0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
52 tayangan19 halaman

Makalah Sepak Bola

Makalah ini membahas tentang sepakbola, termasuk pengertian, sejarah, perkembangan, peraturan, dan teknik latihan dalam olahraga ini. Sepakbola sangat populer di Indonesia dan dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari sebelas pemain. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang aspek-aspek penting dalam permainan sepakbola.

Diunggah oleh

abidmuafananda
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
52 tayangan19 halaman

Makalah Sepak Bola

Makalah ini membahas tentang sepakbola, termasuk pengertian, sejarah, perkembangan, peraturan, dan teknik latihan dalam olahraga ini. Sepakbola sangat populer di Indonesia dan dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari sebelas pemain. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang aspek-aspek penting dalam permainan sepakbola.

Diunggah oleh

abidmuafananda
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

SEPAKBOLA

Dosen Pengampu : Anggel Hardi Yanto, S.Pd., M.Pd.

Disusun Oleh :

Abid Mu’afa Ananda

NIM :

A1H123064

PRODI PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN KESEHATAN

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2024
i

KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah SWT Tuhan semesta alam, yang telah memberikan rahmat
dan hidayah-Nya, salawat dan salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada junjungan
Nabi Muhammad SAW, yang diutus sebagai rahmat bagi semesta alam, semoga juga terlimpah
kepada keluarganya, sahabat-sahabatnya.

Berkat rahmat, kekuatan, kesehatan yang diberikan oleh Allah SWT, akhirnya saya
bisa menyelesaikan makalah ini dengan judul “SEPAKBOLA”. Saya juga mengucapkan
banyak terima kasih kepada Yang Terhormat Bapak Anggel Hardi Yanto,S.Pd., M.Pd. selaku
dosen pengampu mata kuliah yang telah memberikan motivasi kepada saya dalam
pembuatan makalah ini, semoga dapat bermanfaat bagi yang membacanya.

Dalam penyusunan makalah ini, saya menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak
kelemahan dan kekurangan, maka dari itu saya mengharapkan kritik dan saran yang
membangun. Demikianlah makalah ini saya buat, semoga dapat berguna dan bermanfaat bagi
kita semua.
ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.............................................................................................i

DAFTAR ISI..........................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang masalah...................................................................................1


1.2 Rumusan masalah ..........................................................................................1
1.3 Tujuan penulisan makalah...............................................................................2

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian……………………………………………………………………3

2.2 Latihan fisik....................................................................................................11

2.3 Model latihan..................................................................................................12

2.4 Taktik dan teknik ...........................................................................................13

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan....................................................................................................15

3.2 Saran...............................................................................................................15

DAFTAR PUSTAKA................................................................................................16
1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sepakbola merupakan olahraga yang sangat di gemari oleh masyarakat Indonesia dari lapisan
mana pun, dari anak-ank sampai dewasa terutama laki-laki. Anak laki-laki secara psikologis
lebih tertarik pada permainan yang memerlukan berbagai jenis gerakan karena sebagian besar
anak laki-laki selalu mempertontonkan keterampilan geraknya dalam berbagai jenis situasi.
Sepakbola dimainkan oleh dua tim, yang masing masing beranggotakan sebelas orang (Nufusi,
2012). Sepakbola hampir seluruhnya menggunakan kemahiran kaki, kecuali penjaga gawang
yang bebas menggunakan anggota badan manapun. Tujuan dari masing masing regu ialah
memasukkan bola ke gawang sebanyak mungkin dengan pengertian pula berusaha sekuat
tenaga agar gawangnya terhindar dari kebobolan penyerang lawan.

Permainan dilakukan dalam dua babak, sedang diantara dua babak itu diberi waktu istirahat.
Disamping itu pada babak kedua diadakan pertukaran tempat. Mengenai kelengkapan pemain
dengan menggunakan sepatu bola serta kostum yang berbeda warna antara kedua regu,
demikian pula untuk masing-masing penjaga gawang menggunakan kostum yang khusus dan
berbeda dengan para pemain. Sepakbola merupakan cabang olahraga yang sangat digemari oleh
berbagai kalangan masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, maupun orang tua.

1.2 Rumusan Masalah

1. Pengertian, Sejarah, perkembangan, peraturan permainan, serta sarana prasana


olahraga sepakbola.

