Anda di halaman 1dari 25

Kista Ovarium

Disusun Oleh:
Fajar slamet rs
08310109

Pembimbing:
Dr. muslich perangin-angin, Sp.OG
STATUS PASIEN

Nama : Ny. Mira Susanti


Usia : 38 tahun
Alamat : Jl. Brigjen Katamso
Pekerjaan : IRT
Pendidikan : SMA
Menikah : 1 kali
Keluhan Utama : Nyeri haid

Keluhan Penyerta : benjolan di perut bawah


Hal ini dirasakan sejak dua bulan
terakhir. Mengganti pembalut 5-6
kali perhari. Os juga mengeluh
terdapat benjolan di perut bawah.
Menurut os, benjolan tersebut
awalnya terasa kecil dan lama-
kelamaan benjolan tersebut makin
membesar sebesar kepala bayi. Os
juga merasa perut menjadi penuh
dan terasa nyeri. Riw menore saat
Riwayat penyakit terdahulu (-)

Riwayat penyakit keluarga (-)


Pemeriksaan Fisik
Status Present
Keadaan Umum : sedang
Kesadaran : Compos Mentis
Tekanan Darah : 110/70 mmHg
Nadi : 80 x/Menit, Reguler
RR : 20 x/Menit
Temperatur : 36,80C

Status Generalisata
Kepala dan Leher : Anemis - / - Ikterus - /-

Thorax : Cor/ Bj1 Bj2 tunggal, Murmur(-)


Pulmo/ vesikuler Rh - /- Wh - /-

Abdomen : Soepel, Peristaltik (+), Teraba massa kistik sebesar kepala bayi
dengan pole atas setentang umbilikus dan pole bawah setentang simfisis pubis,
permukaan rata , mobile, berbatas tegas, nyeri tekan (+).

Ekstermitas : dbn

Berat badan : 56 kg
Tinggi Badan : 160 cm
Diagnosis Sementara : Kista Ovarium

Rencana :
- Laparotomi tanggal 22 desember
- Cek lab darah rutin
Hasil Pemeriksaan Lab
Darah Lengkap Nilai Satuan Nilai Rujukan Kesan

Leukosit 6,800 103/mm3 4,7-11,3 Normal

Hemoglobin 12,8 g/dL 11,4-15,1 Normal

Hematokrit 38 % 38 - 42 Normal

Trombosit 307000 103/mm3 142 424 Normal

MCV 80,40 Fl 80 93 Normal

MCH 25,90 Pg 27 31 menurun

MCHC 32,20 g% 32 36 Normal

RDW 12,90 % 11,5 - 14,5 Normal

Hitung Jenis :

Neutrofil 65,8 % 51 67 Normal

Limfosit 28,5 % 25 33 Normal

Monosit 4,8 % 25 Normal

Eosinofil 0.4 % 04 Normal

Basofil 0,3 % 01 Normal


Faal Hati Kesan
SGOT : 21 U/L Normal
SGPT : 13 U/L Normal

Metabolisme Karbohidrat Kesan
Gula Darah Sewaktu : 98 mg/dL Normal

Hasil USG
- Kandung kemih terisi baik
- Uterus anteflexi, besar biasa, ukuran 7,2 x 5,6 cm
- Massa hipoecoic ukuran 11 x 9,2
- Cairan bebas (-)

Kesan : Kista Ovarium


Pengertian Kista
Ovarium
Kista berarti kantung
yang berisi cairan. Kista
ovarium berarti kantung
berisi cairan, normalnya
berukuran kecil, yang
terletak di ovarium.
Kista ovarium dapat
terbentuk kapan saja,
pada masa pubertas
sampai menopause, juga
selama masa kehamilan.
Etiologi

Sampai sekarang ini


penyebab dari Kista
Ovarium belum
sepenuhnya dimengerti,
tetapi beberapa teori
menyebutkan adanya
gangguan dalam
pembentukan estrogen
dan dalam mekanisme
umpan balik ovarium-
hipotalamus.
Kista ovarium disebabkan
oleh gangguan
(pembentukan) hormon
pada hipotalamus,
hipofisis, dan ovarium.
gagalnya sel telur (folikel)
untuk berovulasi.
Tipe Kista Normal

Kista Fungsional
Ini merupakan jenis kista ovarium yang paling
banyak ditemukan. Kista ini berasal dari sel telur
dan korpus luteum, terjadi bersamaan dengan
siklus menstruasi yang normal.
Kista fungsional akan tumbuh setiap bulan dan
akan pecah pada masa subur, untuk melepaskan
sel telur yang pada waktunya siap dibuahi oleh
sperma. Setelah pecah, kista fungsional akan
menjadi kista folikuler dan akan hilang saat
menstruasi.
Kista fungsional terdiri dari: kista folikel dan kista
korpus luteum. Keduanya tidak mengganggu,
tidak menimbulkan gejala dan dapat menghilang
sendiri dalam waktu 6-8 minggu.
Tipe Kista Abnormal

1. Cystadenoma
Merupakan kista yang berasal dari bagian luar
sel ovarium. Biasanya bersifat jinak, namun
dapat membesar dan dapat menimbulkan
nyeri.

