021 juga belum mencapai
kepatuhan wajib pajak adalah melalui target yang diharapkan.
pengetahuan perpajakan tentang PBB,
meningkatnya pengetahuan perpajakan

Tabel 1. Penerimaan PBB dan kepatuhan wajib pajak


PBB SPPT
Tahun Target Realisasi Pencapaian WP Realisasi Persentase
(Rp.) (Rp.) (%) (%)
2019 19.266.747 17,266,747 89.62 851 771 90.60
2020 42.550.000 40.400.000 94.95 851 828 97.30
2021 42.803.994 41.550.000 97.07 852 831 97.54
Sumber: Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Ternate Provinsi Maluku Utara

2. Tinjauan pustaka kecuali kawasan yang digunakan untuk


Konsep-konsep dasar kegiatan perhutanan, perkebunan, dan
Kieso et al. (2019:2) dan Bahri pertambangan. Beberapa konsep inti dalam
(2020:1) mendefinisikan akuntansi sebagai penelitian ini dijabarkan sebagai berikut.
proses yang melibatkan tiga kegiatan inti, - Kepatuhan wajib pajak yaitu ketika
yaitu identifikasi, pencatatan, dan semua kewajiban perpajakan dapat
pengkomunikasian peristiwa ekonomi terpenuhi meliputi mendaftarkan diri,
suatu organisasi kepada pihak yang menghitung dan membayar pajak
memiliki kepentingan. Secara khusus, terutang, membayar tunggakan dan
Trisnawati (2017:21) menjelaskan bahwa menyetorkan kembali surat
akuntansi pajak merupakan proses pemberitahuan (Adikara & Rahayu,
pencatatan yang diterapkan sesuai dengan 2022).
peraturan dan untuk kepentingan - Pengetahuan perpajakan adalah
perpajakan. Menurut Mardiasmo informasi pajak yang dapat digunakan
(2018:389), PBB adalah pajak yang wajib pajak sebagai dasar untuk
dikenakan pada bumi dan/atau bangunan bertindak, mengambil keputusan dan
dimanfaatkan yang dikuasai dan/atau yang untuk menempuh arah atau strategi
dimiliki oleh orang badan atau pribadi, tertentu sehubungan dengan
94
Daniel Malendes, Harijanto Sabijono, Pricillia Weku
DOI: 10.58784/rapi.131

pelaksanaan hak dan kewajibannya di perpajakan berpengaruh terhadap


bidang perpajakan (Kartikasari & kepatuhan wajib pajak dalam
Yadnyana, 2021). membayar PBB. Sebaliknya,
- Kesadaran wajib pajak yaitu dimana Krisdayanti et al. (2022) menemukan
seseorang mengerti atau memahami bahwa pengetahuan perpajakan tidak
akan hak dan kewajiban yang harus berpengaruh terhadap kepatuhan wajib
dilakukannya (Alfina & Diana, 2021). pajak dalam membayar PBB.
Kesadaran perpajakan merupakan H1: Pengetahuan perpajakan
suatu hal yang dirasakan atau dialami berpengaruh terhadap kepatuhan
dalam menyadari hal baik atau buruk wajib pajak dalam membayar PBB
dalam kewajiban perpajakan, termasuk - Kesadaran wajib pajak dan kepatuhan
rela memberikan kontribusi untuk wajib. Kesadaran adalah hal yang
melaksanakan dalam membayar pajak dirasakan wajib pajak mengenai
(Andaningsih et al., 2022). kewajibannya dalam memberikan
- Sanksi pajak dapat menjadi instrumen kontribusi dana dengan cara membayar
tambahan yang efektif dalam pajak tanpa adanya paksaan.
meningkatkan kepatuhan pajak Kesadaran merupakan suatu hal yang
(Khodijah et al., 2021). Sanksi dirasakan atau dialami dalam
perpajakan adalah jaminan bahwa menyadari hal baik atau buruk dalam
ketentuan peraturan perundang- kewajiban perpajakan termasuk rela
undangan perpajakan (norma memberikan kontribusi untuk
perpajakan) akan melaksanakan dalam membayar pajak
dituruti/ditaati/dipatuhi. Hal ini (Andaningsih et al., 2022). Kesadaran
menyebabkan sanksi perpajakan wajib pajak adalah kerelaan memenuhi
merupakan tindakan pencegahan agar kewajibannya, termasuk rela
wajib pajak tidak melanggar norma memberikan kontribusi dana untuk
perpajakan (Mardiasmo, 2019:72). pelaksanaan fungsi pemerintah dengan
cara membayar pajaknya (Mumu et al.,
Pengembangan hipotesis 2020). Secara konsisten, Abdullah et
- Pengetahuan perpajakan dan al. (2022) juga menunjukkan bahwa
kepatuhan wajib pajak. Pengetahuan kesadaran wajib pajak berpengaruh
perpajakan adalah kemampuan seorang terhadap kepatuhan wajib pajak dalam
wajib pajak dalam mengetahui membayar PBB. Akan tetapi, Maharaja
peraturan perpajakan baik itu soal tarif et al. (2021) menemukan bahwa
pajak yang akan mereka bayar, kesadaran wajib pajak tidak
maupun manfaat pajak yang akan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib
berguna bagi kehidupan mereka. pajak dalam membayar PBB.
Semakin tinggi tingkat H2: Kesadaran wajib pajak
pengetahuan wajib pajak mengenai berpengaruh terhadap kepatuhan
peraturan perapajakan maka akan wajib pajak dalam membayar PBB.
semakin tinggi tingkat kepatuhan - Sanksi pajak dan kepatuhan wajib
pajaknya (Hani & Furqon, 2021). pajak. Sanksi perpajakan adalah
Semakin baik pengetahuan jaminan bahwa ketentuan peraturan
perpajakan maka semakin tinggi perundang-undangan perpajakan
kesadaran dan kepatuhan dari wajib (norma perpajakan) akan
pajak dalam memenuhi kewajiban dituruti/ditaati/dipatuhi. Sanksi
perpajakannya dan begitu juga perpajakan merupakan alat pencegah
sebaliknya (Mulyati & Ismanto, agar wajib pajak tidak melanggar
2021). Amalia et al. (2024) juga norma perpajakan (Mardiasmo,
menunjukkan bahwa pengetahuan 2019:72). Sanksi menyebabkan wajib

