0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
135 tayangan30 halaman

Gaya Dalam pada Struktur Balok Sederhana

Dokumen tersebut menjelaskan tentang tiga jenis gaya dalam pada struktur, yaitu gaya normal, gaya lintang dan gaya momen. Gaya normal bekerja sejajar dengan sumbu, gaya lintang tegak lurus sumbu, dan gaya momen disebabkan oleh momen gaya luar. Contoh perhitungan gaya-gaya dalam pada struktur balok sederhana dengan beberapa beban pun dijelaskan beserta diagramnya.

Diunggah oleh

WARKAL FAMS
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
135 tayangan30 halaman

Gaya Dalam pada Struktur Balok Sederhana

Dokumen tersebut menjelaskan tentang tiga jenis gaya dalam pada struktur, yaitu gaya normal, gaya lintang dan gaya momen. Gaya normal bekerja sejajar dengan sumbu, gaya lintang tegak lurus sumbu, dan gaya momen disebabkan oleh momen gaya luar. Contoh perhitungan gaya-gaya dalam pada struktur balok sederhana dengan beberapa beban pun dijelaskan beserta diagramnya.

Diunggah oleh

WARKAL FAMS
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

GAYA - GAYA DALAM

Gaya Dalam adalah: Gaya Yang Bekerja Dalam Struktur akibat dari
Gaya/Beban Luar yang bekerja.
Gaya - gaya Luar  adalah Aksi dan Reaksi

Gaya – Gaya Dalam :


1. Gaya Normal ( N )
2. Gaya Lintang ( D )
3. Gaya Momen ( M )
1. Gaya Normal ( N ) : Gaya yang Bekerja Sejajar dengan Sumbu Batang
Perjanjian Tanda :
Apabila Gaya Dalam merupakan Gaya Tekan pada batang (balok),
maka tandanya Negatif, dan Sebaiknya apabila terjadi Gaya Tarik pada
batang, maka tandanya Positif.
N N
Gaya Normal : Negatif

N N
Gaya Normal : Positif
2. Gaya Lintang ( D ): Gaya dalam yg bekerja tegak lurus sumbu Batang
Perjanjian Tanda :
Apabila Gaya Lintang menyebabkan batang cenderung condong ke atas, maka
tandanya Positif; Sebaiknya apabila terjadi batang cenderung
condong ke bawah sumbu batang, maka tandanya Negatif.
3. Gaya Momen (M) : Gaya dalam yg bekerja pada elemen struktur, akibat gaya luar
momen yang terjadi.
Perjanjian Tanda :
Apabila Gaya Momen arahnya serah dengan arah jarum jam diberi tanda Positif,
Sebaiknya Gaya Momen yg arahnya berlawanan dengan arah jarum jam , maka
tandanya Negatif.
Contoh :
P1 P2V
P2H Dx
Mx
RAH Nx
A

RAV
Keterangan :
RAH, RAV, q, P1, P2v, P2H adalah: Gaya – Gaya (Beban-beban ) Luar  Aksi dan Reaksi
Nx = Gaya Normal; Dx = Gaya Lintang, dan Mx = Gaya Momen  Gaya Dalam
Contoh – Contoh Soal
Diketahui :
Suatu Struktur Balok Sederhana dengan pembebanan seperti pada gambar
berikut ini (perhatikan gambar).

P3
P2 P1 = 2,5 Ton
P1
P2 = 5 Ton
α
C D E P3 = 6 Ton
A B α = 600
2m 3m 2,5 m 2m

Ditanya :
a). Hitunglah Reaksi Perletakan
b). Hitunglah Gaya - Gaya Dalam ( Normal. Lintang dan Momen )
c). Gambarkanlah Diagram Gaya - Gaya Dalam tersebut.
Penyelesaian :
P3V = P3 Sin α = 6 x Sin 600 = 5,196 Ton
P3H = P3 Cos α = 6 x Cos 600 = 3 Ton

P3V
P3
P2 P1 = 2,5 Ton
P1
P2 = 5 Ton
RAH α P3H
C D E P3 = 6 Ton
A B α = 600
2m 3m 2,5 m 2m

