Anda di halaman 1dari 8

Doa Naik Kendaraan

NAIK KENDARAAN


SUB_HAANAL LADZII SAKH-KHORO LANAA HAADZAA
Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini


WAMAA KUNNAA LAHUU MUQRINIIN
Bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya,


WA INNAA ILAAA ROBBINAA LAMUNQOLIBUUN.
dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami

Doa saat atau ketika bercermin agar kita selalu mensyukuri apa yang telah Allah Swt
berikan kepada kita.Doa ini di baca saat kita berkaca atau bercermin.Semoga doa ketika bercermin ini dapat
memberikan manfaat bagi kita semua amiin ya robbal alamin.


Bacaan Doa Ketika Bercermin (Berkaca atau Berhias) dalam Bahasa Indonesia

Allaahumma kamaa hassanta kholqii fa hassin khuluqii
Terjemahan Doa Ketika Bercermin (Berkaca atau Berhias)

Ya Allah sebagaimana Engkau telah ciptakan aku dengan baik, maka perbaikilah akhlakku

Berikut ini adalah rukun sholat jenzah :

1. Niat
Setiap shalat dan ibadah lainnya kalo gak ada niat dianggap gak sah, termasuk niat
melakukan Shalat jenazah. Niat dalam hati dengan tekad dan menyengaja akan
melakukan shalat tertentu saat ini untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT.
"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan
keta'atan kepada-Nya dalam agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat
dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus." (QS. Al-Bayyinah :
5).

Hadits Rasulullah SAW dari Ibnu Umar ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Setiap orang mendapatkan sesuai
niatnya." (HR. Muttafaq Alaihi).

2. Berdiri Bila Mampu
Shalat jenazah sah jika dilakukan dengan berdiri (seseorang mampu untuk berdiri dan
gak ada uzurnya). Karena jika sambil duduk atau di atas kendaraan [hewan
tunggangan], Shalat jenazah dianggap tidak sah.

3. Takbir 4 kali
Aturan ini didapat dari hadits Jabir yang menceritakan bagaimana bentuk shalat Nabi
ketika menyolatkan jenazah.

Dari Jabi ra bahwa Rasulullah SAW menyolatkan jenazah Raja Najasyi (shalat ghaib) dan
beliau takbir 4 kali.
(HR. Bukhari : 1245, Muslim 952 dan Ahmad 3:355)

Najasyi dikabarkan masuk Islam setelah sebelumnya seorang pemeluk nasrani yang
taat. Namun begitu mendengar berita kerasulan Muhammad SAW, beliau akhirnya
menyatakan diri masuk Islam.

4. Membaca Surat Al-Fatihah
5. Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW
6. Doa Untuk Jenazah

Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW :
"Bila kalian menyalati jenazah, maka murnikanlah doa untuknya."
(HR. Abu Daud : 3199 dan Ibnu Majah : 1947).

Diantara lafaznya yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW antara lain :
"Allahummaghfir lahu warhamhu, waaafihi wafu anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi
madkhalahu, waghsilhu bil-mai watstsalji wal-baradi."

7. Doa Setelah Takbir Keempat
Misalnya doa yang berbunyi :
"Allahumma Laa Tahrimna Ajrahu wa laa taftinnaa badahu waghfirlana wa lahu.."

8. Salam

Berikut ini adalah Tata Cara, Urutan dan Do'a Sholat Jenazah :

1. Lafazh Niat Shalat Jenazah :

"Ushalli alaa haadzal mayyiti fardlal kifaayatin makmuuman/imaaman lillaahi taaalaa.."

Artinya:
"Aku niat shalat atas jenazah ini, fardhu kifayah sebagai makmum/imam lillaahi
taaalaa.."

2. Setelah Takbir pertama membaca: Surat "Al Fatihah."

3. Setelah Takbir kedua membaca Shalawat kepada Nabi SAW : "Allahumma Shalli Alaa
Muhamad?"

4. Setelah Takbir ketiga membaca:



Ya Allah! Ampunilah dia (mayat) berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari
beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang
mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan
dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari
kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau
istri di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang
lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia
dari siksa kubur dan Neraka.

atau bisa secara ringkas :

"Allahummagh firlahu warhamhu waaafihi wafu anhu.."

Artinya:
"Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat, sejahtera dan maafkanlah dia"

5. Setelah takbir keempat membaca:
"Allahumma la tahrim naa ajrahu walaa taftinnaa badahu waghfirlanaa walahu.."

Artinya:
"Ya Allah janganlah kami tidak Engkau beri pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah
kepada kami sesudahnya, dan berilah ampunan kepada kami dan kepadanya"

6. "Salam" kekanan dan kekiri.

Catatan: Jika jenazah wanita, lafazh hu diganti ha.

Demikian beberapa ringkasan artikel tentang tata cara dan do'a sholat jenazah, semoga
bisa menambah wawasan dan amaliah pembaca sekalian, terimakasih sudah berkunjung
semoga bermanfaat.


