Anda di halaman 1dari 10

Anda tentunya pernah menonton film silat, membaca cersil ataupun cergam yang mengetengahkan Fenomena Tenaga Dalam,

Prana, aura dan Cakra. Banyak kalangan mengatakan Tenaga dalam sebuah fenomena. Umumnya mereka mengenal tentang istilah Tenaga dalam, Prana, aura dan cakra tapi kurang paham tentang pengertiannya. Definisi Tenaga dalam diterjemahkan dalam berbagai ungkapan, begitu pula dengan nama lainnya. Di Cina dikenal dengan istilah Chi, Korea khi, dan ada pula yang menamakannyaprana. Pada dasarnya Tenaga dalam adalah inti tenaga yang tersembunyi di dalam tubuh manusia. Sumber energi yang tertidur dan kurang dimanfaatkan secara optimal. Sumber energi ini terbagi menjadi beberapa titik inti energi di dalam tubuh manusia. titik inti energi inilah yang kita namakan sebagai Cakra. Sedangkan Aura adalah bias energi yang keluar dari tubuh manusia dalam bentuk cahaya dan warna yang kasat mata. Istilah Prana adalah bentuk tenaga dalam juga tapi lebih mengarah kepada menghimpun tenaga/energi alam yang kemudian disalurkan untuk kepentingan tertentu, misalnya saja untuk kesehatan atau penyembuhan. Tenaga dalam yang di olah dalam tubuh menjadi semacam bioelektrik, energi ini menimbulkan kekuatan yang selama ini tertidur menjadi bangkit(ida pinggala). Tenaga dalam bisa dibangkitkan dengan latihan khusus yang sifatnya latihan aerob dan anaerob (berlatih nafas) disertai jurus yang merangsang titik-titik cakra untuk aktif. Pengenalan 7 Titik Cakra Utama :

1. Cakra Dasar (Aura Merah) Posisi bagian tulang ekor, sebagai sumber vitalitas. Sifat Cakra : dinamis, energik, semangat, berani, percaya diri. 2. Cakra Tantian (Aura orange) Posisi 3 jari dibawah pusar, sebagai kekuatan(kanuragan). Sifat Cakra : kekuatan, keseimbangan dan daya tahan tubuh. 3. Cakra Solar flexus (Aura Kuning ) Posisi tepat di ulu hati, sebagai sumber tenaga emosional/perasaan. Sifat Cakra : hasrat, emosi, perasaan. 4. Cakra Jantung (Aura Hijau) Posisi tepat di tengah Jantung, sebagai Sumber energi kalbu/hati. Sifat cakra : nurani, cinta, simpati, empati dan kasih sayang. 5. Cakra Tenggorokan (Aura biru muda) Posisi di lekukan tenggorokan bawah, sebagai sumber tenaga suara Sifat cakra : mempengaruhi, intimidasi, motivasi dan healing. 6. Cakra Ajna (Aura biru) Posisi tepat di antara dua alis, sumber cross point Sifat cakra : fokus, kharisma dan pengaruh. 7. Cakra Mahkota (Aura ungu/putih bersinar) Posisi tepat pada ubun-ubun kepala, sumber titik enegi godspot. Sifat cakra : wibawa, cahaya keimanan, ilmu pengetahuan.
Itulah inti-inti tenaga beserta sifatnya yang disebut cakra, warna aura bisa berubah-ubah sesuai aura dominan masing-masing orang. Sifat, karakter dan tubuh manusia bisa terdeteksi dari aura yang dimunculkan. Latihan-latihan tertentu pada titik-titik cakra bisa membangkitkan kekuatan khusus. Misalnya kekebalan, kharisma, hipnotis dan juga ilmu kanuragan. Apapun latihan yang dilakukan sebaiknya dibarengi niat kebaikan (diwakili cakra jantung) dan keimanan (cakra mahkota) dan kesehatan tubuh (cakra dasar). Semoga tulisan sederhana dan singkat ini bisa bermanfaat dan ditanggapi secara positif. :)

