Anda di halaman 1dari 35

HEPATITIS B DAN C

DALAM KEHAMILAN
Hepatitis
Sampai saat ini dikenal 7 macam
virus hepatitis ( HVA, HVB, HCV,
HDV, HVE, TTV, HGV). Dua virus
hepatitis terakhir belum diketahui
secara jelas pengaruhnya pada
manusia.
Virus Hepatitis B
Prevalensi 1-5 % pada
ibu hamil
Etiologi Virus
Hepatitis B
Virus DNA rantai ganda
Famili : Hepadnaviridae
Struktur :
Enveloped HbsAg
Caspid
Inti (Core) HbcAg dan DNA
Polimerase
TRANSMISI
Paparan darah atau cairan tubuh
pada individu yang terinfeksi
Transmisi vertikal dari maternal
ke fetal
Sexual transmited
Pathogenesis
SIRKULASI
TRANSMISI PEMBULUH HEPATOSIT
DARAH

REPLIKASI
TRANSPLASENTAL INTRA
HEPATOSIT

INTERAKSI RESPON SEL T


RESPON SEL T
ANTIGEN ANTI CD8 dan CD4
CD8 dan CD4
BODI

SITOPATIK
INFEKSI FETAL
HEPATOSIT
REPLIKASI INTRA
HEPATOSIT
GAMBARAN KLINIS
Gejala prodormal : anorexia,
malaise, mual muntah dan demam
Ikterus
Urin bewarna gelap, disertai
dengan pruitus
Pada pemeriksaan fisis :
hepatosplenomegali

Prawirohardjo, S., 2012,


Kehamilan dengan
Hepatitis B
Kehamilan tidak memperberat infeksi virus
hepatitis, akan tetapi jika terjadi infeksi
akut pada kehamilan dapat mengakibatkan
terjadinya hepatitis fulminans.
Hepatitis B dapat menyebabkan ibu
mengalami
Abortus
Perdarahan pasca persalinan gangguan
koagulasi akibat defek fungsi hepar
Hepatitis B terhadap bayi :
Tidak menimbulkan gangguan serius pada masa
neonatus, tetapi muncul pada masa dewasa.
VHB bukan teratogenik
Interpretation of the Hepatitis B Panel
(Wibowo, N)
Tests Results Interpretation
HBsAg negative Susceptible
anti-HBc negative
anti-HBs negative
HBsAg negative Immune due to natural infection
anti-HBc positive
anti-HBs positive
HBsAg negative Immune due to hepatitis B vaccination
anti-HBc negative
anti-HBs positive
HBsAg positive Acutely
anti-HBc positive infected
IgM anti-HBc positive
anti-HBs negative
HBsAg positive Chronically
anti-HBc positive infected
IgM anti-HBc negative
anti-HBs negative
HBsAg negative 1. Might be recovering from acute HBV infection.
anti-HBc positive 2. Might be distantly immune and test not sensitive enough to detect very low level of anti-HBs in serum.
anti-HBs negative 3. Might be susceptible with a false positive anti-HBc.
4. Might be undetectable level of HBsAg present in the serum and the person is actually chronically infected
Disamping global imunisasi
selektif imunisasi dilakukan pada
bayi dengan HBsAg posistif yaitu
dengan cara
Pemberian HBIG (Hepatitis B
immunoglobulin + Vaksin HB, Vaksin
mengandung pre S2 atau pemakaian
vaksin dengan dosis dewasa pada
hari ke 0, 1 bulan dan 2 bulan
Wiknjo S. 2012. Ilmu Kebidanan
Sarwono Prawirohardjo
Penanganan Kehamilan dan
Persalinan pada Ibu pengidap VHB
Persalinan pengidap VHB tanpa
infeksi akut tidak berbeda
dengan penanganan persalinan
pada umumnya.
Pada infeksi akut VHB dan
adanya hepatitis fulminan
persalinan pervaginam usahakan
dengan trauma sekecil mungkin
dan rawat bersama dengan
spesialis penyakit dalam.
Urinalisis teh pekat, urobilin
bilirubin.
SGOT dan SGPT sangat tinggi.
Biasanya > 1000