2. Latihan fisik dominan dalam sepakbola.

3. Model latihan sepakbola.

4. Teknik dan taktik dalam sepakbola.


2

1.3 Tujuan penulisan

1. Agar mengetahui pengertian, Sejarah, perkembangan, peraturan permainan, serta


sarana prasana olahraga sepakbola.

2. Agar mengetahui cara latihan fisik dominan dalam sepakbola.

3. Agar mengetahui medel latihan dalam sepakbola.

4. Agar menegtahui teknik dan taktik apa saja dalam sepakbola.


3

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian, Sejarah, perkembangan, peraturan permainan, serta sarana prasana


olahraga sepakbola.

a. Pengertian sepakbola

Sepakbola adalah olahraga yang sangat populer di dunia. Dalam pertandingan, olahraga ini
dimainkan oleh dua kelompok yang berlawanan yang masing-masing berjuan untuk
memasukkan bola ke gawang lawan. Masing-masing kelompok beranggotakan sebelas pemain,
dan karenanya kelompok tersebut juga dinamakan keseblasan. Pengertian sepak bola menurut
(Sudjarwo, Iwan, 2017:1) “Sepak bola ialah olahraga beregu yang di dasari atas teknik,
pengolahan bola, dan pengertian setiap pemain terhadap permainan”.

b. Sejarah sepakbola

Sejarah sepakbola tercatat bermula di negara Tiongkok, yaitu pada pemerintahan Dinasti Han.
Masa itu di perkirakan pada abad ke-2 Masehi sampai ke-3 Masehi. Pada saat itu, permainan
ini dimulai dengan menggunakan bola yang terbuat dari kulit binatang yang digulung-gulung
berbentuk seperti bola. Cara bermainnya pun tidak jauh berbeda dengan sepakbola modern,
yaitu memasukkan bola ke jaring kecil. Permainan tersebut pada masa itu di sebut dengan istilah
Thu Chu. Bahkan di jepang pun ada permainan seperti ini yang di sebut dengan nama “Kamari”
yang terpengaruh oleh Cuju.

Di Amerika Utara, suku Algonquains memiliki permainan bolanya sendiri yang


disebut pasuckuakohowog. Permainan ini digambarkan sebagai jenis sepakbola biasa yang
dimainkan di Eropa pada saat yang sama, di mana bola ditendang melalui gawang. Meskipun
terdapat kemiripan dengan permainan bola lain yang dimainkan di seluruh dunia, FIFA telah
menyatakan bahwa sepakbola tidak memiliki sejarah klasik dan tidak ada hubungannya dengan
sejarah permainan apa pun yang dimainkan pada zaman kuno di luar Eropa. Sejarah sepakbola
di Inggris dapat ditelusuri setidaknya hingga abad kedelapan. Pada pertengahan abad ke-19,
4

dilakukan upaya untuk menstandarisasi berbagai bentuk sepakbola yang dimainkan di sekolah-
sekolah umum di Inggris, dan aturan modern sepakbola yang didasarkan pada upaya tersebut.

Peraturan Cambridge yang pertama kali dibuat di Universitas cambridge pada tahun 1848,
memiliki pengaruh besar dalam pengembangan peraturan sepakbola, termasuk asosiasi
sepakbola. Peraturan Cambridge tersebut ditulis di Trinity College, cambridge, dalam suatu
pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan dari sekolah-sekolah
seperti Eton, Harrow, Rugby, Winchester dan Shrewsbury. Meskipun demikian, peraturan ini
tidak diadopsi secara universal.

Pada tahun 1850-an, banyak klub yang tidak terkait dengan sekolah atau universitas dibentuk
di seluruh dunia berbahasa Inggris untuk memainkan berbagai bentuk sepakbola. Beberapa klub
bahkan membuat kode aturan mereka sendiri, salah satunya adalah klub sepakbola sheffield.
Klub ini dibentuk oleh mantan siswa sekolah umum pada tahun 1857, yang kemudian mengarah
pada pembentukan Sheffield FA pada tahun 1867.

