Anda di halaman 1dari 11

ROTASI

LAILATUL MUSYAROFAH
NIM. 11311337

PENGERTIAN ROTASI

Rotasi adalah memutar objek


terhadap titik tertentu bidang xy.
Bentuk dan ukuran objek tidak
berubah.
Untuk melakukan rotasi perlu
diketahui sudut rotasi dan pivot point
(Xp,Yp) atau titik rotasi dimana objek
dirotasikan.

Arah Rotasi
Nilai positif dari sudut rotasi
menentukan arah rotasi berlawanan
dengan jarum jam dan sebaliknya nilai
negative akan memutar objek searah
jarum jam

ROTASI
Rotasi dengan pusat
(0,0) dan sudut putar

RUMUS
R 0 ,
A x, y
A' x' , y '
dengan x' x cos y sin

y ' x sin y cos

Rotasi dengan pusat


P(a,b) dan sudut putar

P ,
Ax, y R
A' x' , y '
dengan x'a x a cos y b sin

y 'b x a sin y b cos

Keterangan
+ : arah putaran berlawanan putaran jarum jam
- : arah putaran searah putaran jarum jam

MATRIKS
x' cos

y' sin

x' cos

y' sin

sin x

cos y

sin x a a


cos y b b

SIFAT-SIFAT

Dua rotasi berturut-turut merupakan rotasi lagi


dengan sudut putar dsama dengan jumlah kedua
sudut putar semula. Pada suatu rotasi, setiap
bangun tidak berubah bentuknya.

Catatan:
Pada transformasi pergeseran (translasi),
pencerminan (refleksi) dan perputaran (rotasi),
tampak bahwa bentuk bayangan sama dan
sebangun (kongruen) dengan bentuk aslinya.
Transformasi jenis ini disebut transformasi
isometri

Segitiga ABC dengan koordinat A (3, 9), B


(3, 3), C (6, 3) dirotasi:
+90 atau 270 dengan pusat rotasi O(0, 0)
menjadi segitiga A2 B2 C2 dengan koordinat A2 (-9,
3), B2 (-3, 3), C2 (-3, 6)
+270 atau 90 dengan pusat rotasi O (0, 0)
menjadi segitiga A3 B3 C3 dengan koordinat A2 (9, 3), B2 (3, -3), C2 (3, -6)
+180 atau 180 dengan pusat rotasi O (0, 0)
menjadi segitiga A4 B4 C4 dengan koordinat A4 (-3,
-9), B4 (-3, -3), C4 (-6, -3)

Berdasarkan penjelasan diatas, maka


rotasi dapat dirumuskan sebagai berikut :
Rotasi sejauh dengan usat (a, b)

Rumus praktis untuk rotasi


dengan pusat rotasi O (0, 0):

Semoga Bermanfaat . . . . . .

SELESAI