Anda di halaman 1dari 77

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) 1.

Pendahuluan Tukang Pasang Batu Umum adalah seorang pekerja konstruksi yang biasa membuat bangunan seperti rumah tinggal , pertokoan, sekolah, maupun bangunan lain yang sederhana . Dia bisa bekerja langsung di bawah perintah pemilik bangunan , di bawah pengawasan mandor , atau bekerja di bawah kontraktor langsung tanpa melalui mandor . Seperti halnya Dokter Umum yang bisa mengobati berbagai macam penyakit ringan, seorang tukang batu umum juga memiliki beberapa ketrampilan meskipun sifat bangunan masih sederhana mulai membuat bouwplank dan menentukan ukuran as bangunan (uitset), memasang pondasi, membuat sloof/kolom/ring balok, cor dak, balkon, menyetel kusen, memasang bata, memlester, membuat ornamen hiasan tembok sederhana, pasang WC, keramik , batu alam , paving block dan menyetel pagar. Di beberapa tempat bahkan sering kita jumpai seorang tukang yang serba bisa, pandai mengerjakan kayu seperti membuat kusen, pintu, jendela, memasang kudakuda dan plafon serta talang sehingga praktis bisa mengerjakan sebuah rumah utuh mulai dari awal sampai akhir termasuk instalasi air dan pengecatannya, terkecuali pemasangan instalasi listrik karena berhubungan dengan Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) yang mengharuskan sebuah instalasi rumah harus dipasang oleh tukang listrik di bawah instalatir yang memiliki ijin dari PLN.Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan rumah type 6 m x 9 m = 54 m2 kualitas sedang antara 3-4 bulan dibantu2-3 orang pekerja. Pada pembangunan perumahan yang bersifat masal, cara bekerja seperti tukang di atas kurang cocok karena lama selesainya, tetapi kalau dibagi-bagi dalam beberapa spesialis maka akan lebih cepat. Ada seorang juru ukur yang memasang bouwplank beberapa rumah sekaligus, ada tukang batu yang khusus mengerjakan fondasi, pasangan dan plesteran serta menyetel kusen, ada tukang besi , ada tukang atap dan plafon ( bisa atap kayu atau atap dengan konstruksi baja ringan ), tukang cat, tukang instalasi air, tukang pasang keramik dsb. Datangnya produk baru seperti baja ringan dan metal furing tidak bisa dihindari karena kemajuan jaman sehingga harus disikapi dengan arif, dikaji keuntungan serta kerugiannya. Pemotongan kayu hutan untuk keperluan pembangunan menyebabkan rusaknya lingkungan hidup berupa naiknya suhu bumi dan berakibat banjir serta kebakaran hutan di mana-mana. Negara Indonesia kini masuk daftar perusak hutan no 1 di dunia. Banyak negara-negara yang memprotes kepada Indonesia seperti Malaysia dan Singapura yang sering dibuat pusing oleh kiriman asap dari kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan. Harga kayu semakin mahal. Keuntungan dari baja ringan adalah cepat dan praktis pengerjaannya, seperti pembangunan rumah korban Tsunami di Aceh dan Nias , sebagian besar menggunakan baja ringan, demikian pula di kotakota besar sekarang ini banyak dipakai konstruksi baja ringan karena harga kayu juga semakin mahal.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

2. Peralatan Tukang Pasang Batu Umum Peralatan tukang batu digolongkan menjadi 2, yaitu peralatan yang harus dimiliki secara pribadi dan peralatan yang harus disediakan oleh pemberi pekerjaan. Peralatan yang sebaiknya dimiliki seorang tukang batu secara pribadi adalah : a. Meteran Tukang batu umumnya menggunakan rolmeter , ada yang panjang 3m/5m untuk dipakai sehari-hari dan terkadang menggunakan yang panjang 30 m untuk pekerjaan uitset. Ada sementara tukang yang menggunakan meteran lipat dari kayu dengan alasan lebih teliti karena ujungnya tak bergerak.

Rol meter b. Gergaji kayu

Meteran Lipat

Untuk memulai pekerjaan pengukuran dan pematokan (uitset) maka seorang tukang harus memiliki gergaji kayu guna membuat patok bouwplank. Gergaji kayu terdiri dari 2 macam yaitu : Gergaji Potong, giginya agak tegak. Gergaji Belah, giginya lebih miring ke depan Gigi gergaji harus disiwar atau dimiringkan sedikit ke kanan/ kekiri secara selang-seling agar pada waktu digunakan tidak terjepit. Gigi gergaji secara berkala harus dikikir agar senantiasa tajam ketika dipakai. Untuk menilai apakah seorang tukang rajin/tidak bisa dilihat dari alat yang dimilikinya. Apabila gergajinya tumpul berarti tukang tersebut malas, sebaliknya kalau gergajinya selalu tajam berarti tukang tersebut rajin.

Gergaji kayu

Gergaji potong

Gergaji belah

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

c.

Gergaji besi Gergaji besi diperlukan untuk memotong besi ( besi beton, pipa, plat beugel dsb) . Gergaji besi terdiri dari stang gergaji dan mata gergaji. Mata gergaji sangat lembut sehingga tak bisa dikikir. Apabila sudah tumpul maka harus diganti.

Gergaji besi d. Palu besi Palu besi terdiri dari bermacam-macam ukuran, tapi yang paling sering digunakan adalah : Palu bodem, berat sekitar 5 kg, untuk memukul patok bouwplank dan membelah batu alam ketika memasang pondasi. Palu sedang, berat sekitar 400 gram untuk memaku papan bouwplank , menyetel kusen dan memasang bekisting.

Palu 400 gram e. Banci / Pethel Banci digunakan untuk mengepras kayu secara kasar ketika membuat bekisting atau melancipkan ujung kayu untuk membuat patok. f. Waterpass Waterpass adalah alat pengontrol kedataran untuk jarak pendek secara cepat, misalnya mengontrol kedataran papan bouwplank, tetapi untuk mengontrol atau memindahkan kedataran pada jarak yang panjang lebih cocok menggunakan selang timbangan, karena hasilnya lebih teliti. Waterpas juga juga dipakai untuk mengontrol ketegakan secara cepat pula, misal kontrol ketegakan pasangan keramik. Namun apabila kita ingin menghasilkan kontrol yang lebih teliti maka digunakan unting-unting.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Waterpas g. Selang timbangan Umumnya digunakan selang plastik yang bening dengan lubang diameter sekitar 5 mm 8 mm. Panjang selang disesuaikan dengan keperluan, untuk bangunan gedung sederhana dengan modul kamar sekitar 3 m x 3 m maka panjang selang ideal adalah sekitar 7 m. Apabila terlalu panjang maka kurang lincah untuk digunakan, terlalu pendek juga tidak enak dipakai karena harus sering memindah-mindah kalau menimbang. h. Unting-unting/ lot Digunakan untuk mengontrol ketegakan , seperti mengontrol ketegakan bekisting kolom, kusen, pasangan bata dsb. Lot terdiri dari berbagai ukuran. Untuk bangunan sederhana dengan ketinggian 3 m cukup dengan berat sekitar 400 gram, tetapi apabila mengontrol tinggi lebih dari 6 m diperlukan lot yang lebih berat agar tidak bergoyang karena pengaruh angin. Penggunaan Waterpas

Unting-unting/lot i. Siku besi Siku tukang kayu digunakan untuk menggaris papan sebelum dipotong sedangkan siku tukang batu digunakan untuk mengontrol kesikuan sebuah sudut pasangan .

Siku Tukang Kayu

Siku Tukang Batu

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

j.

Pensil tukang

Bentuk pensil tukang batu sama dengan pensil tukangn kayu, bulat agak pipih (ellips) sehingga stabil kalau dipegang ketika menggaris di atas kayu atau tegel. . k. Cetok Cetok digunakan untuk memasang batu alam/bata merah/ batako , untuk pekerjaan plesteran dan pemasangan keramik. Model yang ada di lapangan sangat beragam, menyesuaikan dengan jenis pekerjaan serta kebiasaan tukang setempat.

Bermacam-macam bentuk cetok l. Roskam Roskam ada yang dibuat dari kayu, baja , PVC dan plastik. Demikian pula modelnya , ada yang lancip, persegi panjang ada pula yang bergerigi.Masing-masing model dan bahan yang digunakan memiliki fungsi yang berbeda-beda. Roskam dari kayu untuk memlester, dari baja dan PVC untuk mengaci karena permukaannya licin, sedangkan roskam dari baja yang bergerigi untuk memasang keramik dengan cara adukan tipis (Lemkra, Am).

Roskam kayu m.

Roskam gerigii Roskam PVC

Roskam plat baja

Catut / kakak tua

Catut/ kakak tua digunakan untuk memuntir bendrad , mencabut paku atau mengerat keramik ketika membuat lubang.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

n.

Kayu Pelurus / Jidar:

Dipakai untuk meratakan plesteran, biasa terbuat dari kayu kering ukuran tebal 1,5 cm x lebar 8 cm dengan panjang antara 1.50 m sampai dengan 2.50 m. Ada juga jidar yang terbuat dari aluminium , tentunya lebih rata dibanding dengan kayu. o. Betel / pahat beton Untuk memahat beton, pasangan atau membuat lubang pada tembok. Dibuat dari baja agar cukup tahan ketika dipukul-pukul dengan palu besi, karena kalau besi dengan besi tiap kali diadu maka lama kelamaan akan rusak juga. Sekarang banyak diproduksi betel yang dilengkapi dengan karet agar percikan benda keras tidak mengenai tubuh/ mata.

Betel dengan pelindung percikan

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

3. Peralatan Pendukung Tukang Pasang Batu Peralatan pendukung adalah peralatan yang digunakan oleh tukang tetapi disediakan oleh pihak yang memperkerjakan . Apabila dia bekerja pada pemborong maka pemborong yang harus menyediakan , apabila bekerja langsung di perumahan maka menjadi kewajiban pemilik rumah yang memperkerjakan. Peralatan yang lazim diperlukan adalah : a. Cangkul Cangkul digunakan untuk pekerjaan galian sebelum pemasangan pondasi, meratakan tanah dan mencampur adukan spesi. Tangkai cangkul dibuat dari kayu yang keras tapi lentur seperti kayu lamtoro, kayu kopi dan dibentuk bulat sebesar kepalan tangan . Ujung cangkul memerlukan perawatan secara periodis seperti perataan dan pengasahan agar kalau digunakan senantiasa tajam dan selalu dicuci setelah digunakan. Apabila lama tak digunakan sebaiknya diolesi oli agar tak berkarat. b. Sekop Sekop bulat digunakan untuk memindahkan pasir, meratakan tanah dan membuat adukan spesi. Tangkainya dibuat dari kayu atau bahan tiruan mirip PVC . Sebaiknya tangkai sekop jangan dibuat dari besi karena kaku dan berat sehingga melelahkan serta menyebabkan tangan lecet, berbeda kalau dibuat dari kayu yang sifatnya elastis, maka akan lebih mudah digunakan. Sedangkan sekop persegi lebih banyak digunakan untuk menggali tanah.

Sekop bulat c. Linggis

Sekop persegi

Linggis terdiri dari berbagai ukuran, ada yang besar dan panjang , ujung satunya pipih dan satunya lancip digunakan untuk mengungkit benda berat atau untuk menggali tanah keras . Linggis yang kecil satu sisi pipih dan lainnya melengkung dibuat cabang 2 untuk melepas paku. Baja untuk linggis dipilih yang memiliki kekerasan tinggi sehingga tidak mudah bengkok ketika digunakan untuk mengungkit. d. Ember
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Ember untuk pekerjaan pasangan terdiri dari 2 macam: yang kecil ukuran 5 liter untuk membawa adukan spesi atau beton . Ukuran tersebut disesuaikan dengan kemampuan orang mengangkat adukan agar tak cepat lelah dan ember tidak cepat rusak. Semakin besar maka lebih cenderung cepat rusak apabila digunakan untuk memindahkan adukan. Hati-hati kalau melempar ember, harus dicarikan tempat yang lunak atau pasir agar ember tak cepat rusak. Ember yang besar hanya digunakan untuk membawa air saja, idealnya ukuran 12 liter sehingga kalau dijinjing dengan tangan tidak melelahkan. Sekarang banyak digunakan pil bekas tempat cat digunakan untuk membawa air dengan isi 20 liter sehingga kalau akan dipenuhi maka sebaiknya dipikul, karena kalau diangkat terlalu berat. e. Ayakan Untuk pasangan batu alam pasir tidak perlu diayak, karena ukuran siar-siarnya besar-besar, tetapi untuk pasangan batu bata atau batako dan plesteran maka besarnya butiran tidak boleh terlalu besar, perlu diayak dengan lubang 4 mm x 4 mm f. Penampung air Pada pencampuran spesi maupun beton, diperlukan tempat penampungan air . Bisa dari tong/drum bekas, atau bejana apapun yang bisa menampung air asalkan tidak mengandung zat yang dapat merusak spesi seperti detergen, oli, maupun minyak. g. Kerekan Kerekan digunakan untuk menaikkan/menurunkan material dan peralatan . Harus dijaga agar tidak karatan dan sering-sering diolesi oli/ stempet agar tak aus. h. Tali Digunakan untuk mengikat perancah, menaikkan material maupun untuk mengerek. i. Tangga Untuk sarana naik dan turun pekerja, diupayakan agar anak tangga cukup kuat kalau diinjak jangan sampai membahayakan. Bisa terbuat dari bambu yang tua, kayu ataupun dari aluminium. Usahakan kemiringan tangga pada waktu kita gunakan sekitar 750 supaya aman. Ketinggian anak tangga berkisar 30 cm. j. Perancah Perancah atau andang bisa dibuat dari bambu, kayu atau dari besi (scaffolding)

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Perancah besi/ scaffolding k. Keranjang Untuk memindahkan material seperti pasir, kerikil ketika membuat campuran beton ke dalam molen. l. Kotak adukan Agar campuran tetap dalam kondisi bersih maka jangan membuat adukan langsung di atas tanah, melainkan diatas kotak adukan

Kotak adukan m. Benang Benang digunakan untuk tarikan kelurusan as pondasi, pasangan bata atau mengontrol kelurusan bekisting. n. Pemotong keramik Untuk pemasangan keramik maka perlu disediakan pemotong keramik baik manual maupun elektris.

