Anda di halaman 1dari 74

ANGKA INDEKS

(Konsep Angka Indeks, Indeks Harga Relatif


Sederhana Tertimbang, dan Indeks Agregatif
Tertimbang)
(Pertemuan ke-8)

FAKULTAS BISNIS DAN EKONOMIKA


UNIVERSITAS SURABAYA

ANGKA INDEKS
Konsep

Angka indeks adalah angka yang


dibuat sedemikian rupa sehingga
dapat dipergunakan untuk melakukan
perbandingan antara kegiatan yang
sama
(produksi,
ekspor,
hasil
penjualan, jumlah uang beredar, dll)
dalam waktu yang berbeda.

Contoh

Harga handphone turun 5%, harga


beras naik 7%, dll
2

ANGKA INDEKS
Nama

Lain
Angka indeks sering disebut
indeks

Satuan

Satuan angka indeks % namun


dalam prakteknya jarang dipakai.

ANGKA INDEKS
Tujuan

Dari angka indeks dapat diketahui maju


mundurnya atau naik turunnya suatu usaha
atau kegiatan.
Tujuan pembuatan angka indeks adalah
untuk mengukur secara kuantitatif terjadinya
perubahan dalam dua waktu yang berlainan.
Misalnya indeks harga untuk mengukur
perubahan harga (berapa kenaikannya atau
penurunannya), indeks produksi untuk
mengetahui perubahan yang terjadi dalam
kegiatan produksi, indeks biaya hidup untuk
mengukur tingkat inflasi, dll.
4

ANGKA INDEKS
Dalam membuat angka indeks diperlukan
dua macam waktu, yaitu
1.Waktu dasar (base period)
Waktu dasar adalah waktu dimana suatu
kegiatan (kejadian) dipergunakan sebagai
dasar perbandingan.
2.Waktu

yang bersangkutan atau sedang


berjalan (current period)
Waktu yang sedang berjalan adalah waktu
dimana
suatu
kegiatan
(kejadian)
dipergunakan sebagai dasar perbandingan
terhadap kegiatan (kejadian) pada waktu
dasar
5

ANGKA INDEKS
Tahun

dasar Base year

Tahun yang menjadi dasar perbandingan


Berfungsi sebagai penyebut
Angka indek pada tahun ini adalah 100 %
Pemilihan

tahun
dasar
dapat
berdasarkan pada hal-hal berikut :

Tahun dengan kondisi perekonomian yang


relatif stabil
Tidak terlalu jauh dengan tahun-tahun
tertentu
Tahun dimana terjadi perubahann penting
6

ANGKA INDEKS
Tahun

tertentu Given year

Tahun yang variabelnya ingin


dibandingkan
Variabel tahun tertentu menjadi
pembilang

ANGKA INDEKS
Contoh

Jumlah produksi Mie Instan Merk


A yang dihasilkan oleh PT. X
selama tahun 2014 dan 2015
masing-masing adalah 150 ton
dan 225 ton. Hitunglah indeks
produksi tahun 2014 dan 2015.

ANGKA INDEKS
Jawaban

Indeks produksi tahun 2014 adalah


Produksi tahun 2014 = 150 ton
Produksi tahun 2015 = 225 ton
Waktu yang bersangkutan (2014) = 150
Waktu dasar (2015) = 225
Indeks produksi tahun 2014 adalah
150
100% 66,67%
225
(ada penurunan produksi 33,33%)
9

ANGKA INDEKS
Jawaban

Indeks produksi tahun 2015 adalah


Produksi tahun 2014 = 150 ton
Produksi tahun 2015 = 225 ton
Waktu yang bersangkutan (2015) = 225
Waktu dasar (2014) = 150
Indeks produksi tahun 2015 adalah
225
100% 150%
150
(ada kenaikan produksi 50%)
10

