Anda di halaman 1dari 9

Limit Fungsi dan Kontinuitas

3.2 Teorema-Teorema Limit Fungsi



Menghitung limit fungsi di suatu titik dengan menggunakan definisi dan pembuktian
seperti yang telah diuraikan di atas adalah pekerjaan rumit. Semakin rumit bentuk fungsinya,
semakin rumit pula masalah yang dihadapi. Untuk itu berikut ini diberikan suatu rangkaian
rumus-rumus menghitung limit di suatu titik dengan cara sederhana. Kita mulai dengan teorema
berikut: (bukti teorema diserahkan kepada pembaca).

Teorema 3.2.1 (Ketunggalan limit fungsi)
Jika L x f
a x
=

) ( lim dan M x f
a x
=

) ( lim maka L = M

Teorema 3.2.2
(i) Jika m dan n konstanta, maka n ma n mx
a x
+ = +

) ( lim
(ii) Teorema akibat: a a
a x
=

lim
(iii) Teorema akibat, jika m suatu konstanta maka m m
a x
=

lim
(iv) a x
a x
=

lim
(v) 0 , lim > =

a a x
a x

(vi) 0 ,
1 1
lim = =

a
a x
a x


Teorema 3.2.3 (Operasi pada limit fungsi)
Misalkan f dan g adalah fungsi-fungsi yang terdefinisi pada selang buka I yang
memuat a kecuali mungkin pada a sendiri dan misalkan limit f dan g di a ada, jika
M x f
a x
=

) ( lim dan N x g
a x
=

) ( lim , maka:
(i) N M x g x f x g x f
a x a x a x
+ = + = +

) ( lim ) ( lim )) ( ) ( ( lim
(ii) N M x g x f x g x f
a x a x a x
= =

) ( lim ) ( lim )) ( ) ( ( lim
(iii) ( )( ) MN x g x f x g x f
a x a x a x
= =

) ( lim ) ( lim )) ( ) ( ( lim
(iv) 0 ) ( lim ,
) ( lim
) ( lim
) (
) (
lim = = =
|
|
.
|

\
|

x g asalkan
N
M
x g
x f
x g
x f
a x
a x
a x
a x

(v)
n
n
a x
n
a x
M x f x f = =

) ( lim ) ( lim , dengan n bilangan positif dan ) ( lim x f
a x
>0
(vi) Teorema akibat kM x f k x kf
a x a x
= =

) ( lim )) ( ( lim k = konstanta.
Teorema 3.2.4
Misalkan P
n
(x) dan P
m
(x) adalah polinom-polinom (suku banyak) dengan:
P
n
(x) = c
n
x
n
+ c
n-1
x
n-1
+ c
n-2
x
n-2
+ + c
1
x + c
0
dan
P
m
(x) = c
m
x
m
+ c
m-1
x
m-1
+ c
m-2
x
m-2
+ + c
1
x + c
0
c
n
, c
n-1,
c
n-2,
c
0
dan c
m
, c
m-1,
c
m-2,
c
0
adalah konstanta yang merupakan kosefisien-koefisien
polinom, maka
Limit Fungsi dan Kontinuitas
124
(i) 9 e =

a a P x P
n n
a x
; ) ( ) ( lim
(ii) 0 ) ( ;
) (
) (
) (
) (
lim = =

a P
a P
a P
x P
x P
m
m
n
m
n
a x


Teorema :
Limit nilai mutlak fungsi : jika suatu fungsi mempunyai limit disuatu titik, maka nilai mutlak
fungsinya mempunyai limit dititik itu, tetapi kebalikannya tidak berlaku.
Sifat-sifat : jika L x f
a x
=

) ( lim maka L x f
a x
=

) ( lim

Contoh 6:
Hitung limit fungsi berikut:
1.
3
2
lim x
x
3. ) 4 3 ( lim
2
2
1
+ +

x x
x

2.
3
5 2 3
lim
2 3
1
+
+

x
x x
x
4.
3
2
sin 1
sin
lim
x
x
x
+

t


Penyelesaian:
1. x x x x x x x
x x x x x 2 2 2 2
3
2
lim . lim . lim ) . . ( lim lim

