0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
252 tayangan22 halaman

Photografi

Dokumen ini memberikan penjelasan tentang bagian-bagian utama kamera DSLR dan fungsinya, termasuk lensa, cermin, shutter, aperture, ISO speed, viewfinder, serta tombol-tombol dan layar di bagian depan dan belakang kamera. Secara ringkas, dokumen ini memperkenalkan komponen-komponen kunci dan operasi dasar dari kamera SLR digital."

Diunggah oleh

Dwi Setyo Rini
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
252 tayangan22 halaman

Photografi

Dokumen ini memberikan penjelasan tentang bagian-bagian utama kamera DSLR dan fungsinya, termasuk lensa, cermin, shutter, aperture, ISO speed, viewfinder, serta tombol-tombol dan layar di bagian depan dan belakang kamera. Secara ringkas, dokumen ini memperkenalkan komponen-komponen kunci dan operasi dasar dari kamera SLR digital."

Diunggah oleh

Dwi Setyo Rini
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PHOTPGRAFI

Dibuat Oleh : Dwi Setyo Rini (13)


PHOTOGRAF
I
Pengenalan Kamera

MATERI Bagian-Bagian Kamera

Jenis Photografi Fashion


PENGENALAN
KAMERA
Pengertian Kamera DSLR

DSLR kepanjangannya adalah Digital


Single Lens Reflex. Maksudnya adalah
kamera digital yang menggunakan sistem
cermin otomatis dan pentaprisma atau
pentamirror untuk meneruskan cahaya dari
lensa menuju ke viewfinder.
BAGIAN-
BAGIAN
KAMERA
Bagian depan kamera

Lampu kilat
Tombol Rana Built-in

Mikrofon

Lampu self timer


Mirror (cermin)
Dudukan lensa
Tombol Pelepas
lensa
Indeks dudukan
lensa
Tombol Rana

Tekan tombol ini untuk melepaskan


rana. Ada dua tahap dalam penekanan
tombol rana:
Menekan separuh tombol,
mengaktifkan fungsi AF, sedangkan
menekan sepenuhnya, akan
melepaskan rana.
Pengurangan mata-merah
(Lampu self timer)

*Pengurangan mata-merah:
Jika red-eye reduction (pengurangan mata-merah) diaktifkan
pada kamera dan Anda menekan separuh tombol rana, akan
menyalakan lampu ini apabila Anda menggunakan lampu kilat
built-in.

*Self-timer:
Apabila Anda menetapkan self-timer, lampu ini akan berkedip
selama durasi timer sampai gambar diambil.
Dudukan Lensa

bagian yang menghubungkan lensa yang dapat dipertukarkan ke


kerangka kamera. Untuk memasangkan lensa, Anda
menderetkan indeks dudukan lensa (lihat F3) pada lensa dengan
lensa yang bersangkutan, pada dudukan lensa, lalu memutar
lensa searah jarum jam sampai terdengar bunyi "klik".
Indeks Dudukan Lensa

Sejajarkan tanda pada lensa dengan tanda ini


apabila Anda memasang atau melepas lensa.
Tombol Pelepas lensa

Tekan tombol ini apabila ingin melepaskan lensa. Pin kunci lensa akan ditarik keluar
apabila tombol ditekan sehingga dapat memutar lensa secara bebas. Sebelum
membidik, kuncikan lensa ke dalam tempatnya dengan memutarnya sampai
terdengar bunyi "klik".
Mirror (Cermin)

Cermin ini bersifat khas untuk kamera DSLR. Cermin ini


memantulkan cahaya dari lensa ke viewfinder, sehingga
fotografer bisa melihat bidikan melalui viewfinder dalam waktu
nyata. Mirror segera berputar balik, tepat sebelum melepaskan
rana (bidikan diambil).
Mikrofon

Ini adalah mikrofon built-in untuk menangkap bunyi


audio selama perekaman film. Mikrofon yang
digunakan bisa mono atau stereo, tergantung model
kamera.
Lampu Kilat Built-in

Apabila diperlukan,lampu ini dapat menembak untuk


menangkap bidikan pemandangan yang redup cahaya.
Lampu kilat dapat secara otomatis ditembakkan pada
sebagian mode.
Tampilan Viewfinder
Titik
AF

Menunjukkan posisi fokus selama pemotretan AF (autofocus). Titik


AF yang dipilih akan disorot merah. Anda dapat menentukan untuk
memilih titik AF secara otomatis atau manual.
Kecepatan Rana

Menunjukkan interval waktu selama rana terbuka. Nilai shutter speed


(kecepatan shutter) dinyatakan dalam format “1/parameter”. Namun
demikian, hanya nilai parameter yang ditunjukkan dalam viewfinder.
Meninggikan nilai parameter akan memperpendek interval waktu
shutter untuk tetap terbuka.
Nilai Aperture

Nilai ini menunjukkan hingga sebatas apa bilah aperture di dalam lensa
terbuka. Nilai yang lebih kecil berarti aperture terbuka lebih lebar, yang
memungkinkan cahaya dapat ditangkap. Kisaran nilai aperture yang dapat
dipilih bervariasi, menurut lensa yang digunakan.
ISO Speed

Pengaturan ISO speed bervariasi secara konstan apabila


pengaturan Auto yang dipilih. ISO speed yang lebih tinggi akan
lebih memudahkannya untuk menangkap bidikan pemandangan
yang redup cahaya.
Bagian belakang kamera

Eyecup Kenop Penyesuaian Dioptrik


Sakelar Live View Shooting/
Movie Shooting
Viewfinder Eyepiece Tombol Pemilihan Titik
Fokus
Tombol
Monitor LCD Erase
Tombol
Tampilan
Tombol Quick Control
Tombol Pengaturan
ISO Speed
Tombol SET/Multi-controller
Lampu Akses
Lampu Wi-fi
Tombol MENU Tombol Playback

Anda mungkin juga menyukai