Anda di halaman 1dari 6

SOAL KELOMPOK D ( Cleft Lip and Palate )

1. Seoorang pasien bermur 4 tahun datang ke rumah sakit dengan memiliki kondisi dimana terdapatnya celah pada bibir atas diantara mulut dan hidungnya. Kelainan ini dapat berupa takik kecil pada bahagian bibir yang berwarna sampai pada pemisahan komplit satu atau dua sisi bibir memanjang dari bibirsampai ke batas bawah hidung.Kelainan ini dinamakan? a. Palatoschisis b. Labioschcisis c. Lingguaschisis d. Filtrumschisis Jawaban : B 2. Seorang balita berusia 3 tahun memilikimaterial genetik dalam khromosomnya yang dapat mempengaruhinya.Pada setiap sel yang normal mempunyai 46 khromosom yang terdiri dari 22 pasang khromosom non sex(kkhromosom 1 22) dan 1 pasang khromosom sex (khromosom X dan Y) yang menentukan jenis kelamin. Pada penderita bibir sumbing terjadi trisomi 13 atau sindroma patau dimana ada 3 untai khromosom 13 pada setiap sel penderita, sehingga jumlah total khromosom pada setiap selnya adalah 47. jika terjadi hal seperti ini selain menyebabkan bibir sumbing akan menyebabkan ganggguan berat pada perkembangan otak, jantung dan ginjal. Hal ini disebabkan oleh factor a. Hederiter b. Lingkungan c. Radiasi d. Alkohol dan Nikotin Jawaban : A 3. Pada remaja ditemukan gejala kesalahan pada masa peralihan dalam suplai darah pada masa embrio juga bertambahnya umur si ibu yang dapat memberikan ketidak kebalan embrio terhadap terjadinya celah,adanya abnormalitas dari kromosom yang menyebabkan terjadinya malformasi congenital yang multipledan adanya tripel sindrom termasuk juga celah

disekitar rongga mulut yang selalu diikuti oleh anomaly kongetinal lain yang menyebabkan pada orang tersebut a. Celah pada bibir(Labioschisis) b. Celah pada langit-langit(Palatoschisis) c. Celah pada bibir dan langit-langit(Labiopalatoschisis) d. Pulpatitis Jawaban : C 4. Pada remaja berusua 11 tahun memiliki kelainan pada mulutnya yang dimulai dari perbatasan bibir dan kulit melalui tulang alveolar rahang atas sampai bagian dasar(bawah) rongga hidung dan rongga mulut. Hal ini dinamakan dengan a. Cheilognathoschisis b. Cheilognatopalatoschisis c. Cheiloschisis d. Labiopalatoschisis Jawaban : A 5. Sumber bibir dapat bervariasi menurut Veau, mulai dari pit atau takik kecil pada tepi merah bibir sampai sumbing yang meluas ke dasar hidung.. Seorang remaja berusia 14 tahun memiliki takik unilateral pada tepi bibir merah dan meluas sampai bibir serta sumbing lateral pada bibir merah yang meluas melalui bibir sampai dasar hidung. Hal ini merupakan tipe klasifikasi Veau kelas a. Kelas I b. Kelas I dan Kelas III c. Kelas II d. Kelas II dan Kelas IV Jawaban : B 6. Sumber bibir dapat bervariasi menurut Veau, mulai dari pit atau takik kecil pada tepi merah bibir sampai sumbing yang meluas ke dasar hidung.. Seorang balita berusia 4 tahun memiliki gejala bila takik pada merah bibir sudah meluas ke bibir,tetapi tidak mengenai dasar hidung dan setiap sumbing

bilateral pada bibir yang menunjukkan takik tidak sempurna ataupun juga merupakan sumbing sempurna. Hal ini diklasifikasikan menurut Veau sumbing bibir kelas a. Kelas II b. Kelas II dan Kelas IV c. Kelas I dan Kelas III d. Kelas III Jawaban : B 7. Menurut sistem Veau,sumbing palatum dapat dibagi dalam empat tipe klinis yaitu seorang anak berusia 7 menderita sumbing pada paltum sekunder dapat komplet ataupun tidak komplet. Sumbing palate komplet yang dialami meliputi palatum lunak dan keras sampai foramen insisivum.Sumbing tidak komplet meliputi palatum lunak dan bagian palatum keras tetapi tidak meluas sampai foramen insisivum. Hal ini merupakan pembagian kelas menurut Veau bagian a. Kelas I b. Kelas II c. Kelas III d. Kelas IV Jawaban : C 8. Seorang ibuk-ibuk berusia 36 tahun mengalami kekurangan asupan vitamn yang kurang atau berlebih dikaitkan dengan peningkatan resiko terjadinya celah orofasial dan kelainan kraniofasial lainnya. Kekurangan vitamin ini pada ibu dapat menyebabkan defek pada mata, celah orofasial, dan defek kelahiran lainya pada babi. Penelitian klinis manusia menyatakan bahwa paparan fetus terhadap retinoid dan diet tinggi vitamin ini jugadapat menghasilkan kelainan kraniofasial yang gawat.Vitamin yang dimaksud adalah a. Vitamin A b. Vitamin B-6 c. Vitamin B-12 d. Vitamin B

