Anda di halaman 1dari 3

BEBERAPA PASAL KUHAP Pasal 1 1.

Penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-andang ini nntuk mencari serta mengumpulkan ukti yang dengan ukti itu mem uat terang tentang tindak pidana yang ter!adi dan guna menemukan tersangkanya. ". Penyelidikan adalah serangkaian tindakan penyelidik untuk mencari dan menemukan suatu peristi#a yang diduga se agai tindak pidana guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini 26. Saksi adalah $rang yang dapat mem erikan keterangan guna kepentingan penyidikan% penuntutan dan peradilan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri% ia lihat sendiri dan ia alami sendiri. 27.Keterangan saksi adalah salah satu alat ukti dalam perkara pidana yang erupa keterangan dari saksi mengenai suatu peristi#a pidana yang ia dengar sendiri% ia lihat sendiri dan ia alami sendiri dengan menye ut alasan dari pengetahuannya itu. 28.Keterangan ahli adalah keterangan yang di erikan $leh se$rang yang memiliki keahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk mem uat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan. .
Pasal 39 &1'(ang dapat dikenakan penyitaan adalah) a. . c. d. e. enda atau tagihan tersangka atau terdak#a yang seluruh atau se agian diduga diper$leh dan tindak pidana atau se agai hasil dan tindak pidana* enda yang telah dipergunakan secara +angsung untuk melakukan tindak pidana atau untuk mempersiapkannya* enda yang dipergunakan untuk menghalang-halangi penyidikan tindak pidana* enda yang khusus di uat atau diperuntukkan melakukan tindak pidana* enda lain yang mempunyai hu ungan langsung dengan tindak pidana yang dilakukan.

&"' Benda yang erada dalam sitaan karena perkara perdata atau karena pailit dapat !uga disita untuk kepentingan penyidikan% penuntutan dan mengadili perkara pidana% sepan!ang memenuhi ketentuan ayat &1'.

Pasal 120: &1' ,alam hal penyidik menganggap perlu% ia dapat minta pendapat $rang ahli atau $rang yang memiliki keahlian khusus.

&"' Ahli terse ut mengangkat sumpah atau mengucapkan !an!i di muka penyidik ah#a ia akan mem eri keterangan menurut pengetahuannya yang se aik- aiknya kecuali ila dise a kan karena harkat serta marta at% peker!aan atau !a atannya yang me#a!i kan ia menyimpan rahasia dapat men$lak untuk mem erikan keterangan yang diminta. Pasal 179: &1' Setiap $rang yang diminta pendapatnya se agai ahli ked$kteran kehakiman atau d$kter atau ahli lainnya #a!i mem erikan keterangan ahli demi keadilan. &"' Semua ketentuan terse ut di atas untuk saksi erlaku !uga agi mereka yang mem erikan keterangan ahli% dengan ketentuan ah#a mereka mengucapkan sumpah atau !an!i akan mem erikan keterangan yang se aik- aiknya dan yang se enarnya menurut pengetahuan dalam idang keahliannya. Pasal 1-.) &1' ,alam hal diperlukan untuk men!ernihkan duduknya pers$alan yang tim ul di sidang pengadilan% hakim ketua sidang dapat minta keterangan ahli dan dapat pula minta agar dia!ukan ahan aru $leh yang erkepentingan. &"' ,alam hal tim ul ke eratan yang eralasan dari terdak#a atau penasihat hukum terhadap hasil keterangan ahli se agaimana dimaksud dalam ayat &1' hakim memerintahkan agar hal itu dilakukan penelitian ulang. &/' Hakim karena !a atannya dapat memerintahkan untuk dilakukan penelitian ulang se agaimana terse ut pada ayat &"'. &0' Penelitian ulang se agaimana terse ut pada ayat &"' dan ayat &/' dilakukan $leh instansi semula dengan k$mp$sisi pers$nil yang er eda dan instansi lain yang mempunyai #e#enang untuk itu. Pasal 183: Hakim tidak $leh men!atuhkan pidana kepada se$rang 1i apa ila dengan sekurangkurangnya dua alat ukti yang ia memper$leh keyakinan ah#a suatu tindak pidana enar-nar ter!adi dan ah#a terdak#alah yang ersalah melakukan-

Pasal 184: &1' Alat ukti yang sah ialah) a. keterangan saksi* . keterangan ahli* c. surat* d. petun!uk* e. keterangan terdak#a. &"' Hal yang secara umum sudah diketahui tidak perlu di uktikan.

Pasal 186: Keterangan ahli ialah apa yang se$rang ahli nyatakan di sidang Pengadilan. Pasal 187: Surat se agaimana terse ut pada pasal 1-0 ayat &1' huru2 c% di uat atas sumpah !a atan atau

dikuatkan dengan sumpah% adalah) a. erita acara dan surat lain dalam entuk resmi yang di uat $leh pe!a at umum yang er#enang atau yang di uat di ha-dapannya% yang memuat keterangan tentang ke!adian atau keadaan yang didengar% dilihat atau yang dialaminya sendiri%% disertai dengan alasan yang !elas dan tegas tentang keterang-annya itu* . surat yang di uat menurut ketentuan peraturan perundang-undangan atau surat yang di uat $leh pe!a at mengenai hal yang termasuk dalam tata laksana yang men!adi tanggung !a#a nya dan yang diperuntukkan agi pem uktian sesuatu hal atau sesuatu keadaan* c. surat keterangan dari se$rang ahli yang memuat pendapat erdasarkan keahliannya mengenai sesuatu hal atau sesuatu keadaan yang diminta secara resmi daripadanya* d. surat lain yang hanya dapat erlaku !ika ada hu unganny dengan isi dari alat pem uktian yang lain. Pasal 188: &1' Petun!uk adalah per uatan% ke!adian atau keadaan% yan* karena persesuaian% aik antara yang satu dengan yang lair maupun dengan tindak pidana itu sendiri% menandakan ah #a telah ter!adi suatu tindak pidana dan siapa pelakunya% &"' Petun!uk se agaimana dimaksud dalam ayat &1' hanya dapa diper$leh dari) a. keterangan saksi* . surat* c. keterangan terdak#a. &/' Penilaian atas kekuatan pem uktian dari suatu petun!uk dalam setiap keadaan tertentu dilakukan $leh Hakim dengai ari2 lagi i!aksana% setelah ia mengadakan pemeriksaan dengan penuh kecermatan dan kesaksian erdasarkan hati nu3 raninya.