ANGKA INDEKS

Jenis (Penggunaan)
1. Indeks Harga (Price Index)
Mengukur perubahan harga barang
Misalnya :
Indeks harga konsumen
Indeks harga perdagangan besar
Indeks harga yang dibayar dan diterima petani
2. Indeks Kwantitas (Quantity Index)
Mengukur kwantitas suatu barang yang diproduksi dikonsumsi
maupun dijual
Misalnya :
Indeks produksi beras
Indeks konsumsi kedelai
Indeks penjualan jagung
3. Indeks Nilai (Value Index)
Perubahan nilai dari suatu barang, baik yang dihasilkan diimpor
maupun diexport
Misalnya :
Indeks nilai ekpor kopra
Indeks nilai import beras
11

ANGKA INDEKS

Jenis (Cara Penentuan)


1. Indeks Tidak Tertimbang
Indeks tidak berimbang dalam pembuatannya tidak
memasukkan faktor yang mempengaruhi naikturunnya angka indeks
a. Metode Angka Relatif
b. Metode Agregat
c. Metode Rata-Rata Relatif

2. Indeks Tertimbang

Indeks
tertimbang
memasukkan
faktor
mempengaruhi naik-turunnya angka indeks
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Metode
Metode
Metode
Metode
Metode
Metode
Metode

yang

Agregat Sederhana Tertimbang


Laspeyres
Paasche
Drobisch
Irving Fisher
Marshall Edgeworth
Walsh
12

INDEKS HARGA RELATIF


SEDERHANA
Konsep

Indeks harga relatif sederhana


(simple relative price index) ialah
indeks yang terdiri dari satu macam
barang saja, baik untuk indeks
produksi
maupun
indeks
harga
(misalnya indeks produksi beras,
indeks produksi karet, indeks produksi
ikan, indeks harga beras, indeks harga
karet, indeks harga ikan, dsb).
13

INDEKS HARGA RELATIF


SEDERHANA

Bermanfaat
dalam
memahami
dan
menginterpretasikan
perubahan
kondisi
ekonomi dan bisnis dari waktu ke waktu.
Harga relatif menunjukkan bagaimana harga
per unit untuk komoditas tertentu saat ini
dibandingkan
dengan
harga
per
unit
komoditas yang sama pada tahun dasar.
Harga relatif memperlihatkan harga per unit
pada setiap periode waktu sebagai persentase
dari harga per unit pada tahun dasar.
Periode dasar merupakan waktu/titik awal
(starting point) yang telah ditentukan.
14

INDEKS AGREGATIF
Konsep

Indeks agregatif merupakan indeks


yang terdiri dari beberapa barang
(kelompok barang), misalnya indeks
harga 9 macam bahan pokok, indeks
impor
Indonesia,
indeks
ekspor
Indonesia,
indeks
harga
bahan
makanan, indeks biaya hidup, indeks
hasil penjualan suatu perusahaan
(lebih dari satu barang yang dijual), dll.
15

INDEKS HARGA RELATIF


SEDERHANA
Rumus

I t ,0

Pt

100%
Po

I t ,0

qt

100%
qo

It,0 =
indeks harga atau produksi
pada waktu t dengan waktu dasar 0
Pt =
harga pada waktu t
P0 =
harga pada waktu 0
qt =
produksi pada waktu t
q0 =
produksi pada waktu 0
16

INDEKS HARGA RELATIF


SEDERHANA
Contoh

2
Berikut adalah biaya iklan melalui
surat kabar dan televisi pada tahun
1992 dan 1997 yang telah dikeluarkan
oleh Besco.
Dengan menggunakan
tahun dasar 1992, hitung indeks harga
pada tahun 1997 untuk biaya iklan
melalui surat kabar dan televisi.
1992 1997
Surat kabar $14,794 $29,412
Televisi $11,469 $23,904
17

INDEKS HARGA RELATIF


SEDERHANA
Jawaban

2
Indeks harga relatif sederhana adalah
Televisi
Surat kabar
Pt
Pt
I t ,0
100%
I t ,0
100%
Po
Po
23,904
29,412
I 1997
100%
I 1997
100%
11,469
14,794
I 1997 208
I 1997 199
Kenaikan biaya iklan melalui televisi
lebih besar dibandingkan melalui surat
kabar.
18

INDEKS HARGA RELATIF


SEDERHANA
Contoh

Data rata-rata perdagangan beberapa hasil


pertanian di Jakarta dari tahun 1992 1997
disajikan dalam tabel berikut. Hitunglah
indeks harga beras pada tahun 1995, 1996,
dan 1997 dengan waktu dasar tahun 1992.