Sepakbola berkembang sangat sangat pesatdi dunia, hal tersebut mendorong terbentuknya
wadah organisasi sepakbola dunia sehingga lahirlah Federation International de Fotball
Association ( FIFA) di Paris, Prancis pada 21 mei 1904.

c. Perkembangan sepakbola

Pada tahun 1930, Persatuan SepakBola Seluruh Indonesia (PSSI) didirikan di Yogyakarta
dengan tujuan menggunakan sepak bola sebagai alat untuk menyebarkan semangat
nasionalisme di kalangan pemuda dan menentang penjajahan Belanda. Hingga tahun 1979,
kompetisi sepakbola nasional di Indonesia diselenggarakan secara amatir, lebih dikenal dengan
istilah “Perserikatan”. Pada tahun 1994, PSSI menggabungkan Perserikatan dan Galatama,
membentuk Liga Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kualitas sepakbola Indonesia. Seiring
berjalannya waktu, PSSI terus mengembangkan kompetisi sepakbola dalam negeri, seperti
Perserikatan, Galatama, Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua untuk
pemain non-amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir. PSSI juga aktif mengembangkan
kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam kelompok umur tertentu (U-15, U-17, U-19,
5

U-21, dan U-23).Pada tahun 2008, PSSI menyelenggarakan Liga Super Indonesia sebagai liga
sepakbola profesional pertama di Indonesia, menggantikan Divisi Utama sebagai kompetisi
tingkat teratas.

Dengan demikian, sepakbola terus menjadi olahraga yang populer dan terus berkembang di
Indonesia, dengan PSSI terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan popularitas olahraga
ini di tanah air.

D. Peraturan SepakBola

Peraturan permainan adalah suatu aturan yang mengatur jalannya sebuah permainan atau
pertandingan agar tercipta rasa adil, tidak ada satu pihak yang merasa dirugikan, dan supanya
jalannya permainan atau pertandingan lebih teratur. Dalam sepakbola yang membuat kebijakan
untuk membuat peraturan permainan sepakbola yaitu FIFA (Federation Internationale De
Football Association) dalam bukunya yaitu Laws Of The Game (FIFA 2008:4). “Peraturan
yang ada dalam laws of the game sifatnya baku dan tidak dapat dirubah oleh pihak manapun
dan hanya FIFA sendiri yang dapat merubahnya”. Apakah peraturan permainan sepakbola
hanya begitu saja.! “Tidak”. Karena FIFA selalu mengevaluasi dalam setiap pertandingan,
kemudian menambahkan atau menghapus peraturan-peraturan agar permainan sepakbola
menjadi lebih menarik.

Dalam peraturan permainan sepakbola terdapat 17 pasal yang mengatur jalannya suatu
permainan sepakbola. Pasal 1 – 6 menjelaskan tentang perlengkapan, pasal 7 – 17 menjelaskan
tentang aplikasi dilapangan. Penjelasannya menurut laws of the game (FIFA 2008:4) adalah
sebagai berikut:

1. Pasal 1 ( Lapangan Permainan)


Lapangan permainan sepakbola harus berbentuk empat persegi panjang dan di tandai dengan
garis-garis. Garis samping harus lebih panjang dari garis gawang. Lapangan sepakbola
berukuran international memiliki panjang lapangan 100 – 110 meter, dan lebar lapangan 64-75
meter.

Lapangan sepakbola ditandai dengan garis-garis yang berukuran tidak lebih dari 12 cm.
Lapangan permainan dibagi 2 bagian oleh sebuah garis tengah yang memiliki lingkaran tengah
6

yang berukuran 9,15 meter. Lapangan sepakbola harus memiliki daerah gawang yang
berukuran 5,5 meter dan daerah penalti yang berukuran 16,5 meter, dengan memiliki titik
penalti yang berjarak 11 meter dari garis gawang.

2. Pasal 2 (Bola)
Bola yang digunakan harus berbentuk bundar/bulat, terbuat dari kulit atau bahan lain yang
sesuai, Lingkaran tidak lebih dari 70 cm dan tidak kurang dari 68 cm, mempunyai berat 410-
450 gram dan tekanan udara.
0,6-1,1 atm

3. Pasal 3 (Jumlah Pemain)


Suatu permainan sepakbola dimainkan oleh 2 tim, masing-masing tim paling banyak terdiri dari
11 pemain dan satu diantaranya menjasi penjaga gawang. Suatu pertandingan tidak boleh

dimulai apabila pemain dari salah satu tim kurang dari 7 orang.