95
Daniel Malendes, Harijanto Sabijono, Pricillia Weku
DOI: 10.58784/rapi.131

pajak mentaati atau mematuhi digunakan untuk menggambarkan,


peraturan perpajakan sehingga dengan menganalisis, dan menguji pengaruh
adanya kekuatan hukum akan sanksi pengetahuan perpajakan, kesadaran wajib
yang diberikan biasanya akan pajak, dan sanksi pajak terhadap
membuat masyarakat semakin patuh kepatuhan wajib pajak dalam membayar
dan menimbulkan rasa takut akan PBB dengan menggunakan data berupa
hukuman yang diberikan (Hazmi et al., angka-angka. Data-data tersebut diperoleh
2020). Virginia dan Alimuddin (2024) dari jawaban para responden dan diolah
menunjukkan bahwa sanksi pajak dengan perangkat lunak statistik. Hasil
berpengaruh signifikan terhadap tersebut digunakan sebagai dasar untuk
kepatuhan wajib pajak dalam menjawab hipotesis.
membayar PBB. Sebaliknya, Hidayat
dan Gunawan (2022) menemukan 4. Hasil dan pembahasan
bahwa kesadaran wajib pajak tidak Hasil
berpengaruh terhadap kepatuhan wajib Uji asumsi klasik
pajak dalam membayar PBB. - Uji normalitas. Tabel 2 menyajikan
H3: Sanksi pajak berpengaruh hasil uji normalitas dengan uji
terhadap kepatuhan wajib pajak dalam Kolmogorov-Smirnov atas jawaban
membayar PBB. 100 responden. Hasil uji normalitas
menunjukkan bahwa nilai signifikansi
3. Metode riset berada di atas 0.05. Berdasarkan hasil
Penelitian ini menggunakan tersebut maka dapat disimpulkan
pendekatan kuantitatif. Pendekatan ini bahwa data terdistribusi secara normal.

Tabel 2. Uji normalitas


N 100
Normal Parameters Mean 0.0000000
Most Extreme Std. Deviation 2.14991100
Differences
Absolute 0.072
Positive 0.072
Negative -0.054
Test Statistic 0.072
Asymp. Sig. (2-tailed) 0.200

- Uji multikolinearitas. Tabel 3 independen memiliki VIF<10 dan nilai


menunjukkan hasil uji tolerance>0.1. Berdasarkan hasil
multikolinearitas melalui nilai tersebut dapat disimpulkan bahwa
Variance Inflation Factor (VIF). Hasil persamaan regresi tidak mengalami
uji menunjukkan bahwa setiap variabel masalah multikolinearitas.

