0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
307 tayangan42 halaman

Panduan Keselamatan Vertical Rescue

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang peralatan dan teknik dasar dalam kegiatan penyelamatan di ketinggian seperti rappelling, ascending, descending, lifting, lowering, dan sistem pengamanan seperti belaying dan anchoring. Dokumen tersebut juga menjelaskan berbagai jenis peralatan pendakian tegak lurus seperti ascender, carabiner, tali, dan pulley beserta fungsinya.

Diunggah oleh

muflihak29
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
307 tayangan42 halaman

Panduan Keselamatan Vertical Rescue

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang peralatan dan teknik dasar dalam kegiatan penyelamatan di ketinggian seperti rappelling, ascending, descending, lifting, lowering, dan sistem pengamanan seperti belaying dan anchoring. Dokumen tersebut juga menjelaskan berbagai jenis peralatan pendakian tegak lurus seperti ascender, carabiner, tali, dan pulley beserta fungsinya.

Diunggah oleh

muflihak29
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

VERTICAL

RESCUE
BIODATA

MATERI

LAIN-

LAIN
SASARAN
SAFETY

I
MATER
PERALATAN

SIMPUL

ANCHORING

BELAYIN
G SISTEM
S
SISTEM
ASCENDING

DESCENDING

LIFTING

LOWERING
SAFETY
KEGIATAN DI KETINGGIAN
ADALAH KEGIATAN YANG
SANGAT BERBAHAYA
IKUTILAH PROSEDUR
DILARANG BERCANDA
RIA
GUNAKAN APD
ALAT PELINDUNG DIRI
(APD)

SEAT HARNESS HELM


ALAT PELINDUNG DIRI
(APD)

TALI PENGAMAN SARUNG T.


KULIT
ALAT PELINDUNG DIRI
(APD)

SAFETY SHOES KACAMATA


SAFETY
PERALATA
N Carabiner
berfungsi sebagai
penghubung antar
peralatan
DESCENDER

Figure 8
 Alat yang digunakan untuk
abseiling satu orang
(rappelling)
 Berfungsi juga sebagai
belai device
Autostop
 adalah alat yang dirancang
untuk membuat friksi yang
secara otomatis akan
mengunci dan berhenti jika
terbebani dan akan terbuka
jika kait pengunci ditekan
 In Panic Descender
 alat yang berfungsi untuk
abseiling (rappelling)
 Dapat berfungsi sebagai
belay device
ASCENDER
Ascerder handle
 untuk meniti medan
vertical, pemasangannya
yaitu pada tali utama yang
digunakan sebagai jalur
sistem, adapun fungsi
handle yaitu sebagai media
untuk membantu
mendorong keatas pada
saat peralatan tidak
terbebani.
 Ascender non
handl
 Alat ini memiliki fungsi yang
sama dengan ascender
handle, yang membedakan
alat ini tidak memiliki handle,
biasanya pemasangannya
pada bagian dada yang di
kaitkan dengan fullbody
harness
Pulley
 Pulley dirancang terutama
untuk mengurangi friksi tali,
Pulley dapat digunakan
untuk mechanical advantage
system, merubah arah baik
horizontal/diagonal.
Edge roller
 Berfungsi untuk melindungi
tali dari friksi permukaan
yang tajam maupun kasar
yang dapat merusak
permukaan tali
Tali
Kernmantel
 Berfungsi sebagai media
utama dalam pertolongan di
ketinggian
Pita/
Webbing
 Pita atau webing adalah
salah satu peralatan yang
serbaguna untuk kegiatan
dilingkungan vertikal,
sebagai alat untuk mengikat
atau menyambung (sling)
SIMPUL
 Simpul Dasar/
Overhand knot
 Berfungsi sebagai
pengaman simpul
Simpul 8
on bight
 Berfungsi untuk membuat
ikatan yang bightnya
(lingkarannya) dapat
langsung dikaitkan.
Simpul 8
double bight
 Berfungsi untuk membuat
tambatan pada dua anchore
point
Simpul pangkal
 Berfungsi untuk menyimpulkan jika satu bagian ditarik,
maka simpul makin menjerat.
Simpul pita
 Berfungsi untuk menyambung pita
ANCHORE / TAMBATAN
PRINSIP
 point anchor harus mampu menahan akumulatif beban
termasuk gaya grafitasi, serta memperhitungkan arah
lintasan.
 Kegiatan diketinggian atau pertolongan minimal memiliki dua
point ikatan, tambatan untuk tali utama harus terpisah dengan
tambatan tali safaty.
 Jika menggunakan point anchor yang memiliki sudut yang tajam,
maka point anchor tersebut harus diberikan pelindung untuk
menutupi sudut-sudut yang dapat terputusnya tali tambatan.
 Tali atau sling yang digunakan sebagai tambatan dibuat
seerat mungkin dengan media yang akan menjadi point
anchor, untuk mengurasi gesekan.
BELAYING
 Belaying adalah proses kontrol
dengan tali pengaman yang dikaitkan
ke tambatan atau alat-alat untuk
memback up kemungkinan tali utama
gagal.
 Belayer adalah orang yang
membelay, adapun sistem kerja
belay yaitu dengan menfaatkan
friksi tali dengan belay device.
 Peralatan yang digunakan untuk
sistem belay yaitu Figure of 8,
Inpanic Descender, Autostop, belay
plate, carabiner.
ASCENDING
 Ascending merupakan
kegiatan memanjat tali
dengan menggunakan
alat ascend yang
digunakan untuk
mencengkeram tali agar
tidak turun, dengan
menggunakan teknik ini
seseorang dapat dengan
aman melakukan
pemanjatan dengan
media tali.
Tipe ascending