Pemotong keramik manual o. Kereta pengangkut material

Pemotong keramik elektris

Untuk memindahkan material berjarak sedang ( sekitar 10-50 m) , lebih nyaman kalau disediakan kereta dorong dengan satu roda yang lincah digunakan ke sanakemari.
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Kereta dorong 4. Pengukuran dan pematokan sederhana (uitset) Pengukuran dan pematokan adalah pekerjaan menggambar di atas tanah yang akan dibangun . Gambar yang dibuat adalah berupa tarikan garis untuk pedoman as pondasi dan kerataan permukaan pasangan, kusen maupun kolom. Gambar yang akan dibuat dari tarikan benang berpedoman pada papan bangunan (bouwplank , berasal dari bahasa Belanda bouw artinya bangunan dan plank artinya papan). Bouwplank harus dibuat datar/waterpas, menggunakan selang . Papan bouwplank dipakukan pada patok yang tertancap kuat di tanah sehingga tidak mudah bergoyang. Kedalaman patok harus cukup agar tak mudah lepas . Bila ragu-ragu apakah papan bouplank masih bisa bergerak maka dibuatkan skur biar stabil, karena fungsi skur yang miring adalah untuk menetralisir gerakan naik-turun atau gerakan mendatar.

Paku As Bangunan

Paku 2 buah

~10 cm

0.00

~ 80 cm
(menyesuaikan tinggi dari 0.00

Skur untuk stabilisasi bouwplank (bila diperlukan)

~40 cm masuk ke
dalam tanah

Langkah kerja membuat bouwplank: Contoh : membuat bangunan 6m x 9 m secara akurat.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

10

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) a. Siapkan patok secukupnya, perkirakan tinggi patok agar cukup tingginya sesuai keperluan ( suatu misal akan membuat bangunan 0.00 nya adalah 80 cm dari tanah asli), maka perkiraan keperluan tinggi patok adalah : muncul di atas bouwplank sekitar 10 cm + 80 cm+ masuk ke tanah 40 cm = 130 cm. Bila usuk yang dipakai adalah 4/6x400 (panjang 4 m ) maka satu usuk dapat dibagi tiga bagian = 400 : 3 = 133 cm . Lancipkanlah patok tersebut agar mudah dimasukkan ke tanah. Siapkan papan bouwplank, lebih disukai yang agak lebar ( umumnya digunakan 2/20 x 400 ), agar bisa dipaku 2 buah pada patok sehingga bouwplank tak bergoyang. Buatlah secara kasar bentuk segi 4 sementara yang menggambarkan panjang dan lebar bangunan. Misal panjang 9 m dan lebar 6 m. Segi-4 sementara ini tak perlu sempurna, karena hanya untuk perkiraan saja. Jangan lupa perhatikan mundurnya GSB dari pagar jalan/as jalan (misal 5 m dari tepi jalan), buatlah sisi depannya pas pada GSB. Pasanglah patokpatok sementara pada ke-4 sudutnya.

b.

c.

Lebar jalan

5m

GSB

A
1.50 9.00

6.00 1.50 1.50 B GSB d. Setelah terbentuk segi-4 sementara, buatlah segi empat lagi di luarnya , mundur sekitar 1.50 dari garis yang ada, sehingga kurang lebih membentuk lagi segi-4 dengan panjang 12 m x lebar 9 m. Ke-4 sudutnya dipatok untuk menarik garis lurusnya patok-patok bouwplank yang akan dibuat. Pasanglah patok-patok dengan jarak sekitar 1.50 m , keliling segi-4 yang luar. 1.50

e.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

11

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) f. g. h. i. Buatlah garis ketinggian pada masing-masing patok dengan bantuan selang, mengacu pedoman 0.00 yang ditentukan. Pasanglah papan-papan bouwplank hingga mengelilingi bangunan yang akan dibuat setinggi 0.00. Tariklah garis pedoman dengan benang di atas GSB yang jaraknya 5 m dari tepi jalan. Garis tersebut dipindahkan ke bouwplank dan dipaku serta ditandai sebagai as pedoman ( garis AB) Buatlah titik P sebagai pedoman sudut bangunan dengan menancapkan patok atau papan miring sementara pada bouwplank dan berilah tanda dengan paku, harus terletak di bawah tarikan benang AB. A A

Cara 1 : P di atas patok

Cara 2 : P di atas papan

j.

Dari titik pedoman P, buatlah garis PD ke arah memanjang bangunan dan ikatkan pada bouwplank. Titik D masih bersifat sementara, karena akan dirubah-rubah sesuai hasil perbandingan kesikuannya. Lebar jalan 5m GSB Bouwplank A P 90 1.50 1.20 D

B GSB

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

12

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) k. Dengan bantuan perbandingan Pitagoras 3:4:5 ( misal 90 cm : 120 cm : 150 cm ), buatlah garis PD sehingga benar-benar siku terhadap garis PB. Titik D bisa digerak-gerakkan sampai ketemu perbandingan yang tepat. Ingat: garis AB tidak boleh dirubah-rubah karena merupakan pedoman/master. Perpanjang garis DP hingga mendapatkan titik C di atas bouwplank sehingga didapat garis CD yang juga sudah siku dengan garis AB.

l.

Lebar jalan

5m

GSB Bouwplank A C P 9.00 G D

6.00 E B GSB m. n. o.

6.00 F H

9.00

Buatlah titik E yang berjarak 6 m dari C dan titik F yang berjarak 6 m dari D, menghasilkan garis EF yang sejajar dengan CD dan berjarak 6m. Buatlah titik G yang berjarak 9 m dari A dan titik H yang berjarak 9 m dari titik B. Jadilah garis GH yang sejajar garis AB dan berjarak 9 m. Kontrol kedua diagonalnya, apabila sama berarti siku. Siku di sini belum tentu sempurna, untuk sempurnanya maka dicari dengan dalil Pitagoras yaitu : 6 2 + 9 2 =10.817 m 9.00

6.00

10.817

6.00

9.00

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

13

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) p. q. Bila panjang diagonalnya masing-masing 10,817 m berati semua ukuran sudah sempurna, sudutnya juga sudah siku. Selanjutnya adalah tinggal membagi ruangan sesuai dengan denah yang akan dibuat di atas bouwplank.

Contoh pekerjaan bouwplank

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

14

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

5. Pemasangan Pondasi Pondasi pada bangunan adalah merupakan kaki yang menahan seluruh beban bangunan di atasnya untuk diteruskan ke tanah . Pondasi harus kuat, sehingga pembuatannya tidak boleh sembarangan. Orang Belanda mengatakan jangan menghemat pada pondasi. Hal ini menunjukkan bahwa kedudukan pondasi merupakan elemen yang sangat penting didalam rangkaian seluruh konstruksi bangunan. Secara gampang orang mengenal konstruksi fondasi menerus/lajur dari pasangan batu alam dan pondasi setempat , yang hanya dibuat pada pertemuan-pertemuan sudut dari konstruksi beton bertulang ( foot plat) Beban Bangunan Beban Bangunan

Sloof Sloof

Pedestal Pondas i Batu Alam Diteruskan ke tanah a. Pondasi lajur dari pasangan

Pondasi footplat Diteruskan ke tanah

Pondasi dari pasangan bisa dibuat dari batu alam seperti batu kali atau batu gunung yang dibelah-belah, pada beberapa daerah dimana susah mendapatkan batu alam bisa juga dibuat dari pasangan bata merah. Langkah kerja : Kerjakan galian tanah dengan rapi, tanah bekas galian ditumpuk di tempat yang aman agar tidak longsor atau masuk kembali ke galian dan tidak mengganggu tumpukan material yang akan dipasang. Buatlah profil pondasi sesuai bentuk yang ditentukan misal trapesium dengan lebar atas 30 cm, lebar bawah 80 cm dan tinggi 80 cm.
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

15

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Perhatikan bahwa as pondasi harus berada di bawah tarikan benang as pada bouwplank. Mulailah dengan urugan pasir dahulu sesuai ketentuan (misal 10 cm) Lanjutkan dengan pasangan batu kosong (aanstamping) dengan mengatur posisi batu berdiri sesuai ketentuan. Tinggi aanstamping umumnya adalah 15-20 cm. Isilah celah-celah pasangan batu kosong dengan pasir dan siramlah dengan air agar pasir masuk ke celah-celah sehingga kedudukan pasangan batu kosong terkunci rapat. Pasanglah pondasi dengan adukan yang tercampur dengan baik, misal perbandingan 1 PC: 6 pasir. Sewaktu memasang usahakan posisi batu adalah rebah bukan berdiri seperti aanstamping. Pada sudut yang ada kolomnya, berilah lubang untuk kolom sedalam sekitar 50 cm agar kolom masuk ke pondasi, sedalam 40 x diameter besi kolom. Pada keeseokan harinya siramlah pasangan batu supaya kebutuhan air oleh PC untuk proses pengeringan terpenuhi.

Masuknya besi kolom ke pondasi ini penting sekali, setelah belajar dari pengalaman bangunan yang rusak akibat gempa bumi di Aceh dan Yogyakarta, dahulu banyak sloof yang hanya diletakkan begitu saja di atas pondasi, begitu terkena gerakan mendatar akibat gempa maka banyak sloof yang bergeser, sehingga banyak tembok lurus yang ambruk. Bahkan mulai sekarang disarankan untuk memasang angkur sepanjang pasangan pondasi pada setiap jarak 1 m untuk menghubungkan pondasi dengan sloof, sedalam
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

Pada sudut : Besi kolom masuk ke pondasi 40


16

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) 40 x diameter angkur ( 12 mm) atau ditanam sedalam 40 x 1,2 cm = 48 cm atau sekitar 50 cm.

b.

Pondasi dari beton bertulang/foot plat

Pondasi dari beton bertulang (footplat) biasanya dibuat pada daerah yang sulit didapat batu alam, atau letak tanah yang dalam sehingga kalau dipasang pondasi batu alam secara ekonomis lebih boros . Pondasi footplat sering digunakan pada bangunan bertingkat, namun dalam kondisi tertentu pondasi foot plat lebih ekonomis dibanding pondasi batu alam meskipun hanya untuk membuat rumah tidak bertingkat. Apabila tanah galian sudah keras, pondasi foot plat bisa langsung diletakkan di atas galian, tetapi apabila tanahnya lembek maka tanah dasarnya harus diperbaiki dahulu dengan cara dipadatkan dan diurug sirtu, atau dipilih cara pancang. Salah satu contoh perbaikan tanah secara sederhana adalah pembangunan di daerah pesisir/rawa-rawa yang sekarang sudah menjadi komplek perumahan Tanah Mas Semarang, sebagian besar pondasinya menggunakan foot plat, padahal tanahnya becek. Cara memperbaiki kondisi ini adalah di bawah footplat dipatok dahulu dengan terucuk dari bambu Ori yang tua atau kayu dolken sampai kedalaman tertentu ( sekitar 4m). Satu footplat berukuran 80 cm x 80 cm untuk rumah tidak tingkat dipatoki oleh sekitar 16 terucuk. Hasilnya sangat menakjubkan karena rata-rata rumah yang dibangun pada sekitar tahun 1980 an sampai sekarang tidak mengalami penurunan. Padahal dahulu daerah tersebut tidak diminati karena becek dan berair. Setelah pondasi dipasang baru diadakan pengurugan, sehingga rawa-rawa yang tadinya kosong sekarang sudah menjadi pemukiman yang padat penduduknya. Di daerah Jawa Timur, yang paling populer untuk memperbaiki tanah dasar sebelum dicor foot plat adalah dengan cara Strauss. Caranya adalah tanah dibor dahulu dengan diameter antara 20 cm 30 cm tergantung keperluannya, kemudian dipasang rangkaian besi dengan beugel bulat baru dicor. Cara ini relatif mudah dan tidak memerlukan alat berat, hanya dibor secara manual sehingga mudah dilaksanakan. Apabila daerahnya sangat berair maka dipilih pondasi tiang pancang yang memakai alat berat.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

17

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Tanah dasar yang masih lenak harus diperbaiki dahulu

Terucuk bamboo Ori atau dolken Perbaikan tanah ringan dengan menanam terucuk bambu atau kayu bulat, cocok untuk bangunan sederhana seperti rumah tinggal tidak bertingkat.