Berdasarkan poster di atas, bacaan dzikir setelah sholat wajib adalah sebagai berikut:

1. Astaghfirullah hal adzim (Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung)
sebanyak 33x
2. Membaca



Allahumma antassalam waminkassalam tabarakta Ya Dzaljalali wal ikram.


yang artinya:


Ya Allah, Engkaulah As-Salaam (Yang selamat dari kejelekan-kejelekan, kekurangan-
kekurangan dan kerusakan-kerusakan) dan dari-Mu as-salaam (keselamatan), Maha Berkah
Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Baik. (HR. Muslim)
Lalu



klik untuk memperbesar

Laa ilaaha Illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku walahul Hamdu
wahuwa 'alaa kulli syai-inq qodir, Allahumma laa mani 'aa lima a' thoita wala
mughthiya lima managhta wala yanfa'u dzaljaddi minkal jaddu.

yang artinya:

Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala
kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang
dapat menolak terhadap apa yang Engkau beri dan tidak ada yang dapat memberi terhadap apa
yang Engkau tolak dan orang yang memiliki kekayaan tidak dapat menghalangi dari siksa-Mu.

3. Membaca



klik untuk memperbesar

Laa ilaaha Illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku walahul Hamdu
wahuwa 'alaa kulli syai-inq qodir, laa haula wala Quwwata illa billah, laa ilaaha
illallahu wala na'budhu illa iyyahu, lahun ni'matu walahul fadhlu walahus
sana'ul hasan, laa ilaaha illallahu mukhlisina lahuddin walau karihal khafirun.

yang artinya:


Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala
kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan upaya serta
kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah dan kami tidak beribadah kecuali kepada Allah, milik-
Nya-lah segala kenikmatan, karunia, dan sanjungan yang baik, tiada tuhan yang berhak
diibadahi selain Allah, kami mengikhlashkan agama untuk-Nya walaupun orang-orang kafir
benci.

4. Subhanallah (Maha suci Allah) sebanyak 33x

5. Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah) sebanyak 33x

6. Allahuakbar (Allah Maha Besar) sebanyak 33x


Lengkapi bacaan tersebut menjadi 100 dengan membaca:


klik untuk memperbesar
Laa ilaaha I llallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku walahul Hamdu wahuwa
'alaa kulli syai-inq qodir


yang artinya:

Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala
kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.


Menurut sabda Nabi Muhammad S.A.W:

Barangsiapa mengucapkan dzikir ini setelah selesai dari setiap shalat wajib, maka diampuni
dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan. (HR. Muslim 1/418 dari Abu Hurairah
radhiyallahu anhu)

7. Baca Ayat Kursi



Allahu laa ilaha illa Huwa, Al-Hayyul-Qayyum. La takhudhuhu sinatun wa la nawm, lahu
maa fis-samawati wa maa fil-ard. Man dhal-ladhi yashfau indahu illa bi-idhnih. Yalamu
ma baina aidihim wa ma khalfahum, wa la yuhituna bi shaiim-min ilmihi illa bima shaaa.
Wasia kursiyuhus-samawati wal ard, wa la yauduhu hifdhuhuma Wa Huwal Aliyyul-
Adheem.


Sebab Rasulullah S.A.W bersabda:


"Barangsiapa membaca ayat ini setiap selesai shalat tidak ada yang dapat mencegahnya masuk
jannah kecuali maut."

8. Setiap selesai sholat wajib, kecuali Subuh dan Maghrib, baca:


Surat Al-Ikhlas 1x (Qul Huwallhu Ahad...dst)
Surat Al-Falaq 1x (Qul a'udzu birabbil falaq...dst)
Surat An-Naas 1x (Qul a'udzu birabbinnas...dst)

9. Setiap selesai sholat Subuh dan Maghrib, baca bacaan berikut 10x:


klik untuk memperbesar

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi
wa yumiit wa huwa ala kulli syai-in qodiir

yang artinya:


Tiada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya,
bagiNya kerajaan, bagi-Nya segala puja. Dia-lah yang menghidupkan (orang yang sudah mati
atau memberi roh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dia-lah Yang Mahakuasa
atas segala sesuatu.

Tayamum

adalah mengusap muka dan dua belah tangan dengan debu atau tanah yang suci. Pada suatu
waktu tayamum bisa jadi pengganti wudhu dan mandi dengasn syarat-sayarat tertentu. Lalu
bagaimana melakukan tayamum yang benar? Untuk melakukan tayammum yang benar Kita
haruslah mengetahui niat tayammum dan tata cara bertayammum yang benar. Ada beberapa
hal yang patut di ketahui diantaranya :






Mau tinggi badanmu ideal? silakan klik disini
Niat Tayammum Dan Tata Cara Bertayammum Yang Benar

1. Syarat-syarat tayammum

Tidak ada air dan sudah berusaha mencarinya, tetapi tidak ketemu
berhalangan menggunakan air, seperti sedang sakit, apabila terkena air penyakitnya akan
bertambah parah
Telah masuk waktu Shalat
Dengan tanah atau debu yang suci
2. Fardu Tayammum

Niat dalam hati (untuk shalat) Lafadz niat Tayammum adalah : Nawaitut-tayammuma li
istibaahatish-shaalati fardhal lillahi ta'aalaa. Kemudian meletakan kedua belah telapak
tangan diatas debu untuk diusapkan ke muka.
Mengusap muka dengan telapak tangan dengan dua kali usapan
Mengusap dua belah tangan hingga siku-siku dengan tanah atau debu dua kali
3. Sunah Tayammum

Membaca basmalah (Bismillaahir-rahmaanir-rahiim)
Mendahulukan anggota yang kanan dari pada yang kiri
Menipiskan debu
4. Perkara yanga membatalkan Tayammum

Segala hal yang membatalkan wudhu
Melihat air sebelum shalat, kecuali yang bertayammum karena sakit
Murtad, keluar dari Islam

Anda mungkin juga menyukai