4. Pasal 4 (Perlekapan Pemain)


Perlengkapan dasar/utama yang wajib dipakai oleh seorang pemain terdiri dari: baju kaos atau
kemeja olahraga, celana pendek, kaos kaki, pelindung tulang kering pada kaki, dan sepatu.
Dengan catatan, dalam satu tim warna kaos harus sama dan penjaga gawang memakai warna
kaos yang berbeda dengan pemain yang lainnya.

5. Pasal 5 (Wasit)
Setiap pertandingan sepakbola dipimpin oleh seorang wasit yang wewenangnya mutlak dalam
menegakan peraturan permainan pada pertandingan dimana ia ditugaskan.Keputusan mengenai
fakta-fakta yang berkaitan dengan permainan, termasuk ada atau tidaknya sebuah gol
dijaringkan dan hasil suatu pertandingan adalah final.

6. Pasal 6 (Asisten Wasit)


Setiap pertandingan sepakbola, wasit dibantu oleh 2 orang asisten wasit, yang bertugas untuk
mengawasi (mengamati) jalannya suatu pertandingan sesuai dengan peraturan permainan.

7. Pasal 7 (Lamanya Pertandingan)


7

Pertandingan sepakbola berlangsung selama dua babak, setiap babaknya memiliki waaktu 45
menit, dengan waktu istirahat 15 menit disetiap babak.

8. Pasal 8 (Memulai dan Memulai Kembali Permainan)


Kick Off adalah suatu cara untuk memulai permainan. kick off juga dilakukan apabila terjadinya gol, dan
pada permulaan babak kedua.

9. Pasal 9 (Bola Didalam dan Diluar Pertandingan)


Bola berada diluar permainan apabila: bola sepenuhnya melewati garis gawang atau garis
samping baik berada di tanah atau di udara, dan apabila permainan dihentikan oleh wasit. Bola
dikatakan dalam permainan apabila bola tidak keluar lapangan.

10. Pasal 10 (Cara Mencwtak Gol)


Di dalam permainan sepakbola Gol tercipta bila bola sepenuhnya melewati garis gawang,
diantara kedua tiang gawang dan di bawah mistar gawang, asalkan sebelum itu tidak terjadi
pelanggaran terhadap peraturan permainan yang dilakukan oleh tim yang memasukan gol.

11. Pasal 11 (offiside)


Di dalam permainan sepakbola, bila seorang pemain berada pada posisi ofsaid itu bukan
merupakan suatu pelanggaran. Seorang pemain berada pada posisi offside jika pemain tersebut
berada lebih dekat ke garis gawang lawan dari pada bola dan pemain lawan yang kedua terakhir.
Seorang pemain dikatakan tidak berada dalam posisi ofsaid, jika dia berada pada daerah
permainannya sendiri atau dia sejajar dengan pemain lawan yang kedua terakhir. Dan tidak
dikatakan ofsaid apabila pemain tersebut menerima bola dari tendangan gawang lemparan ke
dalam dan tendangan sudut.

12. Pasal 12 (Pelanggaran dan Perlakuan Tidak Sopan)


Dalam pelanggaran terdapat dua bentuk, yaitu pelanggaran langsung dan pelanggaran tidak
langsung.
Tendangan bebas langsung diberikan kepada tim lawan jika seorang pemain melakukan
tindakan pelanggaran seperti menendang atau mencoba menendang lawan, menjegal atau
mencoba menjegal lawan, melompat kearah lawan, menabrak lawan, memukul atau mencoba
8

memukul lawan, mendorong lawan, mentackle atau menyerang lawan, menahan atau
memegang lawan, meludahi lawan, dan memegang bola dengan sengaja ( kecuali bagi penjaga
gawang dalam daerah pinaltinya sendiri ).

Tendangan bebas tidak langsung diberikan pada tim lawan apabila penjaga gawang mengambil
waktu lebih dari 6 detik ketika menguasai bola di tangannya, menyentuh bola kembali dengan
tangannya setelah dilepaskan dari penguasaannya dan bola tidak disentuh / menyentuh pemain
lain, menerima dengan tangannya ketika teman satu tim sengaja menendang bola kepadanya,
dan menerima bola dengan tangannya dari lemparan kedalam dari teman satu timnya. Dan
untuk pemain lainnya adalah, bila bermain dengan cara yang berbahaya,
menghalangi/merintangi pergerakan lawan, dan menghalangi penjaga gawang untuk
melepaskan bola dari tangannya.