Friction Knot,
tipe ini memanfaatkan
gesekan antara tali
kernmantel dengan tali
prusik yang dibuatkan
simpul prusik.
Sehingga apabila
prusik knot tersebut
dibebani, akan
mencekram dengan
kuat tali kernmantel
Mechanical
Ascender,
tipe ini memanfaatkan
cengkraman cam pada
alat ascend, alat ini
dapat digeser ketika
tidak terbebani, ketika
terbebani maka cam
tersebut akan
mencengkram tali
kernmantel sehingga
beban tidak akan turun
DESCENDING

 Descending
merupakan
metode turun
dengan tali tetap
pengamanan dan
dikontrol
menggunakan alat
Friction Device
LOWERING
 yaitu “penurunan korban
yang dikontrol Rescuer
dengan manggunakan tali”.
Kalau korban cidera serius
maka penurunan harus
dengan mem-packing korban
ke dalam tandu basket
Sistem Pengereman Untuk
Penurunan
 Pada dasarnya peralatan untuk High angle lowering adalah sama
dengan peralatan Rappelling seperti figure of eight, Brake Bar,
Auto Stop, ID (In-Panic Descender). Perbedaan antara Lowering
dan Rappelling adalah pada saat Lowering, brake device tetap, tali
yang bergerak sedangkan Rappelling, tali tetap, brake device yang
bergerak.
Elemen elemen Lowering
System
 Beban /Load
 Litter Tender
 Tali Utama Penurunan (Main Rope)
 Belay Sistem
 Brake Device
 Brakeman,
 Rope Handler
 Belayer
 Edge Tender
LIFTING
upaya pengangkatan korban dari
jurang / kedalaman dengan cara
menarik
Yang mempengaruhi berat penarikan
adalah adanya gaya gravitasi, friksi tali
dengan alat dan dinding.
Mechanical Advantage
System
menyusun peralatan antara tali dan
pulley yang menghasilkan rasio
perbandingan antara Force dan
Load
RASIO 1 : 1
RASIO 2 : 1
RASIO 3 : 1
ADA PERTANYAAN ?
TERIMA
KASIH
• LATIHAN RAPPELING

• RAPPELING GROGI

• HIGH ANGLE PART 1

• HIGH ANGLE PART 2

Anda mungkin juga menyukai