Anda di halaman 1dari 13

A.

PENGERTIAN SPSS
SPSS adalah sebuah program komputer yang digunakan untuk membuat analisis statistika. SPSS
dipublikasikan oleh SPSS Inc.
SPSS (Statistical Package for the Social Sciences atau Paket Statistik untuk Ilmu Sosial) versi
pertama dirilis pada tahun 1968, diciptakan oleh Norman Nie, seorang lulusan Fakultas Ilmu
Politik dari Stanford University, yang sekarang menjadi Profesor Peneliti Fakultas Ilmu Politik
di Stanford dan Profesor Emeritus Ilmu Politik diUniversity of Chicago. SPSS adalah salah satu
program yang paling banyak digunakan untuk analisis statistika ilmu sosial. SPSS digunakan
oleh peneliti pasar, peneliti kesehatan, perusahaan survei, pemerintah, peneliti pendidikan,
organisasi pemasaran, dan sebagainya. Selain analisis statistika, manajemen data (seleksi kasus,
penajaman file, pembuatan data turunan) dan dokumentasi data (kamus metadata ikut
dimasukkan bersama data) juga merupakan fitur-fitur dari software dasar SPSS.
http://suicidealone.wordpress.com/2008/05/14/lagi-pengertian-spss/
SPSS adalah sebuah program aplikasi yang memiliki kemampuan analisis statistik cukup tinggi
serta sistem manajemen data pada lingkungan grafis dengan menggunakan menu-menu deskriptif
dan kotak-kotak dialog yang sederhana sehingga mudah untuk dipahami cara pengoperasiannya.
Beberapa aktivitas dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan pointing dan clicking
mouse.
http://ahmad-ardani.blogspot.com/2012/10/definisi-spss-dan-manfaatnya.html














B. SEJARAH DAN VERSI DARI SPSS
Pada awalnya, sebelum diberi namaStatistical Service Product Solutions, aplikasi ini
bernama Statistical Package for the Social Sciences yang dibuat pada tahun 1968 oleh Norman
Nie, seorang mahasiswa lulusan fakultas ilmu politik dari Stanford University. SPSS sangat
berguna bagi ilmu sosial di era tersebut, dan digunakan untuk analisis pasar, penelitian
kesehatan, survei perusahaan, dan masih banyak lagi.

Berikut ini software yang termasuk dalam SPSS :
Descriptive statistics: Cross tabulation, Frequencies, Descriptives, Explore, Descriptive
Ratio Statistics .
Bivariate statistics: Means, t-test, ANOVA, Correlation (bivariate, partial, distances),
Nonparametric tests .
Prediction for numerical outcomes: Linear regression.
Prediction for identifying groups: Factor analysis, cluster analysis (two-step, K-means,
hierarchical), Discriminant.
Nie, bersama kedua temannya, Hull dan Bent segera mengembangkan program yang dibuat
mereka yang pada nanti akan digunakan dalam penelitian atau analisis. Asal-usul ketiga orang ini
sangat berlainan, Nie, yang berasal dari ilmu sosial dan doctor di Stanford, lalu Bent, yang
merupakan seorang doctor berasal dari bidang komputer, dan yang terakhir adalah Hull yang
berasal dari Stanford dengan master dari bidang bisnis administrasi.
Setelah lulus pada tahun 1969, Nie bergabung dengan Universitas Nasional Chicago yang
bergerak dalam bidang penelitian. Universitas Chicago menganggap SPSS merupakan program
intelektual yang sangat penting, dan mengajak Nie untuk terus mengembangkan program
software ini. Nie berhasil mengajak Hull, tetapi Bent menolaknya dan kembali ke Kanada untuk
melanjutkan studinya di Universitas Alberta.
Tahun 1971 Nie membangun sebuah perusahaan kecil yang bergerak dalam bidang SPSS.
Untungnya, pada saat itu SPSS sangat diperlukan, sehingga perusahaan tersebut bertumbuh
dengan cepat. Pada tahun 1992 telah diciptakan sebuah program SPSS untuk perusahaan
Microsoft Windows. Semenjak saat itu, SPSS semakin meluas dan banyak kegunaannya
dibidang ekonomi.
http://annos-domino.blogspot.com/2008/05/sejarah-spss.html
Program SPSS ketika pertama kali di-release, muncul dengan nama program SPSS/PC+.
Aplikasi tersebut masih berbasis teks dan memiliki kekurangan dalam pengoperasiannya, yaitu
masih menggunakan program atau kode eksternal dan membutuhkan software Bantu lain yang
berupa editor. Pada perkembangannya ketika muncul system operasi windows, SPSS juga di
kembangkan menjadi aplikasi berbasis windows. Perkembangan yang terjadi pada program
SPSS ini sedemikian cepatnya. Ketika pada bulan September 2003 muncul SPSS versi 11,
setengah tahun berikutnya, yaitu bulan maret 2004 muncul SPSS versi 12. SPSS versi 13 di-
release 1 tahun sesudahnya yaitu bulan Maret 2005, bulan September 2005 muncul versi 14, dan
yang terakhir sampai buku ini ditulis adalah SPSS versi 16 yang di-release sejak akhir tahun
2007.
http://rumahradhen.wordpress.com/materi-kuliahku/semester-ii/statistik-dasar/materi-spss/

























