0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
148 tayangan14 halaman

Bilangan Kompleks dan Aplikasinya

Dokumen membahas definisi bilangan kompleks, operasi aljabar bilangan kompleks seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Juga membahas pangkat bilangan kompleks, konyugat kompleks, modulus dan bentuk polar bilangan kompleks, serta persamaan bilangan kompleks.

Diunggah oleh

lutfi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
148 tayangan14 halaman

Bilangan Kompleks dan Aplikasinya

Dokumen membahas definisi bilangan kompleks, operasi aljabar bilangan kompleks seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Juga membahas pangkat bilangan kompleks, konyugat kompleks, modulus dan bentuk polar bilangan kompleks, serta persamaan bilangan kompleks.

Diunggah oleh

lutfi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BILANGAN

KOMPLEKS

MATEMATIKA TEKNIK
PERTEMUAN 9-10
Fokus bahasan
• Definisi dan ajabar kompleks
• Beberapa fungsi kompleks sederhana ,
dan penerapannya pada superposisi
gelombang
• Rangkaian arus bolak-balik(AC)
DEFINISI 1
Lambang i disebut suatu bilangan imajiner satuan , bila memenuhi
aturan :
i2 = -1 dengan i = (-1)

DEFINISI 2

Lambang : a + ib , dengan a dan b real, dan i


imajiner satuan, disebut sebuah bilangan kompleks
c = a + ib

b = 0, maka c = a
a = 0, maka c = ib
(bil. Real )
( bil. Imajiner )

a : bagian real kompleks c b : bagian imajiner c

c = Re(c) + i Im(c)
Contoh 1
1. 5 atau 5 + 0i : bilangan real
2. 4i atau 0 + 4i : bilangan imajiner
3. 5 – 6i : bilangan kompleks
4. 0 + 0i : nol bilangan kompleks
ALJABAR BILANGAN KOMPLEKS
• PENJUMLAHAN/PENGURANGAN
( a1 + ib1 ) ± (a2 + ib2 ) = (a1 ± a2) + i(b1 ± b2)

• PERKALIAN
( a1 + ib1 )(a2 + ib2 ) = a1a2 + ia1b2 + ib1a2 + i2b1b2

=(a1a2 – b1b2) + i(a1b2+a2b1 )


(a1  ib1 ) (a1  ib1 )(a 2  ib2 )

(a 2  ib2 ) (a 2  ib2 )(a 2  ib2 )
• PEMBAGIAN

(a1 a 2  b1b2 ) (a1b2  b1 a 2 )


  i
(a 22  b22 ) (a 22  b22 )
Contoh 2
1. (2 + 5i) + (3 – 2i) = 5 + 3i
2. (4 – 7i) – (2 + 3i ) = 2 – 10i
3. (1 + 3i)(5 – 4i) = 5 – 4i + 15i – 12i2
= 5 – 4i + 15i – 12(-1)
= 17 + 11i
(17  11i ) (17  11i )(1  3i ) (17  51i  11i  33i 2 )
4.    5  4i
(1  3i ) (1  3i )(1  3i ) (1  9)
PANGKAT REAL BULAT
Jika c : sebuah bilangan kompleks, dan n sebuah bilangan real
bulat positip, maka definisi pangkat real sebuah bilangan
kompleks sbb:
c2 = c.c, c3 = c. c. c, . . . , cn = c.c.c. . . . C

Jika m dan n dua bilangan real bulat (positip )


c(m+n) = cmcn

1
c 2 
c2
Pangkat negatip didefinisikan :
1 n 1
c 1
 , c  n
c c
KONYUGAT KOMPLEKS ATAU KOMPLEKS SEKAWAN
• Jika c = a + ib bilangan kompleks, maka (*) disebut konyugat
kompleks dari c, didefinisikan sebagai ,
c* = a* + i*b*
dengan sifat ,
a* = a ; b* = b ; dan i* = -i

Sehingga c* = a – ib

Contoh 3
( 2 + 3i )* = 2 – 3i
c = a +MODULUS
ib → modulus c : lcl

* 2 2
c  c.c  a  b

c1 c1c 2* c1c 2*
 
c 2 c 2 c 2* c 2 2
BIDANG KOMPLEKS
Y
P(a,b) = a+ib P(x,y)
b

θ
0 0
a X

Bidang kompleks Pernyataan polar

z = x + iy
x = r cos , y = r sin 
= r ( cos  + i sin  )
r  x2  y2 (Bentuk polar bil. kompleks)
y r = modulus z = lzl
  arctan
x  = argumen z
Contoh 4
Nyatakan bilangan kompleks 2 – 2i dalam bentuk polar !

Jawab

r  22  22  2 2  = arctan (-2/2) = 5π/4

Jadi,
2 – 2i = 2√2 ( cos 5π/4 + i sin 5π/4 )
PERSAMAAN KOMPLEKS

DEFINISI
“ Dua bilangan kompleks adalah sama , jika dan hanya jika, bagian realnya
sama, dan juga bagian imajinernya sama. Jadi, persamaan kompleks : a + ib =
p + iq, setara dengan dua persamaan real serempak : a = p dan b= q “

Contoh 5
Carilah nilai x dan y yang memenuhi persamaan kompleks :
(a) 2ix + 3 = y - i , (b). ( x + iy )2 = 1
Penyelesaian :
(a). 3 + i (2x) = y + i (-1)
3 = y dan 2x = -1,  x = -1/2 , y=3

(b). x2 + 2ixy – y2 = 1  x2 - y2 = 1 dan 2xy = 0

x = 0, y ≠ 0, x ≠ 0, y = 0

y2 = -1 ( x dan y : real , sehingga x2 = 1, x=±1


tidak memenuhi )
(x1 =1, y1= 0 ; dan x2 =-1, y2=0)

Anda mungkin juga menyukai