0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
431 tayangan15 halaman

Basis Data PPT Erd

ERD merupakan diagram yang digunakan untuk merancang database dan menunjukkan hubungan antar objek atau entitas beserta atributnya. ERD memiliki fungsi untuk menganalisis basis data, melakukan pengujian model, mendokumentasikan data, dan menunjukkan hubungan antara data. ERD terdiri dari entitas, atribut, relasi, dan garis penghubung. Studi kasus ERD rumah sakit menunjukkan hubungan antara pasien, dokter, dan obat.

Diunggah oleh

randi nur rizki
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
431 tayangan15 halaman

Basis Data PPT Erd

ERD merupakan diagram yang digunakan untuk merancang database dan menunjukkan hubungan antar objek atau entitas beserta atributnya. ERD memiliki fungsi untuk menganalisis basis data, melakukan pengujian model, mendokumentasikan data, dan menunjukkan hubungan antara data. ERD terdiri dari entitas, atribut, relasi, dan garis penghubung. Studi kasus ERD rumah sakit menunjukkan hubungan antara pasien, dokter, dan obat.

Diunggah oleh

randi nur rizki
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KELOMPOK 2 : BASIS DATA - ERD

Helda Aryu Putri - 085022001

Randi Nur Rizki - 085022007

Mulyati - 085022011

Mosir Togi Ferdyanto Samosir -


085022014

Syarahma saldi - 085022015


ERD (Entity Relationship Diagram)

01 Apa itu ERD? 02 Fungsi ERD

Model data, Kardinalitas,


03 notasi,
komponen dan
04 metodologi dan
contoh studi kasus
symbol ERD ERD
Apa itu ERD?

ERD (entity relationship diagram) dapat


diartikan sebagai diagram yang
digunakan untuk perancangan suatu
database dan menunjukkan relasi antar
objek atau entitas beserta atribut-
atributnya secara detail.
Dimana entitas satu dengan yang lainnya
memiliki relasi atau keterhubunagan
yang tidak dapat terpisahkan.
FUNGSI ERD

Memberikan Melakukan pengujian Menjalankan hubungan Mendokumentasikan data


kemudahan dalam model yang telah dibuat antar data yang memiliki yang ada dalam sebuah
menganalisis sebuah keterkaitan berdasarkan basis data dengan cara
basis data (database) objek yang dihubungkan menganalisis serta
dengan cara yang dengan suatu relasi mengidentifikasi setiap
cepat serta murah objek atau entitas dan
relasinya
MODEL DATA

Model data logis

Model data Model data fisik


konseptual
Notasi, simbol dan komponen ERD

ENTITAS ATRIBUT
Entitas adalah segala Atribut merupakan bagian dari
sesuatu yang dapat sebuah entitas, sebagai contoh
entitas pelanggan memiliki
digambarkan oleh data
atribut nama, kode pelanggan,
telepon, alamat dll
Atribut dapat digambarkan menggunakan aturan-
aturan berikut ini.
 Atribut digambarkan dengan simbol elips.
 Nama dari atribut ditulis di dalam elips.
Entitas dapat digambarkan dengan memenuhi
 Nama dari atribut adalah kata benda dan
aturan berikut ini. tunggal.
 Suatu entitas dinyatakan atau digambarkan  Nama atribut diusahan memakai kata yanga
dengan simbol persegi panjang. sederhana dan mudah dipahami.
 Nama dari suatu entitas harus di tulis di dalam  Atribut merupakan bagian dari entitas.
simbol persegi panjang.
 Nama dari suatu entitas dapat berupa kata
benda, orang maupun tunggal.
 Nama entitas sebaiknya ditulis atau
menggunakan kata yang mudah dipahami
serta jelas. 3 atribut antara lain :
 Atribut key
 Atribut Composite
 Atribut Derivatif
Notasi, simbol dan komponen ERD

Relasi atau Hubungan Garis atau Penghubung


Relasi digunakan untuk Simbol garis dalam sebuah ERD
menghubungkan antar entitas yang memiliki fungsi yang penting, dimana
memiliki keterkaitan. Dalam sebuah sebagai penghubung antara entitas
relasi selalu terjadi proses baru yang dengan relasi, serta menunjukan
tentu maenghasilkan sesutu yang baru keterkaitan antara entitas satu dengan
pula yang lainnya.
Dalam menggambarkan sebuah relasi harus mengikuti dan
memenuhi aturan berikut.
 Relasi selalu digambarkan dengan simbol yang berbentuk
belah ketupat.
 Nama dari sebuah relasi harus ditulis didalam simbol belah
ketupat.
 Nama relasi harus berupa kata kerja aktif.
 Nama relasi diusahakan ditulis dengan jelas serta mudah
dipahami.
Kardinalitas ERD
One to One (1:1) – Setiap anggota entitas hanya dibolehkkan
berhubungan dengan satu anggota entitas lainnya

One to Many (1:M) – Setiap anggota entitas diperbolehkan


berhubungan dengan banyak entitas lainnya.

Many to Many (M:M) – Setiap anggota entitas diperbolehkan


memiliki hubungan yang banyak dengan entitas lainnya,
begitupun sebaliknya
Metodologi ERD
Membuat ERD tidak dapat dilakukan begitu saja, akan tetapi diperlukan tahapan yang
disebut metodologi, berikut tahapannya.
1. Tentukan entitas terlebih dahulu, lakukan dengan cermat, teliti dan baik sehingga dapat
menjawab persolan yang ada.
2. Tentukan relasi antar entitas, bagaimana hubungan antara entitas satu dengan yang
lainnya.
3. Gambarlah ERD yang sifatnya temporal atau sementara, hal ini diperlukan untuk
memberikan gambaran secara umum.
4. Buat atau isi kardinalitas, hal ini diperlukan untuk menentuka jumlah kejadian.
5. Tentukan primary key atau kata kunci utama dalam sebuah entitas.
6. Menggambar ERD berdasarkan kunci utama.
7. Tentukan atribut yang dibutuhkan dari setiap entitas yang ada.
8. Menggambar ERD secara lengkap denan atribut.
9. Lakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap hasil, apabila terdapat kekeliruan dapat
mengulang langkahnya.
STUDI KASUS
ERD RUMAH SAKIT
Entitas : dokter, pasien dan obat
Atribut : pasien nama, pasien id, pasien
alamat, dokter nama, dokter id, dokter
alamat,obat nama, obat kategori,harga,
obatid

Analisis
Meskipun hanya memiliki tiga entitas, namun ERD
rumah sakit ini memiliki proses yang cukup rumit. Hal ini
dapat terlihat pada alur data serta hubungan entitas di
atas.
ERD rumah sakit ini juga memiliki kemiripan dengan
ERD puskesmas atau klinik, sebab seperti yang terlihat
pada contoh di atas alurnya sama.
Pasien diperiksa oleh dokter, maka akan tersimpan di
proses rekam medik. Selanjutnya dari data rekam medik
tersebut dokter akan memberikan resep untuk
mendapatkan obat bagi pasien.
TERIMA KASIH!

Anda mungkin juga menyukai