100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
510 tayangan14 halaman

Standar Operasional Prosedur

Dokumen tersebut membahas tentang pemberian insentif bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) tidak tetap serta Guru Ngaji di Kabupaten Bandung Barat tahun 2017. Dokumen ini menjelaskan tujuan, sasaran, besaran insentif, kriteria penerima, mekanisme pengajuan dan pencairan dana insentif.

Diunggah oleh

Mumuh Supriadi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
510 tayangan14 halaman

Standar Operasional Prosedur

Dokumen tersebut membahas tentang pemberian insentif bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) tidak tetap serta Guru Ngaji di Kabupaten Bandung Barat tahun 2017. Dokumen ini menjelaskan tujuan, sasaran, besaran insentif, kriteria penerima, mekanisme pengajuan dan pencairan dana insentif.

Diunggah oleh

Mumuh Supriadi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMBERIAN INSENTIF

BAGI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN (PTK)


TIDAK TETAP, DAN GURU NGAJI
DI LINGKUNGAN PEMERINTAH
KABUPATEN BANDUNG BARAT
TAHUN ANGGARAN 2017
TUJUAN
Ruang lingkup yang diatur dalam Standar Operasional Prosedur
(SOP) ini meliputi kriteria PTK Tidak Tetap dan Guru Ngaji
penerima insentif, mekanisme penetapan penerima, pengelolaan
program, mekanisme penyaluran Insentif, pembatalan
pemberian Insentif, jadwal pelaksanaan, pengendalian,
pengawasan dan pelaporan
SASARAN
Petunjuk Teknis ini disusun sebagai acuan bagi pihak yang
berkepentingan yaitu:

 Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat;


 Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bandung Barat
 Insfektorat Kabupaten Bandung Barat
 Kepala SMP se Kabupaten Bandung barat
 Kepala UPT Pendidikan SD dan Paudni se Kabupaten Bandung
Barat
 Ketua IGTKI Kabupaten Bandung Barat
 Ketua Himpaudi Kabupaten Bandung Barat
 Ketua Forum Silaturahmi Guru Ngaji Kabupaten Bandung Barat
 Kepala KUA Kabupaten Bandung Barat
 Para PTK Tidak Tetap dan Guru Ngaji calon penerima insentiF
BESARAN

Besaran Insentif adalah Rp.


500.000,- (lima ratus ribu
rupiah) per orang per tahun,
dan dikenakan pajak
penghasilan sesuai ketentuan
peraturan perundang-
undangan.
RUANG LINGKUP DAN KRITERIA
PTK TIDAK TETAP DAN GURU NGAJI
Ruang lingkup penerima Tunjangan PTK Tidak Tetap

 PTK pada satuan pendidikan TK/Paud


 PTK pada satuan pendidikan SD/ MI
 PTK pada satuan pendidikan SMP/ M.Ts
 PTK pada Kantor UPT

Ruang lingkup penerima Tunjangan Guru Ngaji terdiri dari :


 Guru ngaji pada Taman Pendidikan Alqur’an (TPA/TPQ)
 Guru ngaji pada satuan Diniyah
 Guru ngaji pada Pondok Pesantren
 Guru Ngaji pada Majlis Taklim
 Guru Ngaji di Masjid
sebagai berikut :

 Pendidik Tidak Tetap jenjang SD/ MI, SMP/ M.Ts :

1. Bertugas pada satuan pendidikan negeri/ swasta, yang dibuktikan


dengan Surat Keputusan dari Kepala Sekolah/ Ketua Yayasan
2. Tidak mendapatkan TPG, atau tunjangan Infassing, atau
tunjangan Gurdacil;
3. Memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun secara
terus menerus dibuktikan dengan Surat Keputusan;
4. Berusia paling tinggi 60 (Enam puluh) tahun, per 1 Januari 2017
5. Terdaftar dalam DAPODIK
6. Mengajar di sekolah yang bersangkutan sekurang-kuranya 24 jam
pelajaran perminggu dibuktikan dengan SK pembagian tugas
mengajar
7. Memiliki ijazah sekurang-kurangnya S1/D4 Kependidikan.
. Pendidik Tidak Tetap jenjang TK/ RA dan
Paud Non Formal
1. Bertugas pada satuan pendidikan TK/ RA atau Paud Non Formal, yang
dibuktikan dengan Surat Keputusan dari Kepala Sekolah/ Ketua
yayasan
2. Tidak mendapatkan TPG, tunjangan Infassing, atau Insentif;
3. Memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun secara terus
menerus dibuktikan dengan Surat Keputusan