C. RIWAYAT PERUSAHAAN
SPSS:1968-1975: SPSS menjadi produk, ketika teknologi terlebih dulu telah berkembang dan
bertambah besar dinya sendiri sebagai perusahaan akademis.Pencipta SPSS, Norman H. Nie, C.
Hadlai (Tex) Hull dan Dale H. Bent, menyebarkan pitasumber kode ke kecil, tetapi antusias,
pemakai himpunan, sedangkan pemeliharaan danpeningkatan dilakukan oleh pengarang asli
1975-1984: SPSS menjadi perusahaan. Perusahaan secara terpisah tergabung ketika
pendapatannya mengancam status non-profit oriented dari aslinya yang merupakan
hostinginstitution , pada Pusat Penelitian Pendapat Nasional di Universitas Chicago.Selama
tahap awal ini, perusahaan telah ter-organized dan sejumlah inisiatif perkembangandilakukan.
1984-1992: Era PC, dengan Perusahaan bertambah besar dari $18 juta ke $38 juta atas
kekuatan sistem analisa statistik yang menuntun pasar karena PC DOS. SPSS adalah
yangpertama memasarkan produk perangkat halus statistik pada PC DOS
1992-1996:Era Windows, dengan Perusahaan mengapalkan versi Windows pertama software
statistik pada 1992.
Sumber: http://id.scribd.com/doc/67028042/Sejarah-Perkembangan
1997-2002: peralihan perusahaan Periode ini menjadi umur pertumbuhan dengan akuisisi dan
kenaikan analitis lamaran sebagai komplemen untuk inti bisnis produk statistik.
Perusahaan bertambah besar dari $110 juta pada 1997 dan memproyeksikan $209 juta pada 2002
lewat akuisisi Quantime (software penelitian pasar), ISL (software data mining), ShowCase
(software kecerdasan perusahaan untuk pasar middle), NetGenesis (penggunaan analitik untuk
data Jaringan), LexiQuest (software text mining), dan netExs (Jaringan interface untuk teknologi
OLAP).
2003: Predictive analytics dengan berhasil didirikan sebagai bagian dari pasar.Predictive
analytics melengkapi dan meningkatkan teknologi informasi lain. Organisasi yang mengerjakan
predictive analytics ini tak hanya mengetahui apa yang sudah terjadi, mereka juga tahu apa
mungkin terjadi berikutnya.

Sangat penting, mereka mengetahui apa yang melakukan tentang itu dengan mempergunakan
pengetahuan ini untuk menambah pendapatan, mengurangi biaya, dan memperbaiki hasil.
SPSS memahami perlunya kesadaran dengan semakin meningkatnya keuntungan ini di antara
sektor umum yang komersial, dan organisasi akademis yang dilayaninya.
Untuk meningkatkan fokus di predictive analytics, SPSS memperoleh DataDistilleries,yang
berbasis di Belanda sebagai provider aplikasi predictive analytic pada November 2003.