Jawaban : A 9. Pada minggu kedua kehamilan, membran brankhial memrlukan jaringan mesodermal yang bermigrasi melalui puncak kepala dan kedua sisi ke arah muka. Bila mesodermal tidak ada maka dalam pertumbuhan embrio membran brankhial akan pecah sehingga akan terbentuk celah bibir. Apa nama teori yang menjelaskan hal tersebut diatas? a. Teori Fusi b. Teori Penyusupan Endrodermal c. Teori Mesodermal sebagai Kerangka Membran Brankhial d. Gabungan Teori Fusi dan Penyusupan Mesodermal Jawaban : C 10. Seorang anak usai 6 tahun mengalami celah sumbing terjadi di kedua sisi bibir dan memanjang hingga ke hidungnya Hal ini merupakan klasifikasi bibir sumbing a. Unilateral Incomplete b. Unilateral Complete c. Bilateral Complete d. Labiopalatoschisis Jawaban : C 11. Peran asupan tertentu pada ibu dalam kaitannya dengan celah orofasial sulit untuk ditentukan dalam studi kasus-kontrol manusia karena folat dari sumber makanan memiliki bioavaibilitas yang luas dan suplemen asam folat biasanya diambil dengan vitamin, mineral dan elemen-elemen lainnya yang juga mungkin memiliki efek protektif terhadap terjadinya celah orofasial. Asam ini merupakan bentuk poliglutamat alami dan asam ini berbentuk monoglutamat sintetis. Pemberian asam ini pada ibu hamil sangat penting pada setiap tahap kehamilan sejak konsepsi sampai persalinan. Asam ini memiliki dua peran dalam menentukan hasil kehamilan. Satu, ialah dalam proses maturasi janin jangka panjang untuk mencegah anemia pada kehamilan lanjut. Kedua, ialah dalam mencegah defek kongenital selama tumbuh kembang embrionik. Telah disarankan bahwa suplemen asam ini pada ibu hamil memiliki peran dalam

mencegah celah orofasial yang non sindromik seperti bibir dan/atau langitlangit sumbing.Asam yang dimaksud adalah a. Asam Folat b. Asam Format c. Asam Asetat d. Asam Proparat Jawaban : A 12. Labioskizis terjadi akibat fusi atau penyatuan priminen maksilaris dengan prominen nasalis medial yang diikuti disfusi kedua bibir, rahang, dan palatum pada garis tengah dan kegagalan fusi septum nasi. Gangguan fusi palatum durum serta palatum mole terjadi sekitar kehamilan ke a. 7-12 minggu b. 6-7 minggu c. 16-20 minggu d. 3-4 minggu Jawaban : A 13. Seorang bayi usia 7 tahun menderita kelainan yang ditandai dengan adanya rahang bawah yang sangat kecil dengan lidah yang jatuh ke belakang dan mengarah ke hawah. Bisa juga terjadi meskipun te!ah mendapat perawatan kebidanan yang terampil dan kompeten dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan tindakan atau sikap orang tua yang acuh tak acuh.Kelainan ini merupakan pengaruh dari sidrom a. Sindrom Pierre Robin b. Sindrom Jorgen c. Sindrom Patau d. Sindrom Down Jawaban : A 14. Seorang anak baru lahir mengalami proses pembentukkan kelainan pada

bagian oralnya sudah dimulai sejak minggu-minggu awal kehamilan ibu. Pada

saat usia tersebut , bibir atas dan langit-langit rongga mulut bayi dalam kandungan mulai terbentuk dari jaringan yang berada di kedua sisi dari lidah dan bersatu ditengah-tengah. Bila jaringan ini gagal bersatu, maka akan terbentuk celah pada bibir atas atau langit-langit rongga mulut.Pada usia berapakah peristiwa itu terjadi a. 6 Minggu b. 7 Minggu c. 8 Minggu d. 9 Minggu Jawaban: A 15. Untuk faktor ini, bisa dilebih disudutkan lagi lebih ke aspek, faktor-faktor yang mempengaruhi seorang ibu pada masa kehamilan. Usia kehamilan yang rentan saat pertumbuhan embriologis adalah trimester pertama (lebih tepatnya 6 minggu pertama sampai 8 minggu). Karena pada saat ini proses pembentukan jaringan dan organ-organ dari calon bayi.Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses kehamilan, lebih karena faktor obat-obatan yang bisa bersifat teratogen semasa kehamilan (misalnya; asetosal atau aspirin sebagai obat analgetik, ifampisin, fenasetin, sulfonamide, aminoglikosid, indometasin, asam flufetamat, ibu profen dan penisilamin, diazepam, kortikosteroidm, antihistamin sebagai anti emetik-mual muntah). Oleh karena itu penggunaan obat-obatan tersebut harus dalam pengawasan yang ketat dari dokter kandungan yang berhak memberikan resep tertentu. Faktor ini merupakan a. Hederiter b. Lingkungan c. Tambahan d. Pelengkap Jawaban : B