19

INDEKS HARGA RELATIF


SEDERHANA
Jawaban

Tahun 1995
P95
100209
I 95 / 92
100%
100% 150,99%
P92
66368
Tahun 1996
P96
101382
I 96 / 92
100%
100% 152,67%
P92
66368
Tahun 1997
P
111183
I 97 / 92 97 100%
100% 167,52%
P92
66368
20

INDEKS HARGA RELATIF


SEDERHANA
Jadi,

dibandingkan dengan harga


beras tahun 1992, harga beras
tahun
1995
naik
50,99%
(150,99% 100%) pada tahun
1996 naik 52,76%, dan pada
tahun 1997 naik 67,52%

21

BEBEBAPA HAL PENTING


TENTANG INDEKS HARGA

Pemilihan Tahun Dasar

Tahun dasar sebaiknya tidak jauh jaraknya


dari periode saat ini (current period).

Penentuan
tahun
dasar
sebaiknya
dilakukan penyesuaian/pembaruan secara
teratur.
Perubahan Kualitas

Asumsi dasar Indeks Harga : harga


dihitung untuk komoditas yang sama pada
setiap periode.

Perbaikan kualitas secara substansial akan


berakibat meningkatnya harga sebuah
produk.
22

BEBEBAPA HAL PENTING


TENTANG INDEKS HARGA

Pemilihan Komoditas

Jika banyaknya kelompok komoditas


sangat besar, maka cukup dipilih
kelompok yang dianggap mewakili
(secara purposive).

Dalam indeks harga agregat kelompok


komoditas harus dikaji ulang dan
direvisi
secara
teratur
untuk
mengetahui apakah kelompok yang
dipilih mewakili seluruh kelompok yang
ada atau tidak.
23

Soal Indeks Produksi Relatif


Sederhana
Tabel

dibawah ini menyajikan data produksi


Tanaman Bahan Makanan menurut jenis, dari
tahun 1993-1998. Hitunglah indeks produksi
kacang tanah tahun 1996, 1997, dan 1998
dengan waktu dasar adalah tahun 1993.

24

INDEKS AGREGATIF TIDAK


TERTIMBANG
Konsep

Indeks agregatif tidak tertimbang


digunakan untuk unit-unit yang
mempunyai satuan yang sama.
Indeks
ini
diperoleh
dengan
membagi hasil penjumlahan harga
pada waktu yang bersangkutan
dengan hasil penjumlahan harga
pada waktu dasar.
25

INDEKS AGREGATIF TIDAK


TERTIMBANG
Kelemahan

1. Satuan atau unit harga barang


sangat mempengaruhi indeks
harga
2. Tidak
memperhitungkan
kepentingan relatif barangbarang yang tercakup dalam
pembuatan indeks
26

INDEKS AGREGATIF TIDAK


TERTIMBANG
Rumus

I t ,0

100%

I t ,0

100%

It,0 =
indeks harga atau produksi
agregatif tak tertimbang pada
waktu t dengan waktu dasar 0
Pt =
harga pada waktu t
P0 =
harga pada waktu 0
qt =
produksi pada waktu t
q0 =
produksi pada waktu 0
27

INDEKS AGREGATIF TIDAK


TERTIMBANG
Contoh

Data yang menyajikan pengeluaran


rumah tangga untuk tahun 20002004. Hitunglah indeks harga tak
tertimbang untuk tahun 2002 dengan
waktu dasar tahun 2000.