2004: Pada 2004, SPSS mempercepat perkenalan predictive analytics lamaran,meningkatkan
ketrampilan dan mengintegrasikan teknologi dari akuisisi baru saja, termasuk DataDistilleries.
Versi baru PredictiveMarketing diperkenalkan, sama baiknya dengan aplikasi baru,
PredictiveCallCenter.
Perkembangan tambahan dipersiapan untuk aplikasi tambahan guna diperkenalkan pada 2005.
Sekarang: SPSS dikenal sebagai pemimpin di pasar predictive analytics.
Predictive analytics, yang menyatukan analytics yang maju dan optimasi keputusan, akan terus
menjadi fokus.
Sumber: http://anthonylim.wordpress.com/sejarah-perkembangan-spss/























D. TUJUAN DAN MANFAAT SPSS
SPSS adalah salah satu program yang paling banyak digunakan untuk analisis statistika ilmu
sosial. SPSS digunakan oleh peneliti pasar, peneliti kesehatan, perusahaan survei, pemerintah,
peneliti pendidikan, organisasi pemasaran, dan sebagainya. Selain analisis statistika, manajemen
data (seleksi kasus, penajaman file, pembuatan data turunan) dan dokumentasi data (kamus
metadata ikut dimasukkan bersama data) juga merupakan fitur-fitur dari software dasar SPSS.
Statistik yang termasuk software dasar SPSS:
Statistik Deskriptif: Tabulasi Silang, Frekuensi, Deskripsi, Penelusuran, Statistik Deskripsi
Rasio
Statistik Bivariat: Rata-rata, t-test, ANOVA, Korelasi (bivariat, parsial, jarak), Nonparametric
tests
Prediksi Hasil Numerik: Regresi Linear
Prediksi untuk mengidentivikasi kelompok: Analisis Faktor, Analisis Cluster (two-step, K-
means, hierarkis), Diskriminan.
Berbagai fitur dalam SPSS dapat diakses melalui menu pull-down atau dapat diprogram dengan
bahasa perintah sintaks proprietary 4GL. Pemrograman perintah sintaks memiliki keuntungan di
bidang reproduktivitas serta pengendalian manipulasi data kompleks dan analisis. Perhubungan
menu pull-down juga menghasilkan sintaks perintah, walaupun pengaturan awalnya harus diubah
terlebih dahulu agar sintaks dapat dilihat oleh user. Program dapat berjalan secara interaktif, atau
tanpa pengendalian menggunakan Fasilitas Kerja Produksi. Sebagai tambahan, bahasa makro
juga dapat digunakan untuk menulis perintah subrutin dan ekstensi program Python dapat
mengakses informasi di dalam kamus data dan data, kemudian secara dinamis membuat program
perintah sintaks.

http://kiwil-wahyuariyadi90.blogspot.com/2010/01/apa-itu-spss.html
Program ini dibuat dengan berbagai macam perintah yang umum maupun spesifik, guna
memudahkan individu dalam perhitungan maupun pemrosesan data mentah statistik secara cepat
dengan akurasi yang baik.

Cara Kerja SPSS
Cara kerja SPSS secara garis besar hanya terbagi atas 3 cara: Pemasukan data (input) -
Pemrosesan - dan akan keluar hasil atau sering kita sebut dengan output.
Namun berikut akan diberikan gambaran secara garis besar tentang bagaimana cara SPSS
bekerja.
1. Pemasukan Data (I nput) : Langkah awal dalam pengoprasian SPSS adalah
pemasukan data atau input. Masukan data dalam lembar kerja dengan memberikan nama
kolom dan baris yang tertulis secara otomatis
2. Proses: Pemrosesan adalah langkah yang paling panjang dan rumit jika
dijabarkan satu persatu. Seperti yang dijlaskan sebelumnya bahwa hanya akan disajikan
gambaran secara garis besar atau bersifat umum, bukan hal yang dijelaskan secara
spesifik. Intinya adalah kita memilih metode analisis setelah langkah pertama atau
pemasukan data dilakuakan. Metode analisis ada berbagai macam antara lain ANOVA,
Regresi linier, Korelasi, Analisis Faktor, T-test dsb.
3. Hasil (output): Hasil pemrosesan adalah data jadi baik berupa angka yang telah
terproses maupun diagram, baik batang, pie, maupun yang lainnya.