Tabel 3. Uji multikolinearitas


Variabel Tolerance VIF
Pengetahuan Perpajakan 0.716 1.397
Kesadaran Wajib Pajak 0.658 1.520
Sanksi Pajak 0.707 1.413

- Uji heteroskedastisitas. Tabel 4 Hasil uji menunjukkan bahwa


menyajikan hasil uji signifikansi dari variabel pengetahuan
heteroskedastisitas dengan uji Glejser. perpajakan yaitu 0.090>0.05,

96
Daniel Malendes, Harijanto Sabijono, Pricillia Weku
DOI: 10.58784/rapi.131

kesadaraan wajib pajak 0.130>0.05, dapat disimpulkan bahwa varians


dan sanksi pajak 0.562>0.05. model tidak terindikasi adanya
Berdasarkan hasil-hasil tersebut maka masalah heteroskedastisitas.

Tabel 4. Uji heteroskedastisitas


B t Sig.
Konstan 5.872 4.778 0.000
Pengetahuan Perpajakan -0.056 -1.711 0.090
Kesadaran Wajib Pajak -0.089 -1.529 0.130
Sanksi Pajak -0.038 -0.582 0.562
Dependent variable: Abs_Res

Uji regresi berganda - Variabel sanksi pajak memiliki tingkat


Tabel 5 menyajikan hasil uji regresi signifikansi sebesar 0,008 atau kurang
berganda dari penelitian ini. Hasil uji dari 0.05. Berdasarkan hasil tersebut
menunjukkan bahwa: maka H3 diterima dan ditemukan
- Variabel pengetahuan perpajakan bahwa sanksi pajak memiliki pengaruh
wajib pajak memiliki tingkat signifikan dan positif terhadap
signifikansi sebesar 0,520 atau lebih kepatuhan wajib pajak dalam
besar dari 0.05. Berdasarkan hasil membayar PBB.
tersebut maka H1 ditolak dan - Koefisien korelasi (R) sebesar 0.513
ditemukan bahwa pengetahuan mengindikasikan bahwa terdapat
perpajakan wajib pajak tidak signifikan hubungan moderat antara variabel
terhadap kepatuhan dalam membayar dependen dengan variabel independen.
PBB. Koefisien determinasi (R2) sebesar
- Variabel kesadaran wajib pajak 0.263 mengindikasikan bahwa model
memiliki tingkat signifikansi sebesar variabel dependen dapat dijelaskan
0,015 atau lebih kecil dari 0.05. oleh variabel independen sebesar
Berdasarkan hasil tersebut maka H2 26.3% sedangkan 73.7% dijelaskan
diterima dan ditemukan bahwa oleh faktor-faktor lainnya.
kesadaran wajib pajak memiliki - Nilai F hitung sebesar 11.425 memiliki
pengaruh signifikan dan positif signifikansi sebesar 0.000 atau lebih
terhadap kepatauhan wajib pajak kecil dari 0.05 sehingga model regresi
dalam membayar PBB. adalah layak (fit model).

Tabel 5. Uji regresi berganda


B t Sig.
Konstan 12.585 5.544 0.000
Pengetahuan Perpajakan 0.039 0.645 0.520
Kesadaran Wajib Pajak 0.264 2.469 0.015
Sanksi Pajak 0.326 2.701 0.008

R 0.513
R2 0.263
Fhitung 11.425

Pembahasan perpajakan tidak memiliki pengaruh


- Pengetahuan perpajakan dan yang signifikan terhadap variabel
kepatuhan wajib pajak. Hasil analisis kepatuhan wajib pajak. Hasil ini
menunjukkan bahwa pengetahuan konsisten dengan Krisdayanti et al.

