Anda di halaman 1dari 2

Teori II

Abraham Maslow
2.1 Hierarchy of Needs
Maslow berpendapat bahwa empat kebutuhan mulai dari kebutuhan fisiologis
sampai kebutuhan harga diri dengan sebutan homeostatis. Homeostatis adalah
prinsip yang mengatur cara kerja termostat (alat pengendali suhu). Kalau suhu terlalu
dingin, alat itu akan menyalakan penghangat, sebaliknya kalau suhu terlalu panas, ia
akan menyalakan dingin. Begitu pula dengan tubuh manusia, ketika manusia merasa
kekurangan bahan-bahan tertentu, dia akan merasa memerlukannya.
2.1.1 Physiological Needs
kebutuhan yang bersifat fisiologik (kebutuhan akan udara, makanan, minuman dan
sebagainya) kebutuhan ini merupakan hal yang paling dibutuhkan penulis dalam
kehidupan sehari-hari yang harus tercapai.
2.1.2

Safety Needs

Keinginan ini sangat erat kaitannya dengan keamanan, stabilitas, perlindungan,


struktur, situasi yang bisa diperkirakan, bebas dari rasa takut dan cemas dan
sebagainya. Hal ini sangat penting bagi penulis karena sangat menentukan lingkup
kehidupan.
2.1.3

Love and belonging needs


Rasa sayang dan kedekatan akan berteman, mendapat pasangan, menjadi

bagian keluarga, klub, bangsa. Membangun dan menjalani hubungan dengan


kerabat terdekat merupakan hal terpenting dalam setiap relasi yang baik.
2.1.4

Self Esteem Needs

Perasaan harga diri dan percaya diri penulis yang ingin terpenuhi. Kebutuhan ini
relatif muncul ketika kebutuhan ke tiga terpenuhi (Love and Belonging Needs).
Pertama, adalah kebutuhan penulis akan kekuatan, penguasaan, kompetensi,
percaya diri dan kemandirian. Sedangkan yang kedua adalah kebutuhan akan
penghargaan dari orang lain, status, ketenaran, dominasi, kebanggaan, dianggap
penting dan apresiasi dari orang lain. Apabila seluruh hal diatas ini terpenuhi maka
akan tampil sebagai orang yang percaya diri, tidak bergantung dan mengembangkan
potensinya.

2.1.5

Self Actualization Needs

kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang terdapat 17 kebutuhan yang tidak


disusun secara mendasar dan saling mengisi dengan yang lain. Apabila dari 17
kebutuhan ini banyak tidak terpenuhi penulis mengalami meta patologi seperti
kebosanan, putus asa, terasingkan dari lingkungan, dan sebagainya.