ENKRIPSI

PENGERTIAN

Enkripsi adalah proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus. Pengetahuan yang mempelajari tentang enkripsi adalah kriptografi. Yang dimaksud dengan kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan data, keabsahan data, integritas data, serta autentikasi data. Namun, tidak semua aspek keamanan informasi ditangani oleh kriptografi. Enkripsi erat kaitannya dengan dekripsi, untuk itulah muncul istilah kriptanalisis. Kriptanalisis adalah ilmu dan seni untuk memecahkan informasi yang telah dienkripsi tanpa mengetahui kriptanalis. kunci yang digunakan. Pelaku kriptanalisis disebut dengan

TUJUAN Enkripsi merupakan upaya untuk mengamankan data/informasi, meskipun bukan

merupakan satu-satunya cara untuk mengamankan data/informasi. Adapun tujuan dari enkripsi adalah sebagai berikut: a. Kerahasiaan Yaitu untuk menjaga isi dari informasi dari siapapun kecuali yang memiliki otoritas atau kunci rahasia untuk membuka informasi yang telah dienkripsi.

b. Integritas data Untuk menjaga keaslian/keutuhan data, sistem harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi manipulasi data oleh pihak-pihak yang tidak berhak, antara lain penyisipan, penghapusan, dan pensubsitusian data lain kedalam data yang sebenarnya.

c. Autentikasi Ini berhubungan dengan identifikasi/pengenalan, baik secara kesatuan sistem maupun

informasi itu sendiri. Dua pihak yang saling berkomunikasi harus saling memperkenalkan diri. Informasi yang dikirimkan melalui kanal harus diautentikasi keaslian, isi datanya, waktu pengiriman, dan lain-lain.

d. Non-repudiasi/Nirpenyangkalan

Termasuk ke dalam kriptografi kunci simetris. Caesar Cipher Algoritma ini pertama kali digunakan oleh Julius Caesar.Adalah usaha untuk mencegah terjadinya penyangkalan terhadap pengiriman/terciptanya suatu informasi oleh yang mengirimkan/membuat. Berbasis karakter 2. yaitu dengan cara menggeser urutan abjadnya. dinamakan juga algoritma klasik. Tiga alasan mempelajari algoritma klasik : 1. (Ariyus. algoritma kriptografi klasik dapat dikelompokkan ke dalam dua macam cipher. Algoritma kr iptografi (cipher) yang digunakan saat itu. adalah berbasis karakter. dan disebut juga sebagai Shift Cipher. Memahami kelemahan sistem kode. Memahami konsep dasar kriptografi 2. ALGORTIMA KRIPTOGRAFI KLASIK Sebelum komputer ada. Plaintext: Cipher: ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ DEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZABC . kriptografi dilakukan dengan menggunakan pensil dan kertas. yaitu enkripsi dan dekripsi dilakukan pada setiap karakter pesan. Cipher substitusi (substitution cipher) Cara kerja dari algoritma ini adalah dengan menggantikan setiap karakter dari plaintext dengan karakter lain.Berikut adalah beberapa contoh penerapan algoritma substitusi: a. Dony. Dasar algoritma kriptografi modern 3. Menggunakan pena dan kertas saja. Semua algoritma klasik termasuk ke dalam sistem kriptografi simetris dan digunakan jauh sebelum kriptografi kunci publik ditemukan. belum ada computer 3. yaitu : 1. Kriptogarfi klasik memiliki beberapa ciri : 1. 2008) Pada dasarnya.

Untuk maka diperlukan sebuah bujursangkar vigenere dimana kolom paling kiri bujursangkar menyatakan huruf-huruf kunci.Contoh : Plainteks: I MADE EKA MAHENDRA huruf alfabet digeser 4 huruf ke kanan A E B F C C G D H E I F J G K H L I M J N K O L P M Q N R O S P T Q U R V S W T X U Y V Z W A X B Y C Z D Cipherteks: M QEHI IOE QELIRHVE b. Vigènere Cipher Vigenere Cipher ditemukan oleh Blaise de Vigenere pada abad ke menggunakan algoritma ini. . sedangkan baris paling atas menyatakan huruf-huruf plaintext dan setiap baris di dalam bujursangkar menyatakan huruf-huruf ciphertext. 16.

Dengan kata lain algoritma ini melakukan transpose terhadap rangkaian karakter di dalam teks. kita harus menentukan kata kuncinya. Nama lain untuk metode ini adalah permutasi atau pengacakan (scrambling) karena transpose setiap karakter di dalam teks sama dengan mempermutasikan karakter-karkater tersebut. Apabila kata kunci yang digunakan lebih pendek dari panjang plaintext maka kata kunci diulang (sistem periodik) seperti berikut: Panjang plaintext: 16 huruf Kata kunci: JAGUNG (6 huruf) Kata kunci: J AGUN GJA GUNGJAGU (16 huruf) Ciphertext: R MGXR KTA SUUKWDXU 2. huruf-huruf di dalam plainteks tetap saja. Cipher transposisi (transposition cipher) Pada cipher transposisi.Contoh: Plaintext: I MADE EKA MAHENDRA Maka. hanya saja urutannya diubah. Terdapat beberapa algoritma dalam metode penyandian transposisi yaitu : .