Banyak sekali istilah prana yang muncul di dunia metafisika dan tenaga dalam. Prana sendiri berasal dari bahasa sansekerta yang berari energi hidup. Namun sayangnya tidak dijelaskan secara rinci atau mendetail, apakah sebenarnya yang dimaksud energi hidup itu. Karena tidak ada perincian apa itu energi hidup, maka tidak salah jika banyak orang mendefinisikan sendiri apa yang dimaksud prana atau energi hidup. Misalnya saja ada yang memecah prana itu menjadi beberapa unsur, seperti prana bumi, prana

udara, prana matahari, prana pohon dan sebagainya. Ada juga yang mengaitkannya dengan kesaktian dan jadilah nama sebuah perguruan. Saya rasa silahkan saja, masing-masing pendapat orang mesti dihormati. Namun definisi prana alam yang saya istilahkan disini tentu mempunyai kekhususan tersendiri.

Prana alam. Teraturnya tata surya ini karena ada magnet besar yang menjaganya. Magnet itu sampai ke permukaan bumi dan memberi kehidupan bagi makhluk hidup. Prana alam adalah kekuatan magnet terbesar di jagad raya ini yang menata keteraturan galaksi sehingga semua unsur galaksi dan tata surya bergerak secara normal dan teratur harmonis dalam garis edarnya masing-masing, sehingga tidak saling bertabrakan. Magnet yang menata benda-benda langit itulah yang saya sebut sebagai prana alam. Prana alam itu sendiri sampai juga ke bumi. Energi ini jadi satu dengan oksigen yang kita hirup sehari-hari. Warna prana alam adalah kuning keemasan. Dan satu hal lagi, prana alam ini ternyata mempunyai daya hisap yang sangat kuat. Energi ini mampu menghisap limbah penyakit dan menariknya ke atas tanpa batas. Prana alam mempunyai arah gelombang getaran, dan arahnya berputar berlawanan arah jarum jam. Saya sendiri tidak pernah membayangkan sebelumnya, bahwa prana alam itu sedemikian besarnya. Inilah secuil kekuasaan Allah swt. Dulu waktu saya masih

sekolah dasar, guru mata pelajaran IPA sudah mengenalkan sistem tata surya kita yang menjadi bagian dari galaksi bima sakti. Ada ratusan atau mungkin ribuan galaksi di jagad raya ini, tetapi yang paling banyak dikenal orang adalah galaksi bima sakti dan galaksi andromeda. Alangkah luasnya alam semesta ini. Alangkah teraturnya planet-planet yang berjalan sesuai orbitnya itu. Sedangkan guru agama mengatakan, seluruh unsur tata surya bisa berjalan harmonis karena tunduk pada perintah-Nya. Bisakah prana alam hilang ? Tentu saja bisa. Kelak, jika alam semesta mendekati kiamat, maka prana alam tersebut akan ditarik oleh penciptanya,yakni Allah swt. Seiring dengan peristiwa itu, seluruh makhluk hidup akan mati sebagaimana malaikat peniup sangkakala menjalankan tugasnya. Karena magnet sudah hilang, alam semesta akan hancur karena benda-benda langit bertabrakan. Bumi akan bertabrakan dengan planet lain, bulan, matahari, dan sebagainya. Sangat ngeri membayangkannya. Namun itu sudah menjadi ketetapan-Nya yang tak bisa dibantah. (*)
Tags:aura,aura adalah, energi prana, konsultasi spiritual, metafisika, prana, prana alam, sistem tata surya, tata surya, tenaga dalam

Next Page adalah medan energi yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup. Dalam kisah kisah Orang Suci atau para Nabi sering digambarkan seperti lingkaran HALO di sekitar kepala. AURA setiap manusia berbeda satu dengan yang lain. Ada yang berwarnah Merah, Hijau, Biru, atau Ungu. Setiap Vibrasi warna AURA memiliki ARTI yang berbeda. Dapatkah AURA Dilihat ? DAPAT, Teknologi sudah dapat melakukannya sejak sekitar tahun 1935, yang dikenal dengan foto kirlian. Namun teknologi ini hanya dapat melihat medan energi manusia di sekitar tangan dan kaki dan hanya dapat melihat etheric body yang berwarna putih. Sekitar tahun 1987-an, Guy Coggins seorang berkebangsaan Perancis menemukan aura camera yang dapat memotret di foto polaroid. Teknologi ini dikenal dengan nama PROGEN AURA CAMERA.