RAV RB
a). Reaksi Perletakan:
P3V = 5,196 Ton
P3H = 3 Ton
∑MB = 0
RAV ( 9,5 ) - P1(7,5) - P2(4,5) – P3V (2) = 0
9,5 RAV - 2,5 ( 7,5 ) – 5 ( 4,5 ) - 5,196 ( 2 ) = 0
RAV = (51,642) : 9,5  RAV = 5,436 Ton

∑MA = 0
-RB ( 9,5 ) + P1( 2 ) + P2( 5 ) + P3V ( 7,5 ) = 0
- 9,5 RB + 2,5 ( 2 ) + 5 ( 5 ) + 5,196 ( 7,5 ) = 0
RB = (68,97) : 9,5  RB = 7,26 Ton
∑H = 0
RAH - P3H = 0
RAH – 3 = 0  RAH = 3 Ton
Kontrol:
∑V = 0  RAV + RB - P1 - P2 - P3V = 0
5,436 + 7,26 - 2,5 - 5 - 5,196 = 0
12,696 – 12,696 = 0 ….. ( Ok)

Jadi Reaksi Perletakan diperoleh :


RAV = 5,436 Ton
RAH = 3 Ton
RB = 7,26 Ton
b). Gaya – Gaya Dalam
1). Gaya Normal ( N )

RAH N
C D E
A

Untuk Batang AE mengalami Gaya Normal Tekan sebesar RAH = 3 Ton


Untuk Batang EB Gaya Normal adalah:
RAH - P3H = 3 Ton - 3 Ton = 0
Jadi Untuk Batang EB, maka: N = 0
Diagram Frebody
P2
P1 Dx
RAH Nx
C D
A
2m 3m 2,5 m
Mx
RAV
X
2). Gaya Lintang ( D )
Untuk 0 ≤ x ≤ 2 , maka : Dx = RAV
x = 0, maka : D = RAV = 5,436 Ton
x = 1, maka D = 5,436 Ton
x = 2 (kiri) maka D = 5,436 Ton
Untuk 2 ≤ x ≤ 5 , maka : Dx = RAV - P1
x = 2 (kanan) maka D = 5,436 – 2,5 = 2,936 Ton
x = 3 maka D = 5,436 – 2,5 = 2,936 Ton
x = 4 maka D = 5,436 – 2,5 = 2,936 Ton
x = 5 (kiri) maka D = 5,436 – 2,5 = 2,936 Ton
Untuk 5 ≤ x ≤ 7,5 , maka : Dx = RAV - P1 - P2
x = 5 (kanan) maka D = 5,436 – 2,5 – 5 = - 2,064 Ton
x = 6 maka D = 5,436 – 2,5 – 5 = - 2,064 Ton
x = 7.5 maka D = 5,436 – 2,5 – 5 = - 2,064 Ton
Untuk 7,5 ≤ x ≤ 9,5 , maka : Dx = RAV - P1 - P2 – P3V
x = 7,5 (kanan) maka: D = 5,436 - 2,5 - 5 - 5,196 = - 7,26 Ton
x = 8 maka: D = 5,436 - 2,5 - 5 - 5,196 = - 7,26 Ton
x = 9 maka: D = 5,436 - 2,5 - 5 - 5,196 = - 7,26 Ton
x = 9,5 maka: D = 5,436 - 2,5 - 5 - 5,196 = - 7,26 Ton = - RB
P2
P1 Dx
RAH Nx
C D
A
2m
Mx
3m 2,5 m

