Anda di halaman 1dari 8

PATOFISIOLOGI KONSTIPASI

Patofisiologi konstipasi secara umum


Gangguan pada CNS (demensia, depresi, stroke, dll)persepsi untuk BAB terganggu padahal diperlukan pengaturan N. vagus ke GI dan N. pudendus ke servikal untuk motilitas GI dan proses mengedankonstipasianjuran bowel training. Gangguan pada ANS (neutransmitter terganggu akibat obat, stres, dll)sistem saraf simpatis terangsangmotilitas GI menurunkonstipasi. Gangguan pada saluran cerna bawah (kanker kolorektal, intususepsi, dll)gangguan anatomi pergerakan feseskonstipasi Gangguan pada anus (fissura ani, hemoroid, dll)nyeri BABpasien takut untuk BABfeses lama di kolonabsorpsi air dari fesesfeses keraskonstipasi (lingkaran setan) Pola diet yang salah (kurang serat, asupan cairan kurang, dll)+Aktivitas fisik sedentari Sinyal pacemaker dari N. vagus ke pacemaker interstitial cell of Cajal berkuranglompatan gap junction untuk menciptakan slow waves ke spikes berkurangmotilitas GI berkurangkonstipasi.

Kodein
Reseptor Mumeningkatkan sekresi noradrenalinmengikat reseptor 2pengaktifan saraf simpatispenurunan motilitas lambung dan penurunan absorpsi cairan dan elektrolit. Reseptor Muprotein Gomenurunkan cAMPkanal kalsium tertutup, kalium terbukamenurunakn aksi potensial neuronal GI. Ditemukan juga inhibisi asetilkolin. Ditemukan bahwa konstipasi terjadi secara sentral, tetapi belakangan ini tidak.

Ca2+ channel blocker

TERIMA KASIH