Anda di halaman 1dari 4

Laporan Praktikum IPA Modul 6.

Gelombang Stasioner
2.Percobaan Gelombang Stasioner
Rangkaian Alat

a. Hasil Percobaan
Pada saat rangkaian diujicobakan / dinyalakan maka akan terjadi gelombang pada tali yaitu
tali bergetar naik turun.
b. Pembahasan
1. Catudaya dipasang pada tegangan 6 volt. Massa beban gantung yang digunakan 75
gram.Tegangan tali sama dengan massa beban dibagi panjang tali yaitu:
T : M : 75 gram : 50
l
1.5 m
2. Pada saat catudaya dihidupkan pewaktu detik digeser ke arah katrol meja secara perlahan
sampai timbul gelombang stasioner pada tali, ternyata muncul gelombang stasioner terlihat
berjalan, karena ada energi dari catudaya dan terjadi perpaduan gelombang pada gelombang
stasioner.
3. Panjang gelombang dapat diukur pada tali tersebut yaitu:
1 : 2l
Dengan n : 1,2,3
n
2 : 2l : 2.1,5 m : 3 : 3
n1
1
1
3. Catudaya diamati beban ditambah menjadi 100 gram.Maka tegangan talinya adalah: T : m
: 100 gr : 68
l
1.5 m
4. Catudaya dihidupkan,pewaktu ketik digeser hingga timbul kembali gelombang tali.Maka
panjang gelombang (2) dapat dihitung:
2= m =2.1,5 =3 =1
l
2
2
5. Beban ditambah menjadi 125 gr.Tegangan tali pada massa tersebut adalah:

T = m = 125 gr = 83
l
1.5 m
6. Catudaya dihidupkan hingga timbul gelombang pada tali maka panjang gelombangmya 3( 3)
adalah:
3= m =2.1,5 =3 =1
l
3
3
7. Perbandingan panjang gelombang 1,2 dan 3 = 3 : 1,5 : 1
c. Jawaban pertanyaan
1. Batu yang dilemparkan ke kolam menyebabkan terjadinya gelombang dipermukaan
air.Gelombang ini merupakan gelombang transversal,karena arah getarannya tegak lurus
terhadap arah rambatannya.
2. Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik,maka cahaya merambatkan partikel-partikel
yang bermuatan positif dan negatif dengan frekuensi gelombang pendek dan gelombangnya
bergerak lurus kesemua arah.
3. Bentuk gelombang yang buat oleh tali sebagai berikut

4. hal itu dilakukan untuk menjaga elastisitas tali yang bisa menimbulkan gelombang dengan
daya tertentu.
5. Jika panjang gelombang berbeda, maka frekuansinya tetap atau sama.
6. f =
atau f =

Panjang gelombang 1 (1) = 3


f =

f1 =

Hertz

Panjang gelombang 2 (2) = 1,5


f =

f1 =

Hertz

Panjang gelombang 3 (3) = 1


f =

f1 =

Hertz