Tari Erai-Erai
Novriandi Agung Hutama
Claudia Labura
Kabupaten Lahat
Apa itu tari Erai-erai ?
Erai-erai (serumpun erai atau air yang tersapu
dedaunan sehingga menghasilkan suara tae-tae), melalui
beberapa sumber tarian ini berasal dari legenda jaman dahulu
mengenai cerita tentang sepasang suami istri yang hidup
dipinggir sungai lematang dengan dua orang anak.
Disebut tari Erai-Erai karena Erai-Erai artinya serai
serumpun yang melambangkan meski bercerai-berai namun
tetap satu ikatan.
Tari Erai-erai merupakan tarian yang tumbuh dan
berkembang ditengah-tengah etnik Lematang. Daerah sentra
atau asal tarian ini adalah ex marga Gumay Lembak, ex marga
Puntang Suka Merapi, ex marga Pasirah IV Manggul yang
selanjutnya menyebar ke beberapa daerah yang ada di
wilayah Kabupaten Lahat.
Kapan tari Erai-erai diperkenalkan?
Tari erai-erai diciptakan oleh bapak Mungkim
(1926) dari daerah liot (Kecamatan Enim) dan mulai di
perkenalkan dengan masyarakat kabupaten lahat pada
tahun 1948.
Tari Erai-Erai populer sejak tahun 1950-an ketika
beberapa Instrumen musik akustik seperti biola dan
akordion mulai merubah wilayah kabupaten Lahat,
sebelumnya diiringi instrumen musik gambus/perkusi
saja. Syair Tari Erai-Erai yaitu Umak ooh Umak dan Oi
Kakang Tulah.
Seiring perkembangannya zaman tari erai-erai
mulai ditampilkan ditiap acara atau festival budaya.
Untuk siapa tari Erai-erai?
Pada awal perkembangannya tari Erai-erai
disajikan pada saat berkumpulnya masyarakat
desa, panen raya, hajatan, HUT RI, dan diskusi
warga desa termasuk sebagai tari pergaulan
bujang-gadis desa liot. Seiring berkembangnya
zaman tarian ini digunakan oleh masyarakat luas
khususnya sanggar tari ataupun pendidikan seni
disetiap sekolah di kabupaten Lahat.
Dimana tari Erai-erai dapat
ditemukan?
Mulanya tari erai-erai dapat ditemukan
diacara berkumpulnya masyarakat desa, panen
raya, hajatan, HUT RI, dan diskusi warga desa.
Tempat pementasan tari ini di tanah lapang atau
dibawah rumah masyarakat desa. Dimana,
hingga saat ini tari erai-erai dapat ditemukan
seperti pada penjelasan di atas.
Kenapa Tari Erai-erai menjadi seni
kebudayaan khas Kabupaten Lahat?
Tari erai-erai merupakan ciri khas dari
kabupaten Lahat, mulai dari sejarahnya sampai
dengan perkembangannya yang sangat erat
dengan kabupaten Lahat menjadikan kesenian
ini suatu aset kebudayaan yang harus
dilestarikan oleh seluruh elemen masyarakat di
Kabupaten Lahat.
Bagaimana pengembangan Tari Erai-
erai sebagai tarian khas Kabupaten
Lahat?
Seiring perkembanganya tarian erai-erai
sampai saat ini di Kabupaten Lahat mengalami
kemajuan yang signifikan. Mulai dari
penyajiannya, musik pengiringnya, tata rias, tata
busana, pantun, properti dan tata pentas atau
tempat pertunjukkannya.
Potensi Kebudayaan Kabupaten Lahat
Berdasarkan data dinas pariwisata kabupaten
lahat 2019 tercatat terdapat 93 objek wisata
(alam, buatan dan budaya) yang tersebar di 14
kecamatan kabupaten lahat. Namun
berdasarkan data dari panoramik of kabupaten
lahat…..
Sehingga kabupaten Lahat disebut sebagai
“NEGERI 1000 MEGALIT DAN 100 AIR TERJUN”
Konsep
Cover: foto 2, logo kab lahat, logo bgl, background
bukit serelo dan pesona kab lahat
S1: serai dan sungai lematang
S2: foto uong nari
S3: foto uong nari
S4: set panggung dan musik
S5: foto uong nari
S6: foto uong nari
S7: foto uong nari
S8: SELURUH POTENSI KAB LAHAT DAN FOTO REKOR MURI