http://psikologidanteknologiinternet.blogspot.com/2011/11/aplikasi-spss-dalam-psikologi.html
1. Manfaat SPSS
SPSS (Statistical Product and Service Solutions) adalah sebuah program aplikasi yang
memiliki kemampuan analisis statistik cukup tinggi serta sistem manajemen data pada
lingkungan grafis dengan menggunakan menu-menu deskriptif dan kotak-kotak dialog yang
sederhana sehingga mudah untuk dipahami cara pengoperasiannya. Beberapa aktivitas dapat
dilakukan dengan mudah dengan menggunakan pointing dan clicking mouse.
Manfaat dari SPSS yaitu :
Pada awalnya SPSS dibuat untuk keperluan pengolahan data statistik untuk ilmu- ilmu social,
sehingga kepanjangan SPSS itu sendiri adalah Statistikal Package for the Social Sciens.
Sekarang kemampuan SPSS diperluas untuk melayani berbagai jenis pengguna (user), seperti
untuk proses produksi di pabrik, riset ilmu sains dan lainnya.
Dengan demikian, sekarang kepanjangan dari SPSS Statistical Product and Service Solutions.
SPSS dapat membaca berbagai jenis data atau memasukkan data secara langsung ke dalam SPSS
Data Editor. Bagaimanapun struktur dari file data mentahnya, maka data dalam Data Editor
SPSS harus dibentuk dalam bentuk baris (cases) dan kolom (variables).
Case berisi informasi untuk satu unit analisis, sedangkan variable adalah informasi yang
dikumpulkan dari masing-masing kasus.
http://www.share-pdf.com/fb2972f4c47b46e9a24bc26c0669a13b/SPSS%20LUCY%20BARU.htm





E. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SPSS
Kelebihan
1. SPSS mampu mengakses data dari berbagai macam format data yang tersedia seperti
dBase, Lotus, Access, text file,spreadsheet, bahkan mengakses database melalui ODBC
(OpenData Base Connectivity) sehingga data yang sudah ada, dalam berbagai macam
format, bisa langsung dibaca SPSS untuk dianalisis.
2. SPSS memberi tampilan data yang lebih informatif, yaitu menampilkan data sesuai
nilainya (menampilkan label datadalam kata-kata) meskipun sebetulnya kita sedang
bekerja menggunakan angka-angka (kode data). Misalnya untuk field Jenis Kelamin,
kode angka yang digunakan adalah 1 untuk pria dan 2 untuk wanita, maka yang akan
muncul di layar adalah label datanya, yaitu pria dan wanita.
3. SPSS memberikan informasi lebih akurat dengan memperlakukanmissing data secara
tepat, yaitu dengan memberi kode alasan mengapa terjadi missing data. Misalnya karena
pertanyaan tidak relevan dengan kondisi responden, pertanyaan tidak dijawab, atau
karena memang pertanyaannya yang harus dilompati.
4. SPSS melakukan analisis yang sama untuk kelompok-kelompok pengamatan yang
berbeda secara sekaligus hanya dalam beberapa mouse click saja. Contohnya :
1. mengetahui nilai minimum, maksimum dan rata-rata penjualan per kuartal per
wilayah penjualan secara bersamaan pada masing-masing kelompok produk.
2. mengetahui hal-hal yang signifikan berpengaruh terhadap volume penjualan
(apakah kelompok umur konsumen, tingkat pendidikan, jenis kelamin, besar
pengeluaran per bulan, dll) pada masing-masing wilayah penjualan.
5. SPSS mampu merangkum data dalam format tabel multidimensi (crosstabs), yaitu
beberapa field ditabulasikan secara bersamaan. Contohnya :
1. tabel persentase jumlah responden dari beberapa kelompok umur terhadap
beberapa kategori produk perawatan rambut.
2. tabel persentase jumlah responden dari beberapa tingkat pendidikan terhadap
beberapa partai politik pilihan menurut beberapa wilayah pemilihan umum.
6. Tabel multidimensi SPSS sifatnya interaktif. Kolom tabel bisa dirubah menjadi baris
tabel dan sebaliknya. Semua nilai dalam sel-sel tabel akan disesuaikan secara otomatis.
Hal ini sangat memudahkan pekerjaan eksplorasi data.