Straus dia. 20 30 cm Perbaikan tanah dengan Strauss untuk konstruksi yang lebih kuat (rumah bertingkat) . Besi dari Strauss dihubungkan dengan besi pada foot plat , sehingga lebih kuat menahan gaya mendatar dan momen.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

18

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Pondasi footplat yang baru saja dicor Hal yang terpenting pada pembuatan foot plat: Tulangan stek Sebaiknya dipasang dahulu lantai kerja agar 40 D kolom memudahkan pengerjaan. Sebelum mengecor pastikan bahwa kedudukan pedestal/kolom benar-benar terletak pada as yang diharapkan dan tidak serong. Kolom Sering sekali terdapat kotoran tanah karena longsoran, maka dibersihkan dahulu sebelum dicor. Jangan mengecor terlalu encer karena berakibat mutu beton rendah, kuat tekannya menurun Gunakan vibrator atau penusuk untuk memadatkan beton. Tulangan pokok pada foot plat ada di bawah

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

19

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Contoh rangkaian pedestal di atas pondasi setempat dengan sloof dan kolom 6. Pekerjaan Beton Bertulang Beton dalam bahasa sederhana adalah bahan buatan yang merupakan campuran antara Semen (PC) + Pasir + Kerikil dengan perbandingan tertentu ditambah air sebagai bahan pelarut ketika mengaduk. Contoh perbandingan tertentu adalah campuran 1 PC : 2 Pasir : 3 Kerikil. Masih banyak variasi perbandingan campuran yang lain. Sebagian besar air akan menguap ketika proses pengeringan, sisanya tertahan di dalam beton karena proses kimia yang diserap oleh PC ketika mulai mengeras. Dalam bahasa ilmiahnya : beton adalah campuran antara Pasta Semen yang jumlahnya sekitar 25 % ditambah Agregat yang jumlahnya sekitar 75 % dalam perbandingan berat. Pasta Semen Agregat : campuran air dan semen : campuran pasir dan kerikil dengan berbagai macam ukuran

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

20

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Air : 8 10% Semen : 12 18% : 15% Pasir : 30 40% : 35% Keriki : 40 50% : 40%

Pasta semen 25 % Agregat 75 %

TYPE SEMEN YANG ADA DI PASARAN (SEMEN GRESIK): JENIS I : ORDINARY PORTLAND CEMENT (OPC/ PC 1 ) , DIKEMAS KALAM KANTONG ISI 50 KG Untuk bangunan umum, baik perumahan, bangunan tingkat tinggi, jembatan, landasan pesawat dan beton pracetak JENIS IP-U : PORTLAND POZZOLAN CEMENT (PPC) , DIKEMAS DALAM KANTONG ISI 40 K untuk bangunan umum & khusus di lingkungan bergaram + berair. Untuk mengaduk beton bisa dilakukan dengan alat sederhana seperti cangkul/ sekop atau diaduk dengan molen. Sekarang ini sudah menjamur perusahaan yang menjual beton jadi (ready mix) sehingga untuk proyek-proyek besar tak perlu lagi repot menyediakan lahan untuk pengadukan, karena memakan tempat yang cukup banyak. Kekuatan beton sangat tergantung dari : Kadar dan mutu semen, tidak selalu kadar semen yang banyak akan menghasilkan beton yang baik. Perbandingan butiran pasir dan kerikil (gradasi agregat), kalau gradasainya baik dan kekerasan butirannya tinggi maka beton yang dihasilkan juga tinggi. Kalau kerikil dan pasirnya rapuh maka kuat tekan beton juga rapuh. Kadar air yang digunakan ( faktor air semen/ f.a.s) kalau air terlalu banyak akan menghasilkan beton dengan tekanan rendah, kalau terlalu kental akan sulit dipadatkan. Jadi kadar air sudah ada prosentasenya ( f.a.s. antara 0,5 0,6 ). f.a.s. adalah perbandingan berat air dibanding berat PC yang digunakan untuk mencampur beton. Kepadatannya, apabila beton dipadatkan (divibrator), maka kekuatannya akan tinggi tetapi kalau hanya digelar tanpa dipadatkan maka kekuatannya rendah

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

21

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Perawatan (curing), beton setelah dicor perlu dirawat seperti disiram, ditutupi plastik agar air tak segera menguap.

Beton adalah bahan yang sangat kuat untuk menahan gaya tekan. Kita pernah mendengar beton dengan mutu K-225 , artinya bisa menerima beban tekan sebesar 225 kg / cm2, namun beton tidak kuat untuk menerima gaya tarik, oleh karena itu dipasanglah besi / tulangan untuk menahan gaya tarik.

Pada sketsa di atas digambarkan balok beton bertulang yang menerima gaya merata dari atas maka kecenderungan balok tersebut akan melengkung, bagian bawah akan tertarik sedang permukaan atas akan tetekan. Besi tulangan dipasang sebelah bawah agar balok tersebut bisa menahan gaya tarik. BETON >> BERTUGAS MENAHAN GAYA TEKAN (di atas) BAJA TULANGAN >> BERTUGAS MENAHAN GAYA TARIK ( di bawah) Kombinasi antara beton dan baja tulangan menghasilkan beton bertulang yang sangat kuat dan dapat kita saksikan kemajuannya saat ini, semakin hari semakin banyak bangunan yang menggunakan beton bertulang.

Beton bertulang disukai orang karena : Mudah dikerjakan dan dibentuk , misal bisa dibuat bentuk plat, balok, tiang persegi, tiang bulat , gelegar jembatan, bendungan, menara dsb. Kuat/ awet, tahan lama . Bangunan beton bisa bertahan puluhan tahun bahkan ratusan tahun. Harga relatif ekonomis, mahal pada awalnya namun karena bisa dipakai lama maka akan menjadi ekonomis.

Untuk membuat beton bertulang harus dilewati beberapa tahapan : a. b. c. d. Pembuatan cetakan / bekisting Pemasangan tulangan baja ( bisa baja bulat atau baja ulir) Penuangan/ pengecoran beton yang diikuti dengan pemadatan Perawatan beton ( curing ), seperti menyiram, menutupi dengan plastik agar air tidak menguap secara drastis yang menyebabkan retak dan pengerasan tidak sempurna.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

22

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) e. Pembongkaran bekisting apabila sudah cukup keras atau cukup umur.

a. Pembuatan cetakan / bekisting Bekisting foot plat: Pada pembuatan bangunan gedung barangkali yang paling dahulu dilaksanakan adalah pembuatan bekisting footplat jika dalam bangunan gedung tersebut direncanakan ada pondasi foot platnya. Untuk bangunan ringan , footplat bisa dicor tanpa memasang bekisting, artinya dicor selebar galian yang dibuat. Dalam kondisi tertentu seperti bangunan yang besar dan tuntutan ketelitian yang tinggi, pondasi footplat harus dikerjakan secara serius, kuat, dan tepat ukurannya. Contoh pembuatannya adalah sebagai berikut : Patok Skur Reng

Papan/triplek

Foot plat yang akan dicor

Lantai Kerja 1 : 3 : 4-5

BEKISTING FOOT PLAT

Langkah kerja pemasangan bekisting foot plat: Ukurlah dengan teliti letak pondasi foot plat, dengan berpedoman pada as bouwplank . Tandai dengan kapur atau digaris pakai cangkul. Galilah tanah hingga mencapai kedalaman yang diinginkan dan mencapai tanah keras. Kalau tanah tetap tidak keras bisa didalamkan lagi kemudian diurug sirtu , bilamana perlu harus dipasang terucuk/strauss. Setelah mencapai tanah keras segera dibuatkan lantai kerja 1 PC : 3 Pasir : 4 5 Kerikil, agar memudahkan pekerjaan selanjutnya. Tujuan lain segera mengecor lantai kerja adalah agar tanah tidak tertimbun galian lagi atau tergenang air sehingga kekuatan daya dukungnya berubah. Ukur lagi dengan tarikan benang pada as bouwplank letak as foot platnya, pindahkan dengan lot ke lantai kerja. Usahakan menggambar dengan teliti pakai pensil tukang kayu : letak as, panjang dan lebar foot plat, jangan sampai melenceng dari as.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

23

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Pasanglah bekisting samping-sampingnya, perkuat dengan patok kemudian dipasang skur agar tak bergoyang. Masukkan rangkaian besi foot plat dan pedestalnya, kontrol lagi asnya , apabila sudah tepat maka bisa dilaksanakan pengecoran .

Bekisting Pedestal: Berikutnya adalah pembuatan bekisting pedestal, atau kolom pendek di bawah sloof. Yang namanya orang bekerja, bisa saja ada kekurangan atau ketidak sempurnaan, untuk itu setelah mengecor foot plat selesai, segera kontrol lagi dengan tarikan benang berdasarkan as bouwplank, apakah letak kolom pedestal masih baik sesuai rencana atau bergeser ketika dicor. Bergesernya letak kolom setelah pengecoran adalah hal yang sering sekali terjadi, untuk itu , selagi masih basah, koreksi kembali letak as kolom!

Skur

Klem pengapit

Kolom Pedestal yang akan dicor

Klem pengapit

Skur

Klem bawah dipaku ke cor agar tak bergeser

Papan/triplek 15 mm

Foot plat yang sudah dicor

BEKISTING PEDESTAL
Tinggi pedestal ( terhitung dari permukaan foot plat hingga bagian bawah sloof) bervariasi antara 40 cm 200 cm, tergantung kedalaman pondasinya. Pengerjaannya paling tidak menunggu satu hari setelah pengecoran foot plat agar beton sudah kering dan mudah untuk bekerja . Usahakan penyiraman dilakukan terhadap foot plat yang sudah dicor minimal selama 7 hari berturut-turut. Mengecor pedestal pada hari yang sama dengan foot plat secara teknis sulit dilaksanakan. Langkah kerja pemasangan bekisting pedestal : Bongkarlah terlebih dahulu bekisting foot plat yang sudah kering Buat tanda segi -4 ukuran kolom pedestal pada permukaan cor-coran pondasi foot plat dengan teliti dan benar-benar siku. Buat elemen bekisting foot plat dengan papan / triplek yang diberi perangkai, bisa dibuat bentuk siku sehingga ada 2 komponen rangkaian yang bila disetel berhadap-hadapan akan membentuk segi4.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

24

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Berdirikan komponen kolom pedestal, klem pada bagian bawahnya dipakukan ke cor lantai agar tidak bergerak. Klem diatasnya disetel dan dipaku sehingga ke-4 sisinya terikat satu sama lain. Kontrol ketegakan dengan lot, kemudian pasanglah skur-skur agar tak miring Kontrol letak pembesian, jangan sampai menempel bekisting, usahakan dipasang balok deking yang cukup. Lakukan pengecoran dan pemadatan. Klem pengapit dipatu/ dimatikan . Klem pengapit

Kolom pedestal yang akan dicor

Papan/triplek 15 mm

Ke 4 klem sisi pengapit dihubungkan satu sama lain dan dipaku, pada klem yang paling bawah dipakukan ke permukaan cor agar tak bergerak

Bekisting sloof : Sloof ada2 macam: ada yang dipasang langsung di atas pondasi batu alam/ bata, ada juga sloof yang menggantung. Untuk bekisting yang menumpang langsung di atas pondasi batu alam pengerjaannya relatif lebih mudah, tinggal memasang 2 sisi papan/triplek yang saling berhadapan, kemudian mengupayakan agar jarak kedua papan tersebut selalu sama dan stabil ketika sedang dilaksanakan pengecoran. Caranya adalah dengan memasang klem-klem dan pak-pak pengaku konstruksi.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

25

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Pak/klem Patok

Sloof yang akan dicor

triplek 15 mm

Skur

Skur

Bekisiting sloof menggunakan triplek dan klem pengaku Langkah kerja : Tarik as bouwplank untuk pedoman kelurusan sloof Pasanglah satu sisi bekisting dan luruskan dengan benang Pasanglah klem/pak dan pakukan pada bekisting Pasang sisi satunya, perkuat dengan skur Apabila bagian bawahnya masih rongga tutuplah dengan kertas semen basah Pembongkaran: Untuk bekisting sloof di atas pondasi bisa dibongkar pada keesokan harinya Upayakan penyiraman secara teratur 2 x sehari sampai umur 7 hari

Bekisting sloof yang menggantung: Bekisting sloof yang menggantung lebih banyak memerlukan kayu karena sama dengan membuat balok gantung, bedanya tiang penyangganya lebih rendah.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

26

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

0.00 skur Sloof yang akan dicor Reng 3/5 atau usuk 4/6 Usuk penyangga skur Triplek

Usuk 5/7,jarak sekitar 100 cm Bekisiting sloof yang menggantung

Langkah kerja : Pembongkaran : Apabila tidak langsung dipasang bata maka bekisting sebelah kanan/kirinya boleh dibongkar pada usia 3 hari, tetapi bodeman serta tiang penyangga menunggu sedikitnya usia 2 minggu namun tidak boleh dipasangi bata sampai usia 4 minggu. Apabila langsung dipasang bata maka pembongkaran bagian sampingnya menunggu sampai 1 minggu, dan bodeman bawahnya menunggu 4 minggu hingga kekuatan beton mencapai 100 %. Tarik garis as pada bouwplank Patok dipasang ( bisa 4/6 atau 5/7), di sebelah kanan/kiri as benang Pasang usuk mendatar dan bekisting bawah /bodeman Pasanglah triplek bekisting samping, luruskan dengan benang dan sebagai penguat harus ditahan dengan skur/ klem Pasang bekisting sebelahnya dan juga diluruskan serta diperkuat dengan klem

Bekisting kolom: Kolom pada bangunan ada 2 macam :


_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

27

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Kolom praktis, yaitu kolom yang dicor secara bertahap pada pertemuan pasngan bata, fungsinya sebagai otot untuk menjadikan pasangan bata kompak karena ikatan antara sloof, kolom dan ring balok tersambung menjadi satu kesatuan yang bergabung dengan kekuatan pasangan bata.