28

INDEKS AGREGATIF TIDAK


TERTIMBANG
Jawaban

Tahun 2002
I 02 / 00

P02
24010

100%
100% 105%
P00
22800

Jika dibandingkan dengan tahun


2000,besarnya
pengeluaran
rumah tangga untuk tahun 2002
mengalami kenaikan sebesar 5%.
29

Soal Indeks Agregatif Tidak


Tertimbang
Data yang menyajikan besarnya
pengeluaran untuk pembelian jenis
bahan makanan berikut. Hitunglah
indeks harga tak tertimbang untuk
tahun 2001 dengan waktu dasar
Kuantitas
tahun
2000.
Jenis Bahan Makanan
2000

2001

Daging sapi (per kg)

20

30

Daging kambing (per kg)

500

600

Daging ayam (per kg)

50

75
30

INDEKS AGREGATIF
TERTIMBANG
Konsep

Indeks agregatif tertimbang adalah


indeks yang dalam pembuatannya
telah dipertimbangkan faktor-faktor
yang
akan
mempengaruhi
naik
turunnya angka indeks tersebut
Timbangan yang akan digunakan
untuk pembuatan indeks adalah

1. Kepentingan relatif
2. Hal-hal
yang
berhubungan
atau
berpengaruh dengan naik turunnya
indeks tersebut
31

INDEKS AGREGATIF
TERTIMBANG
Rumus
Pt Qo

I t ,0
100%
Po Qo

It,0 = indeks
agregatif
tertimbang pada waktu t dengan
waktu dasar 0
Pt = harga agregat pada waktu
t
P0 = harga agregat pada waktu

32

INDEKS AGREGATIF
TERTIMBANG
Contoh
Data pembelian beras dalam
beberapa bulan untuk tahun
2005 dan 2006. Tentukan indeks
2005
Tahun 2006
agregatif Tahun
terimbang.
Bulan

Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni

Harga
3500
3800
3400
4000
4200
3900

Kuantitas
15
16
20
25
22
20

Harga
3950
4000
4150
4250
3850
3960

Kuantitas
20
19
22
25
20
23
33

INDEKS AGREGATIF
TERTIMBANG
Bulan
Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni
Jumlah
Total
Indeks

Tahun 2005
Harga Kuantitas
Po
Qo
3500
15
3800
16
3400
20
4000
25
4200
22
3900
20
22800
118

Tahun 2006
Harga Kuantitas
Pt
Qt
3950
20
4000
19
4150
22
4250
25
3850
20
3960
23
24160
129

Po.Qo Pt.Qo
52500
60800
68000
100000
92400
78000
451700

59250
64000
83000
106250
84700
79200
476400

Po.Qt

Pt.Qt

70000 79000
72200 76000
74800 91300
100000 106250
84000 77000
89700 91080
490700 520630

451700 476400 490700 520630


Harga Tertimbang
Laspeyres
Paasche
Drobisch
Fisher
Marshal-Edgeworth
Walsh

105.4682
105.4682 108.6340
106.0994 109.2842
105.7838 108.9591
105.7833 108.9586
105.7969
105.7898

34

INDEKS AGREGATIF
TERTIMBANG
Indeks
ILh arg a

PQ

P Q

Indeks
IPh arg a

Laspeyres (IL)
t

IL produksi

100%

Harga Paasche (IP)

PQ

P Q

Indeks

100%

PQ

P Q

100%

IPproduksi

PQ

PQ
t

100%

Drobisch (ID)

IL IP
ID
2
35

INDEKS AGREGATIF
TERTIMBANG
Indeks

Irving Fisher (IF)

IF IL.IP

Indeks
p

IW
P

Walsh

Qo Qt

Qo Qt

Indeks

100%

Marshal Edgeworth (IME)

P (Q

IME
P (Q
t

Qt )

Qt )

100%
36

Soal Indeks Agregatif


Tertimbang

Buatlah
indeks
agregatif
tertimbang untuk tahun 1995
dengan waktu dasar 1994 dari data
yang
dalam tabel
Jenis disajikan
Produksi (Satuan)
Harga berikut.
(Satuan)
Barang

1994

1995

1994

1995

35

20

20

15

15

40

35

30

60

50

40

40

45

70

30

60

30

90

15

80

37

INDEKS RATA-RATA HARGA


RELATIF
Rumus

I t ,o

1

n

It,0 =
Pt =
P0 =
n =

Pt
P 100%
o

indeks rata-rata haga relatif


harga pada waktu t
harga pada waktu 0
banyaknya jenis barang
38

INDEKS RATA-RATA HARGA


RELATIF
Contoh

Hitunglah indeks rata-rata harga


relatif tahun 1996 dengan waktu
dasar tahun 1995 dari 7 jenis
Tahu sebagai
A
B
C
D
E
F
G
data
berikut.
n