FULMINAN
HEPATITIS

Wiknjo S. 2012. Ilmu Kebidanan


Sarwono Prawirohardjo
Pada ibu hamil dengan viral load
tinggi pemberian HBIG atau
lamivudin pada 1-2 bulan
sebelum persalinan. Lamivudin
ada yang berpendapat tidak
berpengaruh terhadap janin
tetapi ada yang menyatakan
bahwa lamivudin bersifat
Wiknjo S. 2012. Ilmu Kebidanan
teratogen
Sarwono Prawirohardjo
Persalinan sebaiknya jangan
dibiarkan berlangsung lama,
khususnya pada ibu dengan
HBsAg (+).
Persalinan > 9 jam
meningkatkan risiko penularan
VHB
Persalinan dengan titer VHB
tinggi (3,5 pg/ml) atau HBsAg
(+), lebih baik dilakukan seksio
INFEKSI VHB INTRAUTERINE

Ratio seropositif HBsAg pada


kelahiran:
2,4 % (16/665) pada neonatus
dengan HBeAg positif, HBsAg ibu
positif

Chronicity : 100%

Tang JR et al. J Pediatr 1998 ; 133: 374


Terapi Lamivudine Selama Kehamilan
Untuk Pencegahan Transmisi Perinatal
Pada Infeksi VHB
8 Ibu dengan viremia tinggi (VHB-DNA>1.2
X 10 9 geq/mL) diterapi dengan lamiudine
150 mg setiap hari sejak usia 34 bulan
gestasi
DNA-VHB , HBsAg, Anti-HbS, Anti-HbC
diukur pada 0,3,6,12 bulan
Historical control : 24 anak, lahir dengan
ibu HBsAg positif dengan DNA-VHB > 1.2 x
10 9 geq/mL
Semua anak menerima imunisasi aktif-
pasif
van Zonneveld M, et al. ( J Viral Hepatitis 92003; 10:
8 Highly Viraemic (HBV-DNA>1.2 x 10
TERAPI LAMIVUDINE SELAMA MASA
KEHAMILAN UNTUK MENCEGAH
TRANSMISI PERINATAL INFEKSI VHB

Kelompok Lamivudine : 1/8 anak


(12.5%) dengan HBsAg dan VHB-DNA
pada usia 12 bulan

Kelompok Kontrol Historikal yang tidak


diterapi : Transmisi perinatal terjadi
pada 7/25 anak (28%)

M. van Zonneveld M, et al. ( J Viral Hepatitis 2003; 10:


294-7)
HEPATITIS C
Transmisi virus
hepatitis c (HVC),
terjadi sekitar 5 %
pada kehamilan.
Hepatitis C akut sulit
untuk dikenali saat
kehamilan. Hal
tersebut dikarenakan
bentuk gejala yang
asimtomatik
Transmisi
Transmisiutama melalui darah
dan kontak darah :
Penggunaan jarum suntik
Maternal fetal
Penggunaan alat medis yang tidak
steril
Transfusi darah
Risiko terjadinya transmisi :
Sexual transmitted
ASI
Gejala Klinis
Masa inkubasi 30 -60 hari
75 % kasus VHC bersifat
asimtomatik
Kasus simtomatik
Malaise
Demam
Nyeri abdomen
Ikterus
Secara garis gejala yang timbul lebih
ringan dari pada VHB
Kehamilan dengan
Hepatitis C
Prevalensi 1 % setiap 40.000 wanita
hamil
Kehamilan tidak mempengaruhi
perjalanan penyakit hepatitis C, tetapi
kehamilan mempengaruhi reaksi sistem
imun terhadap VHC Peningkatan
viremia peningkatan disfungsi liver
Infeksi transplasental maternal-fetal dan
transmisi vertikal
Janin Low weight dan small for
gestational age
Faktor Risiko Transmisi
Vertikal
Maternal dengan infeksi HIV
Ketuban pecah dini
Viral load yang tinggi
ASI
Penanganan
Standar pelayanan saat ini terhadap
terapi VHC adalah kombinasi interferon
dengan ribavirin.
Pengobatan ini memiliki risiko terhadap
kehamilan berupa:
Interferon memberikan efek psikiatrik
(depresion post partum)
Ribavirin teratogenik
Terdapat pilihan terapi lain berupa
zidovudine menghambat transmisi
VHC antara maternal dan fetal
IMUNISASI HEPATITIS
B PADA NEONATUS
Bagaimana Pemberian Imunisasi Hepatitis B pada Neonatus?