Hubungan antara sloof, kolom praktis , ring balok dan pasangan menjadikan bangunan menjadi kompak/ menyatu. Apabila pasangan lurus tak ada pertemuan seperti pagar keliling , maka biasanya dipasang setiap jarak 3 m untuk menghindari pasangan roboh. Kolom praktis juga dipasang pada pasangan bata yang luasnya melebihi 10 m2, agar pasangan kuat.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

28

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Triplek/papan
Kolom praktis 15x15 yg akan dicor

Triplek/papan Ganjal untuk menyesuaikan lebar kolom

Bekisting kolom praktis 15 x 15 pada pertemuan pasangan bata

Usuk 4/6 Triplek/papan


Kolom praktis 20x20 yg akan dicor

Triplek/papan

Ganjal 4/6 untuk menyesuaikan lebar kolom Bekisting kolom praktis 20 x20 pada pertemuan pasangan bata Kolom struktur, kolom yang langsung dicor setinggi kolom yang direncanakan dan berfungsi untuk memikul beban . Bekisting untuk kolom ini tak bisa dibuat sembarangan , karena gaya yang menekan pada dasar bekisting cukup besar. Kalau tidak diperkuat dengan klemklem ( waler) , maka bekisting akan jebol. Kuatnya tekanan ini identik dengan tekanan air ( hidrostatik), semakin tinggi beton yang akan dicor semakin besar pula gaya yang menekan. AIR
Tinggi air = h=3m Gaya= Tinggi air = h=3m Berat jenis air = 1 ton/m3 Gaya== h. = 3m x 1 ton/m3 = 3 ton/m2 Tinggi cor = h=3m Gaya= Tinggi cor = h=3m Berat jenis beton = 2,4 ton/m3 Gaya== h. = 3m x 2,4 ton/m3 = 7,2 ton/m2

BETON

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

29

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Bekisting kolom bisa dibuat dari papan kayu maupun triplek

3. Skur. sskurS ekur


4. Papan penahan

di fisher ke beton 2. Klem Klem dasar Klem dasar 1. Klem dasar Pada bagian bawah dipasang klem yang dipakukan pada lantai yang sudah ada agar tak bergeser dari as yang direncanakan. Kemudian jarak waler di atas klem dasar dibuat 30 cm, waler selanjutnya dibuat jarak sama sekitar jarak 50 cm. Yang paling sulit adalah mempertahankan kedudukan bekisting agar selalu tetap berada pada kedudukan yang telah ditetapkan dan tidak menceng/ bergeser. Jangan lupa mengelot 2 sisi yang bersebelahan , karena kalau 2 sisi sudah lot maka kolom akan lot pula.
As asli As bantuan

As asli

Lot 1 Lot 2

Bila jarak bekisting-as bantuan sama artinya bekisting lurus, tidak menceng

Bila jarak lotbenang bagian atas sama dengan bagian bawah artinya bekisting kolom sudah lot,

Kontrol kelurusan bekisting kolom dan tegak lurus (lot)

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

30

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Bekisting balok: Bekisting balok merupakan bekisting yang tingkat kesulitannya tinggi, harus dibuat secara kuat dan terencana dengan matang agar tidak jebol. Semakin besar dan tinggi suatu balok maka semakin besar pula tekanan gayanya.

4/6

Balok yang akan dicor

Plat yang akan dicor

4/6

Triplek skur 4/6


4/6 4/6

skur

Balok penyangga 6/12

Bekisting balok menggunakan triplek dan usuk

Langkah kerja pembuatan bekisting balok : Tandai ketinggian balok dengan membuat garis pada kolom yang sudah dicor Pasanglah tiang dan balok penyangga. Tinggi permukaan balok penyangga adalah tinggi balok tebal triplek usuk pengaku bodeman. Pasang dasar bekisting berupa rangkaian triplek dan usuk pengakunya. Tariklah benang pelurus , apabila sudah lurus pakukan sedikit bodeman ke balok penyangga. Pasanglah bekisting tegak bagian dalam, tarik kelurusannya dan pasang skur agar stabil. Lanjutkan dengan pemasangan bekisting plat di atasnya Bekisting luar bisa dipasang belakangan setelah pembesian balok dilaksanakan karena akan lebih mudah merangkai besi balok kalau tutup luarnya jangan dipasang dahulu. Setelah pembesian selesai, tutuplah bagian luarnya dan pasanglah skur agar kuat.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

31

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Bekisting konvensional menggunakan papan dan bambu:

KONSTRUKSI 1

KONSTRUKSI 2 Pembongkaran bekisting balok : Bekisting balok paling cepat dibongkar pada usia 2 minggu, namun masih harus disangga di bawahnya agar tak melengkung. Apabila tutup bekisting luar akan dipakai di tempat lain, maka bisa dibongkar duluan pada usia 3 hari

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

32

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Bekisting plat/dak : Bekisting dak merupakan bekisting yang mudah dikerjakan,karena yang penting rata dan kuat konstruksinya. Upayakan agar dalam membuat bekisting plat tidak mengalami kegagalan dengan cara merencanakan dan melaksanakan dengan matang konstruksinya. CONTOH KEGAGALAN 1 : KONSTRUKSI TIDAK KUAT
Tumpukan Beton Terpusat

Balok Dukung Bergerak

Terjadi Penurunan karena kelebihan beban

KEGAGALAN 2: TANAH DASAR TIDAK KUAT

Penurunan Landasan

Untuk membuat bekisting plat ada 2 cara:


_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

33

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Cara 1 : triplek/papan menumpu di atas usuk, kemudian usuk disangga oleh tiang Cara 2 : triplek / papan menumpu di atas usuk sebagai balok pembagi kemudian di bawah balok pembagi masih ada balok pendukung baru disangga oleh tiang. Cara 2 lebih boros kayu namun hasil pengecoran lebih meyakinkan dibanding cara 1.

1. 2. 3.

Jarak x adalah jarak dari balok-balok pembagi Jarak y adalah jarak balok pendukung Jarak z adalah jarak tiang penyangganya.

Berikut ini ada tata cara penggunaan tabel agar bekisting kuat, tidak boros serta awet karena pemakaiannya tidak dipaksakan kekuatannya .
Tabel 4-3

DAFTAR BENTANGAN MAKSIMUM PAPAN COR


Menurut tinjauan Momen, Lendutan dan Penyesuaian panjang Multiplek ( Jarak x dalam cm)
Tebal lantai yang akan dicor cm 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 Beban Merata (Berat beton, kayu,pekerja) kg/m2 440 492 544 596 648 700 752 804 856 908 966 Beban merata selebar 100 cm panjang 1 cm kg/cm' 4.40 4.92 5.44 5.96 6.48 7.00 7.52 8.04 8.56 9.08 9.66 PAPAN MULTIPLEK

Tebal 1cm Tebal 2 cm Tebal 3 cm Tebal 6 mmTebal 9 mm Tebal 12 mm Tebal 15 mm Tebal 18 mm

34.80 34.80 30.50 30.50 30.50 27.10 27.10 27.10 27.10 27.10 27.10

61.00 61.00 61.00 61.00 61.00 61.00 61.00 48.80 48.80 48.80 48.80

81.30 81.30 81.30 81.30 81.30 81.30 81.30 81.30 81.30 81.30 81.30

24.40 24.40 22.20 22.20 22.20 22.20 20.30 20.30 20.30 20.30 18.80

30.50 30.50 30.50 27.10 27.10 27.10 27.10 24.40 24.40 24.40 24.40

40.60 40.60 40.60 34.80 34.80 34.80 34.80 34.80 34.80 30.50 30.50

48.80 48.80 48.80 48.80 40.60 40.60 40.60 40.60 40.60 40.60 40.60

61.00 61.00 61.00 48.80 48.80 48.80 48.80 48.80 48.80 48.80 48.80

Catatan : Tabel ini dibuat dengan batasan ( penyederhanaan )sebagai berikut: 1.Kondisi perletakan dianggap terletak di atas 2 tumpuan bebas 2 Jarak diambil dari tabel 1 dan 2 , kemudian diambil jarak terpendek 3. Dari jarak tersebut masih disesuaikan dengan bentangan multiplek (panjang 244 cm ) 4.Jarak bentangan triplek dibatasi dari 3 bagian sampai dengan 13 bagian. 5.Beban merata ( q ) yang bekerja diambil dari Tabel Doka International Formwork and Scaffolding, Germany

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

34

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Contoh : Akan mengecor plat tebal 14 cm , tersedia triplek 12 mm. Berapa jarak x = ...? Bila digunakan balok pembagi usuk 4/6 , berapa jarak y = ...? Bila digunakan balok pendukung usuk 5/7, berapa jarak z =..? Caranya : Langkah 1, mencari jarak x: Pada kolom paling kiri bacalah ketebalan cor 12 cm, kemudian tarik garis ke kanan di bawah kotak multiplek tebal 12 mm, maka akan ketemu angka 34,80 cm . kalau 1 triplek panjangnya 244 cm, maka jumlah bagiannya menjadi : 244kalau 1 triplek panjangnya 244 cm, maka jumlah bagiannya menjadi : 244/40,60 = 6 bagian.
Sambungan harus pas di atas as usuk Bekisting triplek 12 mm akan dipakai untuk cor 14 cm

4/6 40,60

4/6 40,60

4/6 40.60

4/6 40,60

4/6 40,60

4/6 40,680

4/6

Panjang triplek = 244 dibagi 6 bagian masing-masing 40,60 cm

Jarak x= 40,60 cm Langkah 2 ,mencari jarak y: Lihat tabel balok pembagi ukuran 4/6:
Tabel 4-7

Daftar Bentangan Maksimum Balok Pembagi


Menurut Perhitungan Momen, Lendutan dan Geser Jika digunakan usuk 4/6 cm ( Jarak y dalam cm )
Tebal Cor cm 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 Beban Merata kg/m2 440 492 544 596 648 700 752 804 856 908 966 13 bag 18,8 (cm) 131 126 122 118 115 112 109 107 105 103 100 12 bag 20,3 (cm) 127 123 119 115 112 109 106 104 102 100 98 11 bag 22,2 (cm) 124 119 115 112 109 106 103 101 99 97 95 10 bag 24,4 (cm) 120 115 112 108 105 103 100 98 96 93 90 Bentangan Triplek 9 bag 8 bag 7 bag 27,1 30,5 34,8 (cm) (cm) (cm) 116 111 108 105 102 99 97 94 91 88 86 111 107 104 100 98 95 92 89 86 83 81 106 102 99 96 92 89 86 83 80 78 76 6 bag 40,6 (cm) 101 97 93 89 89 82 79 77 74 72 70 5 bag 48,8 (cm) 95 89 85 81 78 75 72 70 68 66 64 4 bag 61,0 (cm) 85 80 76 73 70 67 65 63 61 58 54 3 bag 81,3 (cm) 73 69 66 63 60 56 52 49 46 43 41

Catatan : Tabel ini dibuat dengan batasan ( penyederhanaan )sebagai berikut: 1.Kondisi perletakan dianggap terletak di atas 2 tumpuan bebas 2.Jarak diambil yang terpendek dari perhitungan momen, lendutan dan geser 3.Teg. ijin lentur kayu dianggap kelas II = 100 kg/cm2, elastisitas =100000kg/cm2 dan teg. geser=10kg/cm2 4.Beban merata ( q ) yang bekerja diambil dari Tabel Doka International Formwork and Scaffolding, Germany 5.Jarak warna hitam didapat dari dari Lendutan,biru dari Momen dan merah dari geser

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

35

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Tadi jarak x ketemu 40,80 atau 6 bagian, sekarang lihatlah tebal cor 14 cm pada kolom paling kiri, tarik ke kanan di bawah 6 bagian , maka jarak y= 93 cm Tabel di atas adalah berlaku untuk balok pembagi yang menggunakan usuk 4/6, selanjutnya adalah bila menggunakan kayu lain : Tabel untuk balok pembagi 5/7:
Tabel 4-8

Daftar Bentangan Maksimum Balok Pembagi


Menurut Perhitungan Momen, Lendutan dan Geser Jika digunakan usuk 5/7 cm ( Jarak y dalam cm )
Tebal Cor cm 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 Beban Merata kg/m2 440 492 544 596 648 700 752 804 856 908 966 Bentangan Triplek 9 bag 8 bag 7 bag 27,1 30,5 34,8 (cm) (cm) (cm) 145 140 135 131 128 125 122 119 116 114 112 140 135 130 126 123 120 117 114 112 109 105 134 129 125 121 118 115 112 108 105 102 99

13 bag 18,8 (cm) 164 158 153 148 144 141 137 134 132 129 126

12 bag 20,3 (cm) 160 154 149 145 141 137 134 131 128 126 123

11 bag 22,2 (cm) 155 150 145 140 137 133 130 127 124 122 120

10 bag 24,4 (cm) 151 145 140 136 132 129 126 123 121 118 116

6 bag 40,6 (cm) 127 122 118 115 111 107 103 100 97 94 91

5 bag 48,8 (cm) 123 117 111 106 102 98 94 91 88 86 83

4 bag 61,0 (cm) 110 104 99 95 91 87 84 82 79 77 74

3 bag 81,3 (cm) 96 90 86 82 79 76 73 71 67 63 59

Catatan : Tabel ini dibuat dengan batasan ( penyederhanaan )sebagai berikut: 1.Kondisi perletakan dianggap terletak di atas 2 tumpuan bebas 2.Jarak diambil yang terpendek dari perhitungan momen, lendutan dan geser 3.Teg. ijin lentur kayu dianggap kelas II = 100 kg/cm2, elastisitas =100000kg/cm2 dan teg. geser=10kg/cm2 4.Beban merata ( q ) yang bekerja diambil dari Tabel Doka International Formwork and Scaffolding, Germany 5.Jarak warna hitam didapat dari dari Lendutan,biru dari Momen dan merah dari geser Tabel untuk balok pembagi 5/10:
Tabel 4-9

Daftar Bentangan Maksimum Balok Pembagi


Menurut Perhitungan Momen, Lendutan dan Geser Jika digunakan usuk 5/10 cm ( Jarak y dalam cm )
Tebal Cor cm 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 Beban Merata kg/m2 440 492 544 596 648 700 752 804 856 908 966 13 bag 18,8 (cm) 234 226 218 212 206 201 196 192 188 184 180 12 bag 20,3 (cm) 229 220 213 207 201 196 191 187 183 180 176 11 bag 22,2 (cm) 222 214 207 201 195 190 186 181 178 174 171 10 bag 24,4 (cm) 215 207 200 194 189 184 180 176 172 169 165 Bentangan Triplek 9 bag 8 bag 7 bag 27,1 30,5 34,8 (cm) (cm) (cm) 208 200 193 188 182 178 174 170 166 163 160 200 192 186 180 175 171 167 163 160 155 150 191 184 178 173 168 164 160 154 150 145 141 6 bag 40,6 (cm) 181 175 169 164 159 153 148 143 139 135 130 5 bag 48,8 (cm) 171 164 159 151 145 140 135 130 126 123 119 4 bag 61,0 (cm) 158 149 142 135 130 125 121 117 113 110 106 3 bag 81,3 (cm) 137 129 123 117 113 108 104 101 96 90 85