http://kevnugjr.wordpress.com/kelebihan-spss/

Kekurangan SPSS

Walaupun friendly user namun program ini tetap tergolong rumit, pengguna program
ini minimal harus mengetahui dasar dari ilmu statistik untuk bisa menjalani program ini.
Sehingga tidak mengherankan banyak seminar atau pelatihan-pelatihan yang khusus
diadakan untuk program SPSS.
SPSS tergolong memiliki perkembangan yang cepat. Sehingga kadang tampilan secara
fisik berbeda dengan SPSS yang lama dan user harus beradaptasi kembali dengan sistem
yang baru. Dan efek lainnya adalah user harus pintar-pintar memilih seri SPSS yang tepat
untuk komputernya.
http://psikologidanteknologiinternet.blogspot.com/2011/11/aplikasi-spss-dalam-psikologi.html




















F. ALASAN PENGGUNAAN SPSS
Hampir semua bidang dalam kehidupan, baik secara sadar atau pun tidak, memerlukan statistic
untuk memecahkan berbagai masalah yang dihadapi manusia. Mungkin bukan merupakan
analisis statistic yang membutuhkan tingkat ketelitian dan kerumitan tinggi, sperti mencari
jumlah, rata-rata, nilai tertinggi, nilai terendah, dan lain sebagainya. Atau mungkin juga analisis-
analisis untuk level penelitian yang memerlukan analisa statistic yang lebih rumit dalam
pelaksanaannya, seperti statistic parametric dan non parametric. Statistic sering kali menjadi
sesuatu yang menakutkan bagi pelajar atau mahasiswa yang mempelajarinya Karena adanya
anggapan bahwa statistic merupakan bagian dari ilmu hitung yang cukup rumit dalam
melakukannya. Padahal sebenarnya belajar statistic jauh lebih mudah dari pada belajar ilmu
matematika murni. Apalagi sekarang sudah bermunculan paket-paket aplikasi statistic berbasis
computer yang notabene sangat mudah digunakan.
Untuk membantu memecahkan berbagai masalah statistic, terutama dalam melakukan sebuah
penelitian, terdapat beberapa pilihan program computer yang bisa digunakan. Program-program
computer tersebut antara lain Microstat, SPS, atau SPSS. Diantara program-program tersebut,
SPSS merupakan prpgram yang paling banyak dugunakan oleh mereka yang melakukan
pengolahan data statistic.
SPSS atau Statistical Package for Social Science, merupakan sebuah program aplikasi yang
memiliki kemampuan analisa statistic cukup tinggi serta system manajemen data pada linkungan
grafis dengan cara pengoperasian yang cukup sederhana sehingga mudah untuk dipahami.
Aplikasi tersebut merupakan salah satu aplikasi perangkat lunak yang banyka digunakan seiring
dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dimana banyak institusi yang
menginginkan adanya penelitian di berbagai bidang, penelitian yang banyak berhubungan
dengan data-data yang akan diolah menggunakan suatu metode analisis statistic.
Sebenarnya dapat banyak program computer yang biasa digunakan untuk pengelolaan data
statistic, seperti Microstat, SPS, dan lain sebagainya. Akan tetapi, diantara program-program
tersebut, SPSS merupakan program yang paling banyak digunakan oleh mereka yang melakukan
pengolahan data statistic.

