Anda di halaman 1dari 4

ANALISA BAHAN TERHADAP ASAM BASA

I. TUJUAN
Setelah melakukan percobaan ini, kita dapat mengenal sifat-sifat bahan terhadap asam dan basa.
II. PERINCIAN KERJA
Menganalisa sifat-sifat suatu bahan terhadap NaOH 30 , !OH 30 , NH3 "amoniak# $%.
Menganalisa sifat-sifat suatu bahan terhadap H$SO& '( , H)l 3*, asam asetat.
III. ALAT DAN BAHAN
A. ALAT YANG DIPAKAI
+abung reaksi $0 ,uah
-ak tabung reaksi . ,uah
+utup tabung reaksi $0 buah
/elas kimia $%0 Ml 3 ,uah
0engaduk kaca $ ,uah
Selang karet . ,uah
!aca mata . ,uah
1abu semprot . ,uah
Sarung tangan . ,uah
B. BAHAN YANG DIGUNAKAN
NaOH 30
!OH 30
2moniak $%
H$SO& '(
H)l 3*
2sam asetat
!ain 3ol
!ain katun
Nilon
!a4u
!aret busa
2luminium
,a5a
6aging !odok
I7. DASAR TEORI
2sam dan basa sudah dikenal se5ak 8aman dahulu.Istilah asam "acid# berasal dari bahasa latin
acetum 4ang berarti cuka. Seperti diketahui, 8at utama dalam cuka adalah asam asetat. Istilah basa
"alkali# berasal dari bahasa 2rab 4ang berarti abu 9uga sudah lama diketahui bah3a 2sam dan ,asa
saling menetralkan.
Se5ak berabad : abad 4ang lalu, para pakar mendefinisikan asam dan basa berdasarkan sifat larutan
airn4a. 1arutan asam mempun4ai rasa asam dan bersifat korosif "merusak logam, marmer, dan berbagai
bahan lain#. Sedangkan larutan basa berasa agak pahit dan bersifat kaustik "licin,seperti sabun#. Namun
demikian, tidak dian5urkan mengenali asam dan basa dengan cara mencicipi, hal itu bisa berbaha4a. !ita
dapat mengenali asam dan basa dengan menggunakan indikator asam basa, misaln4a lakmus merah
dan lakmus biru, serta metil merah dan metil biru, kertas .
;ntuk men5elaskan pen4ebab sifat asam dan basa, se5arah perkembangan ilmu kimia mencatat
berbagai teori. 0ada tahun .***, 1a<oisier mengemukakan bah3a asam mengandung oksigen. ;nsur itu
4ang dianggap bertanggung 5a3ab atas sifat : sifat asam. Namun pada tahun .(.0 ,Humphre4 6a<4
menemukan bah3a asam hidrogen klorida tidak mengandung oksigen. 6a<4 kemudian men4impulkan
bah3a hidrogenlah dan bukan oksigen 4ang merupakan unsur dasar dari setiap asam. !emudian pada
tahun .(.&, /a4 1ussac men4impulkan bah3a asam adalah 8at 4ang dapat menetralkan alkali dan
kedua golongan sen4a3a itu han4a dapat didefinisikan dalam kaitan satu dengan 4ang lain.
!onsep 4ang cukup memuaskan tentang asam dan basa, dan 4ang tetap diterima hingga sekarang,
dikemukakan oleh 2rrhenius pada tahun .((&. Menurut 2rrhenius, asam adalah 8at 4ang dalam air
melepaskan ion H
=
sedangkan basa melepaskan ion OH. 9adi ,pemba3a sifat asam adalah ion
H
=
sedangkan pemba3a sifat basa adalah ion OH
-
, dimana 5ika 2sam direaksikan dengan ,asa akan
menghasilkan /aram mineral dan 2ir.