RAV
X
3). Gaya Momen ( M )
Untuk 0 ≤ x ≤ 2 , maka : Mx = RAV ( x ).
x = 0  Mx = 5,436 x 0 = 0
x = 1  M = 5,436 x 1 = 5,436 T.m
x = 2  M = 5,436 x 2 = 10, 872 T.m
Untuk 2 ≤ x ≤ 5 , maka : Mx = RAV ( x ) - P1 ( x – 2 )
x = 3, maka M = ( 5,436 x 3 ) – (2,5 ) ( 3 – 2 ) = 13,808 T.m
x = 4 maka M = ( 5,436 x 4 ) – (2,5 ) ( 4 – 2 ) = 16,744T.m
x = 5 maka M = ( 5,436 x 5 ) – (2,5 ) ( 5 – 2 ) = 19,68 T.m
Untuk 5 ≤ x ≤ 7,5 , maka : Mx = RAV ( x ) - P1 ( x – 2 ) - P2 ( x – 5 )
x = 6 maka M = ( 5,436 x 6 ) – 2,5 ( 6 – 2 ) – 5 ( 6 - 5 ) = 17,616 T.m
x = 7 maka M = ( 5,436 x 7 ) – 2,5 ( 7 – 2 ) – 5 ( 7 - 5 ) = 15,552 T.m
x = 7,5 maka M = ( 5,436 x 7,5 ) – 2,5 ( 7,5 – 2 ) – 5 ( 7,5 - 5 ) = 14,52 T.m
Untuk 7,5 ≤ x ≤ 9,5 , maka : Mx = RAV ( x ) - P1 ( x – 2 ) - P2 ( x – 5 ) – P3V ( x – 7,5)
x = 8 maka M = ( 5,436 x 8 ) – 2,5 ( 8 – 2 ) – 5 ( 8 - 5 ) – 5,196 ( 8 – 7,5 )
= 10,89 T.m
x = 9 maka M = ( 5,436 x 9 ) – 2,5 ( 9 – 2 ) – 5 ( 9 - 5 ) - 5,196 ( 9 – 7,5 )
= 3,53 T.m
x = 9,5 maka M = ( 5,436 x 9,5 ) – 2,5 ( 9,5 – 2 ) – 5 ( 9.5 - 5 ) - 5,196 ( 9,5 – 7,5 )
= 0
P3V
P1 P2 P1 = 2,5 Ton
P3H P2 = 5 Ton
RAH
D E P3 = 6 Ton
C B
A
2m 3m 2,5 m 2m
RAV RB
3T
--
N
5,436 T

+ 2,936 T
D
- 2,06 T
-
- 7,26 T

M
10,87 T.m
+
14,52 T.m
19,68 T.m
Latihan Soal
Diketahui :
Suatu Struktur Balok Sederhana dengan pembebanan seperti pada gambar
berikut ini (perhatikan gambar).

P2 P3 P1 = 4 Ton
P1
P2 = 6,5 Ton
α
C D E P3 = 8 Ton
A B α = 300
2,5 m 3m 3m 2,5 m

Ditanya :
a). Hitunglah Reaksi Perletakan
b). Hitunglah Gaya-Gaya Dalam ( Normal. Lintang dan Momen )
c). Gambarkanlah Diagram Gaya - Gaya Dalam tersebut.
Contoh Soal 2.
Diketahui :
Suatu Struktur Balok Sederhana dengan pembebanan seperti pada gambar
berikut ini (perhatikan gambar).

P P = 4 Ton
q = 2 Ton/m
α = 300
α
C
A B
3m 4m

Ditanya :
a). Hitunglah Reaksi Perletakan
b). Hitunglah Gaya-Gaya Dalam ( Normal. Lintang dan Momen )
c). Gambarkanlah Diagram Gaya - Gaya Dalam tersebut.
Penyelesaian :
Pv = P sin α = 4 x sin 300 = 2 Ton
Ph = P Cos α = 4 x Cos 300 = 3,46 Ton
Q = q x L = 2 x 7 = 14 Ton
Pv
P
P = 4 Ton
q = 2 T/m
α = 300
RAH α Ph
C Q
A B
3,5 m

3m 4m

RAV RB
Reaksi Perletakan :
∑MB = 0
RAV ( 7 ) – PV ( 4 ) – Q (3,5) = 0
7 RAV - 2 ( 4 ) – 14 ( 3,5 ) = 0
RAV = 57 : 7  RAV = 8,14 Ton
∑MA = 0
- RB ( 7 ) + PV ( 3 ) + Q (3,5) = 0
7 RB + 2 ( 3 ) + 14 ( 3,5 ) = 0
RB = 55 : 7  RB = 7,86 Ton
∑H = 0
RAH – PH = 0
RAH – 3,46 = 0  RAH = 3,46 Ton
Kontrol :
∑V = 0
RAV + RB – Q – PV = 0
8,14 + 7,86 – 14 – 2 = 0
16 – 16 = 0 … ( OK )