Dengan foto Aura ini, kita dapat melihat Aura Emotional Body yang penuh warna.Teknologi Foto Kirlian atau pun Aura Camera hanya mampu menampilkan AURA statis yang ditampilkan dalam bentuk Foto. Pada Akhir tahun 1998, Fisslinger seorang berkebangsaan Jerman menemukan suatu teknologi baru yang dikenal dengan nama AURA VIDEO STATION ( AVS ). Alat ini mampu menampilkan Aura secara dinamis di layar monitor, sehingga setiap orang dapat melihat Vibrasi Aura dirinya secara langsung. AVS juga dapat memberikan foto dan analisa 7 Chakra Utama dalam badan manusia. Apakah Gunanya Mengetahui AURA diri kita ? Dengan menggunakan AVS, kita dapat mengetahui vibrasi medan energi, kondisi stress level, Dominansi Yin Yang, Dominansi Heart Head, Kondisi Emosi dan Type Kepribadian Diri ( Berdasarkan EQ Emotional Quotient ). Dengan demikian, kita mampu memahami diri kita secara lebih utuh. Disamping itu, kita dapat juga melihat kondisi kesehatan secara umum yang dikaitkan dengan sistem endokrin di tubuh kita. Apakah AURA dapat berubah-ubah warnanya ? Setiap manusia memiliki type kepribadian tertentu, sehingga mempunyai aura dasar yang relatif Konsisten ( tetap ). Hanya bila kita sakit atau memiliki masalah emosional, maka medan aura kita mungkin berubah. Orang dengan type kepribadian HIJAU dapat menjadi MERAH bila ia sedang Stress berat. Atau orang yang type kepribadian ORANGE dapat menjadi PUTIH bila ia terkena sakit ginjal parah. Dapatkah kita melihat tingkat Spiritualitas ( SQ Spiritual Quotient ) ? Ya, ada beberapa indikasi yang menunjukkan vibrasi vibrasi spiritualitas. Anda dapat mengambil satu session dengan AURA VIDEO STATION untuk mengetahui lebih jelas. Dapatkah kita tahu adanya gangguan gangguan makhluk lain ? Setiap hal adalah Energi atau Vibrasi, demikian menurut Einstein. Dengan menggunakan AVS, kita dapat melihat atau pun memantau vibrasi-vibrasi yang aneh atau tidak lazim dalam diri kita. Dapatkah saya mengetahui potensi diri dengan AVS ? Anda dapat melihat potensi diri anda berdasarkan Color Psychology ( EQ ) dengan menggunakan media ini. Sehingga anda dapat memilih studi atau karir yang sesuai dengan diri anda.

Apakah Melihat AURA Diperbolehkan oleh agama ? Foto Aura tidak dikaitkan dengan Agama atau Kepercayaan Anda. Ini adalah suatu teknologi yang bermanfaat untuk Color Psychology ( EQ ) dan Kesehatan secara umum. Sumber : http://wewarna.wordpress.com/2008/12/07/aura/

Aura. Ilustrasi aura yang lazim divisualisasikan sebagai sinar yang akra adalah titik pusat energi yang ada di dalam tubuh bioplasmik manusia. Pengetahuan tentang cakra ini sebenarnya berasal dari timur. Negara-negara barat termasuk Eropa pada awalnya tidak menganut keyakinan ini, dengan kata lain mereka tidak percaya dengan adanya cakra. Namun seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, baik di bidang kesehatan, kedokteran modern atau bela diri, orang orang barat mulai banyak yang setuju dengan konsep adanya titik cakra dalam tubuh manusia. Bahkan, mereka sudah menciptakan alat yang bisa melihat cakra dalam waktu yang sangat singkat. Cakra tidak lagi dilihat secara mata batin, tetapi benar-benar muncul dalam olah digital. Cakra tidak terlihat dalam tubuh fisik. Kalau tubuh manusia dibedah, anda tidak akan menemukan bagian cakra. Mengapa ? Karena cakra letaknya ada pada tubuh bioplasmik. Tubuh bioplasmik adalah cetakan tubuh fisik manusia, yang benar-benar menyerupai tubuh fisik. Ada kepala, lengan, kaki, badan, dan sebagainya. Disebut bio karena hidup, dan plasmik berasal dari istilah plasma.. Plasma disini tidak sama

