Anda di halaman 1dari 1

Mencangkok adalah menguliti hingga bersih dan menghilangkan kambium pada

cabang atau ranting sepanjang 5-10 cm. Tumbuhan dikotil yang dicangkok akan memiliki
akar serabut, bukan akar tunggang.

Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan tumbuhan yang
ditanam dari biji dan memiliki sifat yang sama dengan induknya. Akan tetapi, tumbuhan
hasil cangkokan mudah roboh, karena sistem perakarannya adalah serabut, oleh karena
itu berhati-hatilah ketika menanamnya dan umurnya lebih pendek dibandingkan
tumbuhan yang ditanam dari biji.

Sediakan peralatan sebagai berikut :


- Dua (2) lembar plastik polybag yang telah dilubangi.
- Sebuah pisau silet.
- Sebuah guntingan tumbuhan.
- Satu meter tali rafia dan dibagi menjadi 2.
- Sedikit kapas dan air bersih.
- Desinfektan untuk tumbuhan.
- Tanah bakar secukupnya.

Setelah itu, ikutilah langkah - langkah berikut :


1. Pilihlah dahan yang tidak terlalu tua(keras) dan juga tidak terlalu muda
2. Setelah menemukan dahan yang sesuai, maka kira-kira dengan panjang sekitar 10 cm,
kuliti kulit dahan tersebut menggunakan pisau silet
3. Kuliti dengan hati - hati, dan jangan sampai merusak jaringan penting yang ada pada
dahan pohon tersebut
4. Setelah itu, gunakan basahi kapas dengan air bersih dan bersihkan bagian dahan yang
dikuliti tadi
5. Basahi kapas dengan desinfektan tumbuhan agar dahan tersebut tidak terinfeksi oleh
bakteri maupun virus
6. Letakkan plastik membungkusi dahan bagian bawah, kemudian isi dengan tanah bakar
7. Bungkus dengan plastik kedua seperti membungkus permen
8. Ikat kedua ujungnya dengan tali rafia sehingga dapat membungkusi seluruh dahan
pohon yang dikuliti tadi
9. Siramlah cangkokan tersebut dengan sejumlah air bersih

Beberapa hal yang perlu diperhatikan :


- Kerjakan dengan hati - hati terutama saat menguliti sebab :
--Pembuluh tapis pada tumbuhan jika rusak akan menyebabkan kegagalan pencangkokan
--Jaringan disekitar bawah kulit tumbuhan sangat lemah dan rentan akan infeksi bakteri
maupun virus
- Pilihlah dahan yang kira-kira memiliki diameter antara 5 cm hingga 7 cm
- Untuk penyiraman tidak membutuhkan air banyak dan hanya perlu disirami sekali
dalam sehari untuk menghindari pembusukan