Catatan : Tabel ini dibuat dengan batasan ( penyederhanaan )sebagai berikut: 1.Kondisi perletakan dianggap terletak di atas 2 tumpuan bebas 2.Jarak diambil yang terpendek dari perhitungan momen, lendutan dan geser 3.Teg. ijin lentur kayu dianggap kelas II = 100 kg/cm2, elastisitas =100000kg/cm2 dan teg. geser=10kg/cm2 4.Beban merata ( q ) yang bekerja diambil dari Tabel Doka International Formwork and Scaffolding, Germany 5.Jarak warna hitam didapat dari dari Lendutan,biru dari Momen dan merah dari geser _______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

36

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Tabel untuk balok pembagi 6/10:
Tabel 4-10

Daftar Bentangan Maksimum Balok Pembagi


Menurut Perhitungan Momen, Lendutan dan Geser Jika digunakan usuk 6/10 cm ( Jarak y dalam cm )
Tebal Cor cm 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 Beban Merata kg/m2 440 492 544 596 648 700 752 804 856 908 966 Bentangan Triplek 9 bag 8 bag 7 bag 27,1 30,5 34,8 (cm) (cm) (cm) 221 213 206 199 194 189 185 180 177 173 170 212 204 198 192 186 182 177 173 170 167 163 203 196 189 183 178 174 170 166 163 159 154

13 bag 18,8 (cm) 249 240 232 225 219 213 208 204 200 196 192

12 bag 20,3 (cm) 243 234 226 220 213 208 203 199 195 191 187

11 bag 22,2 (cm) 236 227 220 213 207 202 197 193 189 185 181

10 bag 24,4 (cm) 228 220 213 206 201 196 191 187 183 179 176

6 bag 40,6 (cm) 193 186 180 174 169 165 162 157 152 147 143

5 bag 48,8 (cm) 181 175 169 164 159 153 148 143 138 134 130

4 bag 61,0 (cm) 168 162 155 148 142 137 132 128 124 120 117

3 bag 81,3 (cm) 150 141 135 129 123 119 114 111 107 104 101

Catatan : Tabel ini dibuat dengan batasan ( penyederhanaan )sebagai berikut: 1.Kondisi perletakan dianggap terletak di atas 2 tumpuan bebas 2.Jarak diambil yang terpendek dari perhitungan momen, lendutan dan geser 3.Teg. ijin lentur kayu dianggap kelas II = 100 kg/cm2, elastisitas =100000kg/cm2 dan teg. geser=10kg/cm2 4.Beban merata ( q ) yang bekerja diambil dari Tabel Doka International Formwork and Scaffolding, Germany 5.Jarak warna hitam didapat dari dari Lendutan,biru dari Momen

Tabel untuk balok pembagi 6/12


Tabel 4-11

Daftar Bentangan Maksimum Balok Pembagi


Menurut Perhitungan Momen, Lendutan dan Geser Jika digunakan usuk 6/12 cm ( Jarak y dalam cm )
Tebal Cor cm 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 Beban Merata kg/m2 440 492 544 596 648 700 752 804 856 908 966 Bentangan Triplek 9 bag 8 bag 7 bag 27,1 30,5 34,8 (cm) (cm) (cm) 265 255 247 239 233 227 221 217 212 208 204 254 245 237 230 224 218 213 208 204 200 196 244 235 227 220 214 209 204 199 195 191 187

13 bag 18,8 (cm) 299 288 279 270 263 256 250 245 240 235 230

12 bag 20,3 (cm) 291 281 272 263 256 250 244 238 233 229 224

11 bag 22,2 (cm) 283 273 264 256 249 242 237 231 227 222 218

10 bag 24,4 (cm) 274 264 255 248 241 235 229 224 220 215 211

6 bag 40,6 (cm) 231 223 216 209 203 198 193 189 185 182 178

5 bag 48,8 (cm) 218 210 203 197 191 186 182 178 174 171 167

4 bag 61,0 (cm) 187 180 174 169 164 160 156 153 149 144 140

3 bag 81,3 (cm) 180 170 161 154 148 142 137 133 129 125 121

Catatan : Tabel ini dibuat dengan batasan ( penyederhanaan )sebagai berikut: 1.Kondisi perletakan dianggap terletak di atas 2 tumpuan bebas 2.Jarak diambil yang terpendek dari perhitungan momen, lendutan dan geser 3.Teg. ijin lentur kayu dianggap kelas II = 100 kg/cm2, elastisitas =100000kg/cm2 dan teg. geser=10kg/cm2 Tabelmerata untuk pembagi 8/12: 4.Beban ( q balok ) yang bekerja diambil dari Tabel Doka International Formwork and Scaffolding, Germany 5.Jarak warna hitam didapat dari dari Lendutan,biru dari Momen

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

37

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )


Tabel 4-12

Daftar Bentangan Maksimum Balok Menurut Perhitungan Momen, Lendutan dan Geser Pembagi
Jika digunakan usuk 8/12 cm ( Jarak y dalam cm ) Teba l Co r cm 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 Beba Merat n a kg/m 2 44 49 0 54 2 59 4 64 6 70 8 75 0 80 2 85 4 90 6 96 8 6 Bentangan 9 Triplek 8 27, 30, bag bag (cm (cm 1 5 ) ) 29 28 28 27 1 0 27 26 1 0 26 25 1 1 25 24 3 3 25 24 6 6 24 23 0 0 23 22 4 4 23 22 8 9 22 22 3 4 22 21 9 0 4 6

13 18, bag (cm 8 ) 32 31 9 30 7 29 7 28 7 28 9 27 2 26 5 26 9 25 4 25 9 3

12 20, bag (cm 3 ) 32 30 1 29 9 29 9 28 0 27 2 26 5 26 8 25 2 25 7 24 2 7

11 22, bag (cm 2 ) 31 30 1 29 0 28 0 27 1 26 4 26 7 25 0 24 5 24 9 24 5 0

10 24, bag (cm 4 ) 30 29 2 28 1 27 1 26 3 25 5 25 8 24 2 24 7 23 2 23 7 2

7 34, bag (cm 8 ) 26 25 8 25 8 24 0 23 2 23 6 22 0 21 4 21 9 21 5 20 1 6

6 40, bag (cm 6 ) 25 24 5 23 5 23 7 22 0 21 4 21 8 20 3 20 8 20 4 19 0 6

5 48, bag (cm 8 ) 23 23 9 22 1 21 3 21 6 20 0 20 5 19 0 19 6 18 2 18 6 1

4 61, bag (cm 0 ) 22 21 2 20 4 20 7 19 1 19 5 18 0 17 3 17 7 16 2 16 7 2

3 81, bag (cm 3 ) 20 19 2 18 5 17 6 17 8 16 1 15 4 15 9 14 3 14 9 14 4 0

Catatan : Tabel ini dibuat dengan batasan ( penyederhanaan )sebagai berikut: 1.Kondisi perletakan dianggap terletak di atas 2 tumpuan bebas 2.Jarak diambil yang terpendek dari perhitungan momen, lendutan dan geser 3.Teg. ijin lentur kayu dianggap kelas II = 100 kg/cm2, elastisitas =100000kg/cm2 dan teg. geser=10kg/cm2 4.Beban merata ( q ) yang bekerja diambil dari Tabel Doka International Formwork and Scaffolding, Germany 5.Jarak warna hitam didapat dari dari Lendutan,biru dari Momen

Pertanyaan yang belum dijawab adalah , berapa jarak z =...? Tabel untuk balok pendukung 4/6:
Tabel 4-16

Daftar Bentangan Maksimum Balok Pendukung


Menurut perhitungan momen, lendutan dan geser Jika digunakan usuk 4/6 (Jarak z dalam cm )
Tebal Cor cm 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 Beban Merata kg/m2 440 492 544 596 648 700 752 804 856 908 966 Jarak Balok Pendukung 100 110 120 (cm) 66 63 59 57 54 52 51 49 47 46 45 (cm) 63 60 57 54 52 50 48 47 45 44 43 (cm) 60 57 54 52 50 48 46 45 43 42 41

40 (cm) 102 98 94 90 86 83 80 77 75 73 71

50 (cm) 93 88 84 80 77 74 72 69 67 65 63

60 (cm) 85 81 77 73 70 68 65 63 61 59 58

70 (cm) 79 75 71 68 65 63 60 58 57 55 53

80 (cm) 74 70 66 64 61 59 56 55 53 51 50

90 (cm) 70 66 63 60 57 55 53 52 50 48 47

130 (cm) 58 55 52 50 48 46 44 43 42 40 39

140 (cm) 56 53 50 48 46 44 43 41 40 39 38

150 (cm) 54 51 49 46 44 43 41 40 39 38 36

160 (cm) 52 49 47 45 43 41 40 39 37 36 35

170 (cm) 51 48 46 44 42 40 39 37 36 35 34

180 (cm) 49 47 44 42 41 39 38 36 35 34 33

Catatan : Tabel ini dibuat dengan batasan ( penyederhanaan )sebagai berikut: 1.Kondisi perletakan dianggap terletak di atas 2 tumpuan bebas 2.Jarak diambil yang terpendek dari perhitungan momen, lendutan dan geser 3.Teg. ijin lentur kayu dianggap kelas II = 100 kg/cm2, elastisitas =100000kg/cm2 dan teg. geser=10kg/cm2 4.Beban merata ( q ) yang bekerja diambil dari Tabel Doka International Formwork and Scaffolding, Germany 5.Jarak warna hitam didapat dari dari Lendutan,biru dari Momen dan merah dari geser

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

38

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Tabel untuk balok pendukung 5/7:


Tabel 4-17

Daftar Bentangan Maksimum Balok Pendukung


Menurut perhitungan momen, lendutan dan geser Jika digunakan usuk 5/7 (Jarak z dalam cm )
Tebal Cor cm 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 Beban Merata kg/m2 440 492 544 596 648 700 752 804 856 908 966 Jarak Balok Pendukung 100 110 120 (cm) 86 81 77 74 71 67 62 58 55 51 48 (cm) 82 78 74 71 66 61 56 53 50 47 44 (cm) 79 74 71 65 50 56 52 48 45 43 40

40 (cm) 128 123 119 115 112 108 104 101 98 95 92

50 (cm) 119 114 110 105 100 97 93 90 87 85 82

60 (cm) 111 105 100 96 92 88 85 82 80 77 75

70 (cm) 103 97 93 88 85 82 79 76 74 72 69

80 (cm) 96 91 87 83 79 76 74 71 68 64 60

90 (cm) 91 86 82 78 75 72 69 65 61 57 54

130 (cm) 76 71 66 60 55 51 48 45 42 40 37

140 (cm) 73 68 61 56 51 48 44 42 39 37 35

150 (cm) 70 63 57 53 48 44 41 39 36 34 32

160 (cm) 66 59 54 49 45 42 39 36 34 32 30

170 (cm) 62 56 51 46 42 39 37 34 32 30 28

180 (cm) 59 53 48 44 40 37 35 32 30 29 27

Catatan : Tabel ini dibuat dengan batasan ( penyederhanaan )sebagai berikut: 1.Kondisi perletakan dianggap terletak di atas 2 tumpuan bebas 2.Jarak diambil yang terpendek dari perhitungan momen, lendutan dan geser 3.Teg. ijin lentur kayu dianggap kelas II = 100 kg/cm2, elastisitas =100000kg/cm2 dan teg. geser=10kg/cm2 4.Beban merata ( q ) yang bekerja diambil dari Tabel Doka International Formwork and Scaffolding, Germany 5.Jarak warna hitam didapat dari Lendutan,biru dari Momen dan merah dari geser

Karena balok pendukung menggunakan bahan usuk 5/7 maka tabel di atas dapat digunakan. Tadi jarak y=93 cm, dibulatkan ke bawah 90 cm, lihat pada kolom kiri tebal cor 14 cm kemudian tarik ke kanan di bawah jarak balok pendukung 90 cm, berarti

jarak z = 82 cm.
Berikut tabel-tabel untuk balok pendukung yang lain Tabel untuk balok pendukung 5/10:
Tabel 4-18

Daftar Bentangan Maksimum Balok Pendukung


Menurut perhitungan momen, lendutan dan geser Jika digunakan balok 5/10 (Jarak z dalam cm )
Tebal Cor cm 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 Beban Merata kg/m2 440 492 544 596 648 700 752 804 856 908 966 Jarak Balok Pendukung 100 110 120 (cm) 123 116 111 106 101 95 89 83 78 73 69 (cm) 117 111 106 101 94 87 81 75 71 67 63 (cm) 112 106 101 93 86 79 74 69 65 61 58

40 (cm) 182 176 170 165 160 154 149 144 140 136 131

50 (cm) 169 163 157 150 143 138 133 129 125 121 118

60 (cm) 159 150 143 137 131 126 122 118 114 111 107

70 (cm) 147 139 132 126 121 117 113 109 106 102 99

80 (cm) 138 130 124 118 113 109 105 102 97 92 86

90 (cm) 130 123 117 112 107 103 99 92 87 82 77

130 (cm) 108 102 94 86 79 73 68 64 60 57 53

140 (cm) 104 97 88 80 74 68 63 59 56 52 49

150 (cm) 101 90 82 75 69 64 59 55 52 49 46

160 (cm) 95 85 77 70 64 60 55 52 49 46 43

170 (cm) 89 80 72 66 61 56 52 49 46 43 41

180 (cm) 84 75 68 62 57 53 49 46 43 41 38

Catatan : Tabel ini dibuat dengan batasan ( penyederhanaan )sebagai berikut: 1.Kondisi perletakan dianggap terletak di atas 2 tumpuan bebas 2.Jarak diambil yang terpendek dari perhitungan momen, lendutan dan geser 3.Teg. ijin lentur kayu dianggap kelas II = 100 kg/cm2, elastisitas =100000kg/cm2 dan teg. geser=10kg/cm2 4.Beban merata ( q ) yang bekerja diambil dari Tabel Doka International Formwork and Scaffolding, Germany 5.Jarak warna hitam didapat dari Lendutan,biru dari Momen dan merah dari geser _______________________________________________________________________________________________

Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

39

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Tabel untuk balok pendukung 6/10:


Tabel 4-19

Daftar Bentangan Maksimum Balok Pendukung


Menurut perhitungan momen, lendutan dan geser Jika digunakan balok 6/10 (Jarak z dalam cm )
Tebal Cor cm 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 Beban Merata kg/m2 440 492 544 596 648 700 752 804 856 908 966 Jarak Balok Pendukung 100 110 120 (cm) 135 128 121 116 111 107 103 100 93 88 83 (cm) 129 122 116 111 106 102 97 90 85 80 75 (cm) 123 116 111 106 101 95 89 83 78 73 69

40 (cm) 194 187 181 175 170 166 162 159 153 148 144

50 (cm) 180 173 168 163 157 151 146 141 137 133 129

60 (cm) 169 163 157 150 143 138 133 129 125 121 118

70 (cm) 161 152 145 139 133 128 123 119 116 112 109

80 (cm) 151 143 136 130 124 120 115 112 108 105 102

90 (cm) 142 134 128 122 117 113 106 105 102 98 92

130 (cm) 118 112 106 102 95 88 82 77 72 68 64

140 (cm) 114 108 103 96 88 82 76 71 67 63 59

150 (cm) 110 104 98 89 82 76 71 66 62 59 55

160 (cm) 95 107 92 84 77 71 66 62 58 55 52

170 (cm) 103 96 87 79 73 67 63 59 55 52 49

180 (cm) 101 90 82 75 69 63 59 55 52 49 46

Catatan : Tabel ini dibuat dengan batasan ( penyederhanaan )sebagai berikut: 1.Kondisi perletakan dianggap terletak di atas 2 tumpuan bebas 2.Jarak diambil yang terpendek dari perhitungan momen, lendutan dan geser 3.Teg. ijin lentur kayu dianggap kelas II = 100 kg/cm2, elastisitas =100000kg/cm2 dan teg. geser=10kg/cm2 4.Beban merata ( q ) yang bekerja diambil dari Tabel Doka International Formwork and Scaffolding, Germany 5.Jarak warna hitam didapat dari Lendutan,biru dari Momen dan merah dari geser

Tabel untuk balok pendukung 6/12:


Tabel 4-20

Daftar Bentangan Maksimum Balok Pendukung


Menurut perhitungan momen, lendutan dan geser Jika digunakan balok 6/12 (Jarak z dalam cm )
Tebal Cor cm 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 Beban Merata kg/m2 440 492 544 596 648 700 752 804 856 908 966 Jarak Balok Pendukung 100 110 120 (cm) 162 153 146 139 133 128 124 120 112 106 99 (cm) 154 146 139 133 127 122 118 109 102 96 90 (cm) 148 140 133 127 122 114 106 100 93 88 83

40 (cm) 233 224 217 210 204 199 195 189 183 178 173

50 (cm) 216 208 201 195 189 181 175 169 164 159 154

60 (cm) 203 196 189 184 172 166 160 155 150 145 141

70 (cm) 193 183 174 166 159 153 148 143 139 135 131

80 (cm) 181 171 163 155 149 143 138 134 130 126 122

90 (cm) 171 161 153 147 141 135 131 126 122 117 110

130 (cm) 142 134 128 122 114 105 98 92 86 81 76

140 (cm) 137 129 123 115 106 98 91 85 80 76 71

150 (cm) 132 125 118 107 99 91 85 80 75 70 66

160 (cm) 128 121 110 101 93 86 80 75 70 66 62

170 (cm) 124 115 104 95 87 81 75 70 66 62 58

180 (cm) 121 108 98 89 82 76 71 66 62 59 55

Catatan : Tabel ini dibuat dengan batasan ( penyederhanaan )sebagai berikut: 1.Kondisi perletakan dianggap terletak di atas 2 tumpuan bebas 2.Jarak diambil yang terpendek dari perhitungan momen, lendutan dan geser 3.Teg. ijin lentur kayu dianggap kelas II = 100 kg/cm2, elastisitas =100000kg/cm2 dan teg. geser=10kg/cm2 4.Beban merata ( q ) yang bekerja diambil dari Tabel Doka International Formwork and Scaffolding, Germany 5.Jarak warna hitam didapat dari Lendutan,biru dari Momen dan merah dari geser
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

40

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Tabel untuk balok pendukung 8/12:


Tabel 4-21

Daftar Bentangan Maksimum Balok Pendukung


Menurut perhitungan momen, lendutan dan geser Jika digunakan balok 8/12 (Jarak z dalam cm )
Tebal Cor cm 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 Beban Merata kg/m2 440 492 544 596 648 700 752 804 856 908 966 Jarak Balok Pendukung 100 110 120 (cm) 187 177 168 161 154 148 143 138 134 130 126 (cm) 178 169 160 153 147 141 136 132 128 124 120 (cm) 171 161 153 147 141 135 131 126 122 117 110

40 (cm) 256 247 238 231 225 219 214 209 205 201 197

50 (cm) 238 229 221 215 209 204 199 194 189 184 178

60 (cm) 224 215 208 202 197 191 185 178 173 168 163

70 (cm) 212 205 198 192 184 177 171 165 160 156 151

80 (cm) 203 196 188 180 172 166 160 155 150 145 141

90 (cm) 171 186 177 169 162 156 151 146 141 137 133

130 (cm) 164 155 147 141 135 130 125 122 115 108 102

140 (cm) 158 149 142 136 130 125 121 114 107 101 95

150 (cm) 153 144 137 131 126 121 113 106 100 94 88

160 (cm) 148 140 133 127 122 114 106 100 93 88 83

170 (cm) 143 136 129 123 116 108 100 94 88 83 78

180 (cm) 139 132 125 119 110 102 95 88 83 78 74

Catatan : Tabel ini dibuat dengan batasan ( penyederhanaan )sebagai berikut: 1.Kondisi perletakan dianggap terletak di atas 2 tumpuan bebas 2.Jarak diambil yang terpendek dari perhitungan momen, lendutan dan geser 3.Teg. ijin lentur kayu dianggap kelas II = 100 kg/cm2, elastisitas =100000kg/cm2 dan teg. geser=10kg/cm2 4.Beban merata ( q ) yang bekerja diambil dari Tabel Doka International Formwork and Scaffolding, Germany 5.Jarak warna hitam didapat dari Lendutan,biru dari Momen dan merah dari geser

Pertanyaan jarak x, y dan z sudah terjawab sebagai berikut:

Sekarang, kita harus mengontrol tiang yang digunakan, apakah kuat/tidak, perlu dipasang skur/ tidak ? Pada pertanyaan di atas belum jelas, akan menggunakan tiang dari apa? Tinggi cor berapa ? Misal tinggi digunakan tiang 5/7 dan tinggi cor +3.00. Pertama kita menghitung tinggi tiang : 300 cm tebal cor 14 cm triplek 1,2 cm tinggi usuk 4/6 adalah 6 cm- tinggi balok pembagi 5/7 adalah 7 cm = 300-14-1,2-6-7= 300 cm 28,2 cm = 271,8 cm atau sekitar 270 cm. Lihatlah tabel di bawah :
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

41

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )


Tabel 4-22 Kekuatan tekan tiang penyangga untuk kayu kelas II
Tinggi tekuk Usuk 4/6 Usuk 5/7 imin= 1.156 cm imin= 1.445 cm luas = 24 cm2 luas = 35 cm2 teg.tekan P.maks teg.tekan P.maks Lamda kg/cm2 kg Lamda kg/cm2 kg 87 95 104 112 121 130 138 147 36 31 26 22 18 16 14 12 864 744 624 528 432 384 336 288 69 76 83 90 97 104 111 118 125 131 138 145 46 42 38 34 30 26 22 19 17 15 14 12 1,610 1,470 1,330 1,190 1,050 910 770 665 595 525 490 420 Balok 5/10 imin= 1.445 cm luas = 50 cm2 teg.tekan P.maks Lamda kg/cm2 kg 69 76 83 90 97 104 111 118 125 131 138 145 46 42 38 34 30 26 22 19 17 15 14 12 2,300 2,100 1,900 1,700 1,500 1,300 1,100 950 850 750 700 600 Balok 6/10 imin= 1.734 cm luas = 60 cm2 teg.tekan P.maks Lamda kg/cm2 kg 58 63 69 75 81 87 92 98 104 110 115 121 127 133 138 144 150 52 49 46 43 39 36 33 30 26 23 21 18 16 15 14 12 11 3,120 2,940 2,760 2,580 2,340 2,160 1,980 1,800 1,560 1,380 1,260 1,080 960 900 840 720 660 Balok 6/12 imin= 1.734 cm luas = 72 cm2 teg.tekanP.maks Lamda kg/cm2 kg 58 63 69 75 81 87 92 98 104 110 115 121 127 133 138 144 150 52 49 46 43 39 36 33 30 26 23 21 18 16 15 14 12 11 3,744 3,528 3,312 3,096 2,808 2,592 2,376 2,160 1,872 1,656 1,512 1,296 1,152 1,080 1,008 864 792

cm 100 110 120 130 140 150 160 170 180 190 200 210 220 230 240 250 260 270 280 290 300

Pada tabel 4-22, kayu 5/7 hanya boleh menyangga sampai ketinggian 210 cm saja, kalau lebih tinggi 210 harus dipasang skur agar kaku. Kesimpulan : apabila meggunakan tiang 5/7 maka harus disekur di tengah-tengahnya sehingga tinggi tiang adalah : 270 cm : 2 = 135 cm, pada tabel kayu 5/7 dengan tinggi tiang `140 cm mampu menahan beban = 1.050 kg . Beban yang bekerja menekan 1 tiang adalah : Panjang y dikalikan panjang z dikalikan beban merata plat 14 m : = 0.90 m x 0,82 m x 544 kg/m2 = 401 kg < 1.050 kg jadi tiang 5/7 KUAT Berikut apabila menggunakan lain sebagai tiang penyangganya :
Tabel 4-23 Kekuatan tekan tiang penyangga untuk kayu kelas II
Tinggi tekuk Balok 8/12 Dolken Dia 6 cm imin= 2.312 cm imin= 1.5 cm luas = 96 cm2 luas = 28.274 cm2 teg.tekan P.maks teg.tekan P.maks Lamda kg/cm2 kg Lamda kg/cm2 kg 43 48 52 56 61 65 69 74 78 82 87 91 95 99 104 108 112 117 121 125 130 134 138 143 147 61 58 56 53 50 48 46 43 41 39 36 33 31 29 26 24 22 20 18 17 16 15 14 12 13 5,856 5,568 5,376 5,088 4,800 4,608 4,416 4,128 3,936 3,744 3,456 3,168 2,976 2,784 2,496 2,304 2,112 1,920 1,728 1,632 1,536 1,440 1,344 1,152 1,248 67 73 80 87 93 100 107 113 120 127 133 140 147 47 44 40 36 32 28 24 21 19 16 15 13 12 1,329 1,244 1,131 1,018 905 792 679 594 537 452 424 368 339 Dolken Dia 7 cm imin= 1.75 cm luas = 38.48 cm2 teg.tekan P.maks Lamda kg/cm2 kg 57 63 69 74 80 86 91 97 103 109 114 120 126 131 137 143 149 53 49 46 43 40 36 33 31 26 23 21 19 17 15 14 12 11 2,040 1,886 1,770 1,655 1,539 1,385 1,270 1,193 1,001 885 808 731 654 577 539 462 423 Dolken Dia 8 cm imin= 2 cm luas = 50.27 cm2 teg.tekan P.maks Lamda kg/cm2 kg 50 55 60 65 70 75 80 85 90 95 100 105 110 115 120 125 130 135 140 145 150 57 54 51 48 45 43 40 37 34 31 28 25 23 21 19 17 16 14 13 12 11 2,865 2,714 2,564 2,413 2,262 2,161 2,011 1,860 1,709 1,558 1,407 1,257 1,156 1,056 955 855 804 704 653 603 553 Dolken Dia 9 cm imin= 2.25 cm luas = 63.62 cm2 teg.tekanP.maks Lamda kg/cm2 kg 44 49 53 58 62 67 71 76 80 84 89 93 98 102 107 111 116 120 124 129 133 138 142 147 60 57 55 52 50 47 45 42 40 37 35 32 30 27 24 22 20 19 17 16 15 14 13 12 3,817 3,626 3,499 3,308 3,181 2,990 2,863 2,672 2,545 2,354 2,227 2,036 1,909 1,718 1,527 1,400 1,272 1,209 1,081 1,018 954 891 827 763

cm 100 110 120 130 140 150 160 170 180 190 200 210 220 230 240 250 260 270 280 290 300 310 320 330 340

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

42

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Langkah kerja pembuatan bekisting plat: Pasanglah bekisting balok sampai selesai sempurna. Pasanglah tiang dengan jarak 90 cm x 82 cm Pasanglah skur di tengah-tengahnya dan balok penyangga (pada contoh di atas menggunakan usuk 5/7). Ketinggian balok penyangga adalah +300 14 -1.2 6 = +278.8 Tarik benang untuk kerataannya Pasanglah balok pembagi pada jarak x ( contoh di atas= 40,60 cm) Pasanglah triplek (contoh di atas 12 mm) Pada sambungan triplek yang sedikit lubang, pasanglah isolasi plastik agar bekisting rapat benar.

