Anda di halaman 1dari 1

DIAGRAM ALIR (FLOW DIAGRAM)

3 Peluncur Bahan 1 2 1 MESIN FRAIS MESIN BUBUT 5 MEJA MEJA 1 8 Peluncur
3
Peluncur
Bahan
1
2
1
MESIN FRAIS
MESIN BUBUT
5
MEJA
MEJA
1
8
Peluncur
Bahan
MESIN BOR
MESIN BOR
6
3
2
7
Peluncur
Bahan
ASSEMBLING
FINISHING
Peluncur
7
Bahan
PEMANGGANG
Peluncur
Peluncur
4
Bahan
Bahan
8
Peluncur
Bahan
5
Peluncur
Bahan
6
Peluncur
Bahan
6
3
15
13
17
GUDANG
MEJA
PERAKITAN
11
9
8
12
14
PAINTING
PENGEMASAN
20
18
PENYIMPANAN
PENERIMAAN
ALAT
8
PENGIRIMAN
13
7
12
10
9
11
6
61
5
4
3
2
1

Dari Flow Diagram diatas maka dapat disimpulkan:

Layout dari flow diagram diatas sudah cukup baik karena alur yang ada sudah optimal. Alur yang diciptakan sudah runtut sehingga alur material dapat brejalan dengan baik mulai dari penerimaan hingga pengiriman. Namun terdapat mesin yang tidak dipergunakan yaitu mesin frais. Dan sebaiknya gudang juga diletakkan pada akhir alur karena untuk tempat penyimpanan produk jadi yang tidak sempat untuk dikiri dan di penerimaan untuk penyimpanan produk yang belum sempat untuk diproses namun sudah dating sehingga gudang yang berada di ruang assembling merupakan produk yang setengah jadi. Ini akan memudahkan pada bagian peluncur bahan( sebelum dibubut) karena tidak perlu menunggu penerimaan dan atau mengambil bahan baku di bagian gudang yang sebelumnya berada di ruang assembling.