7. CARA KERJA
6imasukkan secara terpisah ke dalam tabung reaksi sedikit bahan dan sekerat daging,
1alu ditambahkan secukupn4a larutan basa ke dalam tabung reaksi 4ang berisi sampel,
2mati perubahan 4ang ter5adi dan dicatat sebagai hasil pengamatan,
6iulangi percobaan diatas dengan mengganti larutan ,asa dengan larutan 2sam dengan menggunakan
bahan 4ang sama dan cara ker5a 4ang sama.
Catatan :
Hati-hati beker5a dengan asam pekat dan basa pekat. /unakan kaca mata selama beker5a serta
gunakan sarung tangan ketika memipet atau menuang larutan.
VI. DATA PENGAMATAN
BASA
Zat NaOH 30 % KOH 30 % Amoniak
Sifat zat Basa kuat Basa kuat Basa Lemah
Wol Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan
Katun Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan
Nilon Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan
Ka"u
Ada #eu!ahan
Wana $oklat %uda
Ada #eu!ahan
Wana $oklat %uda
Ada #eu!ahan
Wana $oklat %uda
Kaet !usa Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan
Aluminium
Beeaksi dan Laut&
Ada 'elem!un' 'as
Beeaksi dan Laut&
Ada 'elem!un' 'as
Beeaksi dan Laut&
Ada 'elem!un' 'as
Ba(a Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan
)a'in' Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan
ASAM
Zat H
*
SO
+
,- % H$l 3. % Asam Asetat
Sifat zat Asam Kuat Asam Kuat Asam Lemah
Wol
Beeaksi dan Laut&
Wana $oklat %uda
Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan
Katun
Beeaksi dan Laut&
Wana Kunin' %uda
Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan
Nilon
Beeaksi dan Laut&
Wana #utih Buam
Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan
Ka"u
Beeaksi seluuhn"a&
Wana $oklat Tua
Beeaksi dan Laut&
Wana Kunin' #u/at
Beeaksi&
Wana $oklat %uda
Kaet !usa
Beeaksi dan Han/u&
Wana %eah %aon
Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan
Aluminium Tidak ada peu!ahan
Beeaksi&
Ada 'elem!un' 'as
Tidak ada peu!ahan
Ba(a Tidak ada peu!ahan
Beeaksi&
Ada 'elem!un' 'as
Tidak ada peu!ahan
)a'in'
Beeaksi dan Han/u&
Wana $oklat %uda
Tidak ada peu!ahan Tidak ada peu!ahan
VII. PEMBAHASAN
6ari ketiga 5enis ,asa 4ang kami pergunakan "NaOH, !OH, 2moniak#, tern4ata hasil 4ang kami peroleh
semuan4a sama.
6ari ketiga 5enis 2sam 4ang kami pergunakan "H$SO&, H)1, )H3)OOH#, ten4ata H$SO& 5enis asam 4ang
paling keras, dimana asam ini dapat merusak semua 5enis bahan 4ang dipergunakan " Kecuali > 2l dan
,a5a#. 6an 2sam 2setat han4a mampu bereaksi dengan ka4u sa5a
Hasil 4ang diperoleh dari penambahan H$SO& kedalam ba5a 4aitu tidak ada perubahan, tetapi dilihat dalam
ken4ataan sehari bah3a asam itu dapat mempercepat ter5adin4a korosi atau kerusakan pada material
logam. Hal ini kami tidak sesuai dengan data pengamatan 4ang kami tulis, karena mungkin ter5adi
perubahan tetapi sedikit sekali 4ang tidak biasa kami amati apakah ini ter5adi perubahan atau tidak.
+ern4ata basa lebih relatif aman 5ika dibandingkan dengan asam.
VIII. KESIMPULAN
2sam "H$SO&, H)1# 5auh lebih berbaha4a 5ika terkena kulit bila dibandingkan dengan basa "NaOH, !OH,
NH3#.
Material bahan sintetis "tekstil# lebih sukar bereaksi "apalagi larut# dalam basa, tetapi beda hal4a 5ika
terkena asam
http://jamalkimia.blogspot.com/2012/03/analisa-bahan-terhadap-asam-basa.html