Pembongkaran: Apabila meinginginkan kekeringan sempurna, tunggulah sampai 28 hari (4 minggu), tetapi apabila akan segera dikerjakan bagian lainnya maka bekisting plat bisa dibongkar pada usia 14 hari ( 2 minggu) namun demikian harus tetap disangga pakai tiang sampai usia 4 minggu.

Contoh bekisting plat konvensonal dengan papan dan balok pembagi langsung tiang penyangga. Sambungan papan biasanya lubangnya cukup besar, maka umumnya dipasang triplek tipis agar hasilnya bagus.
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

43

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Bekisting dinding : Bekisting dinding mirip bekisting kolom, tekanannya besar terutama pada bagian bawahnya.

Pada contoh di atas digunakan cara sederhana untuk membuat bekisting dinding, tiangtiangnya dibuat dari balok 8/12, papannya bisa digunakan kayu 3/20 atau triplek tebal 18 mm. Antara tiang-tiangnya harus dipasang separator, berfungsi untuk menjaga jarak dan menahan gaya yang menekan ke luar. Jarak sabuk balok paling bawah adalah 30 cm dari dasar, berikutnya ke atas sekitar 1 m. Yang paling menentukan adalah separator. Apabila separator putus maka bekisting akan jebol. Beksting dinding biasanya dibuat pada basement atau ruang bawah tanah pada bangunan-bangunan besar. Sekarang banyak digunakan bekisting dinding modern agar pengerjaanya cepat dan efisien.
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

44

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Bekisting dinding modern

Cara pemasangan sangat mudah tetapi hasilnya sangat sempurna. Beskiting dinding bisa dibongkar pada usia 3 hari, bahkan kalau menggunakan obat pempercepat bisa berusia 1 hari sudah dibongkar.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

45

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Bekisting tangga : Bekisting tangga merupakan bekisting yang paling sulit pembuatannya karena harus teliti ukurannya, harus dihitung dahulu berapa langkah yang akan dibuat. Untuk standar internasional digunakan tinggi langkah naik (optrede =17) cm dan lebar langkahn datar (antrede 29 cm ), apabila tempatnya memungkinkan. Jumlah perbandingan (2 x optrede + 1 x antrede ) antara 60 65 cm. Contoh ukuran tangga 17 cm/29cm = (2 x 17 cm)+ (1 x 29 cm) = 63 cm , (ideal karena antara 60 65 cm.) 29 cm 29 cm

17 cm

17 cm Ukuran tangga yang ideal 17cm / 29cm

Bekisting tangga putar


_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

46

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

PEKERJAAN PENULANGAN: Cara penyimpanan tulangan di lapangan : Tulangan harus diupayakan tidak menumpang di atas tanah apalagi yang berlumpur/ basah, agar besi tidak cepat berkarat. Tulangan dikumpulkan dengan ukuran yang seragam, bahkan apabila memungkinkan begitu datang tulangan yang dilipat 2 dapat diluruskan dahulu sehingga pada waktu akan menggunakan lebih mudah.

Tulangan diganjal dengan balok kayu agar tak menyentuh tanah dan dipisahkan ukurannya yang sama Contoh penyimpanan besi yang sudah dibentuk :

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

47

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) SALAH, TAK ADA GANJALNYA BENAR, DIGANJAL KAYU, TERATUR PEMOTONGAN BESI : Pemotongan besi bisa dilakukan dengan : Memotong dengan betel ( untuk diameter kecil) Menggunakan gergaji besi Menggunakan gunting tangan Menggunakan gunting ayun Menggunakan mesin pemotong elektris. Sebelum memotong harus direncanakan dahulu panjangnya. Jangan memotong langsung dalam jumlah banyak , tetapi mencoba dahulu memotong satu buah kemudian ditekuk apakah sudah pas apa belum, apabila sudah tepat baru dipotong dalam jumlah banyak sesuai keperluan MEMBENGKOK BESI : Besi yang akan ditekuk harus dipikirkan dahulu bentuk yang dikehendaki, misal bentuk kait, beugel atau bentuk lain . Berikut bentuk kait yang disyaratkan :

Sedangkan untuk beugel maka ada beberapa bentuk :

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

48

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Membengkok besi dengan pleser. Alat pembengkok : Dengan pleser, unttuk diameter kecil bisa dilakukan sendirian tetapi untuk diameter besar diperlukan bantuan orang lain dan tangkai pleser yang panjang. Untuk pekerjaan besar tersedia pembengkok otomatis, dengan tenaga listrik seperti gambar di bawah:

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

49

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Penulangan balok :

Penulangan plat :

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

50

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

MERANGKAI BESI : Merangkai besi harus diusahakan jangan sampai terlewat urutannya agar tak harus membongkar lagi karena kesulitan memasukkan. Yang paling sulit adalah mengatur pada titik pertemuan, sering sekali ruwet karena saling bertabrakan.

Rangkaian besi yang siap dicor

Beton deking dipasang cukup, jarak 1 m

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

51

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Besi kolom hendaknya ditanam ke pondasi sekitar 50 cm dan sloof dipasang angkur 12 mm masuk ke pondasi setiap jarak 1 m agar hubungan sloof, kolom dan pondasi menyatu. Hubungan antara kolom prakatis dan ring balok Diupayakan ada stek masuk minimal 40 x diameter Tulangan ( sekitar 50 cm ) agar kokoh.

Membuat binstat: Binstat adalah daftar potong dan bentuk bengkokan besi yang dibuat untuk mempermudah pelaksanaan. Di situ terdapat urutan nomor perletakan, diameter tulangan dan banyaknya potongan.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

52

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

BESI ULIR : Perkembangan terakhir konstruksi beton bertulang menganjurkan agar penulangan sebisa mungkin menggunakan besi ulir dengan alasan lebih melekat pada beton dan umumnya memiliki tegangan tarik lebih kuat. Pembersihan besi : Besi yang akan dipasang sebaaiknya jangan berkarat, apabila berkarat maka sebelum digunakan harus diamplas/ disikat dahulu sampai karatnya hilang Kketika akan mengecor sering terdapat potongan bindrad , paku atau kotoran lain yang harus dikeluarkan dari rangkaian besi. Untuk membersihkan potongan logam kecil gunakanlah magnet. Jangan mengolesi besi dengan solar/oli ketika akan mengecor karena bisa menyebankan beton tidak melekat pada besi.\ PEKERJAAN PENGECORAN: Pengecoran dilaksanakan apabila pekerjaan bekisting dan pembesian sudah sempurna, kemudian instalasi seperti pipa-pipa kebel listrik, lubang saniter sudah terpasang.
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

53

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Pembuatan adukan beton bisa dilaksanakan secara manual dengan alat skop / cangkul. Meskipun adukan tangan tidak sebagus kalau menggunakan molen, tetapi dalam kondisi tertentu kita terpaksa harus mencampur dengan tangan.

Pengadukan dengan molen Untuk jumlah besar maka lebih praktis membeli beton jadi (ready mix ) dibanding mencampur dengan molen sendiri karena mencampur sendiri memerlukan tenaga yang sangat banyak dan mutunya tidak bisa dijamin sama.

Pengecoran dengan ready mix dan pompa beton Bahan pencampuran beton : Campuran yang paling populer adalah campuran 1 PC : 2 Pasir : 3 Kerikil , karena gampang diingat,meski sebenarnya tidak selalu komposisi ini cocok dengan agregat yang ada. Namun diperlukan percobaan yang teliti agar memperoleh
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

54

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) campuran yang pas, dengan terlebih dahulumembuat mix desain perbandingan campurannya. 1. Bahan pengikat ( semen atau Portland Cement disingkat PC), lihat apakah perlu jenis PC atau PPC. Bila untuk daerah berair gunakan yang PPC. 2. Air, harus air yang bersih tak mengandung lumpur atau kotoran organis 3. Agregat ( pasir dan kerikil ), harus tak seragam tetapi terdiri dari berbagai macam campuran

Agreagat yang butirannya bagus, karena lengkap dari yang kecil sampai besar Sangat cocok untuk membuat campuran beton

Agregat yang terdapat gap (kekurangan ) pada butirana tanggung Kurang baik untuk membuat adukan beton, tapi paling sering terjadi di lapangan kalau orang menyediakan agregat. Kerikilnya terlalu seragam( 2-3) sedangkan pasirnya terlalu lembut.

Agregat yang seragam , biasanya untuk membuat beton filter, agar air bisa melewati celah-celah lubang ( di Indonesia jarang dijumpai) 4. Bahan tambah bila diperlukan seperti super plastiser untuk membuat beton encer tapi tidak kebanyakan air. Cara mencampur dengan alat sederhana (sekop) Campurkan pasir dan semen dalam keadaan kering sesuai perbandingan, misal 1 PC : 2 Pasir Tambahkan air secukupnya ( separo berat PC) Aduk hingga campuran pasir, semen dan air merata Masukkan kerikilnya dan aduk lagi hingga merata. Cara membuat adukan dengan molen :
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

55

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Masukkan air separo dari kebutuhan untuk sekali mengaduk Masukkan kerikil, biarkan bercampur dengan air Masukkan PC seperlunya sesuai petbandingan campuran Masukkan pasir, biarkan mencampur Masukkan air lagi sesuai keperluan

Mencampur dengan molen.

Mengecor plat Memadatkan dengan vibrator

Meratakan dengan power trowel

Pengecoran hendaknya disertai dengan pemadatan. Untuk pengecoran plat diikuti dengan perataan baik dengan roskam maupun dengan alat perata seperti power trowel.
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

56

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Penggunaan vibrator sangat membantu pemadatan terutama pada balok-balok yang besar dan plat yang tebal, namun pemakaiannya harus dibuat secukupnya saja, jangan terlalu banyak dan jangan sampai kurang. Masukkan vibrator secara cepat dan tariklah pelanpelan. Jangan menempelkan vibrator pada besi atau bekisting, tapi masukkan ke beton. Kesalahan yang sering terjadi di lapangan pada pengecoran: Membuat adukan terlalu encer, katanya biar beton tidak keropos dan mengurangi pekerjaan pemadatan/menusuk-nusuk, akibat : kekuatan tekan rendah meski kadar semennya banyak Campuran terlalu banyak pasir, katanya biar hasilnya mulus tidak kasar , akibatnya beton berkekuatan tekan rendah Kurangnya pemadatan,karena takut bekisting jebol Tidak melakukan pembasahan setelah dilaksanakan pengecoran PERAWATAN (CURING): Beton setelah dicor hendaknya dibasahi terus selama 1 minggu agar keperluan air untuk proses pengeringan tercukupi. Beton adalah bahan yang bisa mengering dalam keadaan basah, bahkan apabila mengeras dalam keadaan basah hasilnya lebih bagus. Cara lain untuk merawat beton adalah dengan menutupi pakai plastik agar air tak menguap.

Menutup dengan plastik agar air tak menguap

Menyemprot dengan bahan kimia

PENYETELAN KUSEN KAYU: Setelah mengecor sloof dilanjutkan penyetelan kusen agar bisa memasang bata bersamaan dengan terpasangnya kusen secara kuat.
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

57

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Sebelum ada peristiwa gempa besar di Aceh dan Yogya, orang hanya memasang dua angkur di sebelah kanan dan dua sebelah kiri. Namun jumlah itu ternyata tidak cukup, maka sekarang dianjurkan agar memasang angkur lebih banyak pada kusen-kusen baik jendela maupun pintu, untuk memperkuat hubungan pasangan bata-kusen , dianjurkan jarak 50 cm dipasang angkur. Langkah kerja : Kontrol apakah kusen sudah siku, kalau sudah maka pasanglah pak miring agar kedudukan kusen stabil Pasanglah duk/ nit pada bagian bawah dengan besi diameter 10mm Beri tanda dengan pensil + 1.00 pada kusen Pasanglah benang pada profil ketinggian + 1.00 dengan bantuan slang Berdirikan kusen , kontrol +1.00 dengan benang, kontrol lotnya dan pasang skur miring Kontrol rata permukaan luarnya, apabila rata tambahkan skur pada sisi sebelahnya agar saling mendukung Setelah terpasang, bagian yang menempel bata dimeniagar kusen kayu awet. Pasanglah papan duk untuk pengecoran dengan papan tipis sekitar 1-2 cm. Corlah dengan campuran 1 PC : 3 Pasir tambahkan sedikit kerikil.

KUSEN ALUMINIUM:
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

58

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Kusen aluminium dipasang belakangan, lubangnya dibuat dahulu hingga rapi kemudian diplester dan dicat, baru terakhir dipasang aluminiumnya. Agar bagian atasnya tak melengkung maka harus dipasang balok latei. Untuk tembok yang berdiri juga akan lebih kuat kalau dipasang klom praktis. Kusen aluminium hanya menempel saja kemudian disekrup/ difisher.

Balok latei di atas kusen aluminium

Lubang jendela

Lubang pintu

Tambahan kolom praktis pada lubang tembok

Balok penguat kusen

Kusen aluminium ada yang polos/ natural dan juga ada yang berwarna.

PASANGAN BATA MERAH / BATAKO:


_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

59

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Pasangan dinding dikerjakan setelah kusen terpasang . Pada pemasangan bata merah, jangan lupa minimal 3 lapis pertama menggunakan campuran 1 PC : 3 pasir saja agar air dari bawah tak bisa naik ke atas karena gaya kapiler. Lapisan ini dinamakan trassram. Lebih baik lagi kalau bisa sampai 5 lapis. Pasangan pada jaman sekarang hampir semua pasangan tebalnya bata,karena umumnya mengunakan struktur beton bertulang sehingga bata merah hanya sebagai penyekat saja. Kalau dulu orang banyak memasang 1 batu karena dinding diperhitungkan untuk ikut menerima beban, sedangkan dengan kemajuan beton maka gaya-gaya yang menekan diterima oleh ring balok, kolom , sloof dan pondasi setempat. Syarat utama pemasangan bata merah/batako: 1. Siar tidak boleh segaris/ bareh 2. Pemasangan per hari dianjurkan maksimal tinggi 1 meter bila campurannya menggunakan unsur kapur. 3. Bila cuaca panas dan adukan hanya menggunakan campuran PC:Pasir saja dengan kandungan semen yang cukup baik ( misal campuran 1 PC:5 Pasir), pemasangan per hari bisa sampai 1,5 meter tingginya. 4. Usahakan bata merah dibasahi dahulu agar air yang terdapat pada adukan tidaklangsung terserap oleh bata 5. Pasanglah angkur pada pertemuan dengan kolom setidaknya setiap 50 cm atau sekitar 7 lapis 6. Pasangan harus lurus, rata, siku, tegak dan datar dengan memasang bantuan profil atau benang sebagai patokan.

Lapisan 2

Lapisan 1 Pasangan tembok bata

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

60

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Pasangan tembok bata pada sudut PASANGAN DENGAN LENGKUNGAN: Untuk pasangan dengan lengkungan biasanya dipasang pada tembok indah, dengan superbata sehingga tak perlu diplester karena bata itu sendiri sudah baik dan mahal harganya.

MODEL PASANGAN TEMBOK DENGAN LENGKUNGAN:


_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

61

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Pasangan tembok dengan lengkungan ada bermacam-macam: lingkaran, tembereng, ellips maupun model Gotik. Untuk membuat pasangan lengkungan diperlukan mal seperti skeet di samping yang terbuat dari kayu. Apabila sudah terpasang dan kering barulah mal dilepas, maka lengkungan akan menggantung sendiri Mal dari kayu

Model lengkung segmen

Midel lengkung lingkaran

Model Gotik PASANGAN BATAKO:

Model oval

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

62

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Pasangan batako prinsipnya sama dengan pasangan bata , siarnya harus zig-zag tak segaris. Bedanya pada batako tengahnya terdapat lubang yang berfungsi sebagai penahan panas/ isolasi maupun peredam suara. Pertemuan sudut pada batako bisa diisi besi sebagai kolom praktis agar konstruksi menjadi kuat. Batako adakah bahan pembuat dinding yang ramah lingkungan karena prosesnya tidak memerlukan kayu bakar sehingga mengurang konsumsi kayu.

Untuk pembuatan tembok keliling, batako sangat cocok karena sifat campuran PC : Pasir yang semakin lama semakin keras dan tahan terhadap air hujan maupun panas matahari. PEKERJAN PLESTERAN: Pekerjaan plesteran ada 2 macam yaitu plesteran dinding dan plesteran lantai. Plesteran dinding tebalnya antara 1-2 cm , campuran yang digunakan hampir sama dengan adukan untuk pasangan , berkisar antara 1 PC : 4-8 pasir, tergantung mutu pasir yang digunakan serta spesifikasi yang ditetapkan. Pasir untuk plesteran hendaknya diayak 5 mm agar mudah pengerjaannya. Plesteran yang tak perlu diayak pasirnya adalah brabenan, yaitu plesteran sederhana yang dikampratkan pada pasangan yang akan diurug / di bawah tanah. Plesteran dinding dalam : Plesteran dinding dalam diupayakan menggunakan bahan higroskopis, yaitu bahan yang bisa menyerap kadar air yang berada di udara, yang menjadikan plesteran dingin sehingga udara dalam ruangan menjadi sejuk. Bahan yang cocok adalah campuran model kuno yaitu kapur: semen merah : pasir ditambah PC. Namun sekarang sulit mendapatkan bahan kapur yang baik dan semen merah yang memenuhi syarat guna pembuatan adukan plesteran. Berhubung produksi semen sudah menjangkau setiap wilayah maka sekarang orang lebih banyak beralih pada penggunaan semen untuk segala keperluan pembangunan baik untuk pasangan maupun plesterannya. Plesteran dinding prinsipnya hanya memerlukan 2 proses, yaitu plesteran itu sendiri yang tebalnya antara 1.5 cm kemudian dihaluskan/ diaci. Pada daerah tertentu ada masyarakat yang menyukai acian yang agak kasar permukaannya.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

63

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Pasangan bata Pasangan Bata Lapisan dasar 1 PC : 3 pasir Plesteran

Plesteran

Acian/ ampyangan Acian

Plesteran dinding dalam Plesteran dinding luar :

Plesteran dinding luar

Karena plesteran dinding luar ada kemungkinan terpercik tempias air hujan, maka sangat dianjurkan pada lapisan pertama dilapisi dahulu dengan bahan yang dapat menahan air/ kedap air seperti campuran 1 PC : 3 Pasir yang dikampratkan pada permukaan pasangan bata sampai menutup rapat seluruh permukaan, dengan tebal sekitar 3-5 mm. Langkah kerja pekerjaan plesteran : Buatlah tarikan benang arah vertikal dan horisontal untuk mengontrol permukaan pasangan dan menentukan ketebalan plesteran Pasanglah lajur-lajur untuk tarikan jidar/blebes Plesterlah permukaan bata dengan cara melempar/mengamprat agar ikatan antara plesteran dengan bata menjadi kuat. Pekerjaan memasang lapisan dasar guna menutup seluruh permukaan dengan bahan 1 PC : 3 Pasir agar air percikan hujan tak masuk ke pasangan bata yang menyebabkan ruangan di dalam menjadi lembab.
_______________________________________________________________________________________________ mengamprat hingga Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia melekat erat. Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

Lakukan dengan cara

64

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Lapisan penutup model ampyangan

10.PEMASANGAN KERAMIK Dewasa ini produk keramik sudah masuk ke seluruh pelosok pedesaan sehingga di mana-mana dapat kita jumpai paangan keramik baik untuk lantai maupun dinding. Karena pesatnya produksi keramik maka sekarang produksi tegel abu-abu atau teraso sudah tergusur, bahkan tutup sama sekali karena tak ada lagi orang mau membeli. Keramik sekarang harganya relatif murah , para tukang sudah bisa memasang dengan baik dan rapi, namun bukan tanpa kendala. Banyaknya kejadian pasangan keramik yang terangkat kemudian lepas secara bersamaan (atau disebut poping) sering sekali kita jumpai di mana-mana, terutama pada pasangan keramik di atas lantai cor/ dak. Cara menghindari ada beberapa macam, diantaranya dengan memberi lapisan pasir sekitar 5-10 cm di atas cor , baru dipasang keramiknya. Hal ini dimaksudkan agar gas/ udara yang keluar dak beton masih bisa ditahan pada celah-celah pasir. Cara pemasangan keramik ada 2 :
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

65

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Thick bed methode ( dengan cara tebal/ adukan PC + Pasir) Thin bed methode ( dengan cara tipis / adukan beli jadi dari Am Product atau Lemkra)

Pada pemasangan sistim tipis tak diperlukan lapisan pasir karena bahan tersebut seudah dibuat sedemikian kuat lekatannya. Membuat lubang / potongan pada keramik : Pada pemasangan keramik kadang kita harus membuat lubang, memotong pada sudut guna menghindari pipa. Cara melubangi bisa dengan alat pelubang atau bisa juga dengan catut kakatua. Pekerjaan memasang lapisan dasar guna menutup seluruh permukaan dengan bahan 1 PC : 3 Pasir agar air percikan hujan tak masuk ke pasangan bata yang menyebabkan ruangan di dalam menjadi lembab. Lakukan dengan cara mengamprat hingga melekat erat.

Lubang

Dibuang pojoknya (1/4 nya)

Lubang

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

66

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Cara memasang keramik lantai: 1. Ukur as ruangan yang akan dipasang keramik, pertimbangkan apakah as pada tengah keramik atau pada natnya. Tarikan benang
3

2. Pasang benang arah memanjang dan arah melebar, dan pastikan pertemuannya harus benar-benar siku. Sudut harus siku

3.Pasanglah mulai dari tengah-tengah terus ke tepi untuk membuat pedoman agar bias simetris

4. Setelah membuat sebuah persilangan , barulah memasang dari sisi yang mudah dikerjakan.

Upayakan apabila merencanakan pemasangan agar potongan pada tepi lebih besar dari keramik, sehingga terkesan rapi. Variasi pemasangan keramik : Pasangan keramik bisa dibuat variasi agar tak monoton, misal warna dibuat campuran dengan motif tertentu. Variasi bisa juga dibuat dengan memasang miring 45 o.
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

67

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Motif / pola pada keramik lantai

Mengoles lem keramik sdengan roskam gerigi

Pemasangan tegel mosik lantai cara tipis

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

68

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Mengisi nat pada pemasangan keramik lantai.

Pemasangan keramik dinding cara tipis.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

69

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

11. PEDOMAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA ( K3 ) Pengertian K3 adalah usaha untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan tenaga kerja dari kesehatan dan keselamatan dalam melakukan pekerjaannya. Pelaksanaan K3 di proyek konstruksi bangunan dikembangkan dengan mempertimbangkan berbagai aspek antara lain : Skala Proyek Jumlah Tenaga Kerja Lokasi Kegiatan Potensi dan Resiko Bahaya Peraturan dan standar yang berlaku Teknologi proyek yang digunakan

Selain aspek diatas didalam Permennaker 01/Men/1980 terdapat ruang lingkup K3 Konstruksi antara lain tentang : Alat Keselamatan Kerja Tata Letak dan Jarak Aman Penggalian dan Pembebasan Lahan Pengangkutan dan Transportasi Pesawat Angkat dan Angkut Perancah dan Pengaman di ketinggian Pengelolaan Bahan Berbahaya Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Pengelolaan Limbah dan Kebersihan

Hambatan pelaksanaan K3 di tempat kerja : Budaya kerja tanpa memakai alat K3 sulit dirubah sehingga perlu adanya sosialisasi intensif terhadap pekerja.
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

70

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 ) Peran serta perusahaan masih kurang optimal dalam pengadaan peralatan keselamatan kerja. Belum diterapkannya aturan yang tegas tentang sangsi bagi pelanggar pemakaian peralatan keselamatan kerja PERSONAL SAFETY Perangkat keselamatan kerja personal merupakan standar yang harus dipenuhi oleh semua pekerja di proyek konstruksi bangunan, hal ini merupakan bagian dari langkah pencegahan terhadap terjadinya kecelakaan kerja dan pengadaannya menjadi tanggung jawab bersama antara pekerja, perusahan dan pemerintah dalam hal ini Jamsostek. 1. Helm Fungsinya untuk menjaga bagian kepala dari kemungkinan kejatuhan benda dari atas terutama pekerjaan tanah,galian dan stuktur bangunan

salah 2. Sepatu pengaman

benar

Fungsinya untuk melindungi kaki dari kejatuhan benda dan kemungkinan menginjak benda tajam misalnya paku, besi tulangan. Selain itu pada pengecoran beton pekerja harus pakai sepatu tahan air agar terlindung dari campuran beton/pasta semen

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

71

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

salah 3. Kacamata

benar

Fungsinya untuk melindungi mata dari percikan terutama dalam pekerjaan gerinda, memotong keramik, membongkar beton, plerteran dll

salah

benar

4. Masker Fungsinya melindungi pernafasaan dari debu dalam pekerjaan membuat adukan, menyaring pasir, membersihkan tempat kerja dll.
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

72

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

salah 5. Kaos tangan

benar

Fungsinya untuk melindungi tangan dari benda tajam, keras dan panas dipakai pada pekerjaan penulangan, mengangkat dll.

salah 6. Tali pengaman

benar

Fungsinya untuk menjaga dari kemungkinan jatuh, harus digunakan jika bekerja diatas misalnya erection kuda-kuda baja, merangkai tulangan kolom dll
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

73

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

CONSTRUCTION SAFETY Yang dimaksud dengan keselamatan konstruksi adalah menjaga keselamatan pekerja dari kemungkinan kesalahan konstruksi, tempat/lokasi kerja dan pengamanan bagian konstruksi yang sudah selesai misalnya lubang tangga, balkon, perancah/scaffolding, pembongkaran bekesting balok, plat beton, pekerjaan galian, penahan tanah/turap dll. Selain itu penggunaan peralatan dengan benar dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja. 1. Pengaman lubang dan balkon/plat lantai : Fungsi dari pengaman lubang pada lantai atas adalah mencegah terjadinya pekerja jatuh karena kelalaian sehingga perlu diberi pengaman dan juga sebagai tanda peringatan. Untuk menghindari kelupaan, pasanglah pagar sementara dari kayu pada lubang tembok/ cor lantai

salah 2. Pagar pengaman.

benar

Pada jembatan sementara dengan beda tinggi yang membahayakan , harus dipasang pagar pengaman agar secara moral pekerja merasa aman.
_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

74

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Pagar pengaman lebih diperuntukan sebagai sandaran moril, agar segesti pekerja lebih besar karena merasa aman.

3. Tangga Tangga harus disediakan yang konstruksinya kuat namun ringan sehingga mudah dipindah-pindahkan.

salah

benar

salah

benar

Sudut peletakan tangga jangan terlalu tegak tapi jangan terlalu miring, idealnya 75 o, 4. Posisi saat mengangkat :

Jangan meraih sesuatu di luar titik berat tangga, karena menyebabkan tangga oleng dan bisa jatuh.

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

75

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Upayakan posisi punggung selalu lurus agar tulang belakang tak sakit.

Salah, punggung melengkung

Benar, punggung lurus

Bagilah beban kanan-kiri sama berat

Bila membawa di depan posisi harus tegap

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

76

Tukang Pasang Batu Umum ( TA 005 )

Dalam kondisi apapun upayakan selalu tegak , punggung lurus .

_______________________________________________________________________________________________ Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Batu Umum Diselenggarakan oleh Guverment South Australia Ditranslet oleh Ambrosio and Domingos

77