2. Kista coklat (endometrioma)


Merupakan endometrium yang tidak pada
tempatnya. Disebut kista coklat karena berisi
timbunan darah yang berwarna coklat
kehitaman.
Tipe Kista Abnormal

3. Kista dermoid
Merupakan kista yang yang berisi berbagai jenis bagian
tubuh seperti kulit, kuku, rambut, gigi dan lemak. Kista ini
dapat ditemukan di kedua bagian indung telur. Biasanya
berukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala.
4. Kista endometriosis
Merupakan kista yang terjadi karena ada bagian
endometrium yang berada di luar rahim. Kista ini
berkembang bersamaan dengan tumbuhnya lapisan
endometrium setiap bulan sehingga menimbulkan nyeri
hebat, terutama saat menstruasi dan infertilitas.
5. Kista hemorrhage
Merupakan kista fungsional yang disertai perdarahan
sehingga menimbulkan nyeri di salah satu sisi perut
bagian bawah.
Tipe Kista Abnormal

6. Kista lutein
Merupakan kista yang sering terjadi saat
kehamilan.

Beberapa tipe kista lutein antara lain:


a. Kista granulosa lutein
b. Kista theca lutein
Tipe Kista Abnormal

7. Kista polikistik ovarium


Merupakan kista yang terjadi karena
kista tidak dapat pecah dan
melepaskan sel telur secara kontinyu.
Biasanya terjadi setiap bulan. Ovarium
akan membesar karena bertumpuknya
kista ini. Untuk kista polikistik ovarium
yang menetap (persisten), operasi
harus dilakukan untuk mengangkat
kista tersebut agar tidak menimbulkan
gangguan dan rasa sakit.
Kista ovarium ada yang bersifat jinak
dan ganas (kanker). Biasanya kista
yang berukuran kecil bersifat jinak.
Kista ovarium sering ditemukan secara
tidak sengaja pada pemeriksaan rutin.
Manifestasi klinis kista ovarium

1. Sering tanpa gejala


2. Nyeri saat menstruasi
3. Nyeri di perut bagian bawah.
4. Nyeri pada saat berhubungan badan.
5. Nyeri pada punggung terkadang menjalar
sampai ke kaki.
6. Terkadang disertai nyeri saat buang air
kecil dan buang air besar.
7. Siklus menstruasi tidak teratur; bisa juga
jumlah darah yang keluar banyak.
Manifestasi klinis kanker
ovarium
1. Perubahan menstruasi.
2. Rasa sakit atau sensasi nyeri saat bersenggama
3. Gangguan pencernaan yang menetap.
4. Perubahan kebiasaan buang air besar
5. Perubahan berkemih.
6. Perut membesar.
7. Kehilangan selera makan atau rasa cepat
kenyang.
8. Rasa mudah capek atau rasa selalu kurang
tenaga
9. Rasa nyeri pada (tulang) punggung bawah (Low
back pain).
Penegakan Diagnosis

Diagnosis kista ovarium ditegakkan


melalui pemeriksaan dengan USG
(abdomen atau transvaginal),
kolposkopi screening, dan
pemeriksaan darah (tumor marker
atau petanda tumor).
USG kista ovarium

Akan terlihat sebagai struktur kistik yang


bulat (kadang-kadang oval) dan terlihat
sangat echolucent dengan dinding
dinding yang tipis/tegas/licin, dan di tepi
belakang kista nampak bayangan echo
yang lebih putih dari dinding depannya.
Kista ini dapat bersifat unillokuler (tidak
bersepta) atau multilokuler (bersepta-
septa).
Kadang-kadang terlihat bintik-bintik echo
yang halus-halus (internal echoes) di
dalam kista yang berasal dari elemen-
elemen darah di dalam kista.
Pemeriksaan Laboratorium

Pemeriksaan sekret (yang meliputi:


Trichomonas, Candida/jamur, bakteri
batang, bakteri kokus, epitel, leukosit,
eritrosit, epitel, dan pH) dan hematologi,
misalnya: Hb (Hemoglobin).
Penatalaksanaan
1. Observasi
Jika kista tidak menimbulkan gejala, maka
cukup dimonitor (dipantau) selama 1-2
bulan, karena kista fungsional akan
menghilang dengan sendirinya setelah satu
atau dua siklus haid. Tindakan ini diambil
jika tidak curiga ganas (kanker).

2. Operasi
Jika kista membesar, maka dilakukan
tindakan pembedahan, yakni dilakukan
pengambilan kista dengan tindakan
laparoskopi atau laparotomi.
KESIMPULAN

Kista ovarium merupakan pertumbuhan jaringan otot polos yang


dapat menimbulkan pembengkakan yang dapat berisi cairan
maupun berbentuk padat. Penemuan terbaru untuk penanganan
kista ovarium dapat dilakukan laparoskopi. Satu-satunya
pengobatan untuk neoplasma dari ovarium adalah operasi,
tergantung pada jenis usia wanita dan perlu atau tidaknya wanita
hamil lagi, sebaiknya isi kista segera dibuka, sebelum perut ditutup
kembali. Pada wanita yang lebih tua (lebih dari 40 tahun) jalan yang
baik adalah hysterectomytotalis dan salping oophorectomy bilateral
walaupun tidak terdapat tanda-tanda keganasan.

Diperlukan deteksi dini terhadap semua keganasan penyakit


kandungan terutama kista ovarium yang kebanyakan dapat menjadi
ganas.Penyakit ini disebut juga silent killer karena gejala
penyakitnya yang lambat terdeteksi oleh penderita dan kebanyakan
diketahui saat kista sudah besar. Menghindari faktor pemicu
timbulnya kista ovarium dan peningkatan status gizi sangatlah
penting karena dari tubuh yang sehat akan memperkecil
kemungkinan untuk terjangkit penyakit.
TERIMA KASIH