0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan18 halaman

Analisis Galat

Dokumen tersebut membahas tentang analisis galat dalam metode numerik. Terdapat beberapa jenis galat yang dijelaskan seperti galat bawaan, galat pemotongan, dan galat pembulatan. Galat merupakan selisih antara nilai sebenarnya dengan nilai perkiraan dan perlu dianalisis untuk mengetahui akurasi suatu metode numerik.

Diunggah oleh

Dhea Rasti Dmk
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan18 halaman

Analisis Galat

Dokumen tersebut membahas tentang analisis galat dalam metode numerik. Terdapat beberapa jenis galat yang dijelaskan seperti galat bawaan, galat pemotongan, dan galat pembulatan. Galat merupakan selisih antara nilai sebenarnya dengan nilai perkiraan dan perlu dianalisis untuk mengetahui akurasi suatu metode numerik.

Diunggah oleh

Dhea Rasti Dmk
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

METODE NUMERIK

“ANALISIS GALAT “
DHEA RASTI BR. DAMANIK (20051036)
VB. PRODI PENDIDIKAN
MATEMATIKA
Definisi Galat

Galat dapat juga disebut eror atau dalam keseharian dapat disebut sebagai
kesalahan, kesalahan yang dimaksud disini adalah kesalahan dalam proses pengambilan
data.

Galat atau eror dapat pula didefenisikan sebagai selisih nilai atau hal yang kita
harapkan terjadi dengan observasi atau kenyataan yang terjadi di lapangan. Galat dapat
berfungsi untuk menunjukkan efesiensi dari suatu jenis percobaan atau penelitian ke
penelitian yang lain . Terpenting dari galat ini adalah galat harus terjadi secara alami
sehingga dapat menggambarkan objek penelitian yang sesungguhnya.
ANALISIS GALAT

Menganalisis galat sangat penting di dalam perhitungan yang menggunakan metode numerik.
Penyelesaian secara numerik dari suatu persamaan matematis hanya memberikan nilai perkiraan yang
mendekati nilai eksak (yang benar) dari penyelesaian analitis. Galat berasosiasi dengan seberapa dekat
solusi hampiran terhadap solusi sejatinya. Semakin kecil galatnya, semakin teliti solusi numerik yang
didapatkan. Kita harus memahami dua hal :
a) Bagaimana menghitung galat?
b) Bagaimana galat timbul?

Misalkan a adalah nilai hampiran terhadap nilai sejati ˆa, maka selisih
𝛆 = a - ˆa
Disebut galat. Sebagai contoh, jika ˆa = 10,5 adalah nilai hampiran dari a = 10,45, maka
galatnya adalah 𝛆 = -0.01. jika tanda galat (positif atau negatif) tidak dipertimbangkan,
maka galat mutlak dapt didefensisikan sebagai :
| 𝛆 |= | a - ˆa |
1. Galat mutlak
|𝛆=|a-ˆa |
GALAT 𝛆 = a - ˆa
2.Galat Relatif

keterangan :

𝛆 = galat 3.Galat Relatif Hampiran


a = nilai sebenarnya / nilai eksak
ˆa = nilai hampiran / perkiraan
GALAT MUTLAK, RELATIF,
DAN RELATIF HAMPIRAN

Galat mutlak adalah galat yang ketika ada tanda galat (positif atau
negatif) tidak dipertimbangkan.

Galat relatif adalah perbandingan besar galat mutlak dengan nilai


eksak. Galat relatif digunakan untuk mengatasi interpretasi nilai galat,
maka galat harus dinormalkan terhadap nilai eksaknya.

Galat relatif hampiran merupakan perbandingan besar galat mutlak


dengan nilai hampiran
CONTOH

Hasil pengukuran sebuah jembatan = 9.999 cm


Hasil pengukuran sebuah paku = 9 cm
Jika nilai pengukuran sebenarnya berturut-turut adalah 10.000 cm dan 10 cm,
Hitunglah galat mutlak dan galat relatif dari kedua hasil pengukuran di atas.
Manakah yang memberikan hasil pengukuran yang lebih baik?

jawab :
Galat mutlak: Kesimpulan :
jembatan = 𝛆m | 10.000 – 9.999 | = 1 cm => “ hasil pengukuran jembatan lebih
paku = 𝛆m = | 10 – 9 | = 1 cm baik dari hasil pengukuran paku “

Galat Relatif :
jembatan = 𝛆R = 1/10.000 x 100% == 0,01%
paku = 𝛆R = 1/10 x 100% = 100%
MACAM – MACAM GALAT

