Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN KASUS

I. IDENTITAS PASIEN
Nama : An. F
Umur : 2 tahun
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Suku Bangsa : Bugis/Indonesia
Agama : Islam
Alamat : Dusun Pancasila
Pekerjaan : -
Tgl. Pemeriksaan : 5 Mei 2014
Rumah Sakit : RSWS
Rekam Medik : 658785

II. ANAMNESIS
Keluhan Utama : Mata kanan menonjol
Anamnesis terpimpin :
Dialami sejak 5 bulan yang lalu, sebelumnya ada riwayat timbul bintik putih pada
mata hitam yang diamati mulai timbul sejak umur 1 tahun. Diamati disertai penurunan
penglihatan sejak 5 bulan yang lalu. Riwayat mata merah (+), air mata berlebih (+),
nyeri pada mata kanan (+). Riw. Persalinan normal, cukup bulan, ditolong oleh bidan.
Riwayat konsumsi obat-obat selama kehamilan disangkal. Riwayat keluarga dengan
penyakit yang sama (+).



III. PEMERIKSAAN OFTALMOLOGI
A. INSPEKSI
No Pemeriksaan OD OS
1.
2.
3.
4.
5.



6.
7.
8.
9.
10
Palpebra
App. Lakrimalis
Silia
Konjungtiva
Mekanisme
muskular


Kornea
Bilik mata depan
Iris
Pupil
Lensa
Edema (+)
Lakrimasi (+)
Sekret (+)
Hiperemis (+)
Ke satu arah



Keruh
Koagulan (+)
Coklat, kripte (+)
Bulat, sentral
Sulit dinilai
Edema (-)
Lakrimasi (-)
Sekret (-)
Hiperemis (-),
Ke segala arah



Jernih
Normal
Coklat, kripte (+)
Bulat, sentral
Jernih

B. PALPASI
No Pemeriksaan OD OS
1.
2.
3.
4.
Tensi Okuler
Nyeri Tekan
Massa Tumor
Glandula periaurikuler
Tn+2
(+)
(-)
Pembesaran (-)
Tn
(-)
(-)
Pembesaran (-)

C. Tonometri : Tidak dilakukan pemeriksaan
D. Visus : VOD = FT (-)
VOS = FT (+)
E. Campus visual : Tidak dilakukan pemeriksaan
F. Color Sense : Tidak dilakukan pemeriksaan
G. Light Sense : Tidak dilakukan pemeriksaan


H. Penyinaran Oblik
Pemeriksaan OD OS
Konjungtiva
Kornea
Bilik mata depan
Iris
Pupil

Lensa
Hiperemis (+)
Keruh
Koagulan (+)
Coklat, Kripte (+)
Bulat, Sentral, Refleks
cahaya (-)
Tidak dapat dinilai
Hiperemis (-)
Jernih
Kesan Normal
Coklat, Kripte (+)
Bulat, Sentral, Refleks
cahaya (+)
Jernih

I. Diafanoskopi : Tidak dilakukan pemeriksaan
J. Funduskopi : Tidak dilakukan pemeriksaan
K. Slit Lamp
- SLOD : konjungtiva hiperemis (+), injeksio konjungtiva (+), injeksio perikorneal (+),
kornea keruh, iris coklat, kripte (+), pupil bulat,sentral, lensa sulit dinilai.
- SLOS : Palpebra udem (-), sekret (-), konjungtiva hiperemis (-), kornea jernih, BMD
normal, iris coklat, kripte (+), pupil bulat sentral, Refleks cahaya (+), lensa jernih.

M. Resume
Seorang anak laki-laki, 2 tahun dibawa ibunya ke poliklinik mata RSWS dengan
keluhan mata kanan menonjol. Dialami sejak 5 bulan yang lalu, sebelumnya ada
riwayat timbul putih pada mata hitam yang diamati mulai timbul sejak umur 1 tahun.
Diamati disertai penurunan penglihatan sejak 5 bulan yang lalu. Riwayat mata merah
(+), air mata berlebih (+), Riw. Persalinan normal, cukup bulan, ditolong oleh bidan.
Riwayat konsumsi obat-obat selama kehamilan disangkal. Riwayat keluarga dengan
penyakit yang sama (+).
Dari pemeriksaan oftalmologi mata kanan ditemukan palpebra udem, lakrimasi (+),
sekret (+), konjungtiva hiperemis (+), kornea terdapat keruh, iris coklat kripte (+), pupil
bulat sentral, dan lensa keruh. Pada palpasi ditemukan nyeri tekan (+). Pemeriksaan
oftalmologi pada mata kiri normal. VOD = FT (-), VOS = FT (+). Pada pemeriksaan
slit lamp pada mata kanan ditemukan konjungtiva hiperemis, injeksi konjungtiva (+),
injeksi perikorneal (+), iris coklat kripte (+), pupil bulat sentral, dan lensa jernih. Pada
pemeriksaan slit lamp pada mata kiri kesan normal.

N. Diagnosis
Retinoblastoma stadium III

O. Diagnosis Banding
Penyakit coats
Primary persistent hyperplastic vitreous
Catarak kongenital

P. Penatalaksanaan
Radiasi
Fotokoagulasi dengan sinar laser
Crysurgery
Kemoterapi
Enukleasi
Q. Anjuran
- CT scan kepala
- BHP
- Thorax PA