= = = (-2)(-2)(-2) = -8
2.
) 3 ( lim
5 2 3 lim
3
5 2 3
lim
1
2 3
1
2 3
1
+
+
=
+
+



x
x x
x
x x
x
x
x
3 ) 1 (
5 ) 1 ( 2 ) 1 ( 3
2 3
+
+
= 0
2
0
2
5 2 3
= =
+
=
3. 4 lim 3 lim lim ) 4 3 ( lim
2
1
2
1
2
1
2
1
2 2

+ + = + +
x x x x
x x x x 4 lim 3 lim lim
2
1
2
1
2
1
+ +
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
=

x x x
x x x


4
23
4
2
3
4
1
= + + =
4.
3
2
3
2
sin 1
sin
lim
sin 1
sin
lim
|
.
|

\
|
+
=
+
t

x
x
x
x
x x
3
1
3
3
2
2
2
1
1 1
1
sin 1 lim
sin lim
|
.
|

\
|
=
+
=
+
=
t

x
x
x
x



Contoh 7:
Hitung limit fungsi berikut dengan menggunakan rumus-rumus limit:
1.
3 3
lim
a x
a x
a x

4.
x
x
x

2
4
lim
4

2.
2
6 5
lim
2
2
+
+ +

x
x x
x
5.
2
2
1 1
lim
2

|
.
|

\
|

|
.
|

\
|

x
x
x

3.
1 3 2
2
lim
3
2
1
+
+

x x
x x
x

Penyelesaian:
125
1.
) )( (
lim lim
2 2 3 3
a ax x a x
a x
a x
a x
a x a x
+ +

=


; a=0

) (
1
lim
2 2
a ax x
a x
+ +
=

2 2 2
3
1
) . (
1
a a a a a
=
+ +
=
2. 1 ) 3 ( lim
) 2 (
) 3 )( 2 (
lim
2
6 5
lim
2 2
2
2
= + =
+
+ +
=
+
+ +

x
x
x x
x
x x
x x x

3.
) 1 2 2 )( 1 (
) 2 )( 1 (
lim
1 3 2
2
lim
2
1
3
2
1
+
+
=
+
+

x x x
x x
x x
x x
x x
1
1 2 2
2 1
) 1 2 2 (
) 2 (
lim
2
1
=
+
+
=
+
+
=

x x
x
x

4. 4 2 lim
) 2 (
) 2 )( 2 (
lim
2
4
lim
4 4 4
= + =

+
=


x
x
x x
x
x
x x x

5.
2
2
2
lim
2
2
1
)
1
(
lim
2 2

|
.
|

\
|
=


x
x
x
x
x
x x
4
1
2
1
lim
) 2 ( 2
) 2 (
lim
2 2


=

x x x
x
x x


3.3 Limit Kiri dan Limit Kanan (Limit Sepihak)

Sebelum kita membahas konsep Limit kiri dan limit kanan, perhatikan dengan
seksama fungsi f beserta grafik pada contoh berikut :
Contoh :

<
>
= =
0 , 1
0 , 1
| |
) (
x
x
x
x
x f
fungsi f ini terdefenisi pada semua bilangan real kecuali di x = 0 jadi D
f
= R {0}.
Sebagaimana halnya pada contoh 2 maka pada contoh ini kita amati perilaku fungsi f(x) =
| | x
x

disekitar x = 0. Bilamana x cukup dekat ke 0, maka f(x) tidak mendekati suatu nilai tertentu,
sehingga kita katakan
| |
lim ) ( lim
0 0
x
x
x f
x x
= tidak ada .
- Akan tetapi, bilamana x mendekati 0 dari arah kanan (dari arah nilai-nilai x yang besar
dari 0), maka f(x) akan mendekati 1. dalam hal ini kita katakan bahwa fungsi x
mempunyai limit kanan di 0 dengan nilai limit kanan 1, ditulis
1
| |
lim ) ( lim
0 0
= =
+ +

x
x
x f
x x

- Demikian juga bilamana x mendekati 0 dari arah kiri (dari arah nilai-nilai x yang lebih
kecil 0), maka f(x) akan mendekati bilangan -1. Dalam hal ini kita katakan bahwa fungsi f
mempunyai limit kiri di 0 dengan nilai limit kirinya -1, ditulis
1
| |
lim ) ( lim
0 0
= =


x
x
x f
x x

2
-2
-1
1
0
y
x
Gambar grafik f(x) =
| | x
x

Limit Fungsi dan Kontinuitas
126
Dari kenyataan ini kita defenisikan limit kanan dan limit kiri sebagai berikut :