13. Pasal 13 (Tendangan Bebas)


Tendangan bebas terbagi 2 yaitu tendangan bebas langsung dan tendangan bebas tidak
langsung.

Tendangan bebas langsung, gol dapat tercipta dari tendangan bebas langsung. Jika bola pada
tendangan bebas langsung ditendang langsung masuk kedalam gawang sendiri, tendangan sudut
diberikan kepada tim lawan.

Tendangan bebas tidak langsung, gol tidak dapat tercipta langsung dari tendangan bebas tidak
langsung. Setiap tendangan bebas tidak langsung, wasit memberikan isyarat dengan
mengangkat salah satu tangannya di atas kepala.

14. Pasal 14 (Tendangan Pinalti)


Sebuah tendangan pinalti dijatuhkan terhadap tim yang melakukan salah satu dari sepuluh
pelanggaran yang dihukum dengan tendangan bebas langsung, dan pelanggaran tersebut
dilakukan di dalam daerah pinaltinya sendiri pada saat bola masih dalam permainan.

15. Pasal 15 (Lemparan Kedalam)


9

Lemparan ke dalam adalah suatu cara untuk memulai kembali permainan. Lemparan ke dalam
diberikan kepada lawan dari pemain yang terakhir menyentuh bola ketika seluruh bagian bola
melewati garis samping, baik menggelinding di tanah maupun melayang di udara. Sebuah gol
tidak dapat langsung dihasilkan dari suatu lemparan ke dalam. Prosedur lemparan ke dalam
adalah sebagai berikut : menghadap ke lapangan permainan, sebagian dari kakinya berada di
atas garis samping atau di luar garis samping, memegang bola dengan kedua belah tangan,
melemparkan bola dari belakang melalui atas kepala.

16. Pasal 16 (Tendangan Gawang)


Tendangan gawang adalah suatu cara untuk memulai kembali permainan. Tendangan gawang
diberikan ketika seluruh bagian bola melewati garis gawang, baik menggelinding di tanah
maupun melayang di udara. Sebuah gol yang tercipta dari tendangan gawang langsung ke
gawang lawan dinyatakan syah.

17. Pasal 17 (Tendangan Sudut)


Tendangan sudut adalah suatu cara untuk memulai kembali permainan. Tendangan sudut
diberikan ketika seluruh bagian bola melewati garis gawang, baik menggelinding di tanah
maupun melayang di udara. Sebuah gol yang tercipta dari tendangan sudut langsung ke gawang
lawan dinyatakan sah.

Semua peraturan permainan sepakbola merupakan suatu yang sangat mengikat untuk
berjalannya suatu pertandingan di dalam suatu kompetisi sepakbola, dan tidak dapat dirubah
dengan semena-mena kecuali oleh pihak yang lebih berwenang yaitu FIFA.

Alangkah indahnya apabila semua komponen sepakbola dari mulai pemain, pelatih,
manajemen, suporter, wasit sampai pengamat sepakbola, mengetahui dan mentaati peraturan
yang sudah dibuat. Mudah-mudan dengan mengetahui Peraturan Permainan
Sepakbola ( Laws Of The Game ) sepakbola akan lebih baik khusnya di Indonesia.

E. Sarana Prasarana Sepak Bola

1. Bola sepak
10

Berbentuk bulat sempurna.Memiliki tekanan udara (8,5 lbs/sq inci sampai 15,6 lbs/sq inci.
Terbuat dari bahan kulit dengan standar teruji.Berat bola 450 gr dan tidak kurang dari 410
gr.Lingkaran bola memiliki ukuran 70 cm (28 inci) dan tidak kurang dari 68 cm (27 inci).

2. Peluit

Sebagai pemberi tanda dan peringatan untuk para pemain sepak bola

3. Papan Skor

Digunakan untuk memantau perhitungan waktu berjalannya sepakbola.