4. Berusia paling tinggi 60 (Enam puluh) tahun, per 1 Januari 2017


5. Terdaftar dalam DAPODIK
6. Mengajar di sekolah yang bersangkutan sekurang-kuranya 24 jam
pelajaran perminggu bagi guru dibuktikan dengan SK pembagian
tugas mengajar
7. Memiliki ijazah sekurang-kurangnya SLTA/ sederajat.
8. Memiliki Sertifikat berjenjang sekurang-kurangnya tingkat dasar bagi
Pendidik Paud Non Formal
Tenaga Kependidikan Tidak Tetap
1. Bertugas di sekolah yang bersangkutan/ kantor UPT sebagai
Tenaga Kependidikan tidak tetap pada satuan pendidikan
negeri/ swasta/ Kantor UPT yang dibuktikan dengan SK dari
Kepala sekolah/ Ketua Yayasan/ Ka. UPT
2. Tidak mendapat tunjangan lain yang bersumber dari
keuangan negara
3. Memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun
secara terus menerus Dibuktikan dengan Surat Keputusan
sebagai Tenaga Kependidikan Tidak Tetap
4. Berusia paling tinggi 60 (Enam puluh) tahun, per 1 Januari
2017
5. Terdaftar dalam DAPODIK
6. Melaksanakan tugas administrasi di sekolah/ kantor UPT
yang bersangkutan dibuktikan dengan SK pembagian tugas
dari Kepala Sekolah/ Ka. UPT
Ketentuan tambahan :
Dalam hal bertugas pada lebih dari
satu lembaga, maka untuk
mendapat insentif hanya diajukan
oleh 1 (satu) lembaga.
Guru Ngaji :
1. Bertugas di satuan TPA/TPQ/ Diniyah/ Majlis Taklim/ Masjid/ atau
Ponpes yang telah memiliki ijin operasional dari Kemenag dibuktikan
dengan Surat Keputusan (SK) Ketua Lembaga/Yayasan/ Ketua
TPQ/Diniyah/ Pimpinan Ponpes yang bersangkutan
2. Melaksanakan tugas pada TPA/TPQ/ Diniyah/ Majlis Taklim/ Masjid/ atau
Ponpes yang berkedudukan di wilayah administratif Kabupaten Bandung
Barat
3. Tidak mendapat tunjangan lain yang bersumber dari keuangan negara
4. Telah melaksanakan tugas sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun secara terus
menerus. Dibuktikan dengan Surat Keputusan sebagai Guru Ngaji.
5. Jumlah Murid sekurang-kurangnya 15 orang
6. Dalam hal mengajar ngaji lebih dari 1 (satu) lembaga, hanya di ajukan
untuk satu lembaga
7. Berusia sekurang-kurangnya 17 (tujuh belas) tahun pada tanggal 1 Januari
2017 dan setinggi-tingginya 60 (Enam puluh) tahun, per 1 Januari 2017
8. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kabupaten Bandung Barat
PENGAJUAN
1.1 Satuan Pendidikan dan UPT di
Lingkungan Dinas Pendidikan
1) Satuan Pendidikan setingkat SMP mengusulkan data PTK Tidak Tetap ke Dinas
Pendidikan untuk dilakukan verifikasi.
2) Satuan pendidikan setingkat dan SD mengusulkan data PTK Tidak Tetap ke
Dinas pendidikan melalui UPT untuk dilakukan verifikasi.
3) Ketua IGTK Cabang diketahui pengawas TK/ Ketua Himpaudi Cabang
diketahui Penilik Paud mengusulkan data PTK Tidak Tetap ke Dinas
pendidikan melalui UPT untuk dilakukan verifikasi.
4) Hasil verifikasi sebagaimana dimaksud pada point (1) disampaikan ke satuan
pendidikan masing-masing dan point (2 dan 3) ke UPT Dinas Pendidikan untuk
mendapatkan pengesahan pimpinan.
5) Data sebagaimana dimaksud pada point (4) yang telah mendapatkan
pengesahan pimpinan satuan pendidikan/UPT , dikirim kembali ke Dinas
Pendidikan.
6) Daftar nama sebagaimana dimaksud pada point (5) sebagai dasar penetapan
mengusulkan data PTK Tidak Tetap ke Dinas pendidikan melalui UPT untuk
dilakukan verifikasi. yang berhak menerima dana insentif.
7) Kepala SMP/ Kepala UPT membuat fakta integritas bermaterai cukup tentang
kebenaran data calon penerima insentif.
1.2 Satuan Pendidikan di Lingkungan Kantor
Kementerian Agama