Key Key Key


word 1 word 2 word 3

GALAT BAWAAN GALAT PEMOTONGAN GALAT PEMBULATAN


(INHERENT (TRUNCATION ERROR) ( ROUND – OFF
ERROR) ERROR)
1. GALAT BAWAAN
(INHERENT ERROR)
Here you could describe the details if you need

Galat bawaan adalah Galat dalam nilai data Terjadi akibat kekeliruan dalam
menyalin data, salah membaca skala atau kesalahan karena kurangnya
pengertian mengenai hukum-hukum fisik dari data yang diukur. Kesalahan ini
sering terjadi karena faktor human error.
Contoh :
Pengukuran selang waktu 2,3 detik :
Terdapat beberapa galat karena hanya dengan suatu kebetulan selang
waktu akan diukur tepat 2,3 detik.
Beberapa batas yg mungkin pada galat inheren diketahui :

2,3  0,1 detik


Berhubungan dengan galat pada data yang dioperasikan oleh suatu komputer
dengan beberapa prosedur numerik.
2. GALAT PEMOTONGAN
(TRUNCATION ERROR)

Berhubungan dengan cara pelaksanaan prosedur numerik. Kesalahan ini terjadi


karena tidak dilakukannya hitungan sesuai dengan prosedur matematik yang benar.

Contoh pada deret Taylor tak berhingga :

x3 x5 x7 x9
sin x  x      ........
3! 5! 7! 9!

* Dapat dipakai untuk menghitung sinus sebarang sudut x dalam radian.


* Jelas kita tidak dapat memakai semua suku dalam deret, karena deretnya tak berhingga
* Kita berhenti pada suku tertentu misal x9
* Suku yg dihilangkan menghasilkan suatu galat
* Dalam perhitungan numerik galat ini sangat penting
3. GALAT PEMBULATAN
( ROUND – OFF ERROR)

Galat ini terjadi akibat pembulatan angka


Terjadi pada komputer yg disediakan beberapa
angka tertentu misal; 5 angka :
Penjumlahan 9, 2654 + 7, 1625
Hasilnya 16, 4279

Ini terdiri 6 angka sehingga tidak dapat disimpan dalam


komputer kita dan akan dibulatkan menjadi 16, 428.
ANGKA BENA

Konsep angka bena (significant figure) atau angka


berarti telah dikembangkan secara formal untuk
menandakan keandalan suatu nilai numerik. Angka
bena adalah angka bermakna, angka penting, atau
angka yang dapat digunakan dengan pasti.
CONTOH

43.123 memiliki 5 angka bena (yaitu 4,3,1,2,3)


0.1764 memiliki 4 angka bena (yaitu 1,7,6,4)
0.12 memiliki 2 angka bena ( yaitu 1,2)
278.300 memiliki 6 angka bena (yaitu 2,7,8,3,0,0)
0.001360 memiliki 4 angka bena, di mana tiga buah angka nol
pertama tidak berarti, sedangkan 0 yang terakhir angka berarti
karena pengukuran dilakukan sampai ketelitian 4 digit.
4.3123 x 10 1 memiliki 5 angka bena
1.764 x 10-1 memiliki 4 angka bena
Komputer hanya menyimpan sejumlah tertentu
angka bena. Bilangan riil yang jumlah angka
benanya melebihi jumlah angka bena komputer
akan disimpan dalam sejumlah angka bena
komputer itu.
GALAT TOTAL

Galat akhir atau galat total pada solusi numerik merupakan


jumlah galat pemotongan dan galat pembulatan.

Contoh :

• Galat pemotongan timbul karena kita menghampiri cos (0.2)


sampai suku orde 4.

• Galat pembulatan timbul karena kita membulatkan nilai


hampiran ke dalam 7 digit bena.
ENTER THE TITLE

Key word 1 1 2 Key word 2


Here you could describe the details if you need Here you could describe the details if you need
ENTER THE TITLE

Here you could describe the details if you need


Here you could describe the details if you need
Here you could describe the details if you need

Key word 1

Here you could describe the details if you need

Key word 2

Here you could describe the details if you need

Key word 3

Here you could describe the details if you need


ENTER THE TITLE

1 Key word
Here you could describe the details if
Key word
Here you could describe the details if
1
you need you need

2 Key word
Here you could describe the details if
Key word
Here you could describe the details if
2
you need you need

3 Key word
Here you could describe the details if
Key word
Here you could describe the details if
3
you need you need

4 Key word
Here you could describe the details if
Key word
Here you could describe the details if
4
you need you need
THANKS
DO YOU HAVE ANY QUESTIONS

Anda mungkin juga menyukai