Teks sandinya dibaca secara baris per baris. Penyandian transposisi route 3. Penyandian transposisi rail fence 2.1. Penyandian transposisi kolom 4. Penyandian transposisi ganda 5. Contoh : Teks pesan asli : SAYA ADALAH MAHASISWA STMIK STIKOM BALI Algoritma 5 Baris S A Y A A D A L A H M A H A S I S W A S T M I K S T I K O M B A L I Hasil Penyandian : SASSL ALHIW KTAIY AMSAI IBADA ASMKM AHTO Penyandian Transposisi Route Penyandian transposisi dengan metode route hampir sama dengan metode Rail Fence. Teks sandinya dibaca dengan arah . Penyandian transposisi Myszkowski Penyandian Transposisi Rail Fence Rail Fence atau bisa juga disebut alur pagar adalah bentuk penyandian transposisi dengan cara menuliskan huruf-huruf teks asli secara turun naik dalam sebuah pagar imajiner. Penyandian Transposisi Route dilakukan dengan cara menuliskan teks asli secara kolom dari atas kebawah dalam sebuah kisi-kisi imajiner dengan ukuran yang telah disepakati.

sehingga akan memberikan celah yang dapat dengan mudah dipecahkan oleh seorang kriptoanalisa. Sedangkan proses untuk mengembalikan ke teks sandi ke teks aslinya dilakukan langkah kebalikan darinya. mulai dari kiri atas atau (2) secara ular tangga.(route) sesuai perjanjian. Contoh : Teks pesan asli : SAYA ADALAH MAHASISWA STMIK STIKOM BALI Algoritma : 5 baris. misalnya dibaca secara (1) spiral dengan arah jarum jam. . Teks sandi-nya dibaca secara kolom demi kolom dengan pengacakan melalui permutasian angka kuncinya. spiral arah jarum jam mulai dari kanan bawah. mulai dari kanan bawah dan lain-lain cara pembacaannya. Namun tidak semua algoritma tersebut memberikan hasil teks sandi yang memenuhi standar “aman”. S A Y A A D A L A H M A H A S I S W A S T M I K S T I K O M B A L I Hasil Penyandian : MSSSH AAYAS DMITT BALIO KAAAL AASMI KIWH Penyandian Transposisi Kolom Penyandian Transposisi Kolom dituliskan secara baris (biasa) dengan panjang yang telah ditentukan sebagai kunci-nya. Beberapa algoritma tidak mengacak teks asli dengan sempurna. Penyandian transposisi route yang terkenal adalah Union Route yang digunakan oleh tentara Amerika selama perang sipil. kata kunci tersebut didefinisikan dahulu dengan angka sesuai urutan abjad. Panjang baris dan permutasian kolomnya disebut sebagai “kata kunci”. Dalam prosesnya. Penyandian route memiliki banyak sekali variasi algoritma pembacaan teks-nya.

Sebagai contoh ditetapkan kunci kedua yang berbeda yaitu MATAHARI . terhadap teks sandi pertama : AMWSA AAIIM AAATL YHSKB SLSMO AATKD HSII. Dua kali proses penyandian ini dilakukan untuk mempersulit upaya pemecahan teks sandi transposisi kolom yang biasanya dapat dengan mudah dilakukan dengan metode anagram.Contoh : Teks pesan asli : SAYA ADALAH MAHASISWA STMIK STIKOM BALI Kata kunci : JERAPAH yang berarti 7 kolom Proses : JERAPAH didefinisikan sesuai urutan abjad menjadi 5 2 4 1 3 7 6 5 S L S M O 2 A A I I M 4 Y H S K B 1 A M W S A 3 A A A T L 7 D H S I I 6 A A T K Hasil Penyandian : AMWSA AAIIM AAATL YHSKB SLSMO AATKD HSII Penyandian Transposisi Ganda Penyandian transposisi ganda adalah metode penyandian transposisi kolom yang dilakukan dua kali. Proses penyandian yang kedua ini bisa menggunakan kunci yang sama atau dua kunci yang berbeda. Proses : MATAHARI didefinisikan sesuai urutan abjad menjadi 4 3 7 5 1 6 2 8 .

4 A I H O I 3 M M S A I 7 W A K A 5 S A B T 1 A A S K 6 A T L D 2 A L S H 8 I Y M S Hasil Penyandian : AASKA LSAMM SAIAI HOISA BTATL DWAKA IYMS Penyandian Transposisi Myszkowski Émile Victor Théodore Myszkowski di tahun 1902 memperkenalkan variasi dari metode penyandian transposisi kolom. Contoh : Teks pesan asli : SAYA ADALAH MAHASISWA STMIK STIKOM BALI Kata kunci : INDONESIA yang berarti 9 kolom Proses : INDONESIA didefinisikan sesuai urutan abjad menjadi 1 3 4 3 1 5 2 5 4 . sedangkan dalam metode Myszkowski menjadi 1 3 4 3 1 5 2 5 4 Teks sandinya dibaca secara urutan nomor kolom. yang dibedakan dalam pendefinisian dan permutasian kata kunci-nya. kata kunci misalnya INDONESIA di definisikan menjadi 1 4 6 5 2 8 3 9 7. Dalam metode penyandian transposisi kolom. bila nomor urut kolomnya sama dibaca secara bersamaan dimulai dari sebelah kiri.

1 S H A K 3 A M S O 4 Y A T M 3 A H M B 1 A A I A 5 D S K L 2 A I S I 5 L S T 4 A W I Hasil Penyandian : SAHAA IKAAI SIAAM HSMOB YAAWT IMDLS SKTL .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful