Anda di halaman 1dari 12

Metode Penelitian

• Lokasi Penelitian terletak di Desa Oebelo,


Kota Kupang, Timoer Leste
• Koordinat lokasi pengukuran
-10.109246° LS 123.746858° BT
-10.109104° LS 123.755106° BT
-10.109231° LS 123.746887° BT
-10.115780° LS 123.762060° BT
Lokasi Penelitian
Lokasi Penelitian
Geologi Regional
Geologi Regional

Qa= Aluvium
Ql= Batugamping Koral
QTn= Formasi Noele
Metodologi Penelitian
Pengukuran Data Mikrotremor
• Pengambilan data:
52 titik, jarak antar titik 250 meter
• Menggunakan Seismometer tiga komponen
tipe DS-4A
• Data terekam dalam bentuk trace.
Metodologi Penelitian
Pengolahan Data Mikrotremor
Pengolahan Konversi dengan
Data Data Trace software Miniseed
DataPro

Pemilahan frekuensi Dimasukkan dan


dengan tranformasi Kurva HVSR diolah pada
fourier software Geopsy

Frekuensi Faktor
dominan tanah amplifikasi

(Perhitungan PGA) (Perhitungan Indeks Kerentanan Tanah)


(Perhitungan Indeks Kerentanan Tanah)
Metodologi Penelitian
Perhitungan PGA (Peak Ground Acceleration)
Perhitungan menggunakan parameter gempa dan
karakteristik geologi setempat.
1 Parameter Gempa: 2 Parameter Karateristik geologi
- Magnitudo Permukaan (Ms) setempat direpresentasikan oleh
- Jarak Hiposenter (H) nilai perideo dominan tanah (T0)
Data Diperoleh dari USGS dan BMKG, dari proses inversi nilai frekuensi
dalam kurun waktu 50 tahun, dominan tanah (f0)
magnitudo ≥3

3 Perhitungan nilai PGA menggunakan rumus empiris Kanai,


5 3,6
0,61𝑀𝑠−(1,66+ 𝑅 )𝑙𝑜𝑔𝑅+0,167− 𝑅
1,83
𝛼𝑔 = 10
𝑇𝑔
𝛼𝑔 nilai percepatan getaran tanah (gal), Tg periode dominan tanah (s)
Ms magnitudo surface dan R jarak hiposenter
Metodologi Penelitian
Perhitungan Indeks Kerentanan Seismik
Perhitungan dilakukan dengan persamaan,
𝐴0 2
𝐾𝑔 =
𝑓0

Dengan Kg indeks kerentanan seismik, A0 faktor amplifikasi dan f0 frekuensi dominan


tanah (Hz).

Nilai A0 dan f0 diperoleh dari pengukuran


mikrotremor dengan metode HVSR.
Metodologi Penelitian
Perhitungan Ketebalan Lapisan Sedimen
Tahapan perhitungan ketebalan lapisan sedimen
dengan mikrotremor adalah
Menggunakan persamaan,
𝑉𝑠30
h= 4𝑓0
h ketebalan lapisan sedimen (m), Vs30 kecepatan gelombang sekunder
pada kedalaman 30 m (m/s2) dan f0 frekuensi dominan tanah (hz)

Nilai Vs30 diperoleh dari USGS.


Sebaran nilai Vs30 ini tersebar dengan
Nilai f0 diperoleh dari pengukuran
jarak 1000 m sedangkan jarak titik
mikrotremor.
ukur mikrotremor 250 m, sehingga
perlu dilakukan interpolasi.
Metodologi Penelitian
Pengukuran Geolistrik
• Pengukuran geolistrik terbagi dalam dua lintasan
masing- masing di sisi utara dan sisi selatan jalan.
• Parameter akuisisi:
Panjang lintasan ukur 400 m
Konfigurasi Wenner-Schlumberger
Spasi elektroda 10 meter.
• Pengolahan menggunakan software Res2dinv
untuk mendapatkan penampang 2D
Hasil dan Pembahasan
Penampang 2D lintasan ukur sebelah Selatan jalan

Penampang 2D lintasan ukur sebelah Utara jalan