Definisi 3.3.1: (Definisi Limit Kanan)
Misalkan f sebuah fungsi paling sedikit terdefinisi pada selang terbuka (a,b), maka limit kanan
f dititik a ditulis sebagai:
L x f
a x
=
+

) ( lim atau ( f(x) L bila x a


+
)
jika c > 0 terdapat bilangan o > 0 sedemikian sehingga
0< x - a < o , f(x) - L , < c
perhatikan bahwa 0< xa <o mengakibatkan x > a yang berarti x terletak disebelah kanan a


Definisi 3.3.2: (Definisi Limit Kiri)
Misalkan f sebuah fungsi paling sedikit terdefinisi pada selang terbuka (c,a), maka limit kiri f
dititik a ditulis sebagai:
L x f
a x
=

) ( lim atau ( f(x) L bila x a


-
)
jika c > 0 terdapat bilangan o > 0 sedemikian sehingga
0< a x < o , f(x) - L ,< c
perhatikan bahwa 0< ax <o mengakibatkan x < a yang berarti x terletak disebelah kiri a

Perhatikan gambar dibawah ini yang memperlihatkan situasi geometri untuk limit kanan dan limit
kiri










Bandingkan kedua defenisi ini dengan defenisi limit fungsi f di a.
L x f
a x
=

) ( lim jika c > 0 , - o > 0 sehingga


0 < | x a | < o | f(x) L | < c
Bila x a
+
, maka x > a. Akibatnya x a > 0, sehingga
| x a | = x a, yang bila digantikan pada defenisi limit akan menghasilkan
defenisi limit kanan. Demikian juga
bila x a
-
, maka x < a. Akibatnya x a < 0, sehingga
| x a | = a x, yang bila digantikan pada defenisi limit akan menghasilkan
defenisi limit kiri.
Catatan :
f
b a x
f(x)
L
y
0
Gambar Limit Kanan fungsi f di a
y
0 x
f(x)
a c
L
f
Gambar Limit Kiri fungsi f di a
127
1. Semua sifat-sifat limit fungsi disuatu titik berlaku juga untuk limit sepihak bilamana x a
diganti x a
+
atau x a
-
.
2. Jika ) ( lim x f
a x
+

atau ) ( lim x f
a x

tidak ada, maka ) ( lim x f


a x
juga tidak ada.
3. Jika fungsi f terdefenisi pada selang terbuka (c,d) maka
) ( lim x f
c x
+

ditulis ) ( lim x f
c x
, dan ) ( lim x f
d x

ditulis ) ( lim x f
d x

Berdasarkan catatan nomor 3, maka dapat dipahami bahwa :
0 lim
0
=

x
x

karena f terdefinisi pada D
f
= [ 0, ) yang berarti f terdefenisi pada interval buka (0,), sehingga
menurut catatan no.3 :
) ( lim
0
x f
x
+

ditulis ) ( lim
0
x f
x
= 0
hubungan antara limit fungsi disatu titik dengan limit kiri dan limit kanannya dititik itu diberikan
dalam teorema berikut :

Teorema 3.3.3.a
L x f x f x f
a x a x a x
= =
+

) ( lim ) ( lim ) ( lim
Catatan :
Teorema ini menyatakan bahwa limit kiri dan limit kanan fungsi f di a dapat dihitung dengan cara
menghitung limit fungsinya di a, asalkan limit fungsi tersebut ada.

Teorema 3.3.3.b
Jika
ada. dak ti ) ( lim
maka dengan ) ( lim dan ) ( lim
2 1 2 1
x f
L L L x f L x f
a x
a x a x


= = =
+


Contoh 1.
a. Diberikan fungsi

>
s
=
1 ; 2
1 ;
) (
2
x
x x
x f
Tunjukkan bahwa ) ( lim
1
x f
x
tidak ada, dan gambar grafiknya.