4. Kartu Pelanggaran

Jenis-jenis kartu dalam permainan sepakbola ada dua yaitu kartu kuning dan kartu
merah.Apabila pemain mendapatkan katu kuning maka tandanya pemain tersebut sudah
mendapat teguran dari wasit dan apabila pemain yang mendapatkan kartu kuning tersebut
mendapatkan peringatan sekali lagi dari wasit dan wasit memberi hukuman satu kartu kuning
lagi yang artinya menjadi kartu merah pemain tersebut harus memininggalkan lapangan.
Banyaknya jenis-jenis pelanggaran, membuat wasit berhak memberikan hukuman berupa
peringatan, kartu kuning, kartu merah atau bahkan penalti (khusus penalti, apabila pelanggaran
dilakukan di kotak penalti lawan (Saputra, 2016).

kartu kuning, adalah tindakan peringatan wasit kepada pemain namun masih diberi kesempatan
melanjutkan disisa waktu pertandingan. Serta kartu kuning bisa diberikan kepada semua posisi
pemain bahkan hingga pelatih.

Selain itu, ada hukuman berupa kartu merah, yang merupakan pelanggaran keras yang disengaja
maupun tidak yang dapat mengkibatkan cidera (fatal), tindakan disipliner yang berlebihan dan
sudah mendapatkan 1 kartu kuning sebelumnya kemudian mendapatkan kartu yang ke 2
kalinya. Jika seorang wasit memberikan kartu merah, maka pemain tersebut tidak bisa
melanjutkan pertandingan.

5. Stopwatch atau dapat diganti dengan jam tangan

Dipergunakan untuk menghitung waktu berjalannya permaian sepak bola

6. Bendera wasit

Menentukan secara pasti garis pelanggaran out dan offside

7.Kostum sepakbola
11

kaos olahraga, Celana pendek, Sarung tangan khusus penjaga gawang, Kaos kaki, Pelindung
tulang kering, Sepatu sepak bola.

Dalam hal ini prasaranan dalam permainan sepak bola merupakan perlengkapan yang
dibutuhkan untuk melakukan kegiatan dan sifatnya permanen atau sulit dipindahkan, berikut

Contoh dari prasarana dalam sepakbola:

1. Lapangan

Lapangan sepakbola, lapangan yang dikelilingi oleh garis panjang kesamping, garis tegak
pendek ke gawang dan garis Tengah serta dikelilingi oleh sebuah lingkaran dengan radios 9,15
m (10 yard).

Lapangansepakbola harus memenuhi kualitas standar. Masalah terkait dengan rumput


lapangan sepakbola yang terjadi di Indonesia yaitu kesesuaian pemilihan jenis rumput,
media tanam, dan pertumbuhan rumput yang dipengaruhi kondisi iklim dan ketersediaan
nutrisinya. (Jurnal Lanskap Indonesia, 2013)

2. Gawang

Aturan Lebar gawang adalah 7,32 m (8 yard) dan jarak dari bagian paling bawah mistar atau
palanga gawang ke tanah adalah 2,44 m (8 kaki). Lebar kedua tiang gawang dan lebar mistar
atau palanggawang sama tidak lebih dari 12 cm atau 6 inci.

3. Stadion/GOR

Prasarana ketiga yang perlu dipersiapkan yaitu terkait tempat bermain. Kamu bisa
memanfaatkan GOR atau stadion sebagai prasarana dalam bermain sepak bola.

2.2 Latihan fisik yang dominan dalam sepak bola.

Adapun beberapa komponen fisik dasar yang sangat dibutuhkan pada cabang olahraga
Sepakbola yaitu daya tahan, kekuatan, power, dan kecepatan. Setiap unsurunsur gerak tersebut
dapat memberikan kontributor terhadap keterampilan gerak, karena seseorang yang memiliki
keterampilan gerak adalah orang yang mampu melakukan gerakan secara efisien dan benar
12

secara mekanis. Untuk dapat memiliki keterampilan gerak yang baik, maka diperlukan proses
belajar berlatih dalam jangka waktu relatif lama.