97
Daniel Malendes, Harijanto Sabijono, Pricillia Weku
DOI: 10.58784/rapi.131

(2022) dan mengimplikasikan bahwa menunjukkan bahwa sanksi pajak


tinggi rendahnya pengetahuan wajib berdampak terhadap peningkatan tingkat
pajak tentang perpajakan tidak kepatuhan wajib pajak dalam membayar
mempengaruhi meningkatnya PBB.
kepatuhan wajib pajak dalam
membayar PBB di Kecamatan Pulau 6. Saran
Batang Dua, Kota ternate. Berdasarkan Bagi pemerintah agar selalu
hasil wawancara dan pengamatan, mengupayakan sosialisasi, sensus
ditemukan bahwa wajib pajak di perpajakan dan penyuluhan kepada
Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota masyarakat yang ada di Kecamatan Pulau
Ternate, Provinsi Maluku Utara belum Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi
memahami prosedur-prosedur Maluku Utara. Kegiatan ini bertujuan
pembayaran PBB dengan baik. untuk meningkatkan eksplorasi dan
Kurangnya pemahaman tentang mengoptimalkan potensi PBB agar target
perpajakan yang dimiliki wajib pajak dan realisasi PBB dapat dapat dicapai.
menyebabkan kurang optimalnya Bagi penelitian selanjutnya, sangat
pemenuhan kewajiban perpajakan. disarankan untuk memperluas variabel-
- Kesadaran wajib pajak dan kepatuhan variabel lain yang tidak dibahasa dalam
wajib pajak. Hasil analisis penelitian ini. Misalnya, sosialisasi pajak,
menunjukkan bahwa kesadaran wajib tingkat penghasilan, kualitas pelayanan,
pajak memiliki pengaruh yang dan lain-lain. Selain itu, penelitian
signifikan terhadap variabel kepatuhan selanjutnya diharapkan mampu
wajib pajak dan konsisten dengan memperluas cakupan sampel di berbagai
Abdullah et al. (2022). Tingkat wilayah sehingga memberikan relevansi
kesadaran yang tinggi dari wajib pajak yang lebih luas.
akan memberikan dampak pada
meningkatnya kepatuhan wajib pajak Daftar pustaka
dalam membayar PBB di Kecamatan Abdullah, S. W., Tuli, H., Pakaya, L.
Pulau Batang Dua, Kota Ternate. (2022). Pengaruh kesadaran dan
- Sanksi pajak dan kepatuhan wajib pemahaman pajak terhadap kepatuhan
pajak. Hasil analisis menunjukkan wajib Pajak Bumi dan Bangunan.
bahwa sanksi pajak memiliki pengaruh Jambura Accounting Review, 3(2),
yang signifikan terhadap kepatuhan 116-128. DOI: 10.37905/jar.v3i2.55
wajib pajak dan konsisten dengan Adikara, A., & Rahayu, S. (2022).
Virginia dan Alimuddin (2024). Pengaruh pengenaan sanksi, pelayanan
Pemberian sanksi yang tegas kepada fiskus & moralitas pelayanan pajak
wajib pajak PBB cenderung teradap kepatuhan pajak tahun 2021
memberikan dampak pada (Studi empiris terhadap wajib pajak
meningkatnya kepatuhan wajib pajak badan di Kabupaten Bogor Jawa
dalam membayar pajak. Barat). Comparative: Ekonomi dan
Bisnis, 4(1), 17-33. DOI:
5. Kesimpulan 10.31000/combis.v4i2.5188
Berdasarkan pembahasan maka dapat Alfina, Z., & Diana, N. (2021). Pengaruh
disimpulkan bahwa pengetahuan Insentif Perpajakan Akibat Covid-19,
perpajakan wajib pajak tidak berdampak Pengetahuan Perpajakan, Kesadaran
signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan
dalam membayar PBB. Kesadaran wajib Wajib Pajak dalam Menyampaikan
pajak secara signifikan meningkatkan Surat Pemberitahuan Tahunan (Studi
tingkat kepatuhan wajib pajak dalam Pada Wajib Pajak yang Terdaftar di
membayar PBB. Temuan juga KPP Pratama Malang Utara). e_Jurnal