199 721 777 553 805 96 50 97


5
199 794 672 485 819 104 48 101
6
39

INDEKS RATA-RATA HARGA


RELATIF
Jawaban
Tahun

1995

721

777

553

805

96

50

97

1996

794

672

485

819

104

48

101

Po

P
P 100%
t

Jumla
h

1.101 0.864
1.017 1.083
1.041
0.877
0.96
2
9
4
3
2
110.1 86.48 87.70 101.7 108.3
104.1
96
2
6
3
4
3
2
694.510924

40

INDEKS RATA-RATA HARGA


RELATIF
Jawaban

I 96 / 95
I 96 / 95
I 96 / 95

1

n

Pt
P 100%
o

1
694,510924
7
99,21%

Jadi

indeks rata-rata harga relatif


tahun 1996 dengan waktu dasar
tahun 1995 adalah 99,21%
41

ANGKA INDEKS TERTIMBANG


(LASPEYRES)
Rumus

Indeks Harga Agregatif


IL = Indeks Laspeyres
Tertimbang
Pt Qo
ILt ,o

P Q
o

100%

Pt = harga waktu t
Po = harga waktu 0
Qo = produksi waktu 0

Rumus
PIndeks
Produksi
IL = Indeks
Agregatif
Laspeyres

o Qt
ILt ,o
100%
Qt = produksi waktu t
P
Q
Tertimbang
o o
Qo = produksi waktu 0
Po = harga waktu 0

42

ANGKA INDEKS TERTIMBANG


(PAASCHE)
Rumus

Indeks Harga Agregatif


IL = Indeks Paasche
Tertimbang
Pt Qt

IPt ,o

Po Qt

100%

Pt = harga waktu t
Po = harga waktu 0
Qo = produksi waktu 0

Rumus
PIndeks
Produksi
Agregatif

t Qt
IL
=
Indeks
Paasche
IPt ,o
100%
Qt = produksi waktu t
Tertimbang
Pt Qo
Qo = produksi waktu 0
Po = harga waktu 0

43

PERBANDINGAN LASPEYRES DAN


PAASCHE
Ciri-ciri

Laspeyres

Paasche

Waktu

Menggunakan
produksi waktu dasar

Menggunakan produksi
waktu t (waktu yang
bersangkutan)

Praktis

Lebih baik,
timbangan
berubah-ubah

Teoritis

Kurang baik, karena


yang mempengaruhi
harga
sebenarnya
adalah produksi pada
waktu
yang
bersangkutan

Lebih
baik,
karena
perubahan
produksi
selalu diperhitungkan
pengaruhnya terhadap
perubahan harga

Instansi

BPS

Contoh

Indeks biaya hidup

karena Kurang baik, karena


tidak sulit untuk diterapkan

44

INDEKS RATA-RATA HARGA


RELATIF
Contoh

Hitunglah indeks harga agregatif


tertimbang
dengan
menggunakan rumus Laspeyres
dan Paasche, pada tahun 1996
dan
dasar 1995
dari data
Jenis tahunHarga
Produksi
Barang 1995, Po 1996, Pt
1995,
1996, Qt
berikut.
Qo
A