Penyelesaian:
f(x) =

>
s
1 ; 2
1 ;
2
x
x x

Untuk menghitung limit kiri dari f digunakan
persamaan
1 ; ) (
2
s = x x x f
(domain dari f di sebelah kiri dari 1). Sebaliknya
untuk menghitung limit kanan dari f digunakan
persamaan 1 ; 2 ) ( > = x x f . Sehingga
1 lim ) ( lim
2
1 1
= =


x x f
x x
sedangkan
1 0
1
2
-1
x
y
y = x
2
y = 2
Gambar 6
Limit Fungsi dan Kontinuitas
128
2 2 lim ) ( lim
1 1
= =
+ +
x x
x f
karena limit kiri tidak sama dengan limit kanan maka disimpulkan bahwa ) ( lim
1
x f
x
tidak
ada.

Contoh 2:
Diberikan fungsi f(x) =

< +
< s
> +
1 ; 2
1 1 ;
1 ; 1 2
2
2
x x x
x x
x x

a. Gambar grafik f
b. Tentukan ) ( lim
1
x f
x
, jika ada
c. Tentukan ) ( lim
1
x f
x
, jika ada

Penyelesaian:
a. Grafik fungsi f diatur oleh 3 persamaan yaitu :
y = 2x + 1, pada selang [1,+)
y = -x
2
, pada selang [-1,1)
y = x
2
+ 2x,, pada selang (-,-1)
sehingga grafik f merupakan gabungan dari tiga kurva diatas (gambar 7)

b. Dengan menggunakan definisi limit, dapat ditunjukkan bahwa pada titik a = -1 maka:
Limit kiri : 1 ) 1 ( 2 ) 1 ( 2 lim ) ( lim
2 2
1 1
= + = + =


x x x f
x x
dan
Limit kanan : 1 ) 1 ( ) ( lim ) ( lim
2 2
1 1
= = =
+ +

x x f
x x

karena limit kiri sama dengan limit kanan maka disimpulkan bahwa
1 ) ( lim
1
=

x f
x

c. Pada titik a = 1 , maka
Limit kiri : 1 ) 1 ( lim ) ( lim
2 2
1 1
= = =


x x f
x x
dan
Limit kanan : 3 ) 1 2 ( lim ) ( lim
1 1
= + =
+ +

x x f
x x

karena limit kiri tidak sama dengan limit kanan maka disimpulkan bahwa
) ( lim
1
x f
x
tidak ada.
Contoh 3:
Diberikan fungsi f yang terdefinisi pada selang (-3,9] dan grafiknya menyerupai kata lim
(gambar 8) sebagai berikut:







1 0
1
2
-1
y
f(x)
3
-1
-2
x
Gambar 7
x
1
2
3
4
5
6
7
8
Gambar 8
129






Perhatikan bahwa grafik fungsi f adalah sebuah lengkungan yang tidak terputus pada selang
(-3,1) ; [1,3) ; [3,6); (6,9].
Dari grafik di atas mudah diketahui bahwa :
7 ) ( lim
3
=
+

x f
x
5 ) ( lim
3
=
+

x f
x

1 ) ( lim
1
=

x f
x
4 ) ( lim
6
=

x f
x

4 ) ( lim
1
=
+

x f
x
4 ) ( lim
6
=
+

x f
x

3 ) ( lim
3
=

x f
x
5 ) ( lim
9
=

x f
x

Perhatikan bahwa, dititik x = -3, hanya ada limit kanan dan f(-3) tidak terdefinisi sedangkan
dititik x = 9, hanya ada limit kiri dan f(9)= 5 ( terdefinisi)
Dan dititik x = 1, ) ( lim ) ( lim
1 1
x f x f
x x
+

= sehingga ) ( lim
1
x f
x
tidak ada demikian juga dititik
x=3, ) ( lim ) ( lim
3 3
x f x f
x x
+

= sehingga ) ( lim
3
x f
x
tidak ada
Dan dititik x=6, 4 ) ( lim ) ( lim
6 6
= =
+

x f x f
x x
sehingga
4 ) ( lim
6
=

x f
x
dan f(6) = 8
Catatan:
Nilai fungsi disuatu titik tidak mempengaruhi penentuan limit di titik tersebut.