98
Daniel Malendes, Harijanto Sabijono, Pricillia Weku
DOI: 10.58784/rapi.131

Ilmiah Riset Akuntansi, 10(04), 47-57. dan Kepatuhan WPOP Sektor UMKM.
https://jim.unisma.ac.id/index.php/jra/a E-Jurnal Akuntansi, 31(4), 925-936.
rticle/view/10556 DOI: 10.24843/eja.2021.v31.i04.p10
Amalia, D., Hidayat, W. W., & Ningrum, Khodijah, S., Barli, H., & Irawati, W.
E. P. (2024). Pengaruh pengetahuan (2021). Pengaruh pengetahuan
perpajakan, modernisasi system peraturan perpajakan, kualitas layanan
administrasi, dan kesadaran wajib fiskus, tarif pajak dan sanksi
pajak terhadap kepatuhan wajib pajakk perpajakan terhadap kepatuhan wajib
dalam membayar PBB di Kelurahan pajak orang pribadi. Jurnal Akuntansi
Padurenan. SENTRI: Jurnal Riset Berkelanjutan Indonesia, 4(2), 183–
Ilmiah, 3(3), 1626-1636. DOI: 195.
10.55681/sentri.v3i3.2439 https://openjournal.unpam.ac.id/index.
Andaningsih, I. R., Murti, W., & Yolanda. php/JABI/article/view/12239
(2022). Kepatuhan dan kesadaran Kieso, D., Weygandt, J., & Warfield.
wajib pajak UMKM dalam (2019). Intermediate Accounting.
meminimalisir kecurangan pajak di Seventeenth Edition. United States:
wilayah Jakarta dan Bekasi. Trilogi Jhon Wiley & Sons, Inc.
Accounting and Business Research, Krisdayanti, M., Gunarianto., & Untung,
3(1), 80-97. DOI: W. (2022). Faktor-faktor yang
10.31326/tabr.v1i1.1263 mempengaruhi kepatuhan wajib PBB
Bahri, S. (2020). Pengantar Akuntansi di Kecamatan Tirtoyudi. National
Berdasarkan SAK ETAP dan IFRS. Conference On Accounting & Finance
Yogyakarta: Penerbit Andi (NCAF), 4, 449-454.
Hani, D. A. U., & Furqon, I. K. (2021). https://journal.uii.ac.id/NCAF/article/v
Pengaruh Sanksi Pajak serta iew/22320
Pengetahuan Masyarakat Tentang Maharaja, E. F., Elim, I., & Suwetja, I. G.
Pajak Terhadap Kepatuhan (2021). Pengaruh kesadaran wajib
Membayar Wajib Pajak. UTILITY: pajak dan pegetahuan wajib pajak
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam
Ekonomi, 5(1), 10-15. DOI: membayar PBB di Kecamatan Bathin
10.30599/utility.v5i01.1161 Solapan Kota Duri, Riau. Going
Hazmi, M. Z., Suhendro., & Dewi, R. R. Concern: Jurnal Riset Akuntansi,
(2020). Pengaruh pengetahuan wajib 16(4), 299-311.
pajak, kualitas pelayacnan dan sanksi https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.p
perpajakan terhadap kepatuhan wajib hp/gc/article/view/36584/34024
pajak pada KPP Pratama Surakarta. Mardiasmo. (2018). Perpajakan, Edisi
Jurnal Akuntansi Universitas Jember, Revisi 2018. Yogyakarta: ANDI
18(1), 28-40. DOI: Mardiasmo. (2019). Perpajakan, Edisi
10.19184/jauj.v18i1.17869 Revisi 2019. Yogyakarta: ANDI
Hidayat, I., & Gunawan, S. (2022). Mulyati, Y., & Ismanto, J. (2021).
Pengaruh kesadaran wajib pajak, Pengaruh Penerapan E-Filing,
sanksi perpajakan, dan kualitas Pengetahuan Pajak dan Sanksi Pajak
pelayanan perpajakan terhadap Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak
kepatuhan wajib dalam membayar pada Pegawai Kemendikbud. Jurnal
PBB. MANAZHIM: Jurnal Manajemen Akuntansi Berkelanjutan Indonesia,
dan Ilmu Pendidikan, 4(1), 110-132. 4(2), 139-155.
DOI: 10.36088/manazhim.v4i1.1625 https://openjournal.unpam.ac.id/index.
Kartikasari, N. L. G. S., & Yadnyana, I. K. php/JABI/article/view/10333
(2021). Pengetahuan Perpajakan, Mumu, A., Sondakh, J. J., & Suwetja, I. G.
Sanksi Pajak Kesadaran Wajib Pajak (2020). Pengaruh pengetahuan

99
Daniel Malendes, Harijanto Sabijono, Pricillia Weku
DOI: 10.58784/rapi.131

perpajakan, sanksi pajak dan kesadaran


wajib pajak terhadap kepatuhan
membayar PBB di Kecamatan Sonder
Kabupaten Minahasa. Going Concern:
Jurnal Riset Akuntansi, 15(2), 175-
184. DOI:
10.32400/gc.15.2.28121.2020
Nafiah, Z., & Warno. (2018). Pengaruh
Sanksi Perpajakan, Kesadaran, dan
Kualitas Pelayan Pajak terhadap
Penerimaan Pajak Bumi dan
Bangunan. STIE Semarang, 10(1), 86-
105. DOI: 10.33747/stiesmg.v10i1.88
Parera, A. M. W., & Erawati, T. (2017).
Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak,
Sanksi Perpajakan, Pengetahuan
Perpajakan, dan Pelayanan Fiskus
Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak
Bumi dan Bangunan. Jurnal
Akuntansi. 5(1), 37-48.
https://jurnalfe.ustjogja.ac.id/index.php
/akuntansi/article/view/255/
Trisnawati. (2017). Perpajakan Indonesia.
Edisi 10 buku 1. Jakarta: Salemba
Empat
Virginia, W. A., & Alimuddin, I. (2024).
Pengaruh pengetahuan, sanksi,dan tarif
terhadap kepatuhan wajib PBB-P2.
Owner: Riset & Jurnal Akuntansi,
8(1), 661-672. DOI:
10.33395/owner.v8i1.1925

100

Anda mungkin juga menyukai