dengan plasma darah. Plasma adalah istilah untuk menyebut bahan keempat dalam pembentukan suatu unsur fisika, selain padat, cair, dan gas. Wujud tubuh bioplasmik itulah yang muncul ke permukaan tubuh fisik manusia, dan kemudian disebut dengan aura. Diyakini ada 365 titik cakra dalam tubuh manusia, tetapi jumlah titik cakra yang utama (mayor) hanya ada tujuh. Yang tujuh ini sudah dianggap mewakili cakra lain yang jumlahnya ratusan itu. Masing-masing orang berbeda pendapat tentang apa saja tujuh titik cakra manusia. Tetapi saya sendiri meyakini, tujuh titik cakra (menurut versi keilmuan saya), tujuh titik cakra itu adalah : - Cakra Mahkota - Cakra Ajna - Cakra Hidung - Cakra Tenggorokan - Cakra Jantung - Cakra Solar Plexux - Cakra Kundalini Salah satu fungsi cakra adalah untuk menyerap energi hidup atau prana alam yang ada di jagad raya. Tanpa prana alam, semua makhluk hidup akan mati. Energi prana alam inilah yang membuat manusia, hewan, dan tumbuhan bisa hidup dan menikmati dunia.

7 titik cakra. Masing-masing disiplin ilmu tenaga dalam berbeda dalam penentuan 7 titik cakra utama. Dalam kaitannya dengan pembangkitan tenaga dalam, seharusnya tujuh titik cakra ini dibuka atau diselaraskan oleh orang yang ahli di bidang ini. Cakra utama harus diselaraskan dengan energi besar yang dibangkitkan, agar terhindar dari kondisi ketidakseimbangan, yang dapat berakibat sebaliknya pada tubuh dan jiwa manusia, seperti sakit, gangguan kejiwaan, halusinasi, dan sebagainya. (*) Dari pengalaman saya selama ini, tenaga dalam dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, ditinjau dari cara pembangkitan atau cara pengaktifannya. Pertama, tenaga dalam yang dibangkitkan murni dari teknik pernafasan saja. Teknik pernafasan yang digunakan pun dipecah lagi, ada yang memakai full pernafasan perut, full pernafasan dada, atau kombinasi keduanya yang disesuaikan tingkatan masing-masing perguruan yang meyakini metodenya. Nafas perut disebut juga nafas abdomen bawah. Udara yang dihirup melalui hidung langsung dikirim ke perut. Perut pun jadi mengembung atau mengeras sedikit. Nafas dikeluarkan lagi melalui hidung. Selesai. Untuk menggambarkan proses ini, dibuatlah skema pernafasan segitiga. Nafas tarik, nafas tahan, dan nafas lepas. Nafas dada adalah kebalikan dari nafas perut. Udara yang dihirup melalui hidung ditahan di rongga dada selama hitungan tertentu, lalu dikeluarkan lewat hidung atau mulut. Kalau dikeluarkan lewat mulut, kadang ada yang mengiringinya sampai berbunyi seperti ngeses. Kedua, tenaga dalam yang dibangkitkan dengan metode membaca kalimat-kalimat tertentu, seperti mantra, doa, bacaan kitab suci agama tertentu, keyakinan tertentu, zikir atau wirid tertentu. Tenaga dalam jenis ini tak mengutamakan pernafasan. Yang penting, konsisten membaca kalimat-kalimat yang diyakini pengikutnya, mampu memberikan kekuatan tertentu. Diyakini, semakin sering mengucapkan kalimat yang dimaksud, tenaga dalamnya aktif dan semakin kuat. Ketiga, tenaga dalam yang dibangkitkan dengan cara menggabungkan teknik pernafasan dengan teknik pembacaan kalimat-kalimat tertentu. Saya sengaja tidak menyebutnya dengan membaca kalimat zikir, karena yang saya jabarkan disini adalah tenaga dalam yang bersifat universal. Kalau saya sebutkan zikir, maka yang