691

1010

741

937

310

661

958

1499

439

1000

39

30

405

989

278

400

45

INDEKS RATA-RATA HARGA


RELATIF
Jawaban
Jenis
Baran
g

Harga
Po

Pt

Produksi
Qo

Pt.Qo

Po.Qo

Pt.Qt

Po,Qt

Qt

691 2020 741

937

B
C
D

310 661 958 1499


439 1000 39
30
405 989 278 400

568 1300 2341 3242

Jumlah 2413 5970 4357 6108

149682
0
633238
39000
274942
304330
0
548730
0

512031
296980
17121
112590
132968
8
226841
0

189274
0
990839
30000
395600
421460
0
752377
9

647467
464690
13170
162000
184145
6
312878
3

46

INDEKS RATA-RATA HARGA


RELATIF
Jawaban
IL96 / 95

IP96 / 95

PQ

P Q
t

PQ

P Q
t

100%

5487300
100% 241,90%
2268410

7523779
100%
100% 240,47%
3128783

Kesimpulan

: Kedua hasil tidak


terlalu jauh berbeda.
47

VARIASI DARI INDEKS HARGA


TERTIMBANG
Rumus

Irving Fisher

IF IL.IP
IF

Pt Qo Pt Qt

100%
Po Qo Po Qt

Rumus

IL = Indeks Paasche
IP = Indeks Paasche

Drobisch

IL IP
2
Pt Qo Pt Qt
ID

100%
Po Qo Po Qt
ID

48

VARIASI DARI INDEKS HARGA


TERTIMBANG
Contoh

Hitunglah indeks harga agregatif


tertimbang
dengan
menggunakan
rumus Irving Fisher dan Drobisch,
pada tahun 1996 dan tahun dasar
Jenis dari data
Hargaberikut. Produksi
1995
Barang

1995, Po

1996, Pt

1995,
Qo

1996, Qt

691

1010

741

937

310

661

958

1499

439

1000

39

30

405

989

278

400

568

1300

2341

3242

49

VARIASI DARI INDEKS HARGA


TERTIMBANG
Jawaban
Jenis
Baran
g

Harga
Po

Pt

Produksi
Qo

Pt.Qo

Po.Qo

Pt.Qt

Po,Qt

Qt

691 2020 741

937

B
C
D

310 661 958 1499


439 1000 39
30
405 989 278 400

568 1300 2341 3242

Jumlah 2413 5970 4357 6108

149682
0
633238
39000
274942
304330
0
548730
0

512031
296980
17121
112590
132968
8
226841
0

189274
0
990839
30000
395600
421460
0
752377
9

647467
464690
13170
162000
184145
6
312878
3

50

VARIASI DARI INDEKS HARGA


TERTIMBANG
Jawaban

IL96 / 95
IP96 / 95

PQ

P Q
PQ

P Q
t

5487300
100%
100% 241,90%
2268410
7523779
100%
100% 240,47%
3128783

IF96 / 95 IL IP 241,90 240,47 241,18


ID96 / 95

IL IP 241,90 240,47

241,18
2
2

Kesimpulan : Rumus Irving Fisher dan Drobisch


memberikan hasil yang sama.
51

Soal Angka Indeks Tertimbang dan


Variasinya

Buatlah
indeks
agregatif
tertimbang
(rumus
Laspeyre,
Paasche,
Irving
Fisher,
dan
Drobisch)
untuk
tahun
1995
dengan waktu dasar 1994 dari data
Jenis
Produksi (Satuan)
Harga (Satuan)
yang
disajikan
dalam
tabel
berikut.
Barang
1994

1995

1994

1995

35

20

20

15

15

40

35

30

60

50

40

40

45

70

30

60

30

90

15

80

52

ANGKA INDEKS BERANTAI

Konsep
Indeks berantai menggunakan
tahun dasar yang berubah atau
tidak tetap/ tahun dasar bergerak
(kuartal, setiap tahun, dll)
Mengetahui
perkembangan
angka indeks dengan tahun dasar
bergerak
53

ANGKA INDEKS BERANTAI


Rumus

(Waktu Dasar
Berubah)
qt
I t ,t 1
100%
qt 1

It, t-1
qt

qt-1

= indeks berantai
ekspor tahun t
= ekspor tahun t-1
54

ANGKA INDEKS BERANTAI


Contoh

Buatlah indeks berantai untuk


masing-masing tahun dengan
waktu
dasar
satu
tahun
sebelumnya, berdasarkan tabel
Tahun
198 198 199 199 199 199 199
berikut.
Ekspor
Karet