-
Status
HbsAg Status Status
Tidak HbsAg HbsAg
diketah (+) (-)
ui

Bergantung pada Status HbsAg


Maternal
Pola Pemberian Imunisasi Hepatitis B pada Bayi

Ismalita, 2003
Bagaimana pada Bayi Prematur
atau BBLR?
Hal yang harus diperhatikan
adalah:
-Efek imunitas pasif melalui
transmisi maternal lebi rendah
dari bayi aterm
-Jika imunisasi langsung diberikan
ketika bayi lahir, yang mengalami
serokonversi hanya 53-68% pada
1 bulan pasca imunisasi ketiga
Ismalita, 2003
Anjuran American Academy of Pediatrics untuk
Pemberian Imunisasi Hepatitis B pada Bayi Prematur
Prematur dengan Ibu HbsAg +
Prematur + BB < 2 kg dengan Ibu HbsAg (-)

Ismalita, 2003
Pola pemberian imunisasi Hepatitis B pada bayi prematur dan bayi
berat lahir rendah

Ismalita, 2003
MANAJEMEN PADA BBL DENGAN
STATUS MATERNAL HbsAg (+)
Bayi Baru
Lahir
dengan Ibu
HbsAg +

Vaksin
HBIG 0,5
Hep B Menyusui
ml IM
0,5 ml IM tetap
Vaksin Hep dilakukan
B bulan ke
1

Vaksin Hep
B bulan ke
6

Cek anti HBS dan


Hbs Ag di usia 9
dan 15 bulan
Tatalaksana Khusus sesudah
Periode Perinatal
a. Dilakukan pemeriksaan anti HBs dan
HBsAg berkala pada usia 7 bulan (satu
bulan setelah penyuntikan vaksin
hepatitis B ketiga), 1, 3, 5 tahun dan
selanjutnya setiap 1 tahun
- Bila pada usia 7 bulan tersebut anti HBs
positif, dilakukan pemeriksaan ulang anti
HBs dan HBsAg pada usia 1, 3, 5 dan 10
tahun

Pujiarto, Zulkarnain, Bisanto, Oswari


(2000)
Bila anti HBs dan HBsAg negatif,
diberikan satu kali tambahan
dosis vaksinasi dan satu bulan
kemudian diulang pemeriksaan
anti HBs
Bila pada usia 7 bulan anti HBs
negatif dan HBsAg positif,
dilakukan pemeriksaan HBsAg
ulangan 6 bulan kemudian. Jika
tetap (+), dianggap hepatitis
Pujiarto, Zulkarnain, Bisanto, Oswari
(2000)
kronik
b. Bila HBsAg positif selama 6
bulan, dilakukan pemeriksaan
SGOT/PT setiap 2-3 bulan. Bila
SGOT/PT meningkat pada lebih
dari 2 kali pemeriksaan dengan
interval waktu 2-3 bulan,
pertimbangkan terapi anti virus.

Pujiarto, Zulkarnain, Bisanto, Oswari


(2000)
TERIMAKASIH