Anda di halaman 1dari 7

Lampiran 1: Tabel Korelasi Data data Tanah yang berumber dari Daftar

Lampiran 1-a: Tabel korelasi macam tanah dan koefisien rembesan (k)

Pasir yang mengandung lempung

Koefisien Rembesan (k)


(cm/detik)
10-2 sampai 5 x 10-3

Pasir yang mengandung lempung atau lanau


Pasir halus

5 x 10-2

10-3

Pasir kelanauan

2 x 10-3

10-4

Lanau

5 x 10-4

10-5

10-6

10-9

Lempung
(Sumber : Wesley, L.D., 1997)

Lampiran 1-b:Tabel korelasi macam tanah (bahan) dan sudut geser dalam ( )
Bahan
Kerikil kepasiran

35 - 40

Isian batu (Rock fill)

35 40

Pasir padat

35 40

Pasir lepas

60

Lempung kelanauan

25 30

Lempung plastis rendah

25

Lempung plastis tinggi

20

Nilai c sebaiknya dianggap nol.


Bahan

Beton

20

Tembok

20

Tiang besi

15

(Sumber : Wesley, L.D., 1997)

Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1-c: Korelasi N SPT dengan modulus elastisitas pada tanah lempung
Penetration
Subsurface resistance
range N
Condition
(bpf)
V.Soft
Soft
Medium
Stiff
Very Stiff
Hard

2
2-4
4-8
8-15
15-30
30
40
60
80
100
120

50
(%)

Poissons
Ratio (v)

Shear
Strength
Su
(psf)

0.020
0.020
0.020
0.010
0.005
0.004
0.004
0.0035
0.0035
0.003
0.003

0.5
0.5
0.5
0.45
0.40
0.35
0.35
0.30
0.30
0.25
0.25

250
375
750
1500
3000
4000
5000
7000
9000
11000
13000

*Randolph (1978) E s = (100-200)S u psf

* *G =

Youngs
Modulus
Range
Es*
(psi)

Shear
Modulus
Range
G**(psi)

170-340
60-110
260-520
80-170
520-1040 170-340
1040-2080 340-690
2080-4160 690-1390
2890-5780 960-1930
3470-6940
11504860-9720
2310
6250162012500
3420
7640208015270
4160
9020254018050
5090
30106020
Es
; dim ana v = 0,5
2(1 + v)

Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1-d: Korelasi N SPT dan q c dengan modulus elastisitas pada tanah pasir

Penetration
Subsurface

Resistance

Condition

Range N

Friction Poisson

Cone

Relatief

Angle

Ratio

Penetration

Density

(deg)

(v)

qc = 4 N

Dr (%)

Youngs

Shear

Modulus

Modulus

Range

Range

E s * (psi)

G**(psi)

Very loose

0-4

28

0.45

0-16

0-15

0-440

0-160

Loose

4-10

28-30

0.40

16-40

15-35

440-1100

160-390

Medium

10-30

30-36

0.35

40-120

35-65

1100-3300 390-1200

Dense

30-50

36-41

0.30

120-100

65-85

3300-5500 1200-1990

Very Dense

50-100

41-45

0.20

200-400

85-100

5500-

1990-3900

11000
Schmertman (1970) E s * = 2q c psf

G ** =

Es
; dim ana v = 0,5
2(1 + v)

Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1-e: Tabel Korelasi Poisson ration, sudut geser dalam, modulus elastisitas
dan angka pori pada tanah yang tidak kohesif

Type of Soil

Void ratio e

Properties

0.61 to

of soil *

0.41 to 0.5

0.51 to 0.6

43

40

38

(course)

E (lb/in2)

6.550

5.700

4.700

v = 0.15

E (kN/m2)

45.200

39.300

32.400

40

38

35

E (lb/in2)

6.550

5.700

4.700

E (kN/m2)

45.200

39.300

32.400

38

36

32

grained)

E (lb/in2)

5.300

4.000

3.400

v = 0.25

E (kN/m2)

36.600

27.600

23.500

Sandy silt

36

34

30

v = 0.3 to

E (lb/in2)

2.000

1.700

1.450

0.35

E (kN/m2)

13.800

11.700

10.000

Sand

Sand
(medium
course)
v = 0.2
Sand (fine

0.70

(Sumber : Foundation of Theoretical Soil Mechanics; M.E. Harr: 1996)

Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1-f : Korelasi beberapa jenis tanah dengan modulus elastisitas


Soil or Rock Type and

Mondulus of Elasticity, E

Condition

(Kpa)

Undrained Condition
Soft elay

1.500-10.000

Medium Clay

5.000-50.000

Stiff clay

15.000-75.000

Drained Condition
Soft elay

250-1.500

Medium clay

500-3.500

Stiff clay

1.200-20.000

Loose sand

10.000-25.000

Medium dense sand

20.000-60.000

Dense sand

50.000-100.000

Sand stone

7.000.000-20.000.000

Granite

25.000.000-50.000.000

Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1-g : Tabel korelasi N-SPT, sudut geser dalam, angka kepadatan dan
kepadatan basah pada tanah yang tidak kohesif.
Penetralan
Resistance N
(blows)

Unconfined
Compressive
stregth
2

(t/m )

Saturated
density

Consistency

(t/m2)

Very soft

2.5

1.6-1.92

Soft

1.76-2.08

Medium

10

1.92-2.24

Stiff

16

20

Very Stiff

32

40

Hard

Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1-h : Tabel korelasi N-SPT, sudut geser dalam, angka kepadatan dan
kepadatan basah pada tanah yang tidak kohesif.

Approx

Penetration

Approx.

Density

Resistance N

index

(blows)

(degrees)

(%)

25-30

27-32

15

Very loose

1.12-1.60

10

30-35

35

Loose

1.44-1.84

30

30-35

65

Medium

1.76-2.08

50

38-43

85

Dense

1.76-2.08

100

Very dense

2.08-2.40

Description

moist
density
(t/m2)

Universitas Sumatera Utara