Program SPSS ketika pertama kali di-release, muncul dengan nama program SPSS/PC+.
Aplikasi tersebut masih berbasis teks dan memiliki kekurangan dalam pengoperasiannya, yaitu
masih menggunakan program atau kode eksternal dan membutuhkan software Bantu lain yang
berupa editor. Pada perkembangannya ketika muncul system operasi windows, SPSS juga di
kembangkan menjadi aplikasi berbasis windows. Perkembangan yang terjadi pada program
SPSS ini sedemikian cepatnya. Ketika pada bulan September 2003 muncul SPSS versi 11,
setengah tahun berikutnya, yaitu bulan maret 2004 muncul SPSS versi 12. SPSS versi 13 di-
release 1 tahun sesudahnya yaitu bulan Maret 2005, bulan September 2005 muncul versi 14, dan
yang terakhir sampai buku ini ditulis adalah SPSS versi 16 yang di-release sejak akhir tahun
2007.
Banyak alasan mengapa orang cenderung menggunakan SPSS untuk memecahkan masalah-
masalah yang berkaitan dengan analisa statistic, mulai dari alasan kemudahan pemakaian sampai
fiturnya yang memang cukup lengkap untuk melakukan sebuah analisis.
SPSS memiliki beberapa fasilitas yang membuat operator mudah untuk mengoperasikan
tersebut. Beberapa fasilitas yang membuat kemudahan pengoperasian tersebut antara lain adanya
data editor, viewer, dan beberapa properties yang memudahkan pengerjaan.
Data editor merupakan jendela untuk pengolahan data yang dirancang sedemikian rupa seperti
pada aplikasi-aplikasi spreadsheet untuk memudahkan dalam mendefinisikan, memasukkan,
mengedit, dan menampilkan data. Sedangkan viewer membuat pemakai mudah untuk melihat
hasil pemrosesan, menunjukkan atau menghilangkan bagian-bagian tertentu dari output, serta
memudahkan distribusi hasil pengolahan dari SPSS ke aplikasi-aplikasi yang lain.
Program SPSS menyediakan hampir semua teknik analisa statistik yang dipelajari oleh
mahasiswa di perguruan tinggi. Beberapa teori statistic yang bisa diimplementasikan dalam
program tersebut antara lain statistic deskriptif, parametric atau inferensial, non parametric, dan
lain-lain.
Statistic deskriptif, seperti mencari nilai sum, average, mean, median, modus, percentile,
quartile, dan sebagainya.
Statistic model parametric/inferencial, seperti perbandingan rata-rata, anova, korelasi, regresi
linear, dan sebagainya.
Statistic non parametric, seperti uji Crosstab binomial, chi square, runs, kolmogorov-smilnov,
sign, dan lain sebagainya.
Program SPSS memiliki kemudahan eksplorasi hasil pengolahan. Kemudahan eksplorasi hasil
pengolahan pada SPSS, ditunjukkan dengan adanya multidimensional pivot tables pada output
SPSS. Dengan adanya multidimensional pivot tables, pemakai dapat melakukan eksplorasi
tehadap tabel dengan pengaturan baris, kolom serta layer. Pemakai juga dapat dengan mudah
melakukan pengaturan kelompok data dengan melakukan splitting tabel sehingga hanya 1 group
tertentu saja yang ditampilkan pada 1 waktu. Kelebiahan dalam eksplorasi hasil pengolahan data
tersebut juga didukung oleh kemampuan SPSS dalam multiple output languages. Dengan SPSS,
pemakai akan dapat menghasilkan output pivot tabel dengan bahasa yang berbeda-beda dan
memilih bahasa lain pada saat yang sama.
Dengan SPSS, pengguna juga dapat mengirimkan laporan secara elektronik menggunakan
sebuah tombol pengiriman data (e-mail) atau melakukan export tabel dan grafik ke mode HTML
sehingga mendukung distribusi melalui internet dan intranet. Kemudahan distribusi ini juga
didukung dengan kemampuan SPSS dalam hal expended output export capabilities. Dengan
kemampuan tersebut, pengguna dapat menampilkan seluruh atau sebagian dokumen terpilih
untuk ditampilkan dalam format Word atau RTF, atau pada format Excel.
SPSS memiliki fasilitas Database Wizard sehingga pemakai program tersebut dapat memperoleh
kembali informasi dari sebuah database menggunakan fasilitas tersebut. Sedangkan transformasi
data akan membantu pemakai memperoleh data yang siap untuk dianalisa. Pemakai akan dapat
dengan mudah melakukan subset data, add, aggregate, merge, split, melakukan kombinasi
kategori, melakukan beberapa perintah transpose files, dan beberapa teknik transformasi yang
lainnya
http://rumahradhen.wordpress.com/materi-kuliahku/semester-ii/statistik-dasar/materi-spss/





















G. APLIKASI SPSS DALAM BIDANG INDUSTRI