Tendangan jarak jauh dalam permainan sepakbola sering digunakan oleh pemain sepakbola, maka dari
itu kondisi fisik sangatlah berpengaruh dalam keberhasilan melakukan tendangan jarak jauh. Oleh
karena itu setiap pemain harus memiliki teknik dasar dan kondisi fisik yang bagus agar dapat
menunjukan permainan yang ada di dalam sepakbola dengan kemampuan yang maksimal. (Jurnal
Kesehatan Olahraga, 2015)

Tendangan jarak jauh dimulai dari mencondongkan badan dan mengayunkan kaki yang akan digunakan
untuk menendang bola dengan ayunan tinggi kebelakang, kaki tumpu diletakkan sedikit condong
kebelakang selama melakukan tendangan untuk memberikan angkatan kepada hasil tendangan
diusahakan perkenaan bola tepat pada posisi separuh dari bawah dan gunakan lengan sebagai
keseimbangan. Perpanjang tendangan dengan gerak lanjut yang kuat untuk menambah jarak hasil
tendangan (Mielke Danny, 2007 : 115).

Oleh sebab itu seseorang yang ingin terampil dalam permainan Sepakbola, maka diperlukan
proses laihan yang benar dan didukung oleh unsur-unsur gerak yang baik pula. Untuk dapat
mengetahui tingkat kemampuan gerak seseorang, tentunya perlu dilakukan pengukuran
terhadap komponen-komponen geraknya, dimana alat ukur yang digunakan terhadap
komponen-komponen tersebut, harus sesuai dan tepat dengan obyek yang akan diukur, yaitu
melalui pengetesan,.

2.3 Model latihan sepak bola.

Untuk bermain bola dengan baik pemain di bekali dengan Teknik dasar yang baik.
Pemain yang memiliki Teknik dasar yang baik pemain tersebut cenderung dapat bermain
sepak bola dengan baik pula. Beberapa Teknik dasasr yang perlu dimiliki pemain sepak
bola adalah menendang (kicking), menghentikan atau mengontrol (stoping), mengiring
(dribbling), menyundul (heading), merampas (tacling), lemparan ke dalam (trow-in), dan
menjaga gawang (goal keeping).
13

2.4 Teknik dan Taktik sepak bola.

Teknik adalah kemampuan pemain untuk melahirkan pola pikir ke dalam sebuah gerak yang
efektif dan efisen,serta tidakmelanggarperaturan permainan yangberlaku dan menjunjung
tinggisportivitas (Santoso, 2014: 42). Teknik dasar dalam sepakbola merupakan keterampilan
untuk melakukan gerakan-perakan atau mengerjakan sesuatu yang berhubungan dari permainan
sepakbola. Salah satu teknik dasar dalam sepakbola adalah dribbling, passing, shooting, control,
heading.

Dribbling dalam permainan sepak bola merupakan suatu upaya mendorong bola secara
terputus-putus dan posisi bola tidak jauh dari kaki,diharuskan bergerak dengan lincah dan
efektif guna mendukung strategi sebuah tim yang diterapkan pelatih.( Jurnal Pendidikan
Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek), Januari 2024)

Passing adalah salah satu kemampuan individu sendiri mengopor/umpan bola kepada
teman.Passing sendiri adalah seni memindah-kan momentum bola dari satu pemain ke pe-main
lain (Mielke, 2007:19). Penguasaan teknik passing yang baik dan benar dapat mem-bantu untuk
menciptakan sebuah kerjasama tim yang baik dan harus diajarkan sejak usia dini.

Shooting merupakan teknik dasar sepak bola yang harus dikuasai pemain terutama pemain
depan, karena peluang paling besar untuk menciptakan gol adalah menembak bola dengan
kekuatan kaki ke gawang lawan dengan akurat. Teknik shooting yang paling baik dilakukan
dengan punggung kaki. Salah satu contoh shooting yaituu tendangan jarak jauh, Teknik
tendangan jarak jauh dimulai dari mencondongkan badan dan mengayunkan kaki yang akan
digunakan untuk menendang bola dengan ayunan tinggi kebelakang, kaki tumpu diletakkan
sedikit condong kebelakang selama melakukan tendangan untuk memberikan angkatan kepada
hasil tendangan diusahakan perkenaan bola tepat pada posisi separuh dari bawah dan gunakan
lengan sebagai keseimbangan. Perpanjang tendangan dengan gerak lanjut yang kuat untuk
menambah jarak hasil tendangan (Mielke Danny, 2007 : 115).

