Anda di halaman 1dari 5

HISTORY OF

DRUG
DISCOVERY

Central Nerveous
system (CNS) Drug
Sejak ribuan tahun, manusia telah
bereksperimen dalam pembuatan obat-obatan.
Obat-obat CNS sendiri meliputi :
a. obat penenangringan : Meprobamate
(Miltown), chlordiazepoxide (Librium),
Diazepam (Valium).
b. Antidepressant
c. Antipsychotics
d. Obat untuk epilepsi dan gangguan bipolar

Meprobamate (Miltown)

Meprobamate
digunakan
untuk
mengobati gejala kecemasan dan
kegelisahan serta bekerja pada pusatpusat
tertentu
di
otak
untuk
membantu
menenangkan
sistem
saraf.

Pada tahun
1950,
dilakukan
sintesis obat
Meprobamat
e (Miltown).
Dimana obat
tersebut
diujikan pada
tikus yang
menyebabka
n tikus
mengalami
kelumpuhan.
Salah
satunya yaitu
mengalami
kelumpuhan
otot.

chlordiazepoxide
(Librium)
Pada tahun 1955,
chlordiazepoxide
(Librium) diuji
untuk
mendapatkan efek
yang lebih baik
daripada
mepobramate
(Miltown)

Merupakan turunan benzodiazepin dan terutama


sebagai
anxiolytic
dengan
kemampuan
antikonvulsan, sedatif, dan amnesik. Obat ini juga
telah
digunakan
dalam
pengobatan
gejala
withdrawl alkohol akut, serta mengatasi ketakutan
dan kecemasan pra operasi.

Diazepam (Valium)

Pada tahun 1960, Valium


atau
benzodiazepin
lain
banyak ditemukan dengan
efek lima kali lebih baik dari
obat-obat
penenang
sebelumnya.

Diazepam termasuk kelompok obat benzodiazepine


yang mempengaruhi sistem saraf otak dan
memberikan efek penenang. Obat ini digunakan
untuk mengatasi serangan kecemasan,insomnia,
kejang-kejang, gejala putus alkohol akut, serta
sebagai obat bius untuk praoperasi.