terkesan adalah eksklusifitas agama Islam saja. Dan, menurut yang saya tahu, tujuan zikir sebenarnya untuk mengingat Allah, tidak untuk membangkitkan tenaga dalam. Masing-masing teknik mempunyai fungsi sendiri yang dipercaya para pengikutnya adalah cara yang paling baik. Teknik pernafasan perut misalnya. Cara ini diyakini baik untuk membangkitkan tenaga dalam yang cenderung mengarah pada penyembuhan. Baik untuk penyembuhan diri sendiri maupun orang lain. Sedangkan teknik pernafasan dada, umumnya digunakan untuk metode tenaga dalam ofensif, beladiri, fight, dan sejenisnya. Salah satu jenis beladiri tenaga dalam yang familiar dengan nafas dada adalah Kung Fu. Pernafasan dada kalau digunakan untuk ofensif memang luar biasa kekuatannya. Seseorang yang terkenan pukulan dengan nafas dada biasanya kelenger dalam waktu sekejap. Tetapi, tak selamanya teknik ini dipakai untuk beladiri. Ada juga yang menggunakannya untuk penyembuhan. Saya pernah bertemu seorang penyembuh alternatif di kawasan Jakarta Barat. Pasiennya banyak namun dibatasi. Hanya satu jam waktu prakteknya di sore hari. Penyembuh yang mantan pegawai sebuah perusahaan minyak terkenal di Balikpapan ini ahli penyembuhan di bidang patah tulang, syaraf kecetit, dan segala keluhan yang berhubungan dengan otot. Dari keterangan sahabat saya, si penyembuh yang keturunan Tiongkok ini mendalami Kung Fu tenaga dalam. Hanya saja, metode yang biasanya untuk beladiri itu kini lebih diarahkan untuk penyembuhan. Bagaimana dengan bayaran atas jasanya ? Si penyembuh ini menerima pemberian, tetapi seluruh pemberian pasiennya baik dalam bentuk uang maupun barang disumbangkan untuk sosial seperti menyumbang tempat ibadah atau korban bencana alam. Dia menuliskan komitmennya itu di secarik kertas dan ditempel di tembok depan ruang prakteknya. Michael, sahabat saya yang menemani waktu itu bilang, si penyembuh ini tak menggunakan pemberian pasiennya, karena sudah cukup hidup dari pensiunan perusahaan minyak ternama. Ketika dia beraksi menyembuhkan seorang pasien, saya melihat tekniknya. Benar. Nafas yang digunakan adalah nafas dada. Dia menggunakan nafas tembak yang

keras, saat kedua telapak tangan menyentuh bagian punggung pasien yang sakit di tulang belakangnya. Sangat keras nafas tembaknya. Warna aura yang muncul merah kehijauan dan masuk ke tubuh si pasien. Si pasien yang manager sebuah pusat kebugaran di Surabaya itu tak tampak kesakitan selama terapi yang berjalan sekitar 10 menit itu. Itulah contoh pemanfaatan tenaga dalam yang digunakan untuk sesuatu yang positif. Lantas, bagaimana dengan kesembuhannya ? Tentu saja, jawabannya sangat relatif. Ada yang mengaku langsung sembuh, sembuh bertahap, atau juga tidak sembuh. Harus Ada Pembimbing Meski anda sudah mengetahui jenis tenaga dalam ditinjau cara pembangkitannya, tetapi saya sangat tidak menyarankan anda belajar sendiri membangkitkan tenaga dalam tanpa didampingi pembimbing yang mumpuni. Jangan mencoba belajar tenaga dalam hanya dari buku, artikel, atau internet begitu saja. Mengapa ? Sebab walaupun anda sekiranya sudah merasa berhasil membangkitkan energi (yang anda yakini sebagai tenaga dalam), energi itu masih tak bisa dikendalikan. Agar energi bisa dikendalikan dan tidak berakibat unbalance pada tubuh serta jiwa anda, ketujuh titik cakradalam tubuh anda seharusnya dibuka atau diselaraskan oleh orang yang ahli di bidang tersebut. Apa itu titik cakra ? silahkan anda ketahui dengan klik disini. (*)

Demi kesehatan. Sekelompok orang sedang berlatih tenaga dalam di tepi pantai.
Tags:aura,beladiri, cakra, Jenis tenaga dalam, kesaktian, kesehatan, konsultasi spiritual, kungfu,nafas adalah, penyembuhan alternatif, pernafasan dada, pernafasan perut, sakti, tenaga dalam, titik cakra