3.4 Limit Tak Hingga Dan Limit Di Tak Hingga

3.4.1. LIMIT TAK HINGGA

Definisi 3.4.1.1:
Misalkan f suatu fungsi yang terdefinisi pada selang terbuka yang memuat a, kecuali mungkin
pada a sendiri, maka:
(i) Limit f(x) dikatakan membesar tanpa batas (+) bilamana x mendekati a, ditulis
sebagai:
+ =

) ( lim x f
a x

jika M > 0, - o > 0 sedemikian sehingga
M x f a x > < < ) ( 0 o
(ii) Limit f(x) dikatakan mengecil tanpa batas (-) bilamana x mendekati a, ditulis
sebagai:
=

) ( lim x f
a x

jika M>0, -o>0 sedemikian sehingga
Limit Fungsi dan Kontinuitas
130
M x f a x < < < ) ( 0 o

Sebagai illustrasi perhatikan contoh-contoh berikut:

Contoh 1:
Selidiki perilaku fungsi f(x) =
x
1
disekitar 0; (x = 0)
Perhatikan nilai-nilai fungsi f bilamana x dibuat dekat ke 0; (x = 0)


Tabel 3.4.1.1
x
2
1

10
1

10000
1

1000000
1

0
1000000
1

10000
1

10
1

2
1

f(x) 2 10 10000 1000000
?
-
100000
0
-
10000
-10 -2

Dari tabel 3.4.1.1 terlihat bahwa :
Nilai f(x) akan semakin membesar tanpa batas,
bilaman x semakin dekat ke 0 dari arah kanan , dalam
hal ini dikatakan
+ =
+

) ( lim
0
x f
x

Nilai f(x) akan semakin mengecil tanpa batas,
bilaman x semakin dekat ke 0 dari arah kiri , dalam
hal ini dikatakan
=

) ( lim
0
x f
x

Jadi limit kanan f(x) dan limit kiri f(x) pada x =0
dikatakan tidak ada.
Catatan : Lambang - dan + bukan bilangan.

Terlihat bahwa tidak ada bilangan tertentu yang bisa
didekati f(x) manakala x dibuat mendekati 0.
Jadi
x
x
1
lim
0
tidak ada.
Contoh 2:
Tentukan limit fungsi beikut (jika ada) pada x 0, kemudian gambar grafiknya.
a. 0 ;
1
lim
0
=

x
x
x

b.
) (
1
lim
2
0
x
x



Penyelesaian:
1
0
1
2 3
x
-1 -2 -3 -4
-1
-2
-4
2
y
f(x) =
x
1
, x>0
f(x) =
x
1
, x<0
Gambar 9
1
0
1
2 3 4 -1 -2 -3 -4
-1
-2
2
4
f(x) =
x
1
, x>0
f(x) =
x
1
, x<0
x
y
131
a. f(x) =

<

>
=
0 ;
1
0 ;
1
1
x
x
x
x
x

Daerah asal f adalah semua bilangan riil x
kecuali x=0

atau (-,0) (0,+). Dan range f adalah (0,+) atau y > 0
grafik f akan membesar tanpa batas bilamana x mendekati 0, dari sebelah kiri maupun dari
sebelah kanan, sehingga dikatakan:
+ = =
+

) ( lim ) ( lim
0 0
x f x f
x x

Meskipun dalam hal ini limit kiri dan limit kanannya sama-sama menuju , akan tetapi
bukan suatu bilangan, maka dikatakan:
+ =

x
x
x
;
1
lim
0
(membesar tanpa batas atau tidak ada.)
b. g(x) =
2
1
x


Perhatikan bahwa nilai f(x) akan mengecil
tanpa batas bilamana x semakin dekat ke nol,
baik dari kiri maupun dari kanan, maka kita
katakan
=

) (
1
lim
2
0
x
x

(tidak ada)

1
0
1
2 3 x
-1 -2 -3
y
-1
-2
-4
f(x) =
2
1
x

, x>0
f(x) =
2
1
x

, x<0
Gambar 11