392,
1

447,
6

450,
0

469,
2

475,
4

480.
9

489,
2

55

ANGKA INDEKS BERANTAI


Jawaban
I t ,t 1

qt

100%
qt 1

I 1989,1988

q1989

100%
q1988

I 1989,1988 114,15%
I 1990,1989

q1990

100%
q1989

I 1990,1989 100,54%
I 1991,1990

q1991

100%
q1990

I 1991,1990 104,27%

I t ,t 1

qt

100%
qt 1

I 1992,1991

q1992

100%
q1991

I 1992,1991 101,32%
I 1993,1992

q1993

100%
q1992

I 1993,1992 101,16%
I 1994,1993

q1994

100%
q1993

I 1994,1993 101,73%

56

ANGKA INDEKS BERANTAI


Keuntungan

1. Memungkinkan untuk memasukkan


komoditi-komoditi
baru
yang
diperlukan sebagai timbangan
2. Menurunkan
indeks
berantai
dengan waktu dasar yang berubahubah dengan suatu indeks pada
tahun-tahun
tertentu
dengan
waktu dasar yang tetap
57

ANGKA INDEKS BERANTAI


Rumus

(Waktu Dasar Tetap)

I t 1,t 1 I t ,t 1 I t 1,t
I t 1,t 1

qt qt 1

qt 1 qt

I t 1,t 1

qt 1

qt 1
58

ANGKA INDEKS BERANTAI


Contoh

Buatlah indeks berantai untuk


masing-masing tahun dengan
waktu
dasar
tetap
1988,
berdasarkan tabel berikut.
Tahun

198
8

198
9

199
0

199
1

199
2

199
3

199
4

Ekspor
Karet

392,
1

447,
6

450,
0

469,
2

475,
4

480.
9

489,
2

59

ANGKA INDEKS BERANTAI


I t 1,t 1 I t ,t 1 I t 1,t

I 1990,1988 I 1989,1988 I 1990,1989


I 1991,1988 I 1990,1988 I 1991,1990

I 1991,1988 I 1989,1988 I 1990,1989 I 1991,1990


I 1992,1988 I 1991,1988 I 1992,1991

I 1992,1988 I 1989,1988 I 1990,1989 I 1991,1990 I 1992,1991


I 1993,1988 I 1992,1988 I 1993,1992

I 1993,1988 I 1989,1988 I 1990,1989 I 1991,1990 I 1992,1991 I 1993,1992


I 1994,1988 I 1993,1988 I 1994,1993

I 1994,1988 I 1989,1988 I 1990,1989 I 1991,1990 I 1992,1991 I 1993,1992 I 1994,1993

ANGKA INDEKS BERANTAI


Jawaban

I 1990,1988 I 1989,1988 I 1990,1989

I 1990,1988 1,14151,0054 100% 114,77%


I 1991,1988 I 1989,1988 I 1990,1989 I 1991,1990

I 1991,1988 1,1477 1,0427 100% 119,67%


I 1992,1988 I 1989,1988 I 1990,1989 I 1991,1990 I 1992,1991
I 1992,1988 1,1967 1,0132 100% 121,25%

61

ANGKA INDEKS BERANTAI


Jawaban

I 1993,1988 I 1989,1988 I 1990,1989 I 1991,1990 I 1992,1991 I 1993,1992


I 1993,1988 1,21251,0116 100% 122,66%

I 1994,1988 I 1989,1988 I 1990,1989 I 1991,1990 I 1992,1991 I 1993,1992 I 1994,1993


I 1994,1988 1,1266 1,0173 100% 114,61%

62

Soal Angka Indeks


Berantai

Buatlah indeks berantai untuk


masing-masing
tahun
dengan
waktu
dasar
satu
tahun
sebelumnya,
berdasarkan
tabel
Tahun
198 198 199 199 199 199 199
9
0
1
2
3
4
berikut. 8
Ekspor
Kopi

432, 345, 452, 365, 771, 440. 389,


1
7
8
4
0
5
2

63

Soal Angka Indeks


Berantai

Buatlah indeks berantai untuk


masing-masing
tahun
dengan
waktu dasar tetap tahun 1988,
berdasarkan
tabel
berikut.
Tahun
198 198 199 199 199 199 199
8
Ekspor
Kopi

432, 345, 452, 365, 771, 440. 389,


1
7
8
4
0
5
2

64

PENENTUAN WAKTU
DASAR

Syarat dalam menentukan atau


memilih waktu dasar adalah
1.Waktu seyogyanya menunjukkan
keadaan perekonomian yang stabil
2.Waktu
tidak terlalu jauh ke
belakang
3.Waktu terjadinya peristiwa penting
4.Waktu
tersedianya data untuk
keperluan timbangan
65