1) Satuan Pendidikan mengusulkan data PTK Tidak Tetap ke kantor


Kementerian Agama untuk dilakukan verifikasi data sesuai dengan
kriteria
2) Hasil verifikasi sebagaimana point (1) di teruskan ke Dinas
Pendidikan untuk dilakukan validasi
3) Dinas Pendidikan menyampaikan data hasil validasi sebagaimana
point (2) ke satuan pendidikan untuk mendapatkan pengesahan
pimpinan melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten.
4) Data sebagaimana dimaksud pada point (3) yang telah
mendapatkan pengesahan pimpinan satuan pendidikan dan di
tandatangani penerima insentif, dikirim kembali oleh Kantor
Kementerian Agama dan diteruskan ke Dinas Pendidikan.
5) Data sebagaimana dimaksud pada point (4) sebagai dasar
penetapan PTK Tidak Tetap yang berhak menerima dana insentif.
6) Pimpinan satuan lembaga membuat fakta integritas bermaterai
cukup tentang kebenaran data calon penerima insentif. (format
terlampir)
1.3 Lembaga/Yayasan/ TPA/TPQ/ Diniyah/ Majlis Taklim/
Masjid/ atau Ponpes di Lingkungan Kantor Kementerian
Agama
1) Ketua Satuan Lembaga/Yayasan/ TPA/TPQ/ Diniyah/ Majlis Taklim/
Masjid/ atau Ponpes mengusulkan data guru ngaji ke kantor
Kementerian Agama untuk dilakukan verifikasi data sesuai dengan
kriteria. (format terlampir)
2) Kantor Kementrian Agama melakukan verifikasi data sebagaimana
yang diajukan oleh pimpinan lembaga dan menyampaikan hasil
verifikasi ke Ketua satuan lembaga untuk mendapatkan pengesahan
pimpinan satuan lembaga.
3) Data calon penerima insentif yang telah mendapatkan pengesahan
pimpinan satuan lembaga, dikirim kembali oleh Kantor Kementerian
Agama dan diteruskan ke Dinas Pendidikan.
4) Data sebagaimana dimaksud pada point (3) sebagai dasar penetapan
Guru Ngaji yang berhak menerima dana insentif.
5) Pimpinan satuan lembaga membuat fakta integritas bermaterai cukup
tentang kebenaran data calon penerima insentif. (format terlampir)
Pencairan Dana
1. Pemberian insentif PTK Tidak Tetap dan
Guru Ngaji dibayarkan pada akhir tahun
anggaran.
2. Pencairan dana insentif PTK Tidak Tetap dan
Guru Ngaji dilakukan dengan ketentuan
sebagai berikut :
1. Nama PTK Tidak Tetap dan Guru Ngaji penerima
insentif telah ditetapkan dalam Keputusan Bupati
2. Penerimaan dana insentif dilakukan dengan cara
pembayaran melalui Bank referensi.

Anda mungkin juga menyukai