Jadi : RAV = 8,14 Ton


RB = 7,86 Ton
RAH = 3,46 Ton
Gaya – Gaya Dalam
Gaya Normal ( N ).
0 ≤ x ≤ 3 m, maka : N = RAH = 3,46 Ton
3 m ≤ x ≤ 7 m, maka : N = RAH - PH = 3,46 – 3,46 = 0

3,46 Ton 3,46 Ton

A C
Pv = 2 Ton
Ph = 3,46 Ton
Q = 14 Ton

DX
q = 2 T/m

RAH
NX

A MX
X

RAV
Gaya Lintang (D).
0 ≤ x ≤ 3 m, maka : Dx = RAV - q ( x ).
x = 0, maka: D = 8,14 – 2 ( 0 ) = 8,14 Ton
x = 1 maka : D = 8,14 – 2 ( 1 ) = 6,14 Ton
x = 2 maka : D = 8,14 – 2 ( 2 ) = 4,14 Ton
x = 3 maka : D = 8,14 – 2 ( 3 ) = 2,14 Ton
3 ≤ x ≤ 7 m, maka : Dx = RAV - q ( x ) – Pv
x = 3 m, maka : Dx = 8,14 - 2 ( 3 ) – 2 = 0,14 Ton
x = 4 m, maka : Dx = 8,14 - 2 ( 4 ) – 2 = - 1,86 Ton
x = 5 m, maka : Dx = 8,14 - 2 ( 5 ) – 2 = - 3,86 Ton
x = 6 m, maka : Dx = 8,14 - 2 ( 6 ) – 2 = - 5,86 Ton
x = 7 m, maka : Dx = 8,14 - 2 ( 7 ) – 2 = - 7,86 Ton
= - RB
Gaya Momen ( M ).
0 ≤ x ≤ 3 m, maka : Mx = RAV ( x ) - q ( x ) ( x/2 )
= RAV ( x ) - ½ q ( x2 )
x = 0, maka M = 0
x = 1, maka M = 8,14 ( 1 ) – ½ ( 2 ) ( 12 ) = 7,14 T.m
x = 2, maka M = 8,14 ( 2 ) – ½ ( 2 ) ( 22 ) = 12,28 T.m
x = 3, maka M = 8,14 ( 3 ) – ½ ( 2 ) ( 32 ) = 15,42 T.m
3 ≤ x ≤ 7 m, maka : Mx = RAV ( x ) - q ( x ) ( x/2 ) - Pv ( x – 3 )
Mx = RAV ( x ) - ½ q ( x2 ) - Pv ( x – 3 )
x = 4, maka M = 8,14 ( 4 ) – ½ ( 2 ) ( 42 ) – 2 ( 4 – 3 ) = 14,56 T.m
x = 5, maka M = 8,14 ( 5 ) – ½ ( 2 ) ( 52 ) – 2 ( 5 – 3 ) = 11,70 T.m
x = 6, maka M = 8,14 ( 6 ) – ½ ( 2 ) ( 62 ) – 2 ( 6 – 3 ) = 3,84 T.m
x = 7, maka M = 8,14 ( 7 ) – ½ ( 2 ) ( 72 ) – 2 ( 7 – 3 ) = 0,02 T.m = 0
PV PV = 2 Ton
PH = 3,46 Ton
RAV = 8,14 Ton
RAH PH
RB = 7,86 Ton
C B
A RAH = 3,46 Ton
3m 4m
RAV RB
3,46 T

- -
N
8,14 T
2,14 T
+ 0,14 T
D
-
- 7,86 T

M
+
15,42 T.m
Soal Tugas .
Diketahui :
Suatu Struktur Balok Sederhana dengan pembebanan seperti pada gambar
berikut ini (perhatikan gambar).
P1 = 4,5 Ton
P1 P2 P2 = 7 Ton
q = 1,5 Ton/m
α = 450
α
C D
A B
3m 2m 4m

Ditanya :
a). Hitunglah Reaksi Perletakan
b). Hitunglah Gaya-Gaya Dalam ( Normal. Lintang dan Momen )
c). Gambarkanlah Diagram Gaya - Gaya Dalam tersebut.

Anda mungkin juga menyukai