Mengotrol dalam permainan sepak bola disebut juga menghentikan bola, yaitusuatu upaya
untuk menghentikan bola sebelum bola di hentikan dengan kaki. Saat mengontrol bola yang
datang seorang pemain harus dalam posisi siap dengan pengamanan yang tepat agar bola dapat
di kuasai dengan sepenuhnya tanpa dicuri lawan.
14

Heading merupakan salah satu dari teknik yang ada di sepakbola, Heading adalah memukul
bola dengan kepala. Heading merupakan salah satu teknik dasar yang harus dimiliki oleh
seorang pemain sepakbola yang berguna dalam bertahan dan menciptakan peluang terciptanya
gol dalam suatu pertandingan. (Arief permana putra, aditya,2014).

Setelah memiliki teknik merata maka dibutuhkan penguasaan taktik. Bagian ini sangat
membantu pemain agar menyatu dengan tim. Tujuannya adalah untuk menghasilkan pemain
yang cerdas, mampu beradaptasi dalam situasi yang berganti-ganti dalam pertandingan-
pertandingan yang dihadapi.
15

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan.

Pemain terbagi atas dua tim yang masing-masing terdiri dari 11 orang bertarung untuk
memasukkan sebuah bola bundar ke gawang lawan (“mencetak gol”). Tim yang mencetak lebih
banyak gol adalah sang pemenang (biasanya dalam jangka waktu 90 menit, tetapi ada cara
lainnya untuk menentukan pemenang jika hasilnya seri). Peraturan terpenting dalam mencapai
tujuan ini adalah para pemain (kecuali penjaga gawang) tidak boleh menyentuh bola dengan
tangan mereka selama masih dalam permainan.

3.2 Saran.

Waktu kita masih panjanh untuk mengejar cita-cita jika kita mau berjuang keras, belaja dengan
sunguh-sunguh pasti apa yang kita inginkan tercapai. Sepak bola merupakan cabang olahraga
yang sangat sulit jika tidak mau belajar atau Latihan dengan terus menerus, Teknik-teknik dasar
yang harus di kuasai juga mental bermain yang sportif merupakan modal dasar bermain sepak
bola. Bermain sepak bola juga menuntut kemampuan otak yang prima, untuk dapat bermain
sepak bolakita harus banyak berlatih dan memupuk kerja sama yang ulet karena dalam
permainan ini sangat di perlukan kebersamaan dan keuletan dalam bermain demi terciptanya
dinamika kebersamaan untuk mencapai kemenangan.
16

DAFTAR PUSTAKA

1. Jurnal Kesehatan Olahraga Volume 03 Nomor 01 Tahun 2015, 50-56. (Online). Diakses 10
Maret 2024.

2. Sucipto, dkk. 2000. Sepakbola. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Direktoral Jendal
Pendidikan dan Kebudayaan.

3. Mielke, Danny. 2007. Dasar-Dasar SEPAK BOLA. Bandung: Pakar Ray

4. Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek)Volume 11, Nomor 1,


Januari 2024. Diakses 10 Maret 2024.

5. Arief permana putra, Aditya (2014) Hubungan Tinggi Badan, Kelentukan Otot Punggung
dan Kekuatan Otot Perut Dengan Jarak Sundulan Bola.

6. Journal of S.P.O.R.T, Vol. 3, No.2, Desember 2019 ISSN 2620-7699 Sport, Physical
Education, Organization, Recreation, Training. Diakses 8 maret 2024

7. Sudjarwo, Iwan. (2015). Permainan Sepakbola. Tasikmalaya:PJKR FKIP UNSIL.Sudjarwo,


Iwan. (2017). Permainan Sepakbola. Tasikmalaya: PJKR FKIP UNSIL. Soekatamsi. (2004).
Teknik Dasar Bermain Sepakbola. Solo. TigaSerangkai.

8. jurnal lanskap indonesia | vol 5no 2 2013)

9. saputra, M. Y. (2016). KARTU KUNING DAN MERAH DI INDONESIA SUPER LEAGUE (ISL)
TAHUN 2014/2015. Jurnal Kepelatihan Olahraga, 8(1), 1– 15. Diakses 10 maret 2024

Anda mungkin juga menyukai