Tugas Seni Budaya
Lukisan Tempera
{ Kelompok
Ahmad Yazid Baihaki
Aji Rahmatulloh
Rifaldi Tarihoran
Muhammad Yoga Adi Putra
Penjelasan Tentang Lukisan Tempera
Teknik Tempera merupakan teknik melukis dengan cara mencampurkan kuning telur ke
dalam cat sebagai bahan perekat. Lukisan ini sebagian menggunakan kayu sebagai
kanvasnya dan ada juga yang langsung melukiskan ke tembok.
Sejarah Teknik Tempera
Teknik seni ini dikenali dari dunia klasik, di mana teknik ini telah menggantikan teknik
lukisan encaustik dan merupakan medium utama yang digunakan untuk lukisan panel dan
manuskrip bergambar dalam dunia Byzantine dan zaman pertengahan dan awal
kebangkitan Eropa. Lukisan tempera merupakan medium lukisan panel utama bagi hampir
setiap pelukis semasa zaman kebangkitan Eropa. Teknik tempera sempat menunjukkan
masa jayanya di eropa antara tahun 1200 hingga 1500an. Duccio dan Simone Martini adalah
diantara seniman Italia yang terkenal dengan menggunakan teknik ini.
Penerapan Teknik Tempera
Cat tempera mengering dengan cepat. Hal ini biasanya diterapkan dalam lapisan tipis atau,
semi-opak transparan. Tempera memungkinkan untuk presisi besar bila digunakan dengan
teknik tradisional yang memerlukan penerapan berbagai sapuan kuas kecil yang diterapkan
dalam teknik cross-penetasan. Setelah kering, menghasilkan tahap akhir yang halus. Karena
tidak dapat diterapkan dalam lapisan setebal cat minyak, lukisan tempera jarang memiliki
saturasi warna yang mendalam berbeda dengan lukisan minyak. Dalam hal ini warna
lukisan tempera yang tak dipolitur menyerupai pastel, meskipun warna memperdalam jika
pernis yang diterapkan. Di sisi lain, warna tempera tidak berubah dari waktu ke waktu,
sedangkan cat minyak gelap, kuning, menjadi transparan dengan usia lukisan.
Contoh Gambar Lukisan Tempera
Terima Kasih Sekian Dari
Kelompok Kami
Assalamualikum, wr. Wb