PENGGESERAN WAKTU
DASAR

Syarat
untuk
melakukan
pergeseran waktu dasar adalah
1.Stabilitas ekonomi
2.Tidak terlalu jauh kebelakang
3.Saat terjadi peristiwa penting
4.Ketersediaan data
5.Survei baru untuk menentukan
komposisi barang
66

PENGGESERAN WAKTU
DASAR
Dua

cara
untuk
perggeseran adalah

melakukan

1. Apabila data asli masih tersedia,


maka angka pada waktu atau tahun
tertentu yang akan dipakai sebagai
tahun dasar yang baru tersebut
diberi nilai 100%, sedangkan angkaangka lainnya dibagi dengan angka
dari waktu tersebut, kemudian
dikalikan dengan 100%.
67

PENGGESERAN WAKTU
DASAR
Data

harga
perdagangan besar
kentang
tahun
1987-1995 disajikan
dalam tabel berikut.
Tentukan
indeks
harga dengan tahun
dasar
1987
dan
indeks baru dengan
tahun dasar 1990.

Tahun

Harga

1987

9366

1988

11578

1989

22284

1990

8339

1991

27874

1992

27237

1993

35805

1994

30142

1995

39402
68

PENGGESERAN WAKTU
DASAR
Indeks

I 1988,1987
I 1995,1987

lama, tahun dasar 1987

11578

100% 123,62%
9366
39402

100% 420,69%
9366

dst
Indek

I 1987 ,1990
I 1994,1990
dst

baru, tahun dasar 1990

9366

100% 112,32%
8339
30142

100% 361,46%
8339

69

PENGGESERAN WAKTU
DASAR
Tabel

Indeks Lama 1987 dan Indeks


Baru 1990
Tahun
Harga
Indeks
Indeks
Lama

Baru

1987

9366

100,00

112,32

1988

11578

123,62

138,84

1989

22284

237.92

267,23

1990

8339

89,03

100,00

1991

27874

297.32

333,94

1992

27237

290,32

326,62

1993

35805

382,29

429,37

1994

30142

321,82

361,46
70

PENGGESERAN WAKTU
DASAR
Dua

cara
untuk
perggeseran adalah

melakukan

1. Apabila data asli tidak tersedia,


maka angka pada waktu atau tahun
tertentu yang akan dipakai sebagai
tahun dasar yang baru tersebut
diberi nilai 100%, kemudian angka
indkes pada tahun-tahun lainnya
dibagi dengan indeks dari tahun dasr
baru, dan mengalikannya dengan
100%
71

PENGGESERAN WAKTU
DASAR
Indeks

yang sudah ada dengan 1987


= 100, kemudian akan digeser
menjadi 1990 = 100
11578
Indeks
1987
I 1988,1987 lama,
100tahun
% 123,62dasar
%
I 1995,1987

9366
39402

100% 420,69%
9366

dst
100
Indeks
pergeseran,
I 1987 ,1990 hasil
100%
112,32%
89,03
1990 420,69
I 1995,1990
100% 472,53%
89,03
dst

tahun dasar

72

PENGGESERAN WAKTU
DASAR
Tabel

Indeks Lama 1987 dan Indeks


Bergeser
1990
Tahun
Indeks
Indeks
Lama

Baru

1987

100,00

112,32

1988

123,62

138,85

1989

237.92

267,24

1990

89,03

100,00

1991

297.32

333,95

1992

290,32

326,64

1993

382,29

429,37

1994

321,82

361,47
73

PENENTUAN DAN
PENGGESERAN WAKTU
Perbandingan Indeks Baru dan
DASAR
Indeks
Indeks
Bergeser
Baru

Bergeser

112,32

112,32

326,62

326,64

429,37

429,37

361,46

361,47

472,53

472,53

Kesimpulan
138,84
138,85 :
267,23
267,24
Hasil
perhitungan
yang didasarkan
100,00 data
100,00asli tersedia dengan
pada
333,94
